Pengadaan Kartu Inafis Harus Dihentikan Karena Dinilai Hanya Memboroskan Uang Negara
Penulis :
Penyunting :
875    0

Dokumentasi Rima

JAKARTA, RIMANEWS - Polri mengeluarkan kartu Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) yang menyimpan data-data mirip dengan e-KTP. Proyek pengadaan kartu Inafis tersebut harus dihentikan karena hanya memboroskan uang negara.

"Sebaiknya Mabes Polri membatalkan program tersebut karena akan menimbulkan pemborosan uang negara," ujar anggota Komisi III DPR Achmad Basarah, Rabu (25/4/2012).

Basarah mengatakan tugas pokok dan fungsi Polri ada tiga. Pertama yakni menjaga ketertiban dan keamanan, melindungi dan mengayomi masyarakat serta menegakkan hukum.

"Nah saya tidak melihat program Inafis Polri itu relevan dengan Tupoksinya. Program tersebut lebih tepat dilaksanakan oleh Kemendagri atau Kemenhukham. Kalau kita bandingkan dengan program e-KTP yang juga sudah on going project, program Inafis tersebut tidak jauh berbeda fungsinya," papar Wasekjen PDIP ini.

Menurut Basarah jika ada yang perlu dikoordinasikan dari sistem Inafis, masukkan saja dalam program e-KTP nya yang dilakukan oleh Kemendagri. Koordinasi antar instansi dinilai lebih baik dari pada saling berebut proyek antara Polri dan Kemendagri.

"Apalagi program tersebut setahu saya belum pernah dibahas dan disetujui oleh DPR," tutupnya.(yus/dtk)