Internasional

Konstitusi Baru Suriah akan Hilangkan 8 Pasal

873
DILIHAT
/
04:38
27 FEB 2012
Penulis

BEIRUT, RIMANEWS-Sebuah komite beranggotakan 29 orang yang ditunjuk langsung oleh Presiden Bashar Al-Assad ditugaskan untuk merumuskan konstitusi baru Suriah pascareferendum. Tim ini akan menghilangkan pasal 8 undang-undang dasar Suriah yang selama ini membuat partai Baath pimpinan Bashar al-Assad menjadi pemimpin negara dan rakyat Suriah (sistem sosialisme).

Namun demikian, kendati UU baru nantinya akan menghilangkan sosialisme Suriah, Assad tetap masih memiliki kekuasaan besar. Pasalnya, Assad masih memiliki kewenangan untuk menunjuk perdana menteri dan anggota kabinet. Bahkan, dalam kondisi tertentu dia dapat menggunakan veto terhadap parlemen. Referendum untuk keperluan membuat konstitusi baru yang diharapkan akan dapat mengkomodasi kepentingan masyarakat Suriah yang majemuk.

Sementara itu, seperti dilaporkan Yahoo News,Minggu (26/2), jika UU baru ini disetujui, maka ini berlaku tidak surut sehingga Assad yang sudah berkuasa selama 11 tahun, masih dapat memerintah untuk dua periode usai masa jabatannya berakhir pada 2014 mendatang.Dengan demikian, konstitusi baru masih memungkinkann Assad memerintah sampai tahun 2028.[ach/PR]

Terbaru
4 September 2015 | 11:24
Makam Umat Islam di Denmark Dirusak
Internasional
Foto & Video
4 September 2015 | 19:56
Indonesia-Mesir Jalin Kerjasama
Berita Terkait
Internasional 4 September 2015 | 01:54
Internasional 3 September 2015 | 19:15
Internasional 3 September 2015 | 18:30
Internasional 3 September 2015 | 17:45
Gaya Hidup 23 Agustus 2015 | 08:52
Berita Lainnya
4 September 2015 | 21:01
Kekonyolan Seleb di Media Sosial
4 September 2015 | 20:15
Ahok Desak Jokowi Bubarkan IPDN