JAKARTA, RIMANEWS - Kondisi Partai Demokrat (PD) makin koyak moyak. Setelah diterpa angin tak sedap dugaan kasus korupsi wisma atlet, kini kemenangan Anas Urbaningrum pada kongres partai tersebut mendapat sorotan.
Ketua Divisi Tanggap Darurat DPP PD Umar Arsal mengungkapkan, banyak kader parpol lain yang menyumbang untuk kemenangan Ketua Umum Anas Urbaningrum dalam Kongres PD 2010. Namun tak ada kader yang menyumbang atas nama parpol.
"Jangankan internal partai yang membantu, kader partai di luar Demokrat pun membantu. Saya kira hampir kader dari semua parpol banyak yang menyumbang untuk Anas," kata Umar, kemarin.
Menurut Umar, kader parpol yang mendukung Anas ini punya harapan besar, Anas kelak menjadi lokomotif kepemimpinan nasional yang bisa mengangkat drajat para politikus muda.
Sementara itu, Ketua Divisi Kominfo Partai Demokrat (PD) Ruhut Sitompul yakin Anas Urbaningrum tahu donator yang menyumbangnya dalam Kongres PD. Tak mungkin orang menyumbang dalam kongres tanpa pamrih politik.
Dia berharap Dewan Kehormatan dan Komisi Pengawas PD segera bergerak. Menelusuri siapa saja penyumbang Anas. Apalagi ada keterangan Nazaruddin soal permainan uang di Kongres PD. Terkait dengan bagi-bagi BlackBerry (BB) tim sukses Anas Urbaningrum dalam Kongres PD, Ruhut menilai hal yang wajar. Sebab, sudah menjadi tradisi. “Agar dalam kongres hanya berkomunikasi dengan nomor itu. Agar dalam suasana kongres itu komunikasi tetap terjaga, biar tidak mendua,” kata Ruhut yang dulunya juga tim sukses Anas ini.
Tim sukses Anas Urbaningrum dalam kongres PD tahun 2010 lalu, Umar Arsal, meyakini usahanya membagi BlackBerry kepada pendukung Anas bukanlah merupakan pelanggaran. Karenanya dia yakin tak akan ada sanksi dari Dewan Kehormatan PD.”Bukan pelanggaran, itu untuk memudahkan komando saja.” katanya. ( bmw / sms / dtc )
Kirim komentar baru