Pendukung Enembe kembali geruduk KPK

REPORTED BY: Dhuha Hadiansyah

Pendukung Enembe kembali geruduk KPK

Aksi menolak kriminalisasi terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe kembali bergulir. Giliran massa tergabung dalam Komite Pemuda Peduli Adat Nusantara (KPPAN) memadati gedung KPK RI, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (21/02/2019). 

Langkah ini sebagai upaya rakyat Papua mendukung penuh Gubernur Papua Lukas Enembe yang merupakan Kepala Adat di Papua lantaran diduga dikiriminalisasi oleh lembaga antirasuah tersebut. 

"Kami mendukung masyarakat adat di Papua yang memberikan denda ke KPK sebesar 10 Triliun. KPK tidak menghormati Kepala Adat Papua, dengan memainkan skenario jahat seperti Dajjal," tegas Koordinator KPPN, Mare.

Mare menyatakan apa yang dilakukan oleh KPK terkesan memaksakan kehendak. Hal ini ditandai dengan penyidiknya yang bergerak asal-asalan di lapangan.

"Kalau itu OTT benar, maka pasti ada yang ditangkap, tetapi ini bukan OTT tetapi dugaan kuat karena ada muatan politik," kata Mare lagi.

Di samping itu, sikap KPK yang enggan meminta maaf kepada rakyat Papua membuat massa KPPAN yang memakai topeng Lukas Enembe memberi predikat kepada lembaga antirasuah itu 'Keras Seperti Batu dan Keras Kepala'. 

"KPK ini sekeras batu. Keras kepala tidak mau minta maaf. Padahal KPK ada upaya pembunuhan karakter ke Bapak Lukas Enembe," sebut dia lagi.

Mare menegaskan dalam waktu dekat pihaknya bakal secara terbuka melakukan evaluasi akbar terhadap KPK. Bahkan hasil referensi bakal disampaikan secara terbuka guna menjadi landasan ganti jajaran Agus Rahardjo tersebut. 

"Kalau KPK masih belum meminta maaf, maka kami akan melakukan evaluasi terbuka. Dan bersama publik akan mendesak agar Agus Rahardjo cs diganti," pungkasnya.

Di sela-sela demonstrasi, massa juga melakkan aksi bakar ban sebagai wujud kekecewaan terhadap KPK karena tak kunjung minta maaf ke Enembe.

Krakatau Steel siap kooperatif dengan KPK
Pemburuan liar semakin marak, Walhi desak pemerintah segera selamatkan Orang Utan
GARBI: Jangan golput, pilih saja figur yang berpengalaman
Jokowi-Ma'ruf kampanye terbuka perdana di Banten
Ini isi tuntutan aktivis lingkungan untuk elit politik
Kubu Prabowo beri pembelaan atas pemecatan guru honorer pose dua jari
Es mencair, puluhan jenazah pendaki di Puncak Everest muncul
Dicoret di dua kabupaten, ini respons Partai Berkarya
BPN yakin sosok Sandiaga Uno mampu lampaui elektabilitas petahana
Impor bawang putih dinilai bakal turunkan elektabilitas Jokowi
Dilaporkan ke Bawaslu, Ma'ruf Amin: Itu tidak tepat
Prabowo-Sandi akan kumpulkan ketum partai dan tokoh agama
Tak serahkan dana kampanye, 11 Parpol digugurkan di tingkat daerah
DPR soroti hak politik narapidana dan warga binaan
Fadli Zon: Wiranto super ngawur
Fetching news ...