Siapa Pebisnis Kuat di Belakang Kemenangan Jokowi - Ahok?

2.2K
DILIHAT
/
22:55
01 OKT 2012
Penulis

JAKARTA, RIMANEWS - Terpilihnya pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama (Jokowi-Ahok) sebagai Gubenur dan Wakil Gubenur DKI Jakarta, menurut Politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais, tidak akan membawa perubahan apapun .

Malah sebaliknya, dengan gaya khasnya, tokoh reformasi ini mengatakan bahwa dengan kemenangan Jokowi-Ahok, kekuatan ekonomi kecil di Jakarta akan semakin tergilas dengan kekuatan ekonomi besar yang berada di rangkaian gerbong Ahok.

“Kemenangan Jokowi-Ahok tidak akan membawa perubahan apapun bagi Jakarta. Saya tak menyebutnya etnis. Di belakang Ahok, didukung pebisnis-pebisnis kuat," jelas Amien kepada para wartawan di sela-sela Rakerda DPD PAN,di Solo, Jawa Tengah,

Menurut Amien, kekuatan pebisnis yang dibawa Ahok dikontrol oleh kekuatan politik di belakangnya. Sehingga arah kebijakan pemerintahan Jokowi-Ahok praktis juga dikontrol.

“Perkimpoian politik dan bisnis ini bisa mengancam demokrasi dan kontraproduktif dengan kepentingan rakyat,” paparnya.

Menurut Amien, kondisi pemerintahan semacam itu sangat tidak sehat. Seharusnya yang bisa mengontrol dan mengendalikan pebisnis itu politik. Bukan sebaliknya,tambah Amien, pebisnis yang mengendalikan politik efek dari perkimpoian tersebut.

“Kemenangan tersebut melambangkan masa depan demokrasi di ambang kehancuran,” ujarnya lagi.

Tak hanya itu saja, kemenangan Jokowi-Ahok salah satunya bisa menendalikan media massa. Karena salah satu faktor kekalahan Foke yaitu ketidakmampuan Foke mengendalikan media massa.

“Faktanya hampir 85 persen media massa berpihak kepada Jokowi. Foke tidak bisa merebut media massa karena Foke tidak memiliki dana cukup untuk mengendalikan media massa," paparnya.

Meski demikian, Amien memuji sikap negarawan yang ditunjukan Foke yang dengan legowo memberikan selamat kepada Jokowi. “Foke memberikan contoh bagus untuk Pilpres mendatang,” pungkasnya.[IAN/]

Terbaru
 
Foto & Video
Berita Terkait
Olahraga 4 Agustus 2015 | 04:30
Gaya Hidup 28 Juli 2015 | 10:32
Budaya 13 Juli 2015 | 06:00