Olahraga

Pelatih Sahabat Semarang minta pemainnya tampil lebih berani

2K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
12:30
17 APR 2017
Pelatih Sahabat Semarang, Xaverius Wiwid
Reporter
Andika Pratama
Sumber
Rimanews

Rimanews - Perhelatan kompetisi basket putri tertinggi di Indonesia akan memasuki seri ke 3 yang akan berlangsung di GOR Sahabat Semarang mulai 17-22 April 2017. Seri yang bertajuk Sahabat Wisma Sehati Cup 2017 ini, merupakan rangkaian akhir seri regular kompetisi basket  putri musim ini, sebelum memasuki babak final four yang akan dimainkan di Surabaya (GOR Kertajaya) pada bulan Mei mendatang.

Sebagai tuan rumah, Sahabat Semarang langsung memasang target lebih demi mengamankan peluang mereka untuk tampil di babak empat besar nanti. Meski diatas kertas skuad asuhan Xaverius Wiwid ini relatif aman bersama tim Surabaya Fever dan Merpati Bali, namun tetap saja ia ingin para pemainnya bermain lebih menggigit lagi disbanding dua seri sebelumnya.

"Berkaca di dua seri kemarin, kami telah melakukan evaluasi. Intinya Sahabat Semarang harus bermain lebih berani lagi dan harus tampil nekat saat melakukan penyerangan. Kemudian pertahanan kami harus kokoh seperti Banteng. Apalagi kami bermain dirumah sendiri, harus memuaskan pendukung kami yang sudah jauh-jauh datang ke GOR Sahabat," kata Wiwid

Pelatih yang juga mengantarkan tim basket Putri Jawa Tengah merebut medali emas PON Bandung kemarin, juga menekankan sebenarnya tim asuhannya sudah mengalami grafik permainan yang meningkat dan juga para pemain lapis keduanya juga sudah mulai menyatu dengan pemain inti. Namun ia mengakui poros permainanya tim Sahabat masih mengandalkan pada dua pilar mereka, Natasha Debby dan Juga Yuni Anggraeni

"Saya masih yakin tim ini bisa berbicara banyak, pun demikian pada babak final four mendatang. Beberapa pemain kami sebenarnya sudah semakin meningkat serta layak menjadi pemain inti seperti Dyah Lestari. Tinggal para pemain dilapangan mau atau tidak bermain lebih garang lagi dan nekat untuk meladeni lawan-lawannya," sambungnya.

Persiapan yang matang juga tengah dilakukan oleh tim kandidat juara musim ini Surabaya Fever. Lewat salah satu pemain andalannya yakni Gabriel Sophia,yang mengatakan bahwa timnya tetap mengusung target yang sama yakni menjadi juara. Hanya saja tim asal kota Pahlawan tersebut, menurutnya masih mempunyai beberapa titik lemah, salah satunya yang kini diperbaiki adalah urusan rebound, walaupun secara notabene para pemain Fever banyak dihuni oleh pemain yang lebih tinggi di banding pemain lawan.

"Pelatih menginstruksikan untuk memperbaiki urusan box out (posisi yang dilakukan oleh pemain bertahan ketika pemain lawan melakukan shooting) baik bertahan dan menyerang. Karena beberapa kali kita kalah gesit dengan lawan,” komentar Gaby, yang juga center andalan timnas Indonesia.

Walau timnya telah memegang tiket babak empat besar, Peraih gelar MVP musim lalu ini, tetap mengingatkan teman-temannya untuk mewaspadai setiap lawannya, khususnya Merpati Bali yang dianggap sebagai ancaman kuat. 

Tidak hanya karena dihuni oleh para pemain muda, namun ia menilai tim kebanggaan warga Denpasar itu memiliki skuad yang seimbang antara pemain inti dan lapis keduanya. Selain itu tim tuan rumah Sahabat Semarang juga menjadi catatan yang tidak boleh diremehkan, karena corak permainannya dinilai hampir sama dengan gaya bermain timnya. 

Terbaru
27 April 2017 | 12:00
Zinedine Zidane puji Isco
27 April 2017 | 11:15
MU bidik gelandang Chelsea
27 April 2017 | 07:31
Real Madrid gasak Deportivo 6-2
27 April 2017 | 07:27
Barcelona bantai Osasuna 7-1
26 April 2017 | 10:00
Tour d`Indonesia diundur
24 April 2017 | 12:00
Persipura doakan Julia Perez