Kriminal

Ketegangan RI-Australia Menuju Konflik Militer Terbuka

4.3K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
11:43
26 JAN 2014
Penulis

RIMANEWS- Ketegangan RI-Australia menguat tajam belakangan ini.  Ada potensi konflik terbuka secara militer antara Jakarta dan Canberra. Pasalnya, peningkatan kekuatan armada perang di dekat perairan Australia, bukan lagi sekadar wacana. Pihak TNI menyebut, sejumlah kapal perang telah dipindahkan ke perbatasan Australia.

Selain itu, sejumlah pesawat tempur kini juga disiagakan armada pencegat menggagalkan masuknya kapal Australia ke perairan Indonesia.

Wartawan senior Derek Manangka di inilah.com mencatat selengkapnya demikian:

Pertama, Potensi meletusnya perang terbuka antara Indonesia dan Australia sangat mungkin terjadi. Kapan? Tergantung pada situasi, apakah persoalan yang menjadi dasar munculnya permusuhan bereskalasi cepat atau lambat.

Sebagaimana diakui Juru Bicara TNI AL dan TNI AU, armada perang Indonesia sudah mendekat ke wilayah Australia. Sejumlah kapal perang telah dipindahkan ke perbatasan Australia. Sejumlah pesawat tempur lagi, sudah disiagakan. Sehingga secara faktual, tensi permusuhan Indonesia terhadap Australia sudah mendidih.

Penyiagaan armada tempur oleh pihak Indonesia bisa diartikan sebagai sebuah tantangan baru terhadap Australia. Dan bila Australia juga menerima tantangan, perang terbuka laut dan udara, tentunya tak terhindarkan. Lain halnya kalau kesiapan itu hanya dimaksudkan sebagai sebuah perang urat syaraf (psy war) semata.

Disiagakannya armada tempur Indonesia merupakan buntut dari ketersinggungan Jakarta atas sikap Canberra. Tetangga Selatan ini melakukan pelanggaran atas wilayah Indonesia. Pelanggaran Australia terjadi ketika kapal-kapal perangnya mengusir kapal-kapal sipil yang memuat para pencari suaka politik berusaha masuk ke Australia. Mereka yang sudah berada di wilayah Australia, diusir kembali ke perairan Indonesia.

Ketika mengusir, kapal Australia ikut merangsek ke perairan Indonesia. Para pencari suaka, umumnya berasal dari negara-negara Balkan, Eropa Timur dan Asia Selatan. Rute mereka Samudera Hindia yang melewati perbatasan Indonesia-Australia, yakni perairan seputar Cilacap, Jawa bagian Selatan dan Pulau Christmas (Australia).

Sebetulnya, Indonesia sudah melayangkan surat protes atas insiden itu. Dan pemerintah Australia secara resmi sudah mengakui pelanggaran itu serta telah pula meminta maaf. Namun otoritas Indonesia, nampaknya tidak merasa puas kalau hanya melayangkan protes diplomatik. Begitu juga Indonesia tidak merasa cukup dengan pernyataan permintaan maaf oleh Menteri Imigrasi Australia, Scott Morrison. Lalu Indonesia pun menyiagakan kekuatan tempur militer.

Kedua, Meningkatnya aroma permusuhan ini, cukup menarik. Sebab tensi kemarahan Indonesia merebak hanya selang tiga bulan setelah terjadi perang pernyataan antara Presiden SBY dan Perdana Menteri Australia, Tony Abbott.

Presiden RI mendesak PM Australia meminta maaf karena intelejens Australia telah melakukan penyadapan telpon Presiden SBY, Ibu Negara Ani Yudhoyono dan sejumlah pejabat tinggi. Namun Abbott yang merasa tidak bersalah, bersikeras tidak mau menuruti permintaan SBY.

Alhasil, Presiden SBY tersinggung, lalu membekukan semua kerja sama kedua negara. Termasuk membatalkan latihan militer bersama yang sedang berjalan ketika itu. Melalui "Selalu Ada Pilihan", buku terbarunya, yang diluncurkan 17 Januari lalu 2014, SBY kembali menegaskan ketersinggungannya atas sikap Abbott yang tidak bersedia meminta maaf.

Ketersinggungan SBY atas sikap Abbott dan penyiagaan armada tempur Indonesia, kelihatannya masih saling berkait. Sebab pengumuman kesiagaan tempur pasukan Indonesia muncul tak lama setelah SBY meluncurkan buku "Selalu Ada Pilihan".

Disamping itu baru kali ini Indonesia bersikap keras dan tegas kepada negara tetangga. Pelanggaran perbatasan oleh negara tetangga bukan baru kali ini terjadi. Yang paling sering, Malaysia. Akan tetapi terhadap tetangga dekat Indonesia ini, Presiden RI belum pernah menyiagakan armada tempur.

Dalam kasus pelanggaran Malaysia, SBY yang sudah didesak oleh berbagai kalangan di dalam negeri, tetap melunak. SBY tetap mengabaikan desakan rakyatnya. SBY berdalih, kepentingan kerja sama bisnis kedua negara, jauh lebih penting.

Padahal Malaysia bukan hanya melakukan pelanggaran batas di sepanjang wilayah perbatasan Kalimantan. Malaysia bahkan mencaplok pulau-pulau milik Indonesia yang terletak di ujung perbatasan kedua negara. Itupun tak pernah digubris armada tempur Indonesia maupun oleh SBY. Malaysian juga tidak pernah meminta maaf. Berbeda dengan Australia yang langsung meminta maaf.

Atas sikap mendua dari Indonesia terhadap dua negara tetangga, mencuatkan kesan, kemarahan Indonesia terhadap Australia boleh jadi lebih dipicu oleh emosi pribadi seorang SBY. Pelanggaran Australia terlalu didramatisir, dipaksakan dan dibesar-besarkan.

Ketiga, Oleh karenanya penyiagaan armada tempur Indonesia menghadapi tetangga (Australia) juga memancing berbagai spekulasi. Apakah usaha menciptakan perang dengan Australia, sebagai bagian dari usaha pembelokan isu oleh pemerintahan SBY?

Spekulasi ini mengemuka dengan alasan pemerintahan SBY yang sedang kehilangan akuntabilitasnya di dalam negeri, mencoba menciptakan satu "musuh bersama". Dan "musuh bersama" yang paling pas saat ini adalah Australia. Jadi rakyat diberi wacana, ancaman paling berbahaya bagi kedaulatan dan kesatuan NKRI adalah Australia.

Tapi selain spekulasi, pada saat bersamaan, kesiapan berperang dengan Australia, juga mencuatkan kekhawatiran. Yakni jika terjadi peperangan kedua negara, dampaknya akan destruktif bagi Indonesia sangat besar.

Mengapa ? Karena seluruh kekuataan saat ini sedang sibuk menghadapi Pemilu 2014. Tahun politik 2014, sangat menyita konsentrasi dan waktu. Kalau waktu dan konsentrasi masih harus dibagi ke peperangan, konsekwensinya, Pemilu 2014 bakal gagal atau sedikitnya terganggu. Gagal atau terganggu, bukan lagi menjadi persoalan bagi rezim sekarang. Karena toh rezim SBY akan berakhir pada 20 Oktober 2014.

Selain masalah politik, Indonesia juga mengalami keterpurukan di bidang ekonomi. APBN 2014 hanya sekitar Rp1.400 triliun. Sementara akumulasi utang RI sudah mencapai Rp3.000-an triliun. Defisit anggaran tak bisa dihindarkan. Bagaimana Indonesia membiayai sebuah perang?

Dalam kondisi perekonomian dan politik yang serba amburadul, dan kepercayaan masyarakat terhadap Presiden SBY demikian merosot, apakah Indonesia benar-benar siap berperang dengan Australia ?

Keempat, Dalam situasi dimana kelengkapan Alutsista (Alat Utama Sistem Pertahanan) masih terbatas, apakah mungkin armada tempur Indonesia mampu mengalahkan Australia? Jangan-jangan kesiapan tempur itu hanya untuk memenuhi ego pribadi seorang Presiden yang kebetulan berlatar belakang militer dan mempunyai rekam jejak bertempur di Timor Timur (kini Timor Leste).

Oleh sebab itu tantangan Indonesia bertempur dengan Australia bisa bersifat fatal. Fatal sebab secara ekonomi dan politik, Indonesia memiliki kelemahan yang cukup serius. Alasan untuk berperang dengan Australia, tidak cukup kuat. Seluruh rakyat Indonesia pun belum terkondisi bahwa Australia saat ini merupakan ancaman. Dan apakah perang oleh militer yang tidak melibatkan dukungan penuh rakyat bisa efektif?

Keraguan atas minimnya dukungan rakyat terhadap perang menghadapi Australia cukup beralasan. Sebab pemerintah juga belum memberikan arahan, bagaimana kebijakan penanganan puluhan ribu siswa dan mahasiswa Indonesia yang sedang belajar di Australia?

Kalau akhirnya perang dengan Australia meletus, yang bakal dihadapi Indonesia bukan hanya negeri kanguru saja. Melainkan negara lain yang sama dengan Australia sebagai anggota persemakmuran. Kebetulan negara-negara itu semuanya bertetangga dengan Indonesia. Mulai dari Papua Nugini, sampai dengan Brunei Darussalam, Singapura dan Malaysia.

Pada akhirnya, ketika perang dipetakan, Indonesia akan berada pada posisi yang terkepung. Dengan lemahnya performa Indonesia di dunia diplomasi, jangan-jangan tak satupun negara sahabat di dunia yang bersedia mendukung. Lalu apa hasil dan manfaat yang bisa dipetik Indonesia dari peperangannya dengan Australia? Paling banter uji persenjataan. Lebih dari itu, tidak.

Politik semakin amburadul, ekonomi makin kacau. Pada saat yang sama SBY sebagai Panglima Tertinggi sedang atau sudah bersiap-siap meninggalkan panggung kekuasaan. Jadi hanya kehidupan fatal yang dihasilkan dari peperangan tersebut.

Satu hal yang mungkin tidak terpikirkan oleh pengendali armada tempur Indonesia, memulai perang merupakan hal yang mudah. Yang sulit adalah bagaimana menghentikan atau mengakhirinya.

Falsafah ini sudah terbukti. Tak ada satupun perang di dunia yang berakhir dalam waktu singkat. Oleh sebab itu para pecinta perdamaian, selalu beranggapan, aksioma sebuah peperangan sangat sederhana. "Menang jadi abu, kalah jadi debu ".

