Sepakbola

Urus KITAS pemain dan pelatih, Borneo FC habiskan Rp 300 juta

7.4K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
13:02
21 APR 2017
Borneo FC
Reporter
Andika Pratama
Sumber
DBS

Rimanews - Kartu Izin Tinggal Sementara (KITAS) yang dipergunakan oleh pemain asing masih menjadi masalah bagi 18 klub Liga 1 Indonesia musim ini. 

Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) mewajibkan seluruh pemain import yang bermain di kompetisi musim ini harus memiliki KITAS. Untuk itu, Pesut Etam bekerja keras untuk segera menuntaskan permasalahan ini.

Manajemen Borneo FC disibukan akan hal ini. Sebab dari jajaran pelatih hingga pemain ada tujuh orang asing yang dilibatkan. Mulai pelatih Dragan Djukanovic, Zoran Banovic (pelatih kiper) dan Vladimir Krunic (pelatih fisik). Sedangkan pemain, ada Flavio Beck Junior dan Helder Lobato asal Brasil, Kunihiro Yamashita dari Jepang dan Shane Smeltz, Selandia Baru.

Kepastian mengurus KITAS itu diterangkan Sekretaris Borneo FC, Ridhotya Warman, ia mengaku Borneo FC tidak mengabaikan hal itu. Hanya saja saat ini proses yang berjalan memang cukup rumit dan perlu waktu

"Sesuai perintah dari Presiden Klub (Nabil Husein Said Amin) ini lagi diurus, perlu diketahui bikin KITAS itu tidak mudah. Perlu beberapa persyaratan dan surat rekomendasi instansi terkait,” ungkap Ridho dikutip laman resmi klub.

Pria berkacamata ini menjelaskan, dari tujuh orang asing di Borneo FC ada lima orang yang proses KITAS-nya harus dari awal. Sedang dua lainnya hanya perlu perpanjangan saja.

"Seperti pelatih Dragan Djukanovic dan Flavio Beck Junior, tinggal perpanjang saja, karena musim lalu sudah dibuat. Untuk musim ini saya yakinkan bahwa secepatnya semua pemain dan staf pelatih yang bekerja memiliki KITAS," ungkapnya.

Untuk mengurus KITAS memakan biaya sekitar Rp 40-50 juta, baik yang baru mengurus maupun yang memperpanjang. Maka, untuk tujuh orang, maka manajemen klub berjuluk Pesut Etam itu harus mengeluarkan uang sebesar Rp 300 jutaan untuk persoalan ini.

Disisi lain, PSSI sebagai induk sepak bola Indonesia bersama operator liga sudah memberikan pemahaman kepada BOPI dan Kementerian Pemuda dan Olahraga jika masalah ini memerlukan waktu. 

Terbaru
17 Juni 2017 | 23:34
Sriwijaya FC pecat Oswaldo Lessa
8 Juni 2017 | 11:46
Ayah Yanto Basna wafat
5 Juni 2017 | 20:05
Mimpi treble Juventus
Sepakbola