News

3 bulan kampanye, Perludem: Belum bebas dari isu kebohongan

REPORTED BY: Siti Dzakiyyah

3 bulan kampanye, Perludem: Belum bebas dari isu kebohongan Tolak kampanye yang menebar isu kebohongan.

Direktur eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini mengatakan selama tiga bulan kampanye Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, belum bisa terbebas dari isu-isu kebohongan dan provokatif.

 

"Saya melihat hampir 3 bulan kita kampanye aktivitas kampanye itu belum bisa merealisasikan kampanye yang membebaskan pemilih dari kebohongan pengaruh yang menyesatkan atau tekanan pada pemilih," kata Titi dalam diskusi di Menteng, Jakarta, Sabtu (15/12/2018).

 

Titi mengatakan kampanye kedua paslon capres dan cawapres saat ini masih sporadik dan mengedepankan isu-isu yang sensasional. Ia mengatakan kampanye capres dan cawapres belum menunjukkan pendidikan politik yang seharusnya diperlihatkan kepada masyarakat.

 

"Jadi kecenderungan kampanye kita masih kampanye yang sporadik yang lebih mengedepankan isu yang lebih yang secara sensasional mudah ditangkap oleh pemilih ketimbang menunjukkan komitmen untuk konsisten menjaga aktivitas kampanye sebagai bagian pendidikan politik yang notabennya tadi penyampaian visi, misi, program dan citra diri," tuturnya.

 

Selanjutnya, Titi mengaku untuk menghadirkan kampanye yang mengedukasi tersebut memang susah. Apalagi menurutnya, di saat kondisi kontestasi Pilpres yang sedang terbelah.

 

"Ini kan memang sesuatu yang tidak mudah karena ini menyaratkan etiket baik untuk mau konsisten di tengah kondisi kontestasi kita yang yang sedemikian rupa terbelah," lanjutnya. 

 

Titi berharap ke depannya kampanye capres, cawapres serta caleg dapat memberikan edukasi kepada masyarakat. Ia juga menjelaskan Undang-undang yang mengharuskan capres dan cawapres memberikan pendidikan politik kepada masyarakat.

 

"Kampanye pemilu itu harus ditempatkan sebagai bagian dari pendidikan politik masyarakat dan dilaksanakan secara bertanggung jawab, itu jelas diatur didalam pasal 297 Ayat 1 UU no 7 the 2017 ketentuan pasal itu merupakan ketentuan yang meminta tanggung jawab moral politik dan juga hukum dari peserta pemilu baik itu Pileg maupun Pilpres menjadikan aktifitas kampanye sebagai bagian dari pendidikan politik," pungkasnya.

 

Prabowo ungkit impor beras, ini pembelaan kubu Jokowi
BPN: Jateng vs Malaysia hanya majas
Begini keseruan debat Jokowi dan Prabowo soal caleg mantan napi korupsi
Ruhut nilai SBY setengah hati dukung Prabowo
Fadli Zon sebut Jokowi terlalu dominan dalam debat
Kubu Jokowi nilai Prabowo gagal paham isu terorisme
Kubu Prabowo nilai dapat serangan pribadi saat debat
Tak dibahas di debat Pilpres, ini kata kubu Prabowo soal kasus Novel
TKN: Jokowi beri pukulan telak ke Prabowo
KPU akan evaluasi pelaksanaan debat pilpres
Legislator minta pemerintah perhatikan disabilitas rungu
PPP: Jokowi menang 3-1 atas Prabowo di debat pertama
Ini komentar AHY soal penampilan Prabowo-Sandi dalam debat
Kubu Prabowo dan Kubu Jokowi saling kritik penampilan Capres-Cawapres dalam debat
Ma'ruf Amin tak banyak bicara dalam debat, ini kata kubu Jokowi
Fetching news ...