Terpulang kembali kepada pemberi komando peperangan. Mana yang harus dipilih. Mau perang atau berdamai. Karena toh dalam setiap permasalahan, "Selalu Ada Pilihan". [mdr/Inl/rm)

Terbaru
'Nge-flay' Pakai Lem, Dua Perempuan Ditangkap

Rimanews - Tim Reaksi Cepat (TRC) Saribattang Dinas Sosial Makassar menangkap dua orang perempuan yang kedapatan sedang menghisap lem di Anjungan Pantai Losari Makassar.

"Menghisap lem 'Fox' adalah gaya baru para remaja untuk 'fly' dan ini lebih berbahaya daripada narkoba," ujar Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Makassar Mukhtar Tahir di Makassar, Rabu (27/07/2016).

Dua perempuan yang berusia sekitar 18 tahun itu diketahui berinisial IT dan MH. Keduanya kedapatan secara bergantian menghisap bau lem tersebut.

Mukhtar mengatakan penangkapan kedua perempuan muda itu merupakan hasil dari operasi penertiban Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

Kedua perempuan itu setelah dimintai keterangan oleh anggota Tim Reaksi Cepat Saribattang kemudian menyerahkan penanganan selanjutnya ke Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Makassar.

"Kami sebatas mengamankan dan mengorek keterangan serta identitasnya. Selanjutnya kami serahkan ke P2TP2A karena di sana sebagai tempat pemberdayaan perempuan dan anak," katanya.

Sepekan sebelumnya Tim Reaksi Cepat (TRC) Saribattang juga membawa tiga bocah belasan tahun yang kedapatan sedang asyik menghisap lem di sekitar Jalan AR Hakim.

Ketiga bocah itu diketahui berinisial AZ (10 tahun) bertempat tinggal di Jalan Rappokalling, MD (11 tahun) beralamat di Jalan Suangga, MA (11 tahun) beralamat di Jalan Suangga. Tiga sekawan itu merupakan murid kelas lima sekolah dasar yang sama.

Fenomena menghisap lem di Makassar mulai marak dalam tiga tahun terakhir. Banyak di antara mereka yang ditangkap polisi, apalagi ada remaja yang terlibat kejahatan jalanan berupa penjambretan maupun pembegalan.

Hampir semua remaja pelaku kejahatan jalanan di Makassar mengaku terlebih dulu menghisap lem sebelum melakukan aksi kejahatannya.

Tim Reaksi Cepat (TRC) Saribattang Dinas Sosial Makassar menangkap dua orang perempuan yang ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-28T04:50:42+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160728/294963/-Nge-flay-Pakai-Lem-Dua-Perempuan-Ditangkap
Buruh Bangunan di Karawang Tega Cabuli Bocah Kelas 3 SD

Rimanews - Seorang buruh bangunan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ditahan aparat kepolisian setempat karena melakukan aksi pencabulan terhadap anak di bawah umur yang baru duduk di kelas 3 sekolah dasar.

"Modus pelaku ialah dengan mengiming-imingi korban untuk diajak jajan. Kemudian pelaku mengajak korban berteduh, setelah itu pelaku langsung mencabuli korban," kata Kasatreskrim AKP Hairullah melalui penyidik PPA Polres Aiptu Asep Dhani, di Karawang, Rabu (27.07/2016).

Buruh bangunan bernama Sarwin, warga Dusun Buyut, Desa Gumulung Tonggoh, Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon, melakukan aksi pencabulan di bawah pohon mangga, dekat sebuah sekolah Perumahan Griya Indah, Desa Parungmulya, Kecamatan Ciampel, Karawang.

Dalam peristiwa yang terjadi pada 12 Juni 2016, korban berinisial EB berusia 10 tahun sedang bermain sepeda seorang diri dengan mengelilingi komplek perumahan yang lokasinya berdekatan dengan kerja pelaku dan juga rumah korban.

Saat bermain sepeda, korban melintas menggunakan sepeda di depan pelaku, dan pelaku langsung memanggil korban seraya mengajak meneduh. Tapi ajakan itu ditolak korban.

Tidak lama kemudian, pelaku kembali membujuk korban dengan alasan mengajak korban untuk jajan, setelah mau akhirnya korban dibawa pelaku berteduh dibawah pohon.

Sesaat kemudian, korban langsung dipangku hingga akhirnya pelaku menciumi bibir korban dengan cara paksa dan menyuruh korban memegang kemaluan pelaku.

Aksi pelaku diketahui setelah ada orang yang melintas di jalan yang berdekatan dengan lokasi. Merasa curiga melihat pelaku menciumi dan memangku korban dengan cara memaksa, kejadian itu kemudian dilaporkan ke warga setempat.

"Awalnya pelaku membantah saat ditanyai warga tentang aksi bejadnya itu. Tapi berdasarkan bukti dan kesaksian saksi, akhirnya pelaku dapat diamankan setelah korbannya sendiri mengakuinya," kata dia. Asep Dhani.

Akibat perbuatannya, kini pelaku yang merupakan buruh bangunan ditahan di rumah tahanan Polres Karawang. Polisi menjerat pelaku dengan pasal 82 ayat 2 Undang Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Ancamannya kurangan penjara minimal lima tahun dan denda sebesar paling banyak Rp5 miliiar.

Seorang buruh bangunan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ditahan aparat kepolisian setempat karena ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-27T23:17:39+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160728/294950/Buruh-Bangunan-di-Karawang-Tega-Cabuli-Bocah-Kelas-3-SD
Kasus Pelecehan Seksual oleh Bekas Anggota Ormas Masuki Babak Baru

Rimanews - Kasus pelecehan seksual yang dilakukan dua oknum anggota Ormas terhadap seorang siswi Madrasah Aliyah (setingkat SMA) di Lamongan memasuki babak baru.

Dua saksi terlapor, yakni Muksin (40) dan Mahfudho (45) warga Paciran, Lamongan, Jawa Timur berpotensi ditetapkan sebagai tersangka, menyusul reka ulang yang dilakukan pada Kamis (9/6/2016). 

“Sampai hari ini, panggilan dua saksi terlapor, karena Jumat tgl 15 Juli mereka dipanggil tidak hadir. Minggu depan akan dilakukan gelar perkara. Kemungkinan setelah gelar perkara penetapan tersangka apabila unsur tindak pidananya terpenuhi,” kata kuasa hukum korban, Wellem Mintarja, kepada Rimanews, Rabu (27/07/2016) malam.

Proses hukum terkait peristiwa memilukan ini menurut Wellem cukup menyita tenaga karena berbagai kendala, terutama banyaknya kasus pencabulan dan perkosaan di unit PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak) Lamongan.

“Ini detik-detik terakhir proses hukumnya, karena memang kendala banyaknya perkara pencabulan dan pemerkosaan di unit PPA Lamongan, belum lagi Pilkades serentak se-kabupaten Lamongan, belum lagi piket pos jaga lebaran,” katanya.

Korban mengalami gangguan psikologis yang cukup berat. "Pemeriksaan psikologi oleh dokter kejiwaan polda jatim sudah, bahwa kondisi korban telah mengalami traumatik yang luar biasa," paparnya.

Kasus ini menghebohkan masyarakat Paciran karena Muksin dan Mahfudho ternyata pernah bergabung dengan Ormas keagamaan yang gemar melakukan razia. Muksin sempat ditahan karena kasus bentrok berdarah antara Ormas tersebut dan warga Dengok, Kecamatan Paciran pada Agustus 2013.

“Muksin dulu pernah dipenjara saat tawuran dengan warga Dengok,” tambah Ainur Rohman kerabat yang menjadi mendampingi korban.

Sebelumnya, pelecehan seksual dilakukan terhadap korban RA (16), siswi sebuah sekolah swasta di Paciran, pada Sabtu (16/4/2016) sekitar pukul 20.00 WIB.

Sudah dua bulan peristiwa ini dilaporkan Wellem Mintarja ke polisi. Akhirnya polisi mengembangkan penyelidikan dengan melakukan rekonstruksi.

Dalam reka ulang adegan tersebut diketahui, RA dipaksa Muksin membuka baju dan celananya untuk memperlihatkan payudara serta alat vitalnya.

Kepolisian Resort Lamongan unit PPA menggelar rekonstruksi kasus pencabulan dengan terlapor bernama Muksin, di Gunung Pendil Desa Paciran, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Kamis (09/06/2016).

Dalam reka ulang tersebut Korban yang berinisial RA bersama rekannya Andre berboncengan sepeda motor hendak memperbaiki laptop ke arah Desa Sendang, Kecamatan Paciran. Namun, mereka diberhentikan di tengah jalan oleh Mahfudho dan Muksin dengan alasan berduan di tempat sepi.

Muksin memaksa korban RA berboncengan dengan Mahfudho, sementara Andre dipaksa ikut bersamanya. Sampai di TKP, Andre bersama Mahfudho berdiam di sebuah gubuk, sementara korban diajak oleh Muksin ke sebuah tempat.

Muksin memaksa korban untuk membuka kerudungnya, menanggalkan kaos yang dipakai korban, dan terakhir memaksa membuka celana korban. Korban diancam akan dibawa ke kantor agama jika menolak. Korban yang ketakutan akhirnya menuruti keinginan pelaku.

Rimanews - Kasus pelecehan seksual yang dilakukan dua oknum anggota Ormas terhadap seorang siswi ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-27T21:52:26+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160727/294940/Kasus-Pelecehan-Seksual-oleh-Bekas-Anggota-Ormas-Masuki-Babak-Baru
Berawal dari Telepon Nyasar, Deri tiduri ABG

Rimanews - Seorang ABG perempuan berusia 15 tahun berinisial MM diperkosa pemuda yang baru dikenalnya. Pelaku pemerkosaan bernama Deri Nuryanyo (20), warga Kampung Pokopen, Desa Tambun, Kabupaten Bekasi.

Kapolsek Tambun, Kompol Puji Hardi mengatakan, Deri ditangkap berdasarkan laporan orangtua MM ke Mapolsek Tambun. "Tersangka kami amankan tanpa perlawanan," kata Puji, Rabu (27/07/2016).

Kejadian pemerkosaan berawal, ketika korban menerima panggilan telepon nyasar. Deri sengaja menelepon nomor secara acak, dengan tujuan mencari mangsa.

MM, pun terjerat dan mulai sering berkomunikasi dengan Deri. "Akhirnya mereka janjian dan sampai pulang pagi," imbuhnya.

Pemerkosaan dilakukan Deri pada Senin (18/07). Empat hari kemudian, orangtua korban baru mengetahui anaknya diperkosa, setelah MM menceritakan semuanya. 

"Korban diinterograsi setelah pulang pagi usai bermalam dengan pelaku," jelasnya.

Tak terima anaknya ditiduri pelaku, orangtua korban, Ujang Maulana melaporkan Deri ke Polsek Tambun. 

