Nasional

Temui Ahok, Djarot bahas program kerja

1.6K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
13:12
19 JUN 2017
Reporter
Muhammad Adam Isnan
Sumber
Rimanews

Rimanews - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan bahwa ia membahas program kerja saat menemui mantan partnernya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Mako Brimob Depok Jawa Barat.

"Jadi sebetulnya setelah pelantikan saya janji kesana tapi waktunya nggak runtutin gitu ya, jadi ya sudah hari sabtu kemarin setelah kunjungan bersama Mendag dan Mentan saya ke sana (Mako Brimob). Selain ngobrol kami juga sambil berdiskusi tentang beberapa hal yang sudah kita kerjakan," kata Djarot kepada wartawan di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (19/6/2017).

"Alhamdulillah beliau juga sehat, sekarang beliau lebih berisi dan lebih langsing, karena olahraga ya, jd baik lah. Dan beliau juga banyak menghabiskan waktu dengan menulis juga."

Menurutnya, Pak Ahok juga menanyakan tentang program pembangunan Masjid Al-Mubarokah di Kalijodo.

"Ya karena waktu itu yang meletakkan batu pertama kan Pak Ahok, setelah peresmian kalijodo baru kita bangun Masjid Al Mubarokah ya, beliau tanya bagaimana masjid, saya bilang alhamdulillah sudah, sudah masuk ke badan wakaf, itu kan masuk badan wakaf, selesai, dan sekarang lagi proses gitu, saya sampaikan ya Oktober lah kita resmikan," sambungnya.

Selain itu, Djarot menyebut dirinya dan Pak Ahok juga membahas tentang Jak-Grosir, Mesin Penyimpanan Bahan Pangan Controlled Atmosphere Storage (CAS), Bus Transjakarta koridor 13, dan tentang proses APBD.

"Kemudian beliau tanya juga tentang Jak-Grosir, tentang CAS, karena dia kan nggak ngikutin berita. Waduh saya nggak ngikutin berita Pak, beliau bilang gitu. Kemudian juga saya sampaikan ke beliau kalau untuk CAS sudah kami resmiin, tinggal Jak-Grosir. Termasuk simpang susun semanggi ditanyain terus,  koridor 13 ya itu jg ditanyakan. Kemudian tentang proses APBD seperti apa, ya biasa ngobrol sama beliau," imbuhnya.

Djarot juga mengaku, Pak Ahok juga memberi selamat atas pelantikan dirinya sebagai Gubernur Definitif DKI Jakarta.

"Ya beliau bilang selamat mas semuanya udah lancar, alhamdulillah gitu, baguslah sudah lancar. Karena inginnya pak ahok supaya cepat diproses itu makanya untuk mempercepat proses, beliau mengundurkan diri," ujar Djarot.

Djarot dilantik sebagai Gubernur Definitif DKI Jakarta pada kamis (15/6/2017), menggantikan Basuki Tjahaja Purnama yang mengundurkan diri.
Kementerian Dalam Negeri telah menerima surat usulan mengenai pengangkatan Djarot dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Jumat (2/6), yang dua hari setelahnya, surat ini dikirimkan kepada Sekretariat Negara (Setneg) untuk diajukan kepada Presiden RI Joko Widodo.

Djarot akan menjadi gubernur DKI Jakarta hingga Oktober 2017.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo pada Senin (5/6/2018) menyatakan bahwa kementeriannya sudah menyampaikan hasil Sidang Paripurna Istimewa DPRD DKI Jakarta tentang Pengunduran Diri Basuki Tjahaja Purnama dan pengangkatan Djarot Saiful Hidayat sebagai Gubernur DKI Definitif kepada Presiden. 

Setelah dilantik, Tjahjo menjelaskan, Djarot akan menjalankan tugas sebagai Gubernur DKI Jakarta definitif sampai bulan Oktober. Tugasnya antara lain menyiapkan proses suksesi ke Gubernur DKI Jakarta yang baru, Anies Baswedan. 

"Tugas Pak Djarot mempersiapkan semuanya karena waktunya hanya empat, lima bulan. Dan tidak ada wakil gubernur karena hanya lima bulan," kata Tjahjo.

Pak Ahok, kata Djarot, juga berpesan supaya tetap fokus kerja keras untuk menyelesaikan PR yang masih belum tuntas.

"Ya beliau berpesan kerja keras aja, fokus, tuntaskan sampai dengan 2017. Karena ini kan merupakan suatu rangkaian yg tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Tidak bisa dipisahkan dengan​ jaman Pak Jokowi, Pak Ahok, terus sekarang saya," katanya.

Djarot juga menyebut dirinya tidak setuju apabila Pak Ahok dipindahkan kembali ke LP Cipinang. "Ya kalau di cipinang, kan saya udah kesana beberapa kali, ga kondusif lah disana. Bukan hanya di dalam LP nya, tapi juga di luar LP nya ya gak kondusif, selalu ada yg demo. Di dalam apalagi, LP cipinang sudah sangat over ya, menurut saya di cipinang sih tidak kondusif," tuturnya.

Terbaru
24 Juni 2017 | 13:01
Arus mudik 2017 lebih terkendali
21 Juni 2017 | 22:32
Miryam disidangkan usai Lebaran
20 Juni 2017 | 19:38
Penembak Davidson tewas didor
19 Juni 2017 | 19:27
KPK pertanyakan surat Pansus DPR