Nasional

Djarot: tambahan cuti bersama percepat roda perekonomian daerah

3.1K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
16:09
19 JUN 2017
Reporter
Muhammad Adam Isnan
Sumber
Rimanews

Rimanews - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan bahwa penambahan cuti bersama lebaran yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo diharapkan akan mampu mempercepat roda perekonomian di daerah.

"Ya bagus toh kalau ada tambahan hari cuti bersama lebaran, artinya kan liburnya semakin panjang dan mudiknya semakin cepet. Supaya roda perekonomian di daerah juga cepat untuk bergerak, serta mengurai kemacetan, jangan sampai numpuk seperti dulu lagi," kata Djarot kepada wartawan di Balaikota, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (19/6/2017).

Djarot menyatakan, dengan tambahan hari cuti bersama tersebut, ia melarang pegawai Pemprov DKI untuk mengambil cuti baik sebelum ataupun sesudah libur yang telah ditentukan. Ia juga mengancam akan memberikan sanksi bagi pegawai Pemprov DKI yang bolos kerja sehabis masa cuti bersama lebaran usai.

"Kalau mudiknya sejak tanggal 23, maka kalau Pemprov DKI, saya menyampaikan kalau mau pulang kampung ya silahkan​. Tapi anda tidak boleh cuti sebelum itu dan sesudah itu. ketika sudah masuk, pegawai Pemprov DKI harus on time dan tidak boleh bolos. kalau sampai bolos, Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) ga kita bayar selama satu bulan, karena terlalu panjang cutinya ya, panjang banget, kalau sampai tambah lagi kita potong TKD nya," sambungnya.

Presiden Joko Widodo menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 18 Tahun 2017 tentang Cuti Bersama Tahun 2017. Penerbitan Keppres itu didasarkan pada pertimbangan untuk mewujudkan efisiensi dan efektivitas hari kerja serta memberikan pedoman bagi instansi pemerintah dalam melaksanakan cuti bersama tahun 2017.

Keterangan yang dihimpun dari Sekretariat Kabinet melalui laman resminya yang dikunjungi, menyebutkan bahwa Presiden Jokowi menandatangani Keppres itu pada Kamis (15/6/2017).

Melalui Keppres tersebut, Presiden Jokowi menetapkan cuti bersama tahun 2017, yaitu pada tanggal 23, 27,28,29, dan 30 Juni 2017 (Jumat, Selasa, Rabu, Kamis, dan Jumat) sebagai cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah dan tanggal 26 Desember 2017 (Selasa) sebagai cuti bersama Hari Raya Natal. Berdasar Keppres itu, cuti bersama sebagaimana dimaksud tidak mengurangi hak cuti tahunan pegawai negeri sipil.

Sebelumnya, dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) disebutkan, bahwa cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah jatuh pada 27, 28, 29 dan 30 Juni 2017.

Namun kemudian muncul kabar mengenai penambahan cuti bersama pada 23 Juni 2017 melalui surat yang diterbitkan oleh Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) kepada Sekretaris Kementerian PAN-RB, yang menyebutkan adanya kesepakatan untuk menambah satu libur bersama, yaitu pada 23 Juni 2017.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PAN-RB Herman Suryatman mengatakan, pengesahan penambahan cuti lebaran itu diatur dalam Keppres yang telah ditandatangani Presiden Jokowi. 

Berikut ini adalah bunyi keterangan pers dari Sekretaris Negara:

Presiden telah menandatangani Keputusan Presiden Nomor 18 Tahun 2017 tentang Cuti Bersama Tahun 2017 pada tanggal 15 Juni 2017.

Keputusan Cuti Bersama ini didasari oleh Pasal 333 ayat (4) Peraturan Pemerintah RI Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, dimana disebutkan bahwa cuti bersama ditetapkan dengan Keputusan Presiden.

Dalam Keputusan ini tercantum klausul yang menetapkan cuti bersama tahun 2017 yaitu pada tanggal 23, 27, 28, 29, dan 30 Juni 2017 (Jumat, Selasa, Rabu, Kamis dan Jumat) sebagai cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah dan tanggal 26 Desember 2017 (Selasa) sebagai cuti bersama Hari Raya Natal.

Selain itu dalam keputusan ini juga ditetapkan bahwa cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah dan Hari Raya Natal dimaksud, tidak mengurangi hak cuti tahunan Pegawai Negeri Sipil.

Dengan Keputusan Presiden ini maka resmi tanggal 23 Juni libur bersama. Keputusan ini menurut informasi diambil terkait dengan pemecahan kepadatan di jalur mudik.

Terbaru
27 Juni 2017 | 19:03
Rizieq ngumpet di Yaman
24 Juni 2017 | 13:01
Arus mudik 2017 lebih terkendali
21 Juni 2017 | 22:32
Miryam disidangkan usai Lebaran
20 Juni 2017 | 19:38
Penembak Davidson tewas didor
19 Juni 2017 | 19:27
KPK pertanyakan surat Pansus DPR