Sepakbola

Eks pemain Parma akui bunuh ibu dan adik perempuannya

4.8K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
09:24
14 JUL 2017
Solomon Nyantakyi
Reporter
Andika Pratama
Sumber
Rimanews

Rimanews - Eks pemain Parma, Solomon Nyantakyi, tengah menghadapi hukum pidana berat. Ia membunuh ibu dan adik perempuannya.

Nyantakyi sempat menjadi buronan polisi pada Selasa (11/7/2017) usai membunuh ibunya, Nfum Patience (43), serta adik perempuannya Magdalene Nyantakyi yang berusia 11 tahun di rumahnya, Parma.

Setelah buron selama 12 jam, pemuda 21 tahun itu akhirnya ditangkap kepolisian Milan setelah terlacak kamera keamanan sekitar stasiun Milan pada Rabu (12/7/2017) waktu setempat.

Ketika diinterogasi, ia mengaku sudah membunuh ibu dan adik kandungnya. Jenazah kedua korban ditemukan oleh kakaknya, Raymond Nyantakyi, ketika sampai di rumah usai pulang kerja. Ia kaget mendapati ibu dan adiknya telah tiada.

Nyantakyi pernah menjadi prospek di Parma, dia sempat beberapa kali dipanggil ke skuat utama Parma di musim 2014/2015 ketika masih diasuh pelatih Roberto Donadoni. Namun, kariernya meredup seiring kebangkrutan Parma.

Lepas dari Parma, Nyantakyi memperkuat klub Serie D yakni Imolese dan Tuttocuoio. Menurut laporan The Sun, pesepakbola berpaspor Ghana itu mengalami depresi.

Mantan pelatih tim muda Parma, Cristiano Lucarelli mengaku sudah melihat gejala depresi Nyantakyi. Namun, ia terkejut bekas anak asuhnya tersebut melakukan tindakan yang sangat keji.

"Dari perilakunya di tim muda Parma, anda bisa melihat dia memiliki masalah. Tapi, dia tidak pernah meninggikan suara, berdebat dengan pemain lain, atau bereaksi yang tidak sepatutnya," katanya.

"Saya tahu dia depresi, dan saya mencoba membawanya berlatih di Cuoiopelli di Lega Pro, 125 mil dari Parma. Dia berlatih selama 15 hari, lalu kabur," sambungnya.

"Dia mendatangi saya dan mengatakan bahwa dia merindukan keluarganya, teman-temannya, rumahnya. Saya pikir itu cuma soal nostalgia. Saya benar-benar tercengang," tandas Lucarelli. 

Sponsored
The Money Fight

Terbaru
17 Juli 2017 | 13:56
MU seleksi tiga pemain asing
1 Juli 2017 | 09:25
Pogba: Islam bukan teroris