Nasional
Paus Benediktus XIV Mundur, Korban Pelecehan Seks Senang
1.2K
DILIHAT
/
09:59
12 FEB 2013
Penulis

RIMANEWS - Keputusan Paus Benediktus XIV mundur disambut gembira sebuah kelompok yang mengaku mewakili korban pelecehan seksual. Mereka mengatakan keputusan itu hanya upaya kecil untuk menghentikan teror pendeta yang melakukan pelecehan terhadap anak-anak.

Jaringan Korban Kekerasan Pendeta (The Survivors Network of those Abused by Priests/SNAP) menerbitkan pernyataan, Senin (11/2) waktu setempat. Mereka menyerukan agar Paus berikutnya memberikan bantuan kepada pendeta dalam kasus kekerasan seksual.

"Korban menyambut pengunduran diri seorang pejabat gereja dengan kekuatan besar (tapi) melakukan begitu sedikit untuk menghentikan teror pendeta pemerkosa anak-anak," ungkap juru bicara SNAP, Nicky David seperti dikutip PressTV.

Sebelumnya, Paus Benediktus XVI, pemimpin spiritual Kristen akan mengundurkan diri dari jabatannya pada 28 Februari 2013 mendatang. Ia mengaku tidak lagi mampu melaksanakan tugasnya karena faktor usia.

Vatikan baru-baru ini mendapat sorotan atas tuduhan pelecehan seksual terhadap anak-anak. Kasus tersebut ditutupi para pendeta untuk melindungi pedofil dan reputasi.

Selain kelompok itu, sebuah kelompok yang mewakili korban pelecehan seksual anak di Irlandia menyambut baik keputusan Paus Benediktus. Menurut mereka, Paus telah berjanji banyak tapi tidak berbuat apa-apa.[ian/rol]

Terbaru
1 Februari 2015 | 03:33
JK: Tantangan NU Sudah Berubah
31 Januari 2015 | 20:44
Bocah 14 Tahun Jadi Kurir Ganja
Foto & Video
31 Januari 2015 | 20:28
Test Drive Honda HR-V
31 Januari 2015 | 17:03
Festival Klub Sepakbola MU
31 Januari 2015 | 16:53
Cepla, Celana Sepatu Untuk Petani
Berita Terkait
Gaya Hidup 31 Januari 2015 | 00:27
Olahraga 28 Januari 2015 | 05:05
Gaya Hidup 19 Januari 2015 | 20:10
Berita Terpopuler
27 Oktober 2014 | 09:45
Soimah Tewas Terbakar
Berita Utama
Nasional 29 Januari 2015 | 11:25
Nasional 25 Januari 2015 | 19:30
Nasional 23 Januari 2015 | 13:03
Nasional 23 Januari 2015 | 10:24
Nasional 22 Januari 2015 | 14:53
Nasional 21 Januari 2015 | 16:52