Komisi III DPR RI desak Polri ungkap penganiayaan penyidik KPK

REPORTED BY: Insan Praditya

Komisi III DPR RI desak Polri ungkap penganiayaan penyidik KPK Anggota Komisi III DPR RI, Arsul Sani

Anggota Komisi III DPR RI, Arsul Sani meminta Polri mengusut dugaan penganiyaan terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurutnya, kejadian penganiyaan tersebut harus dijadikan prioritas bagi polri untuk membongkar siapa dalang dan pelaku peristiwa tersebut.

"Komisi III meminta Polri mengusut tuntas dugaan penganiayaan terhadap penyelidik KPK. Jika benar terjadi peristiwa seperti itu, maka Polri perlu menempatkan penyelidikannya sebagai prioritas," ungkapnya, Jakarta, Senin (04/02/2019). 

Lebih lanjut, Arsul mengatakan menghalangi-halangi penyidik KPK yang sedang bertugas dapat dikenakan pidana yang berat, apalagi melakukan tindak penganiyaan. Namun, dia berharap kejadian tersebut tidak dapat terulang kembali kepada penyidik maupun anggota KPK yang sedang bertugas.

"Dalam konteks hukum pidana, maka jangankan sampai terjadi penganiayaan terhadap penegak hukum, hanya menghalangi kerja-kerja penegak hukum saja tergolong kejahatan serius," jelasnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya akan menyelidiki kasus penganiayaan terhadap dua pegawai KPK. Adapun terlapor sedang dalam penyelidikan polisi.

"Ada laporan laksanakan penyelidikan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan, Minggu (03/02/2019).

Kabiro Humas Komisi Pemberantasan Korupsi, Febri Diansyah menjelaskan sesaat sebelum dua pegawainya mengalami penganiayaan, sedang terjadi rapat antara Pemprov dan DPRD Papua. Dua pegawai KPK itu disebut sedang melakukan tugas pengecekan dari laporan masyarakat tentang indikasi tindak pidana korupsi.

"Sebelum dua pegawai dianiaya, di lokasi tersebut dilakukan rapat pembahasan hasil review Kemendagri terhadap RAPBD Papua tahun anggaran 2019 antara pihak Pemerintah Provinsi dan DPRD," katanya.

TKN sebut Ma'ruf Amin akan pakai ayat Alquran di debat ketiga
 Jelang debat ketiga, Ma'ruf Amin dapat masukan dari asosiasi profesi
Kubu Prabowo tepis tudingan politisasi munajat 212
Demokrat minta Jokowi buka dokumen dengan bos Freeport
Ma'ruf Amin bakal ikut dampingi Jokowi
PWJ desak polisi tangkap anggota FPI penganiaya wartawan
Bela Enembe, pendukung aksi tari adat di KPK
AJI kecam tindakan brutal FPI terhadap wartawan
TKN: Pidato Jokowi bukan untuk tandingi Prabowo
Bansos PKH upaya Jokowi kembangkan ekonomi digital
Anak sarapan bernutrisi  memiliki nilai akademis empat kali lebih tinggi
Jokowi akan gelar pidato di Konvensi Rakyat
Kubu Jokowi: Munajat 212 bagian dari politisasi agama
Fadli Zon: Jokowi berdebat seperti manajer
Kubu Jokowi: Tim debat Ma'ruf Amin sudah disiapkan
Fetching news ...