Polisi: Pembuat hoaks surat suara tercoblos sempat buang SIM Card

REPORTED BY: Insan Praditya

Polisi: Pembuat hoaks surat suara tercoblos sempat buang SIM Card Konferensi Pers Divisi Humas Polri

Direktorat Siber Bareskrim Brigjen Polisi, Albertus Rachmad Wibowo mengatakan tersangka Bagus Bawana (BB) sempat membuang handphone dan SIM card nya setelah membuat dan menyebarkan hoaks. Tersangka diketahui membuat kabar hoaks tentang 7 kontainer surat suara tercobolos pada Rabu, 02 Januari 2019 silam.

"Tersangka ini memposting baik berita tulisan dan rekaman audio suara nya di beberapa platform wa group dan media sosial,dan setelah itu tersangka menutup akunnya, membuang hp nya dan SIM card nya lalu melarikan diri," ujarnya di Divisi Humas Polri, Jakarta Selatan, Rabu (09/01/2019).

Awalnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan otoritas pelabuhan Tanjung Priok melakukan pengecekan akan kebenaran kabar tersebut. Hasilnya, KPU tidak menemukan adanya bukti pelanggaran pemilu dan memastikan bahwa kabar tersebut merupakan hoaks.

Setelah melihat kejadian itu, Polisi langsung melakukan investigasi untuk mencari siapa pembuat dan penyebar konten hoaks surat suara tercoblos dan menemukan bahwa Bagus Bawana sebagai pembuat hoaks.

"Karena itu, untuk membuktikan berita itu benar atau tidak, ketua KPU pada tanggal 2 Januari, sekitar jam 2 dini hari mendatangi pelabuhan Tanjung Priok, beserta staff dan otoritas pelabuhan dan dibuktikan bahwa isu tentang 7 kontainer berupa surat suara yang tercobolos tersebut tidak lah benar," katanya.

Lebih lanjut, Albertus menugaskan direktorat tindak pidana siber (Dit Siber) untuk melakukan investigasi dan menemui bahwa rekaman pembuat hoaks surat suara tercoblos itu berasal dari tersangka Bagus Bawana.

"Sampai akhirnya kami bisa mendeteksi suara suara yang beredar tersebut,kita meyakini suara tersebut berasal dari tersangka yang berinisial BB," tegasnya .

Kasubdit 1 direktorat penyidikan tindak pidana siber, Komisaris Besar Dani Kustoni menambahkan awalnya pelaku memposting melalui media sosial Twitter setelah membuat hoaks tersebut. 

Menurutnya, Motif tersebut bertujuan untuk mempengaruhi dan meyakinkan masyarakat bahwa telah terjadi kecurangan pada pelaksanaan pemilu, sehingga berujung pada tuduhan ketidak netralan KPU sebagai penyelenggara.

"Kami menambahkan mungkin terkait dengan modus operandi yang dilakukan saudara b ini adalah memposting melalui Twitter terkait issue 7 kontainer surat suara tercoblos ini," terangnya.

"Kemudian yang bersangkutan juga dengan sengaja melakukan rekaman terhadap suara,yang isinya adalah meyakinkan kepada masyarakat, kepada para yang mendengar seolah-olah sudah ada 7 kontainer yang berada di Tanjung Priok terkait suara yang dicoblos tersebut," tutupnya.

Prabowo ungkit impor beras, ini pembelaan kubu Jokowi
BPN: Jateng vs Malaysia hanya majas
Begini keseruan debat Jokowi dan Prabowo soal caleg mantan napi korupsi
Ruhut nilai SBY setengah hati dukung Prabowo
Fadli Zon sebut Jokowi terlalu dominan dalam debat
Kubu Jokowi nilai Prabowo gagal paham isu terorisme
Kubu Prabowo nilai dapat serangan pribadi saat debat
Tak dibahas di debat Pilpres, ini kata kubu Prabowo soal kasus Novel
TKN: Jokowi beri pukulan telak ke Prabowo
KPU akan evaluasi pelaksanaan debat pilpres
Legislator minta pemerintah perhatikan disabilitas rungu
PPP: Jokowi menang 3-1 atas Prabowo di debat pertama
Ini komentar AHY soal penampilan Prabowo-Sandi dalam debat
Kubu Prabowo dan Kubu Jokowi saling kritik penampilan Capres-Cawapres dalam debat
Ma'ruf Amin tak banyak bicara dalam debat, ini kata kubu Jokowi
Fetching news ...