KPK Harus Tangkap dan Tahan Tersangka Suap Cek Pelawat, Miranda Goeltom!
Penulis :
Penyunting :
886    0

Dokumentasi Rima

JAKARTA, RIMANEWS - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menentang keingginan tersangka suap cek pelawat, Miranda Swaray Goeltom untuk tidak ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Partai pimpinan Megawati Soekarno Putri ini menginginkan agar ada kesamaan dalam hukum yaitu Miranda turut ditahan.

"Harus ada azas kesamaan di depan hukum (equality before the law). Kalau Nunun Nurbaetie ditahan kenapa Miranda tidak di tahan," ujar Wakil Sekjen DPP PDIP Ahmad Baskara mengutip INILAH.COM, Jumat (27/1/2012).

Setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka, Miranda langsung angkat bicara. Dia meminta KPK agar tidak menahannya di rumah tahanan atau Rutan. Miranda beralasan, selama ini dirinya selalu kooperatif ketika dimintai keterangan oleh KPK. Sehingga, dengan sikap itu, Miranda meminta pertimbangan KPK untuk tidak ditahan.

Namun, bagi Baskara, alasan itu tidak tepat. KPK tidak boleh terpengaruh dengan alasan itu. Sebab, bisa saja dalam perjalanan waktunya, Miranda justru kabur. Atau bahkan mendapat tekanan dari pihak-pihak lain yang merasa terancam jika Miranda 'bernyanyi' seperti halnya M.Nazaruddin.

"Potensi Miranda melarikan diri selalu ada. Jadi lebih baik KPK ambil jalan aman saja dengan menahan di rumah tahanan negara. Kasus sudah terlalu menjadi perhatian luas, jadi jangan berspekulasi lagi," jelas anggota Komisi III DPR ini.[ian/inilah]