Akibat perbuatannya, Deri dijerat Pasal 81 dan 82 UU No 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman penjara di atas lima tahun.

Seorang ABG perempuan berusia 15 tahun berinisial MM diperkosa pemuda yang baru dikenalnya. Pelaku ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-27T18:02:12+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160727/294906/Berawal-dari-Telepon-Nyasar-Deri-tiduri-ABG-
Bareskrim Tangkap Dua Anggota Sindikat Narkoba Nigeria

Rimanews - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menangkap dua tersangka sindikat narkoba internasional asal Nigeria dan mengamankan 62 kilogram sabu jenis methamphetamine.

"Ada dua tersangka yang ditangkap. Keduanya kurir merangkap pengedar. Modusnya, sabu dimasukkan ke dalam filter udara alat berat," kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Dharma Pongrekun, di Jakarta, Rabu (27/07/2016).

Kasus ini berhasil diungkap berkat kerja sama Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri dengan Direktorat Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

Setelah pengintaian dua bulan, pada 18 Juli, penyidik Bareskrim mendapatkan informasi mengenai adanya pengiriman paket narkoba oleh sindikat narkoba jaringan Nigeria melalui Bandara Soekarno Hatta.

"Tim membututi 'transporter' yang membawa methamphetamine," tuturnya.

Pada 20 Juli, tim menangkap tersangka ZL dan MN saat keduanya hendak mengambil paket narkoba tersebut di Gerbang Tol Cibubur Utama.

Baik ZL (44, beralamat Citayam Depok) maupun MN (46, beralamat Bireun Aceh) berperan sebagai kurir dan pengedar narkoba.

"Keduanya ditangkap di Gerbang Tol Cibubur Utama Kilometer 14. Dari tersangka, kami menyita methamphetamine sebanyak 33,5 kilogram yang disimpan dalam empat buah filter udara alat berat," ungkapnya.

Dari hasil informasi kedua tersangka, pada 25 Juli, tim berhasil mengamankan kiriman paket 28,5 kilogram narkoba jenis methamphetamine di Bandara Soekarno Hatta.

Dharma berujar modus pada kiriman paket yang kedua sama, dimana dalam pengiriman ini paket narkoba disembunyikan dalam tiga filter udara alat berat dan satu bungkus sereal yang dikemas dalam dua buah peti kayu.

"Paket narkoba ini diketahui berasal dari Kamerun, lalu transit di Turki, baru menuju Cengkareng (Bandara Soetta)," ujarnya.

Dharma menambahkan sindikat ini dikendalikan oleh seorang WN Nigeria.

Dari informasi para tersangka, rencananya paket narkoba tersebut akan dibawa ke gudang di daerah Citayam, Depok, Jawa Barat.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat 2 Juncto dan Pasal 112 Ayat 2 Juncto Pasal 132 Ayat 1 UU Narkotika Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menangkap dua tersangka sindikat narkoba ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-27T17:14:28+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160727/294895/Bareskrim-Tangkap-Dua-Anggota-Sindikat-Narkoba-Nigeria
Calo TKI Berkeliaran di Kupang

Rimanews - Warga Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur mulai dilanda keresahan menyusul berkeliarannya para calo tenaga kerja yang berusaha merayu para gadis desa menjadi TKI di luar negeri.

"Kami harapkan aparat kepolisian serius melihat fenomena ini, karena membuat warga menjadi tidak nyaman apalagi bagi mereka yang punya anak gadis," kata Fransisco Ximenes, warga Kecamatan Kupang Timur saat berdialog dengan anggota DPD RI asal NTT Abraham Paul Liyanto di Kelurahan Oesao, Rabu (27/07/2016).

Ia mengatakan, para pencari tenaga kerja itu selalu mendatangi rumah-rumah penduduk lalu membujuk calon tenaga kerja agar bekerja di luar negeri. 

Para calo itu memilih wanita yang masih berusia di bawah umur sebagai calon TKI untuk dipekerjakan di luar negeri.

"Harus ada tindakan tegas dari kepolisian agar aksi para calo tenaga kerja itu tidak menimbulkan keresahan warga di wilayah ini," ujarnya.

Para calon tenaga kerja ditampung selama beberapa hari di rumah milik calo tenaga kerja tersebut di wilayah Oelamasi, tak jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Kupang.

Ia mengatakan, aksi para calo tenaga kerja ilegal itu harus dihentikan karena sangat meresahkan warga, karena proses rekrutmen dilakukan secara ilegal dan para pekerja tidak melalui proses pelatihanyang benar.

"Warga Kabupaten Kupang tidak menginginkan akan semakin banyak tenaga kerja asal NTT yang menjadi korban pembunuhan di Malaysia dan organ tubuhnya diambil para mafia pedagang organ tubuh manusia yang berkeliaran di Malaysia," katanya.

Anggota DPD RI, Abraham Paul Lianto mengatakan, prekrutmen tenaga kerja yang akan dipekerjakan keluar negeri harus dilakukan perusahan yang legal. Selain itu para tenaga kerja harus melalui proses pelatihan sebelum dikirim sebagai tenaga kerja ke luar negeri.

"Informasi tentang banyaknya calo-calo tenaga kerja yang berkeliaran di wilayah ini akan disampaikan kepada Kepolisian untuk ditangani secara serius," ujarnya.

Warga Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur mulai dilanda keresahan menyusul berkeliarannya para ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-27T12:39:07+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160727/294816/Calo-TKI-Berkeliaran-di-Kupang
27 Juli 2016 | 12:43
Calo TKI Berkeliaran di Kupang
21 Warga India Ditangkap Petugas Imigrasi Bekasi

Rimanews - Puluhan warga negara India ditangkap petugas Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi di tempat tinggalnya di Apartemen Center Point, di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi. Mereka terpaksa diamankan setelah tak bisa menunjukan paspor dan dokumenn lainnya.

"Mereka ditangkap di apartemen yang diisi enam orang warga India," kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi, Is Edy Ekoputranto, Rabu (27/6/2016).

Penertiban warga asing pada Selasa (26/7/2016) tengah malam itu sebenarnya mengamankan sekitar 46 warga asing. Tapi hanya 21 warga India yang tak bisa menunjukan dokumen dan paspor. "Kalau yang lain masih menjalani pemeriksaan. Baru warga India yang terbukti," jelasnya.

Edi mengaku, dalam pemeriksaan 21 warga India itu mereka mengaku bila paspornya terbawa oleh orang lain.

"Pengakuan mereka paspornya dibawa oleh orang lain atau pihak ketiga. Mereka tiba lewat jalur resmi dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta sejak tiga pekan lalu," kata Edy.

Atas ketidakadaan dokumen, 21 WNA tersebut terbukti melanggar Pasal 122 huruf a UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Sebab mereka datang ke Indonesia menggunakan visa kunjungan wisata, padahal kedatangan mereka untuk mencari pekerjaan.

Puluhan warga negara India ditangkap petugas Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi di tempat tinggalnya ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-27T12:01:19+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160727/294802/21-Warga-India-Ditangkap-Petugas-Imigrasi-Bekasi
Ibu Rumah Tangga di Karawang Ini Edarkan 8 Paket Sabu Siap Edar

Rimanews - Polisi berhasil meringkus bandar narkoba jenis sabu di Karawang, Jawa Barat. Pelaku yang ternyata ibu rumah tangga tahun ini mengaku menjadi pengedar sabu dengan modal sebesar Rp22 juta.

Penangkapan perempuan berusia 37 tahun lulusan SMP tersebut saat petugas melakukan penyamaran sebagai pembeli.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, bahwa terungkapnya ibu rumah tangga menjadi pengedar narkoba, berkat informasi masyarakat.

"Penangkapan terhadap tersangka Sumyati alias Yati Binti Talim, warga Dusun Margasalam Rt.005/ 006 Ds. Karyamukti Kec. Lemahabang Kab. Karawang ini, karena yang bersangkutan dianggap meresahkan oleh tetangganya, sehingga kita sikapi laporan warga ini," jelas Yusri di Mapolda Jabar, Rabu (27/07/2016).

Penangkapan terhadap ibu rumah tangga ini, disertai barang bukti berupa 3 buah amplop yang di dalamnya terdapat 3 bungkus plastik bening besar berisi sabu. Serta 5 bungkus plastik bening berisikan sabu (total berat ± 20 gr ) dan 1 unit ponsel samsung warna hitam.

"Pelaku kita pancing pada Rabu tanggal 20 juli 2016 sekira pukul 09.00 di kediamannya. Total barang bukti sabu seberat 20 gram kita sita dikediaman ibu rumah tangga tersebut," jelasnya.

Dari keterangan ibu lulusan SMP ini, dirinya mendapatkan narkotika jenis sabu tersebut dari Yatna alias Danbil yang sudah tertangkap lebih dulu.

"Pemasoknya kita tangkap dulu, baru kita kembangkan ke pengedar dibawahnya," jelas Yusri.

Atas perbuatan pelaku, Sumyati dijerat dengan pasal 114 ayat (2) Sub Pasal 112 ayat (2) UU RI no.35 th 2009 tentang Narkotika.

Polisi berhasil meringkus bandar narkoba jenis sabu di Karawang, Jawa Barat. Pelaku yang ternyata ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-27T10:58:20+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160727/294775/Ibu-Rumah-Tangga-di-Karawang-Ini-Edarkan-8-Paket-Sabu-Siap-Edar
Kembali Beraksi, Dua Mucikari Eks Lokalisasi Dolly Dibekuk

Rimanews - Polrestabes Surabaya bekerja sama dengan Satpol PP Surabaya, membekuk dua mucikari dan satu PSK yang masih menggunakan eks-Lokalisasi Dolly yang sudah lama ditutup itu sebagai tempat prostitusi.

"Dari mereka, polisi menyita uang Rp500.000 yang berasal dari tamu-tamu yang menggunakan jasa dari dua germo dan memanggil anak buahnya untuk melakukan prostitusi di eks lokalisasi Dolly," kata Kasat Reskrim Polretabes Surabaya AKBP Shinto Bina Gunawan Silitonga, Selasa (26/07/2016).

Awalnya, katanya, tersangka Hr (46) yang juga warga Kupang Gunung dan Gd (38) yang juga warga Putat Jaya yang menjadi kuli serabutan selama tiga bulan tak puas dengan hasil yang didapat sehingga menawarkan layanan jasa hubungan intim kepada lelaki hidung belang dengan tarif Rp350. 000 untuk sekali kencan.

"Si anak diberi uang Rp150.000 dan membayar kamar Rp80.000, lalu sisanya untuk tersangka," tambah Kasat Reskrim Polretabes Surabaya AKBP Shinto Bina Gunawan Silitonga.

