Ekonomi

Di Ambon, Minyak Tanah Mulai sulit Didapatkan

683
DILIHAT
/
07:46
21 MAR 2012
Penulis

AMBON, RIMANEWS-Beberapa hari belakangan ini, masyarakat di kota Ambon kesulitan mendapatkan minyak tanah di pedagang eceran maupun pangkalan, menyusul rencana Pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) mulai 1 April 2012.
Warga masyarakat dari beberapa desa dan kelurahan di kecamatan Nusaniwe mulai mengeluh akibat kesulitan mendapatkan minyak tanah.

Rudy, seorang warga Desa Amahusu, Kecamatan Nusaniwe, mengaku terpaksa mencari keluar desa dengan harapan ada pedagang eceran yang menjual.

"Kalau tidak agak sulit pak untuk memasak hari ini, sejak pagi saya sudah mencari ke pedagang eceran di Desa Amahusu tetapi tidak dapat. Semua (penjual) mengatakan sudah tiga hari jatahnya belum masuk," katanya.

Tapi harus bagaimana, lanjutnya, kami sangat membutuhkan karena persediaan sudah habis, terpaksa harus berusaha untuk mendapatkannya, walaupun jauh tetap kami berusaha.

Hal yang sama juga dialami Bob, warga Kelurahan Kudamati, yang terpaksa harus naik ojek motor untuk membeli minyak tanah di kawasan Gunung Nona.

Sementara itu, di kawasan Kelurahan Karang panjang masih ditemui pedagang menjual minyak tanah.

Namun, menurut Mary, seorang warga bermukim di Gang Grapes, Karang panjang, yang ditemui seusai membeli minyak tanah sebanyak lima liter dari seorang pedagang pengecer Kelurahan Rijali, minyak tanah sudah mulai sulit didapatkan di kawasan ini.

"Lima liter ini saya berusaha sejak pagi untuk dapat membelinya, itupun harga sudah bergerak naik dari biasanya," ujarnya.

Dia mengaku biasa membeli satu gen (isi lima liter) seharga Rp17.000, tapi hari ini sudah bergerak naik menjadi Rp18.000.

Sales Area Manager PT Pertamina Ambon, Aji Anom.P, yang ditemui ANTARA, diruang kerjanya, Selasa, menyatakan persediaan minyak tanah di Ambon cukup banyak.

Karena itu masyarakat tidak perlu takut akan terjadi kelangkaan minyak tanah, kalau yang terjadi di masyarakat saat ini hanya terkait jadwal pengiriman stok dari Pertamina ke pangkalan - pangkalan yang ada di kota Ambon.

"Jadi pengiriman untuk semua pangkalan tidak sama harinya. Kalau memang salah satu pangkalan telah kehabisan mungkin bisa dicek ke pangkalan yang lain, pasti masih ada," ujarnya.

Dia menambahkan, Pertamina Cabang Ambon setiap hari menyuplai minyak tanah di Kota Ambon sebanyak 100 kilo liter, premium 170 kilo liter dan solar 50 kilo liter.[ach/ant]

Terbaru
29 Agustus 2015 | 16:20
Rupiah Capai Rekor Terburuk di Asia
29 Agustus 2015 | 09:02
Harga Emas Akhiri Tren Penurunan
29 Agustus 2015 | 08:15
Data Ekonomi AS Bikin Dolar Berjaya
28 Agustus 2015 | 17:42
IHSG Menguat ke 4.446
28 Agustus 2015 | 17:36
Rupiah Menguat ke 13.987 per Dolar
28 Agustus 2015 | 13:45
Ini Resep UMKM Tahan Krisis
Ekonomi
Foto & Video
Berita Terkait
Gaya Hidup 23 Agustus 2015 | 08:52
Ekonomi 1 Agustus 2015 | 04:30
Ekonomi 29 Agustus 2015 | 16:20
Ekonomi 29 Agustus 2015 | 16:20
Berita Lainnya
30 Agustus 2015 | 04:04
9 Seleb Dunia yang Punya Wajah Mirip
30 Agustus 2015 | 02:01
7 Sinyal Cewek Lagi Ngambek