Nasional

SBY Ajak Tokoh Masyarakat Redam Konflik Horizontal

1.1K
DILIHAT
/
10:26
30 OKT 2012
Penulis

JAKARTA, RIMANEWS - Maraknya aksi kekerasan horizontal di tanah air menjadi perhatian Presiden SBY. Presiden mengimbau seluruh masyarakat ikut bertanggung jawab, jangan pernah hanya menyerahkan kepada aparat kepolisian dan komando teritorial TNI.

“Muncul juga aksi kekerasan horizontal yang terjadi di beberapa tempat di Indonesia, dalam beberapa tahun terakhir. Ini yang terakhir di Lampung. Saya menyerukan semua pihak harus ikut bertanggung jawab, semua pihak peduli, semua pihak bekerja,” ujar Presiden di Jakarta, Selasa (30/10).

Presiden mengatakan jangan sekali-kali hanya menyerahkan kepada aparat kepolisian dan komando teritorial TNI. “Hanya dengan cara itu (keterlibatan semua pihak), kita bisa mencegah secara optimal dan efektif.”

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto mengatakan, agar semua pihak terlibat dalam upaya pencegahan munculnya kekerasan horizontal.

“Semua harus jaga. Mereka jaga setelah kejadian, Gubernur, bupati, tokoh-tokoh masyarakat ini kan ada civil society di situ yang juga bisa ikut meredam tokoh-tokoh masyarakat itu, konfliknya itu di situ,” kata Djoko.

Dalam kerusuhan yang pertama, Sabtu (27/10), tiga orang tewas dalam pertikaian antarkampung di Lampung Selatan. Mereka adalah Alwin, 35, warga Tajimalela, Yahya, 45, warga Gunungterang, dan Marhadan, 35.

Kemudian terjadi bentrokan susulan, ketika ribuan warga Desa Agom dibantu warga desa lainnya dari Kecamatan Kalianda dengan peralatan senjata tajam dan tumpul menyerang kembali warga Desa Balinuraga dan Kecamatan Way Panji, Senin (29/10) petang. Konflik susulan tersebut menyebabkan tujuh orang meninggal.[mi/ant]

Terbaru
29 Agustus 2015 | 16:44
Jokowi Disarankan Tiru SBY
Nasional
Foto & Video
Berita Terkait