Selain uang, polisi juga menyita dua buah telepon genggam milik tersangka. "Kami harus meyakinkan bahwa eks-Dolly tidak lagi digunakan kelompok-kelompok tertentu secara terselubung, sebab itu Polrestabes Surabaya bekerja sama dengan Satpol PP untuk pencegahan dan penindakan," katanya.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat pasal 2 UU RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang PTPPO (Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang) dengan ancaman hukuman pidana minimal tiga tahun dan maksimal 13 tahun penjara serta denda Rp120 juta sampai Rp600 juta.

Polrestabes Surabaya bekerja sama dengan Satpol PP Surabaya, membekuk dua mucikari dan satu PSK ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-27T00:30:56+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160727/294682/Kembali-Beraksi-Dua-Mucikari-Eks-Lokalisasi-Dolly-Dibekuk
Melawan dan Lari ke Atap Rumah Warga, Begal Tewas Didor

Rimanews - Tim Anti Begal Polresta Medan menembak hingga tewas seorang pria yang diduga begal yang beroperasi di kawasan Menteng VII Medan, Sumatera Utara.

"Saat itu, petugas Tim Anti Begal sedang melakukan patroli di kawasan Jalan Menteng VII Medan," ujar Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto kepada wartawan, Selasa (26/07/2016).

Saat itu, menurut dia, ada empat orang pelaku sedang mendorong sepeda motor. etugas curiga dan mencoba mendekati mereka. "Namun pelaku tersebut melarikan diri," ujar Kombes Pol Mardiaz.

Ia menyebutkan, kepolisian melakukan pengejaran dan berhasil menangkap pelaku. Namun seorang begal yang ditangkap melukai petugas dan melarikan diri ke atas atap rumah warga.

Aparat kemanan itu memberikan tembakan peringatan, namun tidak dihiraukan pelaku.

"Petugas melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak pelaku," kata mantan Kapolres Mandailing Natal (Madina) itu.

Tembakan anggota kepolisian itu mengenai leher dan tembus kebagian kepala pelaku. Pelaku tewas ditempat dan seorang rekannya menyerahkan diri.

Mardiaz mengatakan, saat menjalankan aksi perampokan itu, pelaku berjumlah empat orang, satu diamankan dan dua lainnya melarikan diri.

"Ada satu lagi sepeda motor yang dilarikan pelaku tersebut dan identitasnya belum kita ketahui," kata Kapolresta.

Tim Anti Begal yang dibentuk Polresta Medan dengan 202 personel. Tim bekerja dengan pola malam menjadi siang dan mulai kelihatan menunjukan gaungnya.

Tim Anti Begal Polresta Medan menembak hingga tewas seorang pria yang diduga begal yang beroperasi ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-26T23:58:22+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160727/294679/Melawan-dan-Lari-ke-Atap-Rumah-Warga-Begal-Tewas-Didor
Korban BPJS Palsu di Bandung Makin Meluas

Rimanews - Warga yang menjadi korban peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan palsu meluas hingga Kabupaten Bandung dan sebelumnya ditemukan di Kabupaten Bandung Barat.

"Korban sesuai data yang kami peroleh kurang lebih 65 warga masyarakat Desa Arjasari, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung," kata Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Yusri Yunus, melalui telepon seluler, Selasa (26/07/2016).

Ia menuturkan polisi terus melakukan pengembangan setelah terjadinya kasus pembuatan kartu BPJS palsu yang berhasil terungkap oleh Polres Cimahi di Kecamatan Padalarang, Bandung Barat.

Hasil pengembangan itu, lanjut Yusri, Satuan Reskrim Polres Bandung mengamankan seorang perempuan inisial DD (34) terkait pemalsuan kartu BPJS di wilayah Arjasari, Kabupaten Bandung.

"Saat ini diminta keterangan dengan perannya sosialisasi ke warga adanya program BPJS di kantor desa," katanya.

Yusri menuturkan, perempuan tersebut pernah melakukan sosialisasi BPJS Kesehatan kepada masyarakat di Kantor Desa Arjasari, November 2015.

Sosialisasi BPJS itu, kata Yusri, disponsori oleh Lembaga Pemberdayaan Masyarakat "Rumah Peduli Dhuafa" dengan narasumber yakni DD dan dua orang lainnya.

"Dalam sosialisasi tersebut ketiga narasumber menyampaikan bahwa adanya program dari pemerintah tentang adanya program BPJS bersubsidi," katanya.

Selanjutnya masyarakat yang ingin mendapatkan program tersebut diwajibkan membayar sebesar Rp170 ribu per kepala keluarga dan selanjutnya tidak perlu membayar iuran wajib setiap bulan.

Program yang diklaim dari pemerintah itu, kata Yusri, menimbulkan dampak terhadap masyarakat untuk menjadi peserta BPJS bersubsidi dengan rela memberikan uang sesuai permintaan.

"Kemudian masyarakat yang telah membayar diberikan kartu BPJS palsu yang mana telah dibuktikan dengan ditolaknya kartu tersebut di setiap rumah sakit yang ada," kata Yusri.

Selain mengamankan DD, polisi juga menyita barang bukti dua lembar catatan nama yang telah mengikuti program BPJS tersebut, kemudian 24 kartu BPJS palsu, satu lembaran foto copy Lembaga Pemberdayaan Masyarakat.

Polisi juga akan terus mengembangkan kasus tersebut karena diduga dialami oleh warga di daerah lain.

"Melakukan pengembangan terhadap jaringan ini apakah terdapat di lokasi kecamatan-kecamatan lain di Kabupaten Bandung," kata Yusri.

Warga yang menjadi korban peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan palsu meluas ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-26T23:31:54+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160726/294676/Korban-BPJS-Palsu-di-Bandung-Makin-Meluas
Enam Waria Todong Driver Ojek Online

Rimanews - Pengemudi ojek online menjadi korban perampokan oleh beberapa waria di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi. Adit (32) diancam oleh enam waria untuk memberikan barang berharganya.

Kasubag Humas Polresta Bekasi Kota, Iptu  Evi Fatna mengatakan, peristiwa itu terjadi ketika korban bersama satu rekannya melintas dari Rawa Bugel menuju wilayah Selatan. 

“Tapi setelah di Jalan Ahmad Yani, korban dan rekannya berpisah,” kata Evi, Selasa (26/07/2016).

Saat korban melintas di depan BCA Ahmad Yani, korban bertemu dengan enam waria. Awalnya, korban tak menghiraukannya. Namun secara mendadak, korban dicegat dan diancam oleh para pelaku. “Pelaku meminta ponsel korban, setelah itu disuruh pergi,” kata.

Karena takut, pelaku kata Evi, membiarkan ponselnya raib. Namun, korban kemudian memanggil rekan-rekannya. Dua waria yang sedang mangkal di fly over Summarecon pun digelandang para pengemudi Uber ojek ini. 

Sayangnya, kata Evi, kedua ladyboy itu tidak terbukti sebagai pelaku perampokan. Hingga akhirnya keduanya dibebaskan. “Lagipula, korban tidak membuat laporan,” tutupnya. 

Pengemudi ojek online menjadi korban perampokan oleh beberapa waria di Jalan Ahmad Yani, Kota ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-26T18:57:07+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160726/294645/Enam-Waria-Todong-Driver-Ojek-Online
Polisi Ringkus Garong Penyekap Anggota TNI

Rimanews - Anggota Polrestro Jakarta Selatan meringkus empat perampok kantor PT Ayudi Persada di Jagakarsa. Saat menjalankan aksinya empat garong itu juga menyekap petugas keamanan sekaligus anggota Koramil Jagakarsa Pelda I Wayan Arta.

"Kelompok tersebut merupakan perampok spesialis perusahaan ada dua lokasi aksi di wilayah Jakarta Selatan yakni Pancoran dan Jagakarsa," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Tubagus Ade Hidayat, Selasa (26/07/2016).

Keempat tersangka itu yakni AM AD alias Doni (46) asal Jakarta, AFB alias Ari (23) asal Kalimalang Bekasi, AA (35) asal Tambun Selatan Bekasi dan W asal Cidadap Banten.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Eko Hadi Santoso menjelaskan, sindikat perampok itu juga beraksi di kantor PT Zetka Group Jalan Duren Tiga Raya Nomor 31 RT003/001 Duren Tiga Pancoran Jakarta Selatan.

Tim gabungan Unit Krimum dan Unit Resmob Polres Metro Jakarta Selatan pimpinan Iptu Falva Yoga P yang menangkap empat penjahat tersebut.

"Dua pelaku masih buron," ujar AKBP Eko. Eko menyebutkan, kelompok tersebut menjalankan modus mensurvei lokasi kemudian beraksi dengan cara melumpuhkan petugas keamanan perusahaan.

Usai melumpuhkan dengan mengikat petugas keamanan, para pelaku menggasak uang tunai dan barang berharga perusahaan maupun korban lain.

Tercatat pelaku membawa kabur uang tunai Rp90,5 juta milik PT Ayudi Persada dan Rp10 juta milik Pelda I Wayan.

Anggota Polrestro Jakarta Selatan meringkus empat perampok kantor PT Ayudi Persada di Jagakarsa. ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-26T15:49:22+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160726/294592/Polisi-Ringkus-Garong-Penyekap-Anggota-TNI
Preman Ancam Wartawan Peliput Sidang Kasus Penyelundupan

Rimanews - Sekelompok preman menghalangi dan mengancam jurnalis yang meliput persidangan pemeriksaan saksi perkara penyelundupan, di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Kepulauan Riau, hari ini.

Mereka beraksi saat sidang perkara KM Kharisma Indah milik Arifin itu dimulai, dan menutupi pintu masuk pengadilan saat sidang dibuka oleh majelis hakim.

Salah seorang jurnalis media online Kepri, Charles Sitompul tetap memasuki ruangan, dan berupaya mendokumentasikan persidangan. Namun, salah seorang pemuda preman berinisial Ic melarangnya.

Charles yang juga anggota Aliansi Jurnalis Independen mengaku tidak mengenal siapa Ic, dan apa kapasitasnya dalam perkara yang ditangani pengadilan tersebut.

"Saya tidak mau keluar ruangan sidang, karena dalam kondisi bertugas," ujarnya, Selasa (26/07/2016).

Perang mulut tidak terelakkan antara Charles dengan Ic dan rekan-rekannya. Mereka nyaris adu jotos setelah jaket yang dikenakan Charles ditarik hingga robek.

Mereka dipisah oleh sejumlah jurnalis yang meliput di lokasi tersebut.

