Buku

Perempuan Di Pinggir Danau Kembali Di Gelar Di Pematang Siantar Dan Balige

1.7K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
10:12
14 SEP 2013
Penulis

 Oleh : Jhon Fawer Siahaan

Setelah menuai sukses di Medan Perempuan di pinggir danau kembali akan di gelar di Pematang Siantar dan Balige, pertunjukan kali ini akan dimulai di Pematang Siantar di AULA Fakultas Ilmu Pendidikan Nomensen Pematang Siantar pada tanggal 28 September 2013 dan di Balige akan di gelar pada tanggal 05 Oktober 2013 di TB. Silalahi Center.

Suksesnya pertunjukan di Medan tidak lepas dari beberapa sponsor yang ikut terlibat sehingga acara tersebut berjalan dengan lancar tanpa menuai kendala apapun. Para peserta cukup antusias terhadap pertunjukan Opera Batak “Perempuan Di Pinggir Danau” apalagi generasi muda dimana parah pelajar mulai dari tingkap SD, SMP dan SMA hal itu terlihat gedung pertunjukan penuh dan ketika di buka sesi Worshop mereka tidak ketinggalan dan ingin belajar terkait seni pertunjukan tradisional ini.

Tidak hanya berhenti worshop saja para pelajar ingin mengetahui lebih dalam lagi terkait Opera Batak, setelap pertunjukan usai mereka kembali berdiskusi dan bertanya terkait Opera Batak baik dari sisi Sejarahnya dan keluh kesah pemain saat di panggung dan mereka bertanya langsung kepada sang Moestro Opera Batak Alister Nainggolan dimana Alister sendiri murid langung sang pelopor Opera batak Tilhang Oberlin Gultom. Selain bertanya dengan Alister Nainggolan mereka juga bertanya langsung kepada Thompson Hs, selaku direktur Pusat Latihan Opera Batak, dimana Thompson Hs selaku orang yang terlibat aktif dalam melakukan revitalisasi Opera Batak semenjak tahun 2002.

Beberapa data pun di berikan kepada pelajar yang ingin mengetahui lebih detail tentang seni pertunjukan Opera Batak bukan hanya berbicara terkait Opera Batak pada masa tempo dulu namun juga bagaimana Pusat latihan Opera Batak tetap mampu bertahan meskipun minim dukungan dari pemerintah namun lewat kemandirian PLOt mampu bertahan sampai sekarang dan bagaimana Pusat Latihan Opera Batak kedepannya.

Lebih lanjut Ojak Manalu juga memberikan tambahan terkait acting dalam Pusat Latihan Opera Batak (PLOt) dan sisi positif yang dia terima setelah bergabung dalam PLOt sendiri. Pematang Siantar dan Balige merupakan sebuah lokasi untuk mengenang masa kejayaan Opera Batak tempo dulu daerah ini merupakan cikal bakal kesuksesan Opera Batak padaa masa Tilhang dulu. dan pertunjukan Opera Batak di pematang Siantar dan Balige bukan hanya semata pertunjukan semata melainkan sosialisi Opera Batak bahwa Opera Batak telah bangkit kembali dan sekaligus pemberitahuan bahwa Opera Batak akan Roadshow Sumatera Utara, Jawa dan Eropa dan sekaligus jika ingin bertanya terkait Opera Batak datang saja langsung pertunjukan Opera Batak yang di Pematang Siantar Dan Balige. Horas (Wrh/RIMAnews)

Terbaru
23 Maret 2016 | 12:03
Menghadirkan Gagasan Heidegger
18 Maret 2016 | 08:36
BBB Gelar Bedah Buku Cupak Tanah
16 Februari 2016 | 17:58
Jurus Mendidik Anak
13 Februari 2016 | 09:15
Warisan yang Tak Diharapkan
30 Januari 2016 | 08:30
Indoktrinasi Radikalisme di Buku TK
30 Januari 2016 | 07:15
Pelangi Dari Cerita 18+
8 Januari 2016 | 08:25
Pulang Untuk (Tidak) Kembali
20 Desember 2015 | 12:45
Tiga Penulis Raih Penghargaan FSIN
23 November 2015 | 09:14
Papua Luncurkan Buku Visi Kesehatan
4 November 2015 | 20:59
Dahlan Iskan Luncurkan Novel
24 Oktober 2015 | 06:30
Babak Baru Romantisme Dilan
22 Oktober 2015 | 06:30
Cinta Tidak Harus Memilki
21 Oktober 2015 | 06:30
Dari Italia dengan Cinta
20 Oktober 2015 | 11:20
Alur Kehidupan Hewan, Takdirkah?
23 September 2015 | 14:11
McDonald's Bagi-bagi Buku Roald Dahl
18 Juni 2015 | 10:10
Kritik Sosial lewat Roman Isinga
Buku