Raket

Jordan/Debby gagal pertahankan gelar All England

3.7K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
07:42
09 MAR 2017
Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Debby Susanto gagal mempertahankan gelarnya di All England 2017 usai dikalahkan pasangan Jepang, Yuta Watanabe/Arisa Higashino, 17-21, 21-19 dan 12-21. Foto: PBSI
Reporter
Andika Pratama
Sumber
DBS

Rimanews - Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Debby Susanto gagal mempertahankan gelarnya di All England 2017 usai dikalahkan pasangan Jepang, Yuta Watanabe/Arisa Higashino, 17-21, 21-19 dan 12-21.

Jordan/Debby yang duduk di peringkat lima dunia masih lebih diunggulkan dari lawan, yang menghuni peringkat dua puluh dunia. Namun faktor terlambat in di awal game pertama, dikatakan Jordan/Debby menjadi penyebab kekalahannya kali ini.

"Kami terlambat start di game pertama tadi, jadinya nggak enak terus di lapangan. Padahal itu bagian yang penting. Kalau kami bisa main lebih baik dari awal, lawan pasti tidak akan berkembang. Hari ini kami tampil underperform," kata Jordan dikutip Badminton Indonesia, hari ini.

"Kami mainnya kalah agresif dan mengontrol pukulan. Karena kalah agresif, kami jadi kebawa pola permainan lawan," sambung Debby.

Hasil ini tentunya tidak sesuai harapan pasangan besutan klub Djarum Kudus tersebut. Sebab persiapan yang cukup matang sudah dijalani Jordan/Debby sejak awal tahun 2017 ini.

"All England jadi salah satu target kami tahun ini. Persiapannya juga kurang lebih sudah dua bulan. Tapi ternyata kami memang belum bisa tampil maksimal," ungkap Jordan.

"Setelah ini kami akan tampil di Swiss Open. Kami harus bisa main lebih baik, karena di sini kami kehilangan banyak poin," ujar Debby.

Selain Jordan/Debby, tiga pasangan lain ganda campuran Indonesia juga tumbang pada laga pertama turnamen berhadiah total 600 ribu dolar AS itu.

Mereka adalah Alfian Eko Prasetya/Annisa Saufika, Ronald Alexander/Melati Daeva Oktavianti, dan Hafidz Faisal/Shela Devi Aulia.

Alfian/Annisa kalah dari pasangan unggulan lima Tiongkok Lu Kai/Huang Yaqiong 9-21, 17-21. Sedangkan Ronald/Melati takluk dari ganda senior Denmark Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen 14-21, 5-21. 

Kemudian, Hafiz/Shela ditundukkan ganda lain Tiongkok Zhang Nan/Li Yinhui 16-21, 13-21.

Satu-satunya pasangan campuran Indonesia yang melangkah ke putaran kedua All England adalah pasangan peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.

Pasangan yang akrab disapa Owi/Butet itu melaju ke putaran kedua dengan menyingkirkan ganda Taiwan Wang Chi-Lin/Lee Chia-Hsin 21-8, 21-18 selama 25 menit permainan.

Raket