Ekonomi

Buruknya Koordinasi Antar-Lembaga Pemerintah Penyebab Minimnya Produksi Minyak

1.3K
DILIHAT
/
19:35
08 MEI 2012
Penulis

JAKARTA, RIMANEWS-Buruknya koordinasi antar lembaga pemerintah dituding menjadi penyebab minimnya lifting minyak. karenanya, pemerintah diminta tingkatkan koordinasi untuk meningkatkan produksi minyak nasional mencapai 1,2 juta barel per hari pada 2015.

"Untuk mencapai itu, perlu koordinasi yang erat antar instansi pemerintah. Apakah itu kementerian kehutanan atau lingkungan," ujar Wakil Ketua Indonesian Petroleum Assocation Sammy Hamzah di Jakarta, Selasa (8/5).

Dia meminta pemerintah fokus dalam mengembangkan investasi minyak dan gas sehingga harga minyak bisa turun karena pasokannya nya sangat tinggi. Syaratnya adalah instruksi presiden nomor 2 bisa direalisasikan. "Masalah untuk mencapai angka 1 juta barel per hari itu adalah masalah perizinan," katanya. Selain pemahaman soal cost recovery masih sangat minim.

Sammy menambahkan pemerintah bisa memberikan insentif untuk investor agar dapat kepastian dalam mengembangkan sumur di Indonesia. Karena untuk menaikkan produksi minyak dari 880 ribu barel per hari ke 1,2 juta barel perhari tidak bisa mengandalkan sumur tua. "Harus dengan lapangan-lapangan baru," katanya.[ach/mrdk]

Terbaru
11 Februari 2016 | 11:20
Rupiah Menguat terhadap Dolar
11 Februari 2016 | 11:16
Pat Gulipat Proyek Kereta Cepat
11 Februari 2016 | 10:40
IHSG Pagi Dibuka Turun 8,48 Poin
Foto & Video
11 Februari 2016 | 14:04
Korban Pesawat Super Tucano Dimakamkan
Berita Terkait
Bisnis 9 Februari 2016 | 07:20
Bisnis 26 Januari 2016 | 08:25
Bisnis 11 Februari 2016 | 13:59
Investasi 11 Februari 2016 | 12:11
Berita Lainnya
11 Februari 2016 | 15:24
Revisi UU KPK, Demokrat Pecah Suara