"Ini intimidasi, menghalangi tugas saya sebagai jurnalis dan mengancam saya," tegasnya.

Akibat kejadian itu, majelis hakim memutuskan menutup persidangan.

Sementara Charles melaporkan kasus itu kepada pihak kepolisian. Novel, salah seorang jurnalis yang menyaksikan kejadian itu menjadi saksi dalam laporan yang disampaikan Charles.

"Saya berada di dekat Charles saat kejadian itu," kata Novel.

Dia mengemukakan aksi premanisme itu baru pertama kali terjadi setelah majelis hakim beberapa kali menyidang perkara penyeludupan KM Kharisma Indah.

Selain Charles, kata dia seorang jurnalis media cetak, Wafa juga terkena imbasnya karena mengabadikan peristiwa keributan antara Charles dengan orang-orang yang mengaku sebagai anak buah Ahang.

Bahkan kameranya sempat disita, dan foto-foto peristiwa itu dihapus.

"Saya sempat dicekik, ditarik dan ditendang. Pakaian saya juga robek," katanya.

Hingga sore ini Charles masih diperiksa di Satreskrim Polres Tanjungpinang.

Sekelompok preman menghalangi dan mengancam jurnalis yang meliput persidangan pemeriksaan saksi ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-26T17:30:32+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160726/294624/Preman-Ancam-Wartawan-Peliput-Sidang-Kasus-Penyelundupan
Supir Angkot Maut di Serpong Menyerahkan Diri

Rimanews - Supir angkot maut yang menewaskan lima orang di Serpong menyerahkan diri ke polisi, pekan lalu. Supir angkot mengaku bernama Hendy.

"Yang bersangkutan sudah menyerahkan diri. Untuk identitasnya namanya Hendy. Kendaraan angkot trayek R14 dengan nomor polisi B 5317 CTX," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Awi Setiyono di Mapolda Metro Jaya, Selasa (26/07/2016).

Akibat kecelakaan tersebut, supir tersebut bisa dikenakan Pasal 310 ayat 4 tentang kecelakaan yang mengakibatkan orang meninggal dunia dengan ancaman hukuman 6 tahun dendanya Rp12 juta.

Awi mengatakan, hingga saat ini belum didapatkan apa penyebab kecelakaan yang menewaskan lima orang tersebut. aat kecelakaan tersebut. "Lagi didalami. Pengakuannya sih sementara belum masuk laporannya," tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, sebuah angkot jurusan Cimone Perum, Serpong, Kota Tanggerang Selatan ringsek usai menabrak truk molen yang sedang berhenti.

Pengemudi angkot R14 berplat B 1357 CTX terkejut dan membanting stir ke kiri setelah motor didepannya putar balik tiba-tiba.

Akibatnya, angkot tersebut mengalami rusak total sedangkan truk molen yang ditabrak hanya mengalami pengok sepakbor.

Kecelakaan yang terjadi pukul 00.10 memakan 5 korban tewas diantaranya Marga (pengemudi truk), Ambon (penumpang angkot), Syaiful Ilyas (penumpang angkot). Ada dua korban laki laki dan perempuan yang belum diketahui indentitasnya. (WM)

Supir angkot maut yang menewaskan lima orang di Serpong menyerahkan diri ke polisi, pekan lalu. ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-26T16:11:08+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160726/294599/Supir-Angkot-Maut-di-Serpong-Menyerahkan-Diri
Mayat Pria Bertato Tergeletak di Kebon Pisang

Rimanews - Sesosok mayat pria bertato ditemukan di kebon pisang, dekat Pemakaman Nangka Ciater 2 Rt 02/08, Lengkong Wetan, Serpong, Tanggerang Selatan, Selasa (26/07/2016) pagi.

Terdapat luka di kepala dan beberapa bagian tubuh mengalami terbakar. "Korban duduga dibakar namun yang terbakar hanya sarungnya. Ada luka di bagian muka dan kepala," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono.

Adapun ciri-ciri mayat jenazah Mr X itu, memiliki tato di lengan kanan dan di punggung kiri, memakai kalung rantai, kaus dalam putih, jeans biru, rambut pendek lurus, kepala ditutup karung plastik dan diikat dengan kain sarung.

Mayat pertama kali ditemukan warga bernama Nisan (60) saat bertedeuh di bawah pohon pisang. Nisan awalnya mengira mayat tersebut hanya boneka.

Namun, setelah dilihat seksama ternyata mayat laki laki dalam posisi kaki dan tangan terikat sarung.

Nisan pun kemudian melaporkan penemuan itu ke Bhabinkamtibmas Serpong. Awi mengatakan, berdasarkan pengakuan warga sekitar, tidak ada yang mengenal mayat tersebut. (WM)

Sesosok mayat pria bertato ditemukan di kebon pisang, dekat Pemakaman Nangka Ciater 2 Rt 02/08, ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-26T14:45:04+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160726/294577/Mayat-Pria-Bertato-Tergeletak-di-Kebon-Pisang
Polisi Kembali Tetapkan Tersangka Pembuatan Kartu BPJS Palsu

Rimanews - Polisi kembali menetapkan tersangka baru dalam kasus pembuatan kartu BPJS palsu. Kalau sebelumnya ditemukan di daerah Bandung Barat, kali ini terdapat di Kabupaten Bandung.

"Polres Bandung telah mengamankan pelaku pembuatan kartu BPJS palsu di Cimahi, Desa Arjasari, dengan jumlah korban 65 orang pemilik kartu BPJS palsu," jelas Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan, di Mapolda Jabar, Bandung, Selasa (26/07/2016).

Yusri mengatakan, pengungkapan di wilayah kabupaten Bandung ini berdasarkan pengembangan kasus di kabupaten Bandung Barat. Pelaku atas nama Desi (34), diduga memalsukan data warga desa Arjasari.

"Modusnya sama dengan di Bandung Barat, pelaku melakukan penyetoran untuk pembuatan ke yayasan di Cimahi tersebut. Dengan pengungkapan di Kabupaten Bandung ini, kita akan terus melakukan pengembangan agar kasus serupa di daerah lainnya bisa terbongkar," papar Yusri.

Dari total 65 kepala keluarga, pelaku berhasil mengumpulkan uang yang akan disetorkan ke yayasan "Rumah Peduli Dhuafa" sebesar Rp10.880.000.

"Pelaku memungut biaya iuran ke setiap warga sebesar Rp170.000 per kepala keluarga," katanya.

Dari kediaman pelaku, berhasil disita barang bukti berupa dua lembar catatan nama yang telah mengikuti program BPJS.

"Barang bukti yang disita yakni 24 (dua puluh empat) kartu BPJS palsu, 1 (satu) lembar FC Kop Lembaga Pemberdayaan Masyarakat. Untuk saksi yang dimintai keterangan yakni dua orang atas nama Asep dan Dadang selaku staf Desa Arjasari," ujarnya.

Pelaku sendiri dijerat dengan pasal 378 KUHP Pidana atas perbuatannya.

"Pelaku di Kabupaten Bandung sudah kita amankan, dan kini tim Satreskrim Polres Bandung tengah mengembangkan ke kecamatan lain, terkait dugaan adanya kasus pemalsuan serupa," pungkasnya.

Polisi kembali menetapkan tersangka baru dalam kasus pembuatan kartu BPJS palsu. Kalau sebelumnya ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-26T14:26:12+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160726/294568/Polisi-Kembali-Tetapkan-Tersangka-Pembuatan-Kartu-BPJS-Palsu
Wanita Tewas Bersimbah Darah di Kuningan

Rimanews - Warga Desa Garahaji, Kecamatan Lebakwangi, Kuningan, Jawa Barat digegerkan dengan penemuan mayat wanita. Diduga mayat tersebut merupakan korban pembunuhan, sebab saat ditemukan mayat dalam kondisi bersimbah darah. 

Kabid Humas Polda Jabar, Kombespol Yusri Yunus mengatakan, wanita tersebut diketahui bernama Kusmi. "Penemuan mayat wanita berusia 55 tahun tersebut, sekitar pukul 06.00 WIB, ditemukan dalam keadaan bersimbah darah di seluruh tubuh," kata Yusri, Selasa (26/07/2016).

Pertama kali mayat ditemukan Madi, kakak korban. Dia melihat adiknya tergeletak di rumah. "Laporan dari kakak korban atas nama Madi, tim Polres Kuningan melakukan olah TKP pukul 06.30 WIB. Saat ini motif pembunuhan dan pelakunya masih ditelusuri," jelas Yusri.

Yusri menambahkan, polisi telah meminta keterangan saksi di sekitar lokasi kejadian. "Kami juga melakukan autopsi terhadap jenazah korban di Rumah Sakit terdekat. Untuk memastikan luka di tubuh korban," pungkasnya.

Warga Desa Garahaji, Kecamatan Lebakwangi, Kuningan, Jawa Barat digegerkan dengan penemuan mayat ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-26T14:21:34+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160726/294567/Wanita-Tewas-Bersimbah-Darah-di-Kuningan
Atlet Panah Kena Peras Polisi Gadungan

Rimanews - Atlet panahan, Muhammad Faaiz Alwan (19) menjadi korban pemerasan polisi gadungan.

Ia dituduh membawa narkoba oleh polisi gadungan tersebut. Lalu, polisi itu memeras korban agar kasus tidak berlanjut.

"Para pelaku yang mengaku sebagai anggota Polri melakukan penggeledahan dan berpura-pura mendapatkan narkoba. Kemudian, polisi gadungan itu  melakukan pemerasan agar kasus tidak dilanjutkan," ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat, AKBP Tahan Marpaung di Jakarta, Selasa (26/07/2016).

Polisi berhasil menangkap empat dari lima polisi gadungan itu. Diantaranya, Jacobus Sianturi alias lae (32), Ahmad Firdaus (18), Edi Gunawan alias Jawa (29), Yudi Sugalih (41) dan Heru yang masih menjadi DPO.

Kejadian bermula tanggal 18 Juli, korban memasuki taksi diikuti lima tersangka yang memaksa masuk dengan korban. hal itu terjadi pada pukul 04.10 Wib di depan Pintu Selatan Keluar Stasiun KA Senen Jakarta Pusat.

"Tersangka kemudian memaksa mengancam saksi Ahmad Dhani (supir taksi) untuk menjalankan mobilnya," jelasnya.

Pelaku lalu menuduh korban membawa narkoba dan mengancam akan memproses ke kantor polisi. Korban diperas agar kasus tidak berlanjut.

"Jacobus Sianturi dan Ahmad Firdaus secara bergantian menuduh korban membawa narkoba sambil mengancam menggunakan alat setrum listrik," tuturnya.

