KPK panggil ponakan Jusuf Kalla terkait korupsi jalan Bengkalis

REPORTED BY: Insan Praditya

KPK panggil ponakan Jusuf Kalla terkait korupsi jalan Bengkalis Gedung KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Direktur utama Bosowa Maros, Subhan Aksa yang merupakan keponakan Wakil Presiden Jusuf Kalla, terkait kasus dugaan korupsi proyek jalan di Kabupaten Bengkalis. Dia dipanggil sebagai saksi untuk tersangka Hobby Siregar.

Subhan Aksa merupakan anak dari pengusaha Aksa Mahmud yang menikahi Ramlan Kalla.

"Dipanggil sebagai saksi untuk tersangka HS (Hobby Siregar)," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Jumat (08/02/2019).

Dalam kasus ini, KPK menetapkan eks Kadis Pekerjaan Umum Bengkalis M Nasir dan Dirut PT Mawatindo Road Construction Hobby Siregar sebagai tersangka. Keduanya diduga memperkaya diri sendiri dari proyek ini peningkatan Jalan Batu Panjang, Kecamatan Nyirih, Kabupaten Bengkalis, Riau tahun anggaran 2013-2015.

Saat menetapkan tersangka, KPK mengatakan ada indikasi kerugian keuangan negara sekurang-kurangnya Rp80 miliar. Namun, dalam proses penyidikan, KPK menyatakan indikasi kerugian negara mencapai Rp100 miliar.

"Kami masih menunggu finalisasi perhitungan kerugian negara dari BPK. Sejauh ini perhitungan awal indikasi kerugian negara lebih dari Rp100 miliar," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah, Kamis (13/09/2018).

Sebelumnya, KPK memanggil Bupati Bengkalis, Amril Mukminin dalam kasus korupsi proyek jalan. Amril dipanggil sebagai saksi untuk tersangka Hobby Siregar. 

"Saksi untuk tersangka HOS (Hobby Siregar)," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah, Kamis (06/02/2019).

Selain Amril, KPK juga memanggil 3 Anggota DPRD Bengkalis periode 2014-2019 yaitu Azmi, Firzal Fudhoil dan Suhendri Asnan. Ketiganya juga sebagai saksi untuk tersangka Hobby.

Sebelum dipanggil sebagai saksi, Amril sudah dicegah KPK ke luar negeri. Pencegahan itu dilakukan oleh KPK untuk mendukung penyidikan.

Fadli Zon nilai menteri ikut kampanye munculkan konflik kepentingan
IHSG anjlok mengikuti pelemahan saham global
Fadli Zon: Jokowi halusinasi
Kemunculan bendera Golkar di kampanye Prabowo adalah masalah pidana
Rizal Ramli sebut Prabowo-Sandi mampu tingkatkan daya beli masyarakat
TKN klaim hubungan luar negeri sebagai keunggulan pemerintahan Jokowi
Jangan lakukan ini sebelum bercinta dengan pasangan
Fahri Hamzah curiga tarif MRT akan mahal
Jerman nilai Rusia dibutuhkan dalam penyelesaian konflik Suriah
Fahri: Curhatan Jokowi persempit dukungan masyarakat
Mahathir Mohamad: Israel seperti perampok
IHSG akan terkoreksi wajar hari ini
Krakatau Steel siap kooperatif dengan KPK
Pemburuan liar semakin marak, Walhi desak pemerintah segera selamatkan Orang Utan
GARBI: Jangan golput, pilih saja figur yang berpengalaman
Fetching news ...