Sepakbola

Juve jadikan kekalahan telak dari Roma cambuk jelang final Coppa Italia

3.4K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
11:09
15 MEI 2017
Massimiliano Allegri
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Antara

Rimanews - Pelatih Juventus Massimiliano Allegri mengakui timnya "tertidur" dan kehilangan fokus hingga menelan kekalahan 3-1 atas AS Roma. Dia menegaskan, kekalahan ini harus dijadikan cambuk menjelang final Coppa Italia kontra Lazio.

Bianconneri memimpin lebih dulu lewat gol Lemina, namun Roma membalikkan kedudukan lewat gol Daniele De Rossi, Stephan El Shaarawy dan Radja Nainggolan.

Hasil pertandingan Senin (15/05/2017) dini hari WIB membuat perburuan scudetto Serie A kian seru. Juventus berada di puncak klasemen dengan 85 poin, unggul empat angka dari AS Roma dengan dua pertandingan tersisa.

Juventus masih berpeluang memborong tiga gelar. Selain Liga Italia, mereka akan berjuang menghadapi Lazio di final Coppa Italia pada Rabu dan Liga Champions kontra Real Madrid akhir Mei mendatang.

"Itu adalah babak pertama yang bagus karena kedua tim sangat agresif dan berjuang. Di babak kedua, kami kebobolan gol yang aneh dari serangan balik akibat tendangan bebas kami sendiri," kata Allegri dilansir dari Football Italia, Senin.

Sebelum laga ini, Juventus hanya membutuhkan satu poin untuk meraih Scudetto. Namun, kekalahan ini membuat finalis Liga Champions 2017 itu harus memburu dua poin dalam dua laga pamungkas Serie A.

"Saya rasa kami membiarkan pertahanan kami runtuh dan kami mengira sudah cukup berhasil pulang ke rumah (dengan hasil imbang). Faktanya, kami juga imbang saat melawan Atalanta dan Torino, kemudian kalah di sini, ternyata kami kehilangan sesuatu, yaitu konsentrasi," jelas Allegri.

"Setidaknya itu akan menjadi peringatan menjelang final Coppa Italia melawan Lazio pada Rabu," ucap Allegri.

"Kami menghadapi Roma, tim terkuat kedua di Serie A, dan apapun bisa terjadi dalam pertandingan. Kami memperhitungkannya dan memahami bahwa Scudetto akan diputuskan pada pertandingan lain, bukan pada pertandingan ini," kata bekas pelatih AC Milan itu.

Di sisi lain, Allegri mengingatkan anak asuhnya bahwa Juventus belum memenangi apa-apa karena masih berjuang di Liga Italia, Coppa Italia dan Liga Champions. 

"Kita harus mengambil satu langkah dalam satu waktu karena kami belum memenangi apa-apa. Kami sudah mencapai final Coppa Italia kemudian menghadapi Crotone, sementara final Liga Champions masih sebulan lagi," pungkas Allengri.

Terbaru
17 Juni 2017 | 23:34
Sriwijaya FC pecat Oswaldo Lessa
8 Juni 2017 | 11:46
Ayah Yanto Basna wafat
5 Juni 2017 | 20:05
Mimpi treble Juventus
Sepakbola