Aksi kawal Amien Rais libatkan 500 massa

REPORTED BY: Insan Praditya

Aksi kawal Amien Rais libatkan 500 massa Pendiri PAN, Amien Rais

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengetakan telah menerima surat pemberitahuan aksi masa sejumlah 500 orang untuk mengawal pemeriksaan Amien. Masa tersebut adalah gabungan Presidium Alumni 212  dan Advokat hukum yang menggelar Aksi Kawal Amien Rais yang akan menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya pada hari ini, Rabu (10/10/2018), setelah pada Jumat lalu mangkir dari pemanggilan.

"Ada 500 orang, sesuai dengan pemberitahuan," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Selasa (09/10/2018).

Amien Rais adalah salah satu yang dipanggil polisi untuk diperiksa dalam kasus kebohongan Ratna Sarumpaet. Mulanya, dia dijadwalkan diperiksa pada Jumat (05/10/2018) sebagai saksi, namun saat itu ia tak datang.

Polda ingin memeriksa Amien lantaran mantan Ketua MPR itu termasuk orang menceritakan bahwa Ratna mengalami penganiyaan. Dia sempat ikut dalam jumpa pers bersama Prabowo Subianto.

Akan tetapi, Ratna mengaku berbohong sehari setelah Amien menggelar jumpa pers. Walhasil, Amien kembali hadir dalam konferensi pers yang dihelat di rumah Prabowo di Jakarta untuk meminta maaf kepada publik atas kebohongan Ratna Sarumpaet.

Anggota Tim Hukum dan Advokasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Habiburokhman mengatakan pihaknya akan menjadi kuasa hukum Amien Rais terkait kasus penyebaran hoaks Ratna Sarumpaet.

"Pada intinya kami sudah menyiapkan advokat untuk mendampingi tokoh-tokoh yang dilaporkan dan dipanggil. Pak Amien sendiri sudah menyatakan akan hadir pada hari Rabu yang akan datang," ujarnya di Jakarta , Selasa malam (09/10/2018).

Menurut Ketua DPP Partai Gerindra itu, sudah ada 300 advokat yang mendaftar menjadi kuasa hukum Amien Rais. Bahkan dia memprediksi jumlahnya akan terus bertambah.

"Jadi mungkin, so far, teman-teman (advokat) yang mendaftar sekitar 300-an, masih terus bertambah," terangnya.

Wakil ketua DPR RI, Fahri Hamzah menilai Amien Rais adalah korban kebohongan Ratna Sarumpaet, Sebab dia hanya diajak oleh Prabowo Subianto ketika mengetahui Ratna babak belur. Menurutnya, perlu kecermatan polisi dalam menyelesaikan kasus tersebut, karena Amien tidak bersalah.

"Kalo dilihat dari arusnya, pak Fadli menerima wa dari Bu Ratna, lalu dia berkunjung melihat langsung kondisi Bu Ratna, lalu Bu Ratna mengakui bahwa dia babak belur sebagaimana yang disampaikan di WhatsApp, lalu pak Fadli melapor ke Pak Prabowo, terus beliau kaget, lalu datang," ujarnya di gedung DPR-MPR RI Jakarta, Selasa (09/10/2018).

"Kebetulan waktu itu bawa pak Amien, lah urusannya apa? Pak Amien itu kan di gandeng, di ajak, tapi okelah itu kan hak dari penegak hukum lah, tapi jangan lupa, ini semua ada hukum aksi dan reaksi," tutupnya.

https://www.youtube.com/watch?v=CxChLYPkz_Y&t=152s

Kubu Jokowi: Ujian Nasional harus dipertahankan
Aksi ambil untung buat IHSG rentan terkoreksi
Fadli Zon nilai ujian nasional tak selesaikan persoalan standardisasi pendidikan
KPU nilai debat ketiga lebih kondusif dibanding debat kedua
Golkar nilai debat cawapres tak seimbang, Ma'ruf Amin jauh lebih menguasai
Kubu Prabowo nilai Ujian Nasional pantas dihapus
Allah lebih memihak perempuan?
Politisi Demokrat desak audit lingkungan di Pulau Wawonii dan Kabaena
Bautista kembali menangi balapan kedua WSBK Thailand
Penjelasan Bank Mandiri soal surat tagihan perusahaan Prabowo
Infrastruktur langit Ma'ruf Amin sempat buat penonton debat tertawa spontan
Bamsoet: Kalau tidak ada UN, kualitas pendidikan akan timpang
Hari ini, IHSG diprediksi terkoreksi wajar
Cara mutusin hubungan dengan baik
DPR RI berhasil dorong isu diskriminasi muslim Ulghur di Parlemen OKI
Fetching news ...