Olahraga

Hayward datang, Boston Celtics menjelma jadi tim super

1.1K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
18:24
05 JUL 2017
Gordon Hayward
Reporter
Abdullatif Assalam
Sumber
Rimanews

Rimanews - Menumpuk pemain bintang dalam satu tim tampaknya sedang menjadi tren di NBA, setelah Gordon Hayward memutuskan bergabung dengan Boston Celtics.

Melalui tulisan berjudul "Thank You, Utah" di The Players Tribune pada hari ulang tahun kemerdekaan Amerika Serikat, Rabu (04/07/2017), Hayward mengumumkan keputusannya menerima pinangan Boston. Dia akan bergabung dengan dua bintang Celtics, Isaiah Thomas dan Al Horford, dan membentuk Big Three.

Pemain yang memiliki tinggi 207 sentimeter dan berposisi sebagai small forward itu akan menantangani kontrak bersama Celtics senilai US$128 juta atau setara Rp1,71 triliun dengan durasi empat tahun.

Dalam artikel sepanjang 2.000 kata yang ditulisnya, Hayward menegaskan bahwa Brad Stevens menjadi faktor utama keputusannya pindah ke Boston. Stevens pernah melatih Hayward ketika masih memperkuat tim bola basket Universitas Butler, Butler Bulldog.

Kombinasi antara Stevens dan Hayward membawa Bulldog ke final turnamen basket tingkat perguruan tinggi paling prestisius di Amerika Serikat, NCAA pada 2010. Namun saat itu, Bulldog terpaksa mengakui keunggulan anak asuh pelatih legendaris tim nasional AS Mike Krzyzewski, Duke Blue Devils dengan skor 61-59.

Hayward hampir saja membawa Bulldog menjadi juara andai lemparannya dari tengah lapangan di detik terakhir pertandingan masuk.

"Dan, ada urusan yang belum kami (saya dan Stevens) selesaikan pada 2010, ketika saya pergi dari Butler untuk bermain di NBA ... Sejauh yang saya tahu, selama beberapa tahun kemudian, kami masih memilikinya.

"Yaitu, menjadi juara."

Tren tim super di NBA

Celtics bukan satu-satunya tim super di NBA. Masih ada Cleveland Cavaliers dan Golden State Warriors yang berduel di tiga laga final dalam tiga tahun terakhir.

Cleveland memiliki tiga bintang dalam skuat mereka, LeBron James, Kyrie Irving, dan Kevin Love. Warriors lebih perkasa lagi dengan empat pemain berstatus All-Star pada diri Stephen Curry, Kevin Durant, Klay Thompson, dan Draymond Green.

James dianggap sebagai orang yang memulai tren tim super ketika dirinya bergabung dengan Miami Heat pada 2010 untuk membentuk Big Three bersama Dwyane Wade dan Chris Bosh.

Namun demikian, yang mendorong tim-tim seperti Houston Rockets, Oklahoma City Thunder, dan Celtics berusaha membentuk tim super musim panas ini adalah keputusan Durant bergabung dengan Warriors tahun lalu, yang mengguncang jagat NBA.

Warriors, yang musim 2015-2016 lalu sudah perkasa karena berhasil masuk ke final NBA untuk kedua kalinya secara berturut-turut dan mematahkan rekor kemenangan terbanyak dalam semusim Chicago Bulls, menjadi semakin superior usai diperkuat Durant. Meski penampilan Warriors sempat tidak stabil di awal musim lalu karena masalah chemistry, mereka tetap berhasil menjadi juara dengan catatan gemilang.

Warriors mampu membalas kekalahan dari Cleveland di final 2015-2016 usai melenggang mulus ke partai puncak NBA tanpa pernah kalah sekalipun di babak playoff. Mereka baru kalah di game keempat final di kandang Cleveland. Rekor 16-1 Warriors sepanjang playoff menjadi catatan terbaik sepanjang sejarah NBA melewati capaian 15-1 Los Angeles Lakers pada musim 2000-2001.

Patut dinanti tim mana lagi yang akan membangun tim super musim panas ini, mengingat Carmelo Anthony sangat mungkin keluar dari New York Knicks. Rockets dapat mengikuti jejak Celtics membangun Big Three jika berhasil membujuk Anthony bergabung dengan Chris Paul dan James Harden. Atau, James akan memaksa sahabat baiknya bergabung dengan Cleveland dan membentuk Big Four untuk membalas kekalahan dari Warriors di final.

Terbaru
26 Juli 2017 | 12:48
Pro Duta FC mundur dari Liga 2
26 Juli 2017 | 08:53
Ronaldo diminta bantu Palestina
22 Juli 2017 | 21:57
Barito Putera 2-2 Madura United
22 Juli 2017 | 08:04
Persija siap tempur lawan Persib
17 Juli 2017 | 13:56
MU seleksi tiga pemain asing