News Law

Siswa taruna tewas, DPR minta sekolah kedinasan hentikan kekerasan

REPORTED BY: Dhuha Hadiansyah

Siswa taruna tewas, DPR minta sekolah kedinasan hentikan kekerasan

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Reni Marlinawati mendesak semua sekolah kedinasan untuk menghentikan laku kekerasan terhadap siswa. Pernyataan Reni ini menyusul wafatnya taruna Taruna Akademi Tekni Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar, Aldama Putra Pongkalan.

"Kami menyampaikan keprihatinan dan duka yang mendalam. Peristwia ini harus menjadi peristiwa terakhir, harus ada langkah nyata untuk menghentikan praktik kekerasan di lingkungan sekolah kedinasan," ujar Reni di Jakarta, Jumat (08/02/2019). 

Reni menyebutkan tewasnya taruna di ATKP Makassar pada Minggu (03/02/2019) usai dianiaya seniornya itu menambah daftar kekerasan yang terjadi di lingkungan sekolah kedinasan di Indonesia. Ia menyebut pada awal tahun 2017 terjadi kekerasan yang menyebabkan kematian di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP), Marunda Jakarta Utara. Sebelumnya, di tahun 2008 dan 2014 juga terjadi tindakan serupa di STIP.  Tahun 2013, kejadian serupa juga terjadi di Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri/STPDN (sekarang berganti IPDN).

"Kekerasan di sekolah kedinasan yang terus berulang, ini harus dihentikan dengan membuat langkah-langlah fundamental," tegas Reni. 

Anggota Fraksi PPP DPR RI ini menyebutkan hubungan antara senior dan yunior di sekolah kedinasaan cukup kuat. Pihak senior merasa lebih dominan dibanding yunior. Akibatnya, tindak kekerasan kerap dilakukan oleh senior kepada yuniornya.

"Struktur hubungan antar-siswa terbentuk sedemikian rupa antara senior dan yunior. Senior merasa berkuasa dan yunior pihak yang dikuasai," kata Reni.  

Hal lainnya yang juga menjadi pemicu yakni aktivitas kekerasan yang tampak terlembaga dengan pola mewariskan dari angkatan satu ke angkatan berikutnya. "Pendidikan yang menekankan pada aktivitas fisik dengan tujuan untuk kedisplinan telah bias karena menjadi pemicu kekerasan. Mestinya harus imbang antara aktivitas fisik dengan aktivitas fikir dan budi pekerti," tambah Reni. 

Reni meminta pemerintah melalui kementerian/lembaga yang menyelenggarakan sekolah kedinasaan untuk melakukan perubahan funadamental dalam penyelenggaran pendidikannya.

"Selama ini pemerintah sebagai penyelenggara sekolah kedinasaan sikapnya hanya reaktif, tidak membereskan akar masalah. Kalau begini terus, ide untuk meleburkan sekolah kedinasan dengan lembaga pendidikan di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Ristek Dikti layak untuk digulirkan," tandas Reni.

Sebelumnya, Aldama Putra Pangkolan (19) meninggal dunia dengan sekujur tubuh penuh luka lebam setelah dianiaya seniornya di dalam kampus. Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan seorang tersangka Muhammad Rusdi (21), taruna tingkat 2 ATKP Makassar.

Aldama dianiaya hanya karena korban tidak mengenakan helm saat mengendarai motor di dalam kampus ATKP Jl Salodong, Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Makassar.

Pada Minggu malam itu, korban baru tiba di kampus setelah izin bermalam luar (IBL) yang dilakukan setiap Sabtu dan Minggu. Selanjutnya korban dibawa masuk ke sebuah barak dan dianiaya oleh seniornya.

Kampus ATKP Makassar hanya memberikan sanksi skorsing kepada Muhammad Rusdi atau penghentian proses pendidikan sementara waktu sampai dengan adanya kekuatan hukum tetap.

Kelangkaan gas Elpiji karena praktek pengoplosan
Fadli Zon nilai menteri ikut kampanye munculkan konflik kepentingan
IHSG anjlok mengikuti pelemahan saham global
Fadli Zon: Jokowi halusinasi
Kemunculan bendera Golkar di kampanye Prabowo adalah masalah pidana
Rizal Ramli sebut Prabowo-Sandi mampu tingkatkan daya beli masyarakat
TKN klaim hubungan luar negeri sebagai keunggulan pemerintahan Jokowi
Jangan lakukan ini sebelum bercinta dengan pasangan
Fahri Hamzah curiga tarif MRT akan mahal
Jerman nilai Rusia dibutuhkan dalam penyelesaian konflik Suriah
Fahri: Curhatan Jokowi persempit dukungan masyarakat
Mahathir Mohamad: Israel seperti perampok
IHSG akan terkoreksi wajar hari ini
Krakatau Steel siap kooperatif dengan KPK
Pemburuan liar semakin marak, Walhi desak pemerintah segera selamatkan Orang Utan
Fetching news ...