Nasional

Korban Bentrok Anggota Kostrad Akhirnya Tewas, Kapolri Harus Tanggung Jawab!

1.7K
DILIHAT
/
14:27
26 APR 2012
Penulis

JAKARTA, RIMANEWS - Satu orang anggota Kostrad Batalyon Gorontalo 221 Prajurit II TNI Firman akhirnya meninggal dunia hari ini setelah menjadi korban dalam insiden bentrokan Brimob dan Kostrad di Gorontalo, Jumat (22/4). Pimpinan Komisi I DPR TB Hasanuddin mengatakan Kapolri harus bertanggung jawab atas meninggalnya anggota Kostrad tersebut.

"Kapolri harus bertanggung jawab atas kematian prajurit Kostrad tersebut," kata TB Hasanuddin kepada wartawan, Kamis, (26/4).

Menurutnya, bentrokan dengan menggunakan senjata dan peluru yang dibeli dengan uang rakyat untuk berkelahi di jalanan dan melawan aparat tidak tepat dilakukan. Pasalnya, ke mana masyarakat nanti akan berlindung ketika senjata yang seharusnya digunakan untuk melindungi rakyat justru digunakan untuk berkelahi antarsesama aparat.

"Sangat berlebihan ketika kemudian senjata dan peluru yang dibeli dengan uang rakyat dipakai hanya untuk berkelahi di jalanan melawan sesama aparat pula, lalu rakyat berlindung kepada siapa," terangnya.

Komisi I DPR pun menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya prajurit TNI yang menjadi korban bentrokan bersama Brimob di Gorontalo.(yus/MI)

Terbaru
11 Februari 2016 | 20:54
Jual Sabu, Sam Diciduk Polisi
Foto & Video
11 Februari 2016 | 18:14
Inilah Solusi Kemacetan Ibu Kota
Berita Terkait
Hukum 9 Februari 2016 | 13:21
Peristiwa 8 Februari 2016 | 05:39
Peristiwa 6 Februari 2016 | 14:42
Peristiwa 4 Februari 2016 | 01:53
Peristiwa 11 Februari 2016 | 23:38
Berita Lainnya