Nasional

Aksi bullying mahasiswa berkebutuhan khusus di kampus Gunadarma

2.6K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
09:08
17 JUL 2017
Illustrasi Bullying
Reporter
Andika Pratama
Sumber
Rimanews

Rimanews - Sebuah video aksi bullying yang terjadi di kampus Gunadarma Depok menjadi viral. Sebab, korban yang menjadi korban perlakukan tidak manusiawi tersebut adalah mahasiswa berkebutuhan khusus.

Video bullying tersebut terekam dan menjadi perbincangan di media sosial sejak Sabtu (15/7/2017). Postingan ini pertama kali muncul di akun gosip @thenewbikingregetan.

Pada video tersebut, terlihat mahasiswa autis tersebut mendapatkan perlakuan tidak soap dari mahasiswa lainnya. Seorang mahasiswa menarik tas korban sehingga tidak bisa berjalan, Mahasiswa lain yang ikut bullying terdengar meneriaki korban.

Kesal dengan perlakukan temannya, korban melemparkan keranjang sampah ke pelaku. Ironisnya, mahasiswa yang berada di lokasi kejadian hanya berdiam melihat perlakukan rekan-rekannya.

Kabarnya, korban yang bernama Farhan sering mendapatkan bullying dari mahasiswa Gunadarma. Melihat postingan ini, warganet mengecam pelaku bullying dan meminta pihak kampus untuk memberikan sanksi tegas.

"Ga punya otak percuma di kuliahin sama ortu klo tingkah laku nya sprti itu,pasti ada balasan nya org" sprti itu.." tulis akun @ksatria.photomorgana

"HAHAHA , PRILAKU BENCONG !! GEDE KAMPUS DOANG ,ISINYA OTAK MINUS #sampah," ucap akun @hendritampanss

Akun Instagram Gunadarma pun mendapatkan kritikan dari netizen. Mereka meminta pihak kampus untuk mengusut kasus ini.

"Kampus apaan ini? Mahasiswanya tidak bermoral sama sekali. Gimana peran dosen dan orang tua selama ini? Tolong segera tangani masalah ini. Jangan sampai ada korban korban selanjutnya. Karena korban bully bisa mengalami keputus asaan yg berujung pada bunuh diri. Untuk pelaku bully do aja dari kampus. Thx," kritik akun @windi.project.

Sementara itu, akun milik para pelaku yang diduga bernama Arvin Ariss tak luput dari serangan netizen. Pelaku langsung mengunci akunnya.

Melalui akun LINE, BEM Universitas Gunadarma merespons kejadian tersebut. Mereka meminta agar masyarakat untuk tidak menghakimi institusi. Kasus ini sudah ditangani pihak kampus.

Terbaru
27 Juli 2017 | 06:01
Pansus KPK akan rugikan Jokowi
25 Juli 2017 | 16:59
Menimbang Pak Ogah naik tahta
25 Juli 2017 | 15:02
Impian Yusril untuk PBB di 2019
24 Juli 2017 | 18:39
Amien Rais talak Jokowi
22 Juli 2017 | 06:01
Golkar panen tersangka korupsi