PAN hanya mau gabung Prabowo jika cawapres bukan kader koalisi

REPORTED BY: Dhuha Hadiansyah

PAN hanya mau gabung Prabowo jika cawapres bukan kader koalisi "Jalan tengah Ustaz Abdul Somad itu udah paling bagus." - Yandri Susanto.

Ketua DPP PAN Yandri Susanto menyatakan siap mendukung Prabowo di Pilpres dengan syarat calon wakil pesiden tidak berasal dari partai koalisi. Dia mengatakan empat partai yang berkoalisi harus mengambil jalan tengah dalam pembahasan cawapres.

"Jalan tengah Ustaz Abdul Somad itu udah paling bagus, jadi gak ngambil dari PKS, gak ngambil dari PAN, gak ngambil dari Demokrat," Kata Yandri saat ditemui wartawan Rimanews di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (07/08/2018).

Yandri mengatakan syarat koalisi PAN bersama Prabowo merupakan pandangan mayoritas dari kader PAN di seluruh Indonesia. Menurutnya, alternatif dalam pembahasan cawapres di kubu oposisi adalah dengan menggandeng Ustaz Abdul Somad.

"Kita sekarang lagi mengkomunikasikan Abdul Somad, jalan tengahnya. Saya yakin kalau pak Abdul Somad mau, partai-partai yang lain bisa menerima. Itu sebagai jalan tengah," pungkas Yandri.

Sementara itu, PAN baru akan menentukan sikap politiknya pada rapat kerja nasional (Rakernas) pada bulan Agustus ini. Menurut Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno, partainya masih melakukan komunikasi dengan semua pihak dan beberapa hari lagi PAN akan menggelar Rakernas untuk menyatakan sikap dan akan ke mana arah politik jelang Pilpres 2019 mendatang.

Namun Rakernas yang semula dijadwalkan digelar pada 6-7 Agustus 2018 itu ditunda sampai menunggu jadwal selanjutnya. Zulkifli Hasan selaku Ketua Umum PAN tidak menjelaskan alasan penundaan tersebut.

"Diberitahukan bahwa Rakernas IV PAN yang dilaksanakan pada tanggal 6-7 Agustus 2018 ditunda sementara sampai dengan waktu yang akan diinformasikan segera," pungkas Zulkifli melalui keterangan tertulisnya.

Fadli Zon: Tjahjo sebaiknya mundur jika tak bisa urus e-KTP
Fadli Zon ajak anggota parlemen lawan korupsi
BPN: Pindah ke Jateng terobosan brilian
Pimpinan DPR: HAM dan Demokrasi era Jokowi alami kemunduran
Saham Wallstret ditutup menguat sementara saham Eropa melemah
DPR RI kagumi perjuangan Azerbaijan raih kemerdekaan
DPR RI sambut baik kedatangan parlemen Kuwait
BPN pindah ke Jateng, ini kata Hanura
DPW Kalsel dukung Jokowi, PAN: Itu realita politik lokal
Prabowo perlu reuni 212 lagi jelang Pilpres 2019 jika ingin menang
Meluruskan cara pandang tentang pernikahan dan keluarga
Charta Politica: Pemindahan posko pemenangan BPN hanya psywar
Reforma Agraria era Jokowi dinilai di lajur yang benar
Markas BPN pindah, TKD: Apa urgensinya?
PAN akan sanksi DPD membelot ke kubu Jokowi
Fetching news ...