Bawaslu ingatkan Sandiaga tak curi start kampanye di perguruan tinggi

REPORTED BY: Dhuha Hadiansyah

Bawaslu ingatkan Sandiaga tak curi start kampanye di perguruan tinggi "Kan tidak boleh berpolitik praktis dalam pendidikan tinggi." - Rahmat Bagja

Komisioner Bawaslu Rahmat Bagja mengingatkan bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno untuk tidak berpolitik praktis dalam perguruan tinggi. Rahmat melanjutkan apabila kehadiran Sandiaga hanya sebatas memberi kuliah umum, tanpa membawa pesan-pesan kampanye politik, Bawaslu tak mempermasalahkannya.

"Kan tidak boleh berpolitik praktis dalam pendidikan tinggi. Silakanlah kalau Pak Sandi ingin kuliah umum silakan," kata Rahmat di Komplkes Parlemen, Jakarta, Senin (03/08/2018).

Rahmat meminta semua pihak yang akan berlaga di Pilpres 2019 untuk menahan diri. Ia mengatakan masa kampanye belum dimulai. Oleh karena itu, ia meminta kepada kedua pasang calon baik pasangan Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi menahan diri sekaligus simpatisannya.

"Kami harapkan semua pihak entah yang bakal calon dari Pak Jokowi-Ma'ruf, begitu juga Pak Prabowo dan Pak Sandi menahan diri simpatisannya. Ini kan sebelum kampanye sudah berkampanye di mana-mana," ujarnya.

Ia juga mengomentari kehadiran Sandiaga Uno di dua perguruan tinggi, salah satunya sempat ditemani ketua MPR Zulkifli Hasan. Zulhas saat itu sempat mempromosikan Sandiaga sebagai cawapres. Menurut Rahmat tindakan Zulhas tersebut sebaiknya dilakukan pada masa kampanye.

"Itu lebih baik pas (dilakukan) di masa kampanye," pungkasnya.

Sebelumnya, bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno hadir pada acara orientasi mahasiswa baru di sebuah kampus swasta di Jakarta, Rabu (29/08/2018). Saat itu, Sandiaga datang bersama Zulkifli yang mempromosikannya sebagai cawapres. Zulkifli juga menyinggung soal ganti presiden, meski tidak secara langsung.

Kemudian, Sandiaga mengisi kuliah perdana mahasiswa baru di universitas berbeda di Jakarta, Sabtu (1/09/2018). Ia didampingi politisi Partai Demokrat Andi Nurpati. Sandiaga pada saat itu tidak berbicara politik. Ia memberikan motivasi kepada para mahasiswa. Namun, Andi yang menemaninya yang menyinggung soal politik, khususnya mengenai Pilpres meskipun membantah berkampanye.

Bamsoet harap Yenny Wahid dukung Jokowi
Golkar anggap dukungan kadernya ke Prabowo bukan suara resmi partai
Forum caleg Golkar dukung Prabowo-Sandiaga Uno
Golkar nilai perempuan penentu utama, bukan objek pelengkap
Menyusui tandem butuh dukungan ayah ASI
Mardani dapat tugas kawal suara emak-emak
Menangkan Prabowo atau Buni Yani masuk bui
Anak berbohong, bagaimana mengatasinya?
Berhasil jatuhkan Ahok, Buni Yani masuk tim Prabowo
Terpental dari motor, Lorenzo salahkan Marquez
Timses Jokowi jamin dana kampanye halal
Kubu Prabowo waspadai Jokowi gunakan fasilitas negara
Fadli Zon usul pendukung Jokowi diberi sanksi
DPR serukan solusi permanen terkait tumbal nyawa suporter sepakbola
Kubu Prabowo kembali ganti nama koalisi
Fetching news ...