BPN: Proses hukum Ahmad Dhani dan Rocky Gerung cara pertahana bungkam oposisi

REPORTED BY: Insan Praditya

BPN: Proses hukum Ahmad Dhani dan Rocky Gerung cara pertahana bungkam oposisi Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade menilai bahwa proses hukum yang kini sedang dijalankan oleh musisi Ahmad Dhani dan Rocky Gerung adalah upaya tim pemerintah membungkam suara lawan-lawan politik. Menurutnya, Cara ini lazim dilakukan oleh penguasa yang bersifat otoriter. 

Andre mengatakan proses hukum terhadap sejumlah pihak yang dianggap beroposisi dengan pemerintah, seperti Rocky Gerung juga merupakan langkah penguasa yang ingin mempertahankan kekuasaannya dengan cara merusak tatanan demokrasi.  

"Ahmad Dhani dan sahabat-sahabat kami lainnya adalah tahanan politik. Ini rezim otoriter yang menggunakan kekuasaannya untuk menekan oposisi dan lawan politik," kata Andre dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, (01/02/2019).

Andre menjelaskan mengenai Rocky Gerung merupakan sosok yang sangat vokal mengkritik pemerintah tersebut , namun tidak pernah mendeklarasikan mendukung Prabowo-Sandi. Menurutnya, Rocky murni mengkritik pemerintah untuk kebaikan bangsa. 

"Rocky Gerung ini bukan bagian dari BPN atau tim pemenangan Prabowo-Sandi. Yang dikritik Rocky adalah setiap kebijakan keliru yang dikeluarkan pemerintah. Hubungan yang menyatukan kami dan Rocky adalah kami sama-sama ingin pemerintah berjalan sesuai dengan cita-cita pendiri bangsa," terangnya.

Lebih lanjut, Andre mengatakan jika penguasa alergi dengan kritik demi kesejahteraan bangsa, berarti pemerintahan di bawah Jokowi saat ini sudah keluar dari jalur demokrasi dan sudah menuju ke arah otoriter.  

"Siapa yang mengontrol penguasa jika oposisi terus dibungkam. Ini sekali lagi saya sampaikan bahwa rezim Jokowi ini otoriter. Apalagi sudah menggunakan instrumen negara sebagai alat tekan," jelasnya. 

Dia mengingatkan agar pemerintah segera sadar bahwa yang telah dilakukannya sangat berbahaya bagi keutuhan bangsa, sebab pihak Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi tidak akan melakukan kriminalisasi terhadap lawan politik.

"Jika model pemerintahan seperti ini dilanjutkan, bahayanya bakal timbul saling dendam di masa depan. Ini yang kami khawatirkan. Namun, saya meyakini Prabowo-Sandi tidak akan melakukan cara-cara menekan semacam itu. Demi Allah!," tutupnya.

Kendalikan hama dan penyakit secara alami dengan Tumpang Sari
Kendalikan hama dan penyakit secara alami dengan Tumpang Sari
TKN sebut Ma'ruf Amin akan pakai ayat Alquran di debat ketiga
 Jelang debat ketiga, Ma'ruf Amin dapat masukan dari asosiasi profesi
Kubu Prabowo tepis tudingan politisasi munajat 212
Demokrat minta Jokowi buka dokumen dengan bos Freeport
Ma'ruf Amin bakal ikut dampingi Jokowi
PWJ desak polisi tangkap anggota FPI penganiaya wartawan
Bela Enembe, pendukung aksi tari adat di KPK
AJI kecam tindakan brutal FPI terhadap wartawan
TKN: Pidato Jokowi bukan untuk tandingi Prabowo
Bansos PKH upaya Jokowi kembangkan ekonomi digital
Anak sarapan bernutrisi  memiliki nilai akademis empat kali lebih tinggi
Jokowi akan gelar pidato di Konvensi Rakyat
Kubu Jokowi: Munajat 212 bagian dari politisasi agama
Fetching news ...