Didukung puluhan Habaib dan Ulama, Ma'ruf Amin dinilai mampu satukan umat

REPORTED BY: Siti Dzakiyyah

 Didukung puluhan Habaib dan Ulama, Ma'ruf Amin dinilai mampu satukan umat

Calon Wakil Presiden pasangan Joko Widodo Ma'ruf Amin bersyukur mendapat dukungan dari para habaib dan ulama dari berbagai daerah. Ma'ruf mengatakan para habaib dan ulama berharap jika Ma'ruf menjadi Wakil Presiden akan mampu menyatukan seluruh umat.

 

"Mereka berharap nanti saya terpilih sebagai Wapres supaya bisa menyatukan seluruh bangsa ini. Sudah cukuplah kegaduhan-kegaduhan yang selama ini terjadi. Besok tidak lagi ada, semuanya kompak satu membangun bangsa," kata Ma'ruf Amin saat ditemui wartawan di Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta, Sabtu (06/10/2018).

 

Ma'ruf mengatakan harapan para habaib dan ulama jika ia terpilih juga menyinggung perekonomian nasional. Menurutnya, Para Habaib dan Ulama berharap Jokowi dan Ma'ruf mampu mewujudkan ekonomi kerakyatan.

 

"Ekonomi kerakyatan, ekonomi berkeadilan, ini bisa diwujudkan didalam negara Republik Indonesia. Itu pesan-pesan beliau," pungkasnya.

 

Ma'ruf mengucapkan terimakasih atas do'a dan dukungan dari para habaib dan ulama tersebut dan berharap dapat memenangkan kontestasi Pilpres 2019.

 

"Oleh karena itu, mudah-mudahan do'a dan dukungan itulah akan mengantarkan kami di dalam Pilpres yang akan datang bisa mencapai kemenangan," pungkasnya.

 

Sebelumnya, Sejumlah habaib dan ulama dari berbagai daerah menyatakan dukungannya secara terbuka kepada pasangan nomor urut 01 yaitu Jokowi-Ma'ruf. Pembacaan deklarasi dipimpin oleh KH Ahmad Badawi Basyir, dari Jekulo Kudus.

 

Deklarasi dukungan untuk Jokowi-Ma'ruf dilakukan setelah pertemuan dan do'a dengan Kiai Ma'ruf Amin yang digelar secara tertutup di Rumah Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (06/10/2018).

Merayakan kemerdekaan diri versi Kishimi dan Koga
Mari rayakan 16 hari kampanye antikekerasan terhadap perempuan
Pengampunan sejati
Budiman: Pengetahuan Rocky Gerung so old, sudah kedaluarsa!
PSI usulkan debat capres dan cawapres di desa
PKB nilai Banser ingin bakar bendera HTI bukan bendera tauhid
Bamsoet pimpin peluncuran aplikasi DPR Now
DPR RI minta penjelasan parlemen Myanmar di forum internasional soal Rohingnya
PDIP: pelemahan rupiah sudah sejak Indonesia merdeka
DPR usul aturan pidana atas bea materai
PSI minta Sandiaga tidak nyinyir soal dana kelurahan
Menegakkan prinsip good governance
Selain di perguruan tinggi, PKS usul debat capres di pasar dan gedung olahraga
Fadli Zon nilai Jokowi sindir diri sendiri
Massa ingatkan KPK dengan obat anti masuk angin
Fetching news ...