Jokowi siap fasilitasi kepulangan Rizieq

REPORTED BY: Dhuha Hadiansyah

Jokowi siap fasilitasi kepulangan Rizieq

Direktur Informasi dan Publikasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Dwi Badarmanto mengatakan tim kampanye mendorong pemerintah membantu kepulangan Imam besar FPI Rizieq Shihab ke Indonesia. Dwi meyakini tidak ada upaya untuk kriminalisasi karena kasusnya telah dihentikan atau Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

"Kan sudah SP3 (di kepolisian). Masa mau dikasuskan kembali?" kata Dwi, saat dihubungi di Jakarta, Rabu (24/10/2018).

Dwi mengatakan pemerintah berkewajiban melindungi setiap warga negara yang berada diluar negeri. Ia juga mengatakan jika Rizieq Shihab membutuhkan bantuan untuk pulang ke Indonesia, pemerintah siap memfasilitasi.

"Kalau mau pulang, silakan pulang saja. Pemerintah pasti siap memberi bantuan jika dibutuhkan untuk kepulangan HRS," ujarnya.

Politisi Perindo ini mengatakan kasus yang menjerat Rizieq merupakan kewenangan pihak yang berwajib. Oleh karena itu, menurutnya, pemerintah tak ikut campur dalam kasus yang sempat menjerat Rizieq Shihab.

Dwi mengatakan ada pihak yang menggiring opini seakan-akan pemerintah akan menyeret Rizieq ke kasusnya. Ia yakin masyarakat dapat menilai sendiri isu-isu yang dimunculkan di tahun politik ini.

"Biarkan masyarakat sendiri melihatnya. Baik TKN maupun pemerintah, saya rasa tidak mempermasalahkan kepulangan HRS," katanya.

Terkait kedekatan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dengan Rizieq Shihab, menurutnya, tim kampanye tidak mengkhawatirkan hal itu. Ia mengatakan tim kampanye ingin fokus pada kampanye positif.

"TKN akan fokus pada positive campaign, di mana terus memberikan pendidikan politik ke publik soal prestasi dan kinerja Pak Jokowi selama ini," pungkasnya.

Sebelumnya, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto berharap Rizieq Shihab dapat pulang ke Indonesia sebelum Pilpres 2019 digelar. Prabowo mengatakan jika Rizieq tak pulang, Ia ingin menjemput Imam besar Front Pembela Islam (FPI) tersebut.

Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Hari Santri Nasional beberapa waktu yang lalu.

"Kalau bisa sebelum saya dipilih, (Rizieq) sudah kembali. Kalau tidak, saya yang akan jemput beliau," kata Prabowo beberapa waktu yang lalu.

TKD Jabar: Suara Jokowi-Ma'ruf di Priangan Barat dan Priangan Timur masih lemah
DPR desak Kemenag efisienkan pembuatan kartu nikah
Ma'ruf Amin: Masyarakat salah paham soal orang buta dan budek
Demokrat sepakat dengan Sandiaga soal genderuwo ekonomi di pemerintahan Jokowi
Kubu Prabowo sebut penurunan kemiskinan Jokowi kalah dengan Megawati dan Gusdur
DPR nilai sudah seharusnya standar nilai CPNS tinggi
Dispotdirga sosialisasi jurnalistik dan penggunaan internet TNI AU
Bamsoet: hentikan kenaikan harga beras medium
PT Petamburan minta putusan pengadilan dihormati
Kunjungan DPR ke Selandia Baru bahas isu strategis
Bro Sandi: Di masa depan, air akan lebih berharga dari emas
Sandiaga Uno akan beri cabai mulut politisi yang kasar
DPR sebut kartu nikah lebih efisien dari buku nikah
Fadli Zon nilai Sandiaga langkahi makam tokoh NU tak berdampak bagi bangsa
Rocky Gerung: istilah politik genderuwo Jokowi dangkal dan konyol
Fetching news ...