Karena takut, Korban menyerahkan uang dan beberapa barang pribadinya. 

"Karena takut, maka korban menyerahkan uang Rp52.000, satu unit HP Evercoss warna hitam, satu unit HP merk Nokia type 1600," ujar tahan.

Keempat pelaku berhasil dicokok di kawasan Jakarta Pusat, Senin (25/07/2016) sore. Sedangkan Heru masih dalam pengejaran polisi. (WM)

Atlet panahan, Muhammad Faaiz Alwan (19) menjadi korban pemerasan polisi gadungan. Ia dituduh ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-26T12:25:16+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160726/294535/Atlet-Panah-Kena-Peras-Polisi-Gadungan
Warga Minta Polda Lampung Berantas Pemalak di Jalanan

Rimanews - Sejumlah warga yang melintas di jalan lintas tengah wilayah Lampung meminta Kapolda setempat menghentikan praktik permintaan uang ilegal oleh sejumlah pemuda kepada sopir kendaraan terutama truk dan pengangkut barang.

"Setidaknya saya sempat melihat dua lokasi tempat mereka meminta uang yakni di Waykanan dan Lampung Tengah," kata Eko Simanto, warga Pringsewu, Lampung, di Bandarlampung, Selasa (26/07/2016).

Ia yang baru pulang dari Belitang, Kabupaten Oku Timur, Sumsel mengunjungi famili yang hajatan, menceritakan aksi meminta uang para pemuda tersebut. Yang di Waykanan seorang berdiri di tengah jalan, sementara satunya mendatangi sopir.

"Saya lupa lokasinya. Tapi di Waykanan. Itu kan sangat mengganggu laju kendaraan. Saya mengendarai kendaraan pribadi nyaris 'menyerempet' mereka. Kasihan sopir truk itu berapa rupiah rsus dikeluarkan. Belum lagi di provinsi lain. Juga harus membayar di jembatan timbang di Waykanan," katanya.

Sementara di Lampung Tengah aksi meminta di jalan lintas tengah Sumatera dilakukan oleh sejumlah pemuda dengan memanfaatkan perbaikan sisi jalan di lokasi tersebut.

"Mereka mengatur arus lalu lintas, tetapi meminta imbalan khususnya kepada sopir angkutan barang dan truk," kata dia.

Warga lainnya, Dedi T yang ikut rombongan ke Belitang mengatakan aksi mereka terutama di Lampung Tengah ramainya dilakukan pada malam hari. "Siang juga ada waktu kami berangkat melihat mereka meminta, tetapi tidak seramai malam hari," katanya.

"Saya juga sudah siapkan uang lima ribu kalau mereka minta, daripada ada apa apa dengan kendaraan kami. Tapi mereka tidak meminta ke kendaraan pribadi," katanya.

Karena itu, ia meminta Kapolda Lampung menindak tegas pelaku peminta di jalan raya tersebut karena sangat mengganggu warga saat berkendara dan membuat Lampung dianggap tak nyaman oleh warga dari luar daerah.

Sebelumnya, Kepala Kepolisian Daerah Lampung Brigjen Ike Edwin mengatakan sudah menyiagakan satuan tugas antiteror dan penembak jitu atau sniper untuk mengantisipasi terjadi ancaman tindak kejahatan dan aksi terorisme.

"Satgas ini ditempatkan menyebar di sepanjang jalan sepi atau pun objek vital seperti pusat keramaian," kata Kapolda Lampung.

Menurut dia, penembak jitu juga telah ditempatkan pada posisinya masing-masing, sehingga dapat mengantisipasi serta meminimalkan terjadi tindak kejahatan agar pelaksanaan Lebaran 2016 menjadi lebih nyaman.

Sejumlah warga yang melintas di jalan lintas tengah wilayah Lampung meminta Kapolda setempat ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-26T11:22:13+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160726/294514/Warga-Minta-Polda-Lampung-Berantas-Pemalak-di-Jalanan
Ayah Tiri Tewas Mengenaskan Usai Duel Carok

 Rimanews - Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Situbondo, Jawa Timur, menyelidiki motif pembunuhan yang dilakukan oleh anak terhadap bapak tirinya menggunakan celurit.

"Korban meninggal dunia adalah Bunarwi (60), warga Dusun Bendusa, Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa. Korban meninggal setelah sebelumnya terleibat 'carok'' atau perkelahian dengan Heriyanto (40) yang tak lain anak tiri korban," ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Situbondo AKP I Gede Lila Buana Arta di Situbondo, Selasa (26/07/2016).

Ia mengemukakan bahwa korban tewas dengan luka di bagian leher belakang hingga bagian depan akibat terkena senjata tajam celurit, setelah terlibat perkelahian dengan anak tirinya saat perjalanan dari sungai ke rumah korban. Korban diketahui warga sekitar sudah dalam kondisi meninggal dunia di lokasi kejadian.

Perkelahian antara anak dan bapak tiri tersebut, kata dia, bermula karena jauh-jauh hari sebelumnya keduanya kerapkali terlibat cekcok mulut. Hingga pada Senin (265/7) malam sekitar pukul 19:00 WIB, keduanya terlibat cekcok mulut dan berkelahi menggunakan senjata tajam.

"Informasi sementara yang kami dapatkan korban dan pelaku terlibat 'carok' ketika korban pergi ke sungai yang tak jauh dari rumahnya. Tetapi saat hendak pulang dalam perjalanan korban bertemu pelaku dan keduanya berkelahi menggunakan celurit," katanya.

Gede menjelaskan, korban tewas di lokasi kejadian dengan kondisi tertelungkup ke tanah dan senjata tajam masih menacap di bagian leher. Sedangkan pelaku juga mengalami luka di leher akibat terkena celurit milik bapak tirinya dan harus menjalani perawatan di RSUD dr Abdoerrahem Situbondo.

"Sementara barang bukti yang kami amankan dua senjata tajam jenis celurit milik korban dan pelaku. Untuk mengetahui pasti motif perkelahian yang menyebabkan kematian ini, kami masih akan memintai keterangan kepada pelaku setelah pulih serta memintai keterangan saksi-saksi lainnya," katanya.

Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Situbondo, Jawa Timur, menyelidiki motif pembunuhan ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-26T06:51:42+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160726/294439/Ayah-Tiri-Tewas-Mengenaskan-Usai-Duel-Carok
Waspada, Kejahatan Begal Sadis di Medan Semakin Meningkat

Rimanews - Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, menegaskan segera memberlakukan jam malam, karena semakin meningkatnya angka tindak kejahatan begal secara sadis di kota itu.

"Personel Polresta Medan akan diubah kerjanya, dan malam jadi siang untuk memberantas aksi begal tersebut," kata Mardiaz saat menggelar apel pembentukan Anti Begal dan premanisme di Medan, Senin (25/07/2016).

Jika kerja maksimal polisi tidak berhasil, menurut dia, tak akan sungkan-sungkan meberlakukan jam malam di kota Medan.

Ia menyebutkan, tim anti begal dan preman sudah pernah dilaksanakan tahun lalu, dan kejahatan begal di kota Medan menurun drastis.

Namun sekarang ini, secara kualitas aksi begal secara sadis tersebut engalami peningkatan.

Bahkan, jelasnya, pelakunya nekat dan berani beraksi di tengah kota.

Mardiaz menjelaskan, sebanyak 202 personel gabungan Polresta Medan dibantu Brimob akan dikerahkan dalam Tim Anti Begal.Dan disebar di seluruh wilayah hukum Polresta Medan.

Tim Begal ini harus ada gaungnya, dan merupakan tindakan preventif, disamping itu Unit Reskrim di Polsek-polsek, serta Sat Reskrim juga harus tetap melakukan pengungkapan terhadap kasus- kasus sebelumnya.

"Kita fokus terhadap begal, dan jangan sampai terjadi lagi warga yang meninggal dunia," kata mantan Kapolres Mandailing Natal (Madina).

Ketika ditanyakan mengenai rencana membatasi ruang gerak pelaku begal di Kota Medan, Mardiaz mengatakan, sebanyak 28 Pos Lantas nantinya akan diisi tiap malam oleh personel kepolisian yang totalnya sebanyak 202 anggota.

Setiap pengendara yang melintas akan diperiksa secara ketat.

Kemudian, pengemudi mobil akan dibuka kacanya,dan petugas tahu siapa saja masyarakat yang beraktivitas di malam hari.Hal ini dilakukan agar memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat terhadap aksi perampokan.

Mardiaz berharap petugas kepolisian yang melakukan patroli tidak melakukan penyimpangan.

Jangan sampai terjadi penyimpangan, ocehan, cemohan warga, dan melakukan pungli, serta kekerasan, ucapnya.

Kapolresta mengatakan, untuk memberantas aksi pelaku begal tersebut, sangat diperlukan informasi dari masyarakat.

Sebelumnya, pengusaha katering, Monang (48) warga Jalan Ternak Medan Polonia, ditemukan tewas di Jalan MT Haryono simpang Jalan Surabaya, Senin (18/7) pagi.

Korban tewas berlumuran darah setelah ditikam dari arah belakang dalam posisi masih menggunakan helm.

Peristiwa tersebut, sangat meresahkan masyarakat, dan takut bila beraktivitas di malam hari, serta membuktikan kota Medan rawan begal.

Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, menegaskan segera memberlakukan jam malam, ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-25T23:08:53+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160726/294406/Waspada-Kejahatan-Begal-Sadis-di-Medan-Semakin-Meningkat
Bawa Sabu, Anggota DPRD Kudus dan Teman Wanitanya Dicokok BNN

Rimanews - Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah menangkap seorang anggota DPRD Kabupaten Kudus yang kedapatan membawa narkotika jenis sabu-sabu. Tak hanya itu, petugas BNN juga menangkap teman wanitanya yang berinisial VR.

Juru bicara Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah Komisaris Yuli di Semarang, Senin, membenarkan penangkapan legislator berinisial AI tersebut. Namun, Yuli tidak menjelaskan secara detail penangkapan tersebut.

"Kepastiannya besok, ya," katanya.

Dari informasi yang diperoleh, legislator yang menjabat sebagai Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Kudus tersebut ditangkap bersama seorang wanita.

AI ditangkap di jalan kawasan Perumahan Puri Anjasmoro Semarang Barat.

Bersama dengan AI diamankan satu paket kecil sabu-sabu yang disimpan di sikat gigi lipat.

Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah menangkap seorang anggota DPRD Kabupaten Kudus yang ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-26T00:16:26+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160726/294414/Bawa-Sabu-Anggota-DPRD-Kudus-dan-Teman-Wanitanya-Dicokok-BNN
Istri Sewa Pembunuh Bayaran Bunuh Suami

Rimanews - Kesal lantaran tak pernah dinafkahi, EP (38), seorang perempuan di Lahat Sumatera Selatan tega membunuh suaminya, HA (42). EP menyewa dua pembunuh bayaran, YW (30) dan UJG untuk menghabisi nyawa suaminya. Bayarannya, Rp15 juta.

EP, ditangkap satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Lahat, Sumatera Selatan, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kepada polisi, EP mengaku tega membunuh suaminya karena tidak pernah mendapatkan nafkah lahir batin selama empat tahun terakhir. Dia juga mengaku kerap mendapat perlakukan kasar dari suaminya yang bekerja sebagai karyawan PLN tersebut.

"EP kemudian menyewa YW untuk melakukan pembunuhan,” ungkap Kasat Reskrim Polres Lahat AKP Arif Mansyur.

Sementara, YW mengaku sempat menolak tawaran EP. Tapi,  karena terbelit hutang Rp 3 juta, dia akhirnya menerima tawaran tersebut dengan upah Rp 15 juta.

Kemudian, YW mengajak UJG saat beraksi. Berbekal foto dan nomor telepon yang diberikan tersangka EP, YW bersama UJ pun merencanakan pembunuhan dengan cara berpura-pura ingin memasang saluran listrik.

Karena tak curiga, korban pun menerima tawaran untuk memasangkan listrik di rumah YW. Ketiganya, YW, UJG dan  korban bertemu.

"Namun tepat di jalan lintas desa Wanaraya kecamatan Kikim Barat, Lahat yang kebetulan sepi, kedua pelaku langsung menyabet dan menikam korban dengan pisau yang sudah disiapkan oleh mereka berdua, hingga korban meninggal di tempat," ungkap Arif.

Korban mengalami luka tusuk di bagian bawah ketiak bagian sebelah kiri, luka sabetan sajam bagian dada dan leher kanan.

Setelah melakukan pembunuhan, kedua pelaku langsung meninggalkan lokasi hingga warga menemukan korban tewas dengan bersimbah darah.

Kesal lantaran tak pernah dinafkahi, EP (38), seorang perempuan di Lahat Sumatera Selatan tega ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-25T20:52:07+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160725/294393/Istri-Sewa-Pembunuh-Bayaran-Bunuh-Suami
Polisi Telusuri Yayasan Pemalsu Kartu BPJS

Rimanews - Polisi masih menelusuri legalitas Yayasan Rumah Peduli Dhuafa yang membuat kartu peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan palsu di Kabupaten Bandung Barat.

"Ya, hasilnya masih belum dapat," kata Kapolres Cimahi AKBP Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, di Bandung, Senin (25/07/2016).

Dia menuturkan, Yayasan Rumah Peduli Dhuafa sudah beroperasi sejak Juli 2015 yang bergerak di bidang perbantuan kesehatan dan pendidikan.

Polisi telah menetapkan seorang tersangka Ana Sumarna (42) warga Kota Cimahi yang bertanggung jawab dalam pembuatan kartu peserta BPJS Kesehatan palsu.

"Dia adalah orang yang bertanggung jawab atas kasus ini," katanya pula.

Tersangka Ana, kata dia, ditahan karena khawatir melarikan diri dan menghilangkan barang bukti lainnya.

Terkait uang yang diperolehnya dari penipuan itu, kata Ade, mencapai Rp81 juta. "Menurut tersangka uang hasil pembuatan BPJS tersebut digunakan untuk operasional yayasannya," katanya lagi.

Kasus tersebut bermula setelah adanya warga yang melaporkan bahwa kartu BPJS tersebut tidak terdaftar di kantor BPJS resmi.

Polisi masih menelusuri legalitas Yayasan Rumah Peduli Dhuafa yang membuat kartu peserta Badan ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-25T20:24:21+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160725/294389/Polisi-Telusuri-Yayasan-Pemalsu-Kartu-BPJS
Adu Mulut, JK Tusuk Azis

Rimanews - Seorang pria berinisial JK, warga Kusan Hilir, Kampung Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, menusuk rekannya, Azis hingga tewas.

Penusukan itu, berawal dari adu mulut. Usai menusuk Azis, JK melarikan diri.

"Pelaku penganiayaan yang mengakibatkan korbannya meninggal dunia itu sudah masuk dalam daftar pencarian orang dan masih dalam pengejaran," kata Kanit Reskrim Polsek Kusan Hilir Bripka Zulhan di Kusan Hilir, Senin (25/07/2016).

JK menusuk Azis di Gang Siola RTVII Desa Batuah Kecamatan Kusan Hilir, Tanah Bumbu.

Azis mengalami luka tusuk di bagian perut dan lengan sebelah kiri. Dia sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit Andi Abdul Rahman Noor di Desa Sepunggur.

Setibanya di rumah sakit, Azis menghembuskan nafas terakhir karena mengalami pendarahan yang hebat.

"Untuk korban sudah dilakukan visum, dan Polsek juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP)," ucapnya.

Seorang pria berinisial JK, warga Kusan Hilir, Kampung Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, menusuk ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-25T19:59:15+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160725/294382/Adu-Mulut-JK-Tusuk-Azis
25 Juli 2016 | 20:03
Adu Mulut, JK Tusuk Azis
Penjambret Tewas Dihakimi Massa

Rimanews - Dua pelaku jambret tertangkap warga saat beraksi di Gang Wareng, Cakung Barat, Jakarta Timur. Satu pelaku tewas dihakimi massa, sementara rekannya kritis di rumah sakit.

Kejadian berawal saat kedua pelaku mengikuti korban dengan mengendarai sepeda motor. Salah seorang pelaku langsung menyambar dompet yang sedang dipegang oleh Ade Irma Noviani Siburian.

Beruntung, teriakan korban mengundang perhatian warga dan secepat kilat massa mengejar lalu menangkap pelaku. Keduanya dihajar warga hingga babak belur.

Petugas Polsek Metro Cakung yang mendapat laporan langsung meluncur lokasi kejadian untuk mengamankan dua pelaku. Karena kondisinya mengkhawatirkan dua penjambret ini dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan.

“Massa berdatangan langsung menghadang pelaku," kata Kapolsek Metro Cakung, Kompol Armunanto Hutahean dikutip dari laman Humas Polda Metro Jaya, Senin (25/07/2016).

Meski pelaku sudah meminta ampun, namun warga yang geram tak berhenti untuk memberikan bogem mentah, bahkan ada juga warga yang teriak untuk membakar pelaku.

Seorang pelaku, Andi Subari alias Bule (25), warga Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara, tewas di rumah sakit sedangkan rekannya masih dirawat.

Dua pelaku jambret tertangkap warga saat beraksi di Gang Wareng, Cakung Barat, Jakarta Timur. Satu ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-25T16:58:25+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160725/294350/Penjambret-Tewas-Dihakimi-Massa
25 Juli 2016 | 17:37
Penjambret Tewas Dihakimi Massa
Pembalak Liar Tewas Ditembak Polisi

Rimanews - Idham Khalid (26) pelaku pembalakan liar(illegal logging) tewas ditembak polisi. Idham sempat menjalani perawatan di ruang ICU Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jambi, sebelum mengembuskan nafas terakhir.

"Benar, pelaku pembalakan liar Idham Khalid telah meninggal dunia di RS Bhayangkara," kata Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Kuswahyudi Tresnadi di Mapolda Jambi, Senin (25/07/2016).

Jenazah Idham telah dimakamkan keluarganya di Lorong Pesantren An Nur, Kelurahan Tangkit Lama, Kabupaten Muarojambi.

Idham Khalid merupakan pelaku pembalakan liar. Berdasarkan keterangan polisi, dia menyerang anggota polisi dengan golok saat akan ditangkap.

"Kemudian anggota di lapangan mengeluarkan dua kali tembakan peringatan, namun tidak dihiraukan. Akhirnya polisi menembak kepalanya," jelas dia.

Kerabat korban, Sulistio, menyebutkan Idham Khalid adalah petani kelapa sawit di Kabupaten Muarojambi bukan pelaku pembalakan liar.

"Korban merupakan warga Kelurahan Tangkit Lama, Kabupaten Muarojambi. Korban terkena tembakan di bagian kepalanya," kata kerabat korban Sulistio (30).

Korban ditembak polisi di Lorong Merpati, Kelurahan Tangkit, Kabupaten Muarajambi saat hendak pergi mengambil sawit menggunakan truk miliknya.

"Saat itu korban hendak pergi mengambil sawit menggunakan mobil truknya dan kemudian korban terkena tembakan. Selanjutnya, korban langsung dibawa ke Jambi, dan kami menyusul karena mendapatkan kabar bahwa korban tertembak," kata Sulistio.

Idham Khalid (26) pelaku pembalakan liar(illegal logging) tewas ditembak polisi. Idham sempat ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-25T16:39:49+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160725/294346/Pembalak-Liar-Tewas-Ditembak-Polisi
Pria Nekat Curi Amplop Pengantin

Rimanews - DE (21), seorang karyawan Wedding Organizer nekat mencuri amplop pengantin di Plaju, Palembang, Sumatera Selatan. Pencurian itu dilakukan DE di sebuah resepsi penikahan yang diadakan keluarga RE (53), di kawasan Jalan Tegal Binangun Kecamatan Plaju Palembang.

Ketika itu, DE membongkar pelaminan yang disewa tuan rumah. Namun, tanpa seizin tuan rumah, tersangka mengambil kotak amplop pelaminan di dalam kamar pengantin dan membawanya ke dalam mobil angkutan pelaminan.

Saat di dalam mobil, tersangka kemudian mengambil kunci kotak amplop dan langsung mengambil satu amplop berisikan uang Rp 200 ribu.

Perbuatan DE tepergok keluarga tuan rumah. Dia panik, dan langsung membuang uang yang diambilnya ke semak-semak.

Keluarga tuan rumah kemudian mendekati tersangka dan mempertanyakan kotak amplop. Tapi, tersangka membantah. Akhirnya, tuan rumah melapor ke Polsek Plaju Palembang.

Setelah petugas tiba di lokasi, tersangka langsung diperiksa petugas dan akhirnya petugas mendapatkan barang bukti uang Rp 200 ribu di semak-semak sekitar tenda yang dibuang tersangka.

Petugas kemudian mengamankan tersangka berikut barang bukti kotak amplop milik pengantin yang berisikan 21 amplop dengan total uang tunai Rp 665 ribu.

"Saya lagi buntu, jadi saya ambil satu amplop di dalam kotak. Saya hanya sekadar untuk beli rokok, karena sebenarnya gaji bongkar pasang pelaminan sudah cukup,” ujar DE.

Kapolsek Plaju AKP Majavet mengatakan, petugas mendatangi TKP setelah mendapatkan laporan dari korban. "Kotak yang berisikan 21 amplop juga diamankan sebagai barang bukti. Karena tersangka sudah membuka kotak tanpa sesizin pemiliknya. Tersangka dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang pencurian biasa dengan ancaman kurungan penjara selama lima tahun," ujarnya.

DE (21), seorang karyawan Wedding Organizer nekat mencuri amplop pengantin di Plaju, Palembang, ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-25T15:30:59+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160725/294326/-Pria-Nekat-Curi-Amplop-Pengantin
25 Juli 2016 | 15:35
Pria Nekat Curi Amplop Pengantin
Diringkus, Garong Pembunuh Anggota TNI

Rimanews - Polisi meringkus Wawan, perampok anggota TNI Letkol Laut Anton Budiono. Korban tewas dengan luka serius di kepala setelah motornya dipepet dan ditendang oleh pelaku.

Pencurian dengan kekerasan ini terjadi pada 27 April lalu saat Anton yang sedang melaju dengan sepeda motor melewati kawasan Patung Tani, Menteng, Jakarta Pusat. 

"Korban tewas di tempat setelah kepalanya membentur trotoar. Terjadi benturan keras pada kepala korban dengan trotoar pembatas jalan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Awi Setiyono, di Mapolda Metro Jaya, Senin (25/07/2016)

Wawan kemudian mendatangi dan berpura-pura menolong korban. Kesempatan itu dia manfaatkan untuk mengambil tas hitam berisi barang berharga milik korban. Barang yang digasak Wawan antara senjata api, ponsel, dan sejumlah surat penting.

"Tersangka mengambil senpi pistol merk FEGARMI dan HP merk Xiaomi serta dompet yg berisi surat surat penting," pungkasnya.

Wawan ditangkap pada 22 Juli saat bersembunyi di atas plafon rumah pamannya bernama Edy di bilangan Kota Bambu Selatan RT 007 RW 004, Palmerah, Jakarta Barat.

"Pelaku berhasil diamankan dan dikenakan pasal 365 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan," tutupnya.

Polisi meringkus Wawan, perampok anggota TNI Letkol Laut Anton Budiono. Korban tewas dengan luka ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-25T15:20:02+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160725/294320/Diringkus-Garong-Pembunuh-Anggota-TNI-
Dikira Boneka, Ternyata Mayat Pria

Rimanews - Sesosok mayat pria gegerkan warga Kampung Cilebut Peledang, Kelurahan Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (25/07/2016). Mayat tersebut ditemukan warga di aliran sungai Cipakancilan.

Saat ditemukan, posisi mayat terlelungkup dengan kondisi sudah membengkak.

Mayat tersebut pertama kali ditemukan seorang warga. Awalnya warga mengira sosok yang mengambang di sungai adalah boneka.

Untuk mengevakuasi korban, petugas gabungan terpaksa harus menghayutkan tubuh korban sejauh 100 meter sebelum diangkat ke darat.

Sulitnya proses evakuasi karena tubuh korban berada persis di curugan air yang dalam, sehingga untuk memudahkan evakuasi tubuh korban dihanyutkan lebih dulu. Proses evakuasi jasad yang sudah mengeluarkan bau busuk itu berlangsung sekitar dua jam.

Wakapolsek Sukaraja, AKP Muhamad Nur mengatakan, petugas sengaja menghanyutkan jasad korban untuk memudahkan proses evakuasi.

"Di lokasi penemuan awal, medannya sulit, makanya tadi dihanyutkan dulu agar jasad korban bisa diangkat dari aliran sungai," ujarnya.

Setelah dilakukan evakuasi, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki memakai celana jeans dan berkaos lengan pendek.

"Diduga sudah lebih dari dua hari, soalnya kondisinya sudah membengkak dan mengeluarkan bau busuk," jelasnya.

Saat ini, jasad korban langsung dibawa ke RS Polri Kramatjati untuk dilakukan otopsi. "Kami belum bisa pastikan penyebab kematian korban, tunggu hasil identifikasi dari tim forensik RS Polri Kramatjati," katanya.

Sesosok mayat pria gegerkan warga Kampung Cilebut Peledang, Kelurahan Cilebut Timur, Kecamatan ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-25T15:11:35+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160725/294316/Dikira-Boneka-Ternyata-Mayat-Pria
25 Juli 2016 | 15:15
Dikira Boneka, Ternyata Mayat Pria
Anggota DPR Diduga Pukul ABK KM Nusa Makmur

Rimanews - Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Arif Wibowo diduga melakukan tindak kekerasan terhadap Anak Buah Kapal (ABK), KM Nusa Makmur, Febrian Putra. Peristiwa itu terjadi pada 16 Juli di Pelabuhan Gilmanuk, Bali.

Febrian Putra mengaku, dirinya dipukul oleh Arif saat berada dalam kapal saat menyeberang dari Gilimanuk, Bali menuju Ketapang, Jawa Timur.

"Jadi Pak Arif ini hendak menyeberang ke Pulau Jawa. Tapi karena proses muat di kapal dipercepat, saya instruksikan agar penumpang segera turun dari mobil," kata Febrian saat dihubungi wartawan, Senin (25/07/2016). 

Febrian mengaku, bersuara keras saat memberitahukan penumpang agar segera turun dari mobil lantaran suara bising dari mesin kapal dan knalpot kendaraan. 

Karena bernada keras, kata Febrian, hal itu dimaknai berbeda oleh Arif. Arif menurunkan anggota keluarganya dari kendaraan. Hal itu kata Febrian menghambat proses muat kendaraan di dalam kapal. 

"Kan ini menghambat proses muat. Terus saya bilang kalau mau turun di belakang saja. Karena proses muat dipercepat," ujar Febrian.

Tak terima ditegur, lantas Arif turun dari kendaraan dan mendorong Febrian diikuti oleh dua orang diduga anak buah Arif langsung memukuli Febrian. 

"Kamu itu enggak tau siapa saya," cerita Febrian menirukan Arif.

Tak berselang, petugas keamanan kapal datang untuk melerai. Kemudian Febrian dan pria diduga Arif dibawa turun dari kapal untuk dimintai keterangan. Dan berlanjut sampai Polsek Gilimanuk.

"Saya dan Pak Arif diinterogasi," ujar dia. 

Saat di Polsek, Febrian mengaku sudah berdamai dengan Arif akibat kejadian itu. Namun kata Febrian hukum tetaplah hukum. "Proses hukum harus tetap berjalan," terang Febrian.

Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Arif Wibowo diduga melakukan tindak kekerasan ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-25T15:05:00+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160725/294312/Anggota-DPR-Diduga-Pukul-ABK-KM-Nusa-Makmur
DPR: Jangan Anggap Sepele Pemalsuan Kartu BPJS!

Rimanews - Beredarnya kartu BPJS palsu di Bandung Barat mendapat perhatian khusus DPR. Anggota Komisi IX DPR RI, Okky Asokawati, menyayangkan munculnya kasus tersebut. 

“BPJS harus segera bertindak cepat untuk mengecek dan memastikan di lapangan atas munculnya kartu BPJS palsu tersebut. Bisa saja, kartu palsu BPJS tersebut tidak hanya muncul di Bandung, tapi di daerah-daerah lainnya. Kartu BPJS palsu tersebut sangat merugikan masyarakat,” kata Okky, Senin (25/07/2016).

Menurutnya, munculnya kartu BPJS palsu ini merupakan dampak dari sosialisasi yang tidak paripurna di masyarakat. Masyarakat belum sepenuhnya mengetahui tentang prosedur pendaftaran BPJS. Kondisi ini harus menjadi catatan serius oleh manajemen BPJS untuk melakukan pembenahan dan perbaikan. 

“Kartu BPJS palsu jangan dianggap masalah sepele, harus menjadi bahan koreksi manajemen BPJS,” sebut politisi PPP itu.

Dengan beredarnya kartu BPJS palsu, menunjukkan kinerja Badan Pengawas BPJS tidak maksimal. Janji Dewan Pengawas BPJS yang bakal bekerja maksimal saat uji kelayakan dan kepatutan di DPR, tidak terbukti dengan munculnya kartu BPJS palsu. 

“Ke depan, Dewas (Dewan Pengawas) BPJS agar lebih meningkatkan perannya dalam melakukan pengawasan. Dewa BPJS harus memastikan ke depan tidak ada lagi kasus serupa muncul di lapangan,” ujarnya.

Okky menambahkan, anggaran negara untuk BPJS juga sebaiknya dipisah dari Kementerian Kesehatan. Pemisahan itu dimaksudkan agar pengelolaan BPJS seperti dalam hal sosialisasi dapat lebih maksimal. 

“Harapannya, pemisahan anggaran BPJS dari Kementerian Kesehatan dapat dilakukan dalam APBN 2017 mendatang,” kata mantan peragawati itu.

Beredarnya kartu BPJS palsu di Bandung Barat mendapat perhatian khusus DPR. Anggota Komisi IX DPR ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-25T14:39:59+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160725/294305/DPR-Jangan-Anggap-Sepele-Pemalsuan-Kartu-BPJS-
Polisi Tetapkan Satu Tersangka Pemalsu Kartu BPJS Kesehatan

Rimanews - Polda Jawa Barat bergerak cepat mengusut kasus dugaan pemalsuan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan di wilayah Kabupaten Bandung Barat.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan, jajaran Polres Cimahi telah melakukan penyelidikan mengenai kasus tersebut.

Yusri menjelaskan, kasus tersebut bermula dari inisiatif Nandang, Ketua RW 011 Desa Kertajaya, Padalarang, Bandung Barat. Dia mengajak warga membuat Kartu BPJS Kesehatan secara kolektif dengan biaya Rp100 ribu. 

"Warga tertarik membuat Kartu BPJS Kesehatan melalui Nandang bersama dan adiknya yang bernama Kriswanto," kata Yusri jelasnya di Mapolda Jabar, Senin (25/07/2016).

Versi Nandang, pengurusan BPJS itu dilakukan oleh Yayasan Rumah Peduli Dhuafa yang dipimpin ole Ana Sumarna. "Yayasan itu yang menyetor ke BPJS, namun setelah dicek lembaga atau yayasan ini tidak terdaftar," sambungnya.

Warga yang kesal karena kartunya tidak bisa digunakan langsung melapor ke Polisi.

"Pelaku diduga sudah lama melakukan kegiatannya ini, warga Bandung Barat ini geram melihat kelakuan pelaku AS yang merugikan hampir 175 KK," ujar Yusri.

Kapolres Cimahi AKBP Ade Syