Nasional

Penanganan limbah domestik kronis

1.2K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
13:53
12 JAN 2017
Editor
Deandra Saraswati
Sumber
Rimanews

Rimanews - Limbah rumah tangga atau limbah domestik (LB) adalah limbah yang dihasil yang dari rumah tangga, seperti barang bekas, kertas, kaca, bekas bungkusan, kayu dsbnya sering disebut orang sampah atau limbah padat (solid waste).

Sedangkan limbah cair rumah tangga adalah limbah yang dihasilkan dari air bekas cucian, air kamar mandi, dan air kakus. Limbah Cair Rumah tangga (waste water)  dapat dibagi 2 pemahaman yaitu grey water air bekas cucian dan air kamar mandi, sedangkan black water adalah air kakus atau air dari septik tank. Limbah Domestik atau Limah rumah tangga ini sangat besar pengaruhnya dalam pencemaran lingkungan.

Masalah Sampah atau limbah padat rumah tangga (solid waste) dan Limbah cair rumah tangga (waste water) sudah sangat parah mencemari lingkungan pemukiman dan perkotaan di Indonesia. Seperti persoalan sampah, sampai saat ini penanganannya masih sangat rendah mulai dari pengumpulan, pengangkutan, pengolahan, dan lahan masih  belum kunjung dapat ditangani dengan baik meskipun biaya yang dikeluarkan cukup besar.

Demikian pula hal nya dengan limbah cair (waste water) fasilitas yang tersedia adalah septik tank bagi permahan menengah keatas sementara menengah kebawah langsung kesaluran air yang ada, pencemaran yang terjadi dari limbah domestik ini sudah sangat mengkhawatirkan juga karena pencemaran daratan, sungai, aliran-aliran air perkotaan, bahkan sampai kepada kawasan pantai dan laut yang ada di wilayah Indonesia, bahkan air tanah sudah tercemar sehingga kualitas air semakin buruk.

Dalam mengatasi permasalahan yang bersumber dari Limbah Domestik diatas, kebijakan dan instasi yang berwenang sudah dibentuk termasuk anggaran yang diperlukan, namun masalahnya belum tertangani dengan baik artinya untuk sekala perkotaan sistim pengelolaan limbah nya sudah harus menyesuaikan kemajuan kota tersebut. Hal ini terjadi hampir diseluruh daerah dan kota yang ada di Indonesia.

Akibat dari pencemaran limbah domestik ini tanpa disadari kerugian kita semakin besar dan terjadi berlarut-larut secara terus menerus sampai dengan hari ini sudah mempengaruhi jalannya pembangunan dan kehidupan masyarakat perkotaan secara khusus dan masyarakat serta bangsa Indonesia secara umumnya, yang lambat laun sebesar apapun kekayaan Indonesia akan sulit dinikmati jika lingkungan hidup kita tetap kotor.

Penanganan Sampah (limbah padat) dan limbah cair ini sudah sangat lama atau "KRONIS" karena sulitnya mencari solusi yang tepat untuk menanganinya, selain itu sarana dan prasarana pendukungnya dalam mengelola limbah tersebut belum disiapkan secara baik, sehingga dalam pembahasannya selalu berputar di pelaksanaan aturan atau kebijakan dan siapa yang bertanggung jawab terhadap daerah ataupun kawasan kawasan tertentu.

Melihat persoalan ini sudah berlarut-larut terjadi, muncul keprihatinan ketika kita dapat melihat hal ini secara serius, karena hal ini bukanlah sesuatu yang tidak dapat kita atasi dengan baik, sebab sudah banyak negara yang dapat kita jadikan contoh, atau kita bisa menjiplak langsung mulai dari aturan dan infra struktur yang diperlukan untuk mengelola hal tersebut dengan baik.

Oleh karena hal ini, maka penulis sebagai orang yang bekerja di Perusahaan Air Limbah DKI Jakarta ingin menyampaikan sekaligus mengajak masyarakat dan pemerintah untuk lebih jeli melihat hal ini secara positif bahwa Limbah Domestik bukanlah barang yang tidak berharga, tetapi sesuatu yang sangat penting untuk di kelola agar lingkungan tempat kita beraktifitas dalam menjalankan roda pembangunan dapat berjalan lancar bahkan turut mendorong pembangunan itu sendiri. Tanpa Lingkungan yang baik "Sebesar apapun sumber daya alam kita pasti akan habis tanpa dapat dinikmati".

Terbaru
30 Maret 2017 | 02:44
Polisi tembak garong minimarket
29 Maret 2017 | 16:49
Gempa 5 SR guncang Gorontalo
29 Maret 2017 | 10:25
Suasana Bali berangsur ramai
Berita Terkait