News Law

Kuasa hukum bantah Roy Suryo ngumpet

REPORTED BY: Dhuha Hadiansyah

Kuasa hukum bantah Roy Suryo ngumpet "Bukan ngumpet, bukan menghindar, cuma kita mau bener-bener clear." - Tigor Simatupang.

Kuasa hukum mantan Menpora Roy Suryo, Tigor Simatupang membantah ketidakhadiran Roy Suryo dalam kasus pengembalian barang Inventaris milik negara yaitu milik Kementrian Pendidikan dan Olahraga (Kemenpora) karena ingin menghindari kasus tersebut. Tigor menjelaskan kliennya ingin mengklarifikasi dahulu supaya semuanya jelas, sehingga tidak ada kesalahpahaman pada masyarakat.

"Bukan ngumpet, bukan menghindar, cuma kita mau bener-bener clear karena dulu langsung muncul juga bukannya jadi beres malah jadi blunder. Jadi, sekarang kita clear-in dulu masalah pengadaan barang tersebut," ujarnya, di Jakarta, Senin (10/09/2018).

"Ini kan barang barang jadi kan kita harus kita klarifikasi dulu, barang barang apa yang mana kan gitu harus jelas kenapa? Karena di luar luar udah ngebully kayak apa udah tahu semua," lanjutnya.

Dia mengatakan Barang Milik Negara (BMN) Kemenpora yang sempat disimpan oleh Roy Suryo sudah diperiksa oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), termasuk soal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang meminta Roy Suryo mengembalikan barang milik Kemenpora. Pada dasarnya BPK melayangkan surat itu ke Menpora Imam Nahrawi.

"Kan udah dibilang itu barang belanja dari kemenpora. Itu barang belanja Kemenpora yang diperiksa BPK. BPK bertanya, ‘ini barangnya mana?’ Sebetulnya intinya itu. Lalu dari Kemenpora bertanya lagi kepada orang terkait pada saat itu, pada saat Pak Roy jadi menteri," terangnya.

"Ya kalau KPK kan menyuruh ngembalikan barang kalau masih ada, tapi kan kita harus tahu semua itu BPK memeriksa Kemenpora. Setelah itu daftar barang-barang yang belum ada itu dari BPK mengirim ke Kemenpora, bukan ke Roy Suryo," lanjutnya.

Sebelumnya, beredar di luas di media sosial surat Kementerian Pemuda dan Olahraga dengan nomor 523/SER.BII/V/2018  pertanggal 1 Mei 2018. Surat tersebut berisi pemberitahuan pengembalian Barang Milik Negara (BMN) yang ditujukan kepada Roy Suryo selaku mantan Menpora. Surat tersebut meminta Roy untuk mengembalikan BMN sebanyak 3.226 unit dengan nilai sekitar Rp9 miliar.

"Ini kan kita lagi ngajuin mau ngasih surat kan. Nanti dari Kemenpora sendiri mau seperti apa. Kan katanya dari Kemenpora siap ketemu sama kita kapan aja. Kita lihat, kasih surat bagaimana pendapatnya, terus mau buat apa dari Kemenpora, apa secepatnya atau bagaimana," tegas Tigor.

Bamsoet harap Yenny Wahid dukung Jokowi
Golkar anggap dukungan kadernya ke Prabowo bukan suara resmi partai
Forum caleg Golkar dukung Prabowo-Sandiaga Uno
Golkar nilai perempuan penentu utama, bukan objek pelengkap
Menyusui tandem butuh dukungan ayah ASI
Mardani dapat tugas kawal suara emak-emak
Menangkan Prabowo atau Buni Yani masuk bui
Anak berbohong, bagaimana mengatasinya?
Berhasil jatuhkan Ahok, Buni Yani masuk tim Prabowo
Terpental dari motor, Lorenzo salahkan Marquez
Timses Jokowi jamin dana kampanye halal
Kubu Prabowo waspadai Jokowi gunakan fasilitas negara
Fadli Zon usul pendukung Jokowi diberi sanksi
DPR serukan solusi permanen terkait tumbal nyawa suporter sepakbola
Kubu Prabowo kembali ganti nama koalisi
Fetching news ...