Nasional

Pembubaran HTI pertegas sikap anti-Islam rezim Jokowi

2.8K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
12:19
09 MEI 2017
Konpres menolak rencana pembubaran HTI. Foto: Dwiangga Perwira
Reporter
Abdullatif Assalam
Sumber
Rimanews

Rimanews - Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menolak keras rencana pembubaran yang dilakukan pemerintah karena tidak memiliki dasar sama sekali, dan hanya akan mempertegas sikap anti-Islam pemerintahan Joko Widodo.

"Sebagai organisasi masyarakat legal HTI memiliki hak konstitusional untuk melakukan dakwah yang amat diperlukan untuk perbaikan bangsa dan negara ini. Maka, semestinya hak ini dijaga dan dilindungi oleh pemerintah, apalagi selama ini kegiatan HTI memberikan kebaikan kepada masyarakat di berbagai wilayah negeri ini," kata juru bicara HTI Ismail Yusanto dalam konferensi pers di Crown Palace, Jakarta, Selasa (9/5/2017)

Ismail menambahkan, rencana pembubaran HTI juga menegasikan hak konstitusi warga yang dijamin undang-undang dan menghilangkan kebaikan yang sudah dihasilkan selama ini.

"Pembubaran terhadap HTI berarti penghambatan terhadap kegiatan dakwah yang tidak boleh dilakukan (haram) dalam Islam, apalagi dilakukan seorang Muslim," tegas Ismail. "Konsekuensinya amat berat di hadapan Allah Swt di akhirat kelak."

Ismail mendesak pemerintah menghentikan rencana pembubaran HTI yang menurutnya akan semakin mempertegas sikap anti-Islam pemerintah.

"Bila diteruskan, publik akan semakin mendapatkan bukti bahwa rezim yang tengah berkuasa saat ini adalah rezim represif anti-Islam ... Sementara di saat yang sama, rezim justru dengan sekuat tenaga melindungi penista Al Quran," tegas Ismail.

Terbaru
22 Juli 2017 | 06:01
Golkar panen tersangka korupsi
21 Juli 2017 | 07:31
DPR sahkan UU Pemilu
20 Juli 2017 | 11:56
Gunung Sinabung erupsi
20 Juli 2017 | 09:06
Wapres kunker ke Pasuruan
20 Juli 2017 | 07:56
Peradi dukung Perppu Ormas
20 Juli 2017 | 06:00
Keajaiban Setya Novanto
19 Juli 2017 | 14:56
Upaya Yusril selamatkan HTI
19 Juli 2017 | 11:56
Alasan pemerintah bubarkan HTI
19 Juli 2017 | 10:59
Kemenkumham resmi bubarkan HTI