Rizal Ramli sebut mobil Esemka alat politik Jokowi

REPORTED BY: Insan Praditya

Rizal Ramli sebut mobil Esemka alat politik Jokowi Mantan Menteri Ekonomi, Keuangan dan industri, Rizal Ramli

Mantan Menteri Ekonomi, Keuangan dan Industri, Rizal Ramli mengatakan  Proyek mobil Esemka dijadikan alat kampanye bagi Presiden Jokowi. Dia mengatakan sangat menyesal saat itu ikut mempromosikan mobil milik pemerintah tersebut, ketika menjadi menteri di kabinet Presiden.

"Contoh yang lain, menjadikan alat kampanye mobil SMK, kebetulan saya ikut salah dan ikut mempromosikan ide itu di Metro TV,karena saya percaya calon presiden ini akan melaksanakan janjinya, dan itu tidak susah banget," katanya di kediamannya, Jakarta, Sabtu (16/02/2019).

"Jadi saya dengan itikad baik itu ikut mengkampanyekan,tapi ternyata saya dibohongi, saya ikut bersalah karena saya mengatakan di depan umum bersama pak Jokowi," tambahnya.

Lebih lanjut, Rizal mengatakan permintaan mobil Esemka hanya berasio 3:10 dengan pengadaan. Pada awalnya, Rizal menganggap pemerintah bisa mewujudkannya, namun kenyataannya berbanding terbalik.

"Karena untuk mobil baru, minimum of skill itu hanya 300.000 ribu unit,sedangkan permintaan itu hanya 1 juta, masa gak bisa?," Imbuhnya.

Menurutnya, Hal itu sangat merugikan masyarakat karena janji Jokowi yang tidak melaksanakannya, karena sudah dipastikan masyarakat sangat antusias jika proyek mobil tersebut terealisasi.

"Bukan dilaksanakan secara sungguh-sungguh,rakyat Indonesia tadinya menggebu-gebu, wah kita bakal punya mobil nasional, karena luar negeri sudah bisa bikin,dan respon nya itu luar biasa untuk mobil Esemka, ternyata di bohongi," tutupnya.

Sebelumnya, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily menyebut isu mobil Esemka yang dimunculkan kembali oleh mantan Sekretaris Menteri BUMN Said Didu adalah strategi besar kubu Prabowo.

Ace mengatakan Oposisi meniru gaya kampanye Presiden Amerika Serikat Donald Trump yakni dengan menyalurkan hoax dan tuduhan pihak lawan berbohong. 

"Menuduh Jokowi bohong secara terus menerus seperti gaya kampanye Donald Trump, yang juga disarankan konsultan politik asing," kata Ace dalam keterangan tertulisnya, Kamis (24/01/2019).

Ace menyebut isu ini didaur ulang lagi oleh petualang politik yang berupaya mengais-ngais isu-isu lama yang tidak laku.

"Paslon 02 rupanya kebingungan untuk mendapatkan isu yang tajam untuk menyerang Jokowi. Yang dilakukan adalah mengais-ngais isu lama yang sudah dipakai berulang-ulang sejak Pilkada DKI Jakarta dan Pilpres," kata Ace.

 

Krakatau Steel siap kooperatif dengan KPK
Pemburuan liar semakin marak, Walhi desak pemerintah segera selamatkan Orang Utan
GARBI: Jangan golput, pilih saja figur yang berpengalaman
Jokowi-Ma'ruf kampanye terbuka perdana di Banten
Ini isi tuntutan aktivis lingkungan untuk elit politik
Kubu Prabowo beri pembelaan atas pemecatan guru honorer pose dua jari
Es mencair, puluhan jenazah pendaki di Puncak Everest muncul
Dicoret di dua kabupaten, ini respons Partai Berkarya
BPN yakin sosok Sandiaga Uno mampu lampaui elektabilitas petahana
Impor bawang putih dinilai bakal turunkan elektabilitas Jokowi
Dilaporkan ke Bawaslu, Ma'ruf Amin: Itu tidak tepat
Prabowo-Sandi akan kumpulkan ketum partai dan tokoh agama
Tak serahkan dana kampanye, 11 Parpol digugurkan di tingkat daerah
DPR soroti hak politik narapidana dan warga binaan
Fadli Zon: Wiranto super ngawur
Fetching news ...