Olahraga

Perjuangan Rio Haryanto di F1 patut diapresiasi

2.2K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
08:41
14 FEB 2017
Editor
Andika Pratama
Sumber
Antara

Rimanews - Rio Haryanto gagal membalap pada ajang Formula One (F1) musim 2017 karena tidak mendapatkan tim. Meskipun demikian, perjuangan pembalap asal Solo itu patut diapresiasi, kata Rifat Sungkar.

Pereli nasional itu mengatakan bahwa Rio mengalami kesulitan jika harus berjuang dengan biaya sendiri atau minim sponsor untuk berlaga di ajang kelas dunia seperti F1.

"Dalam proses ini kita tak bisa harapkan seseorang datang ke sana dengan biaya sendiri untuk ikut, karena ini sudah melibatkan yang namanya negara," ucap Rifat.

"Indonesia bukan Eropa di mana motor sport adalah industri. Kita masih di sini secara personal menentukan sendiri karir kita mau ke mana, sendirian," lanjut dia.

Rifat mengajak masyarakat untuk realistis bahwa ajang balap jet darat membutuhkan dana besar yang tidak bisa ditutupi Rio sendirian.

"Yang relistis adalah melihat budget tim F1 di lima besar itu 200-300juta euro, budgetnya Rio berapa?" jelas Rifat.

Kendati demikian, Rifat menuturkan akan tetap mendukung langkah yang dilakukan Rio Haryanto karena sudah pernah membawa nama Indonesia ke kancah internasional.

"Saya orang yang sangat mendukung Rio karena dia tetap orang pertama yang bisa begitu di Indonesia," katanya.

KATA KUNCI : , , ,
Terbaru
27 Februari 2017 | 14:32
PRSI luncurkan program 'Yuk Renang'
27 Februari 2017 | 13:46
Sosok Ricky Nelson di mata skuad PBFC
27 Februari 2017 | 08:26
Luis Milla seleksi 10 pemain baru
26 Februari 2017 | 23:17
Harry Kane bawa Spurs bantai Stoke
26 Februari 2017 | 00:02
Bayern Muenchen habisi Hamburg 8-0
25 Februari 2017 | 17:13
Barca tertarik datangkan Allegri
25 Februari 2017 | 16:46
Mancini tak mau tangani Leicester
25 Februari 2017 | 10:51
Polisi kawal bobotoh ke Solo
25 Februari 2017 | 07:58
Suarez bayangi Messi di Liga Spanyol
24 Februari 2017 | 13:45
Pelatih PBFC bersyukur Liga 1 diundur
24 Februari 2017 | 12:35
Ke Solo, Arema FC bawa 20 pemain
24 Februari 2017 | 07:23
Leicester City buang Claudio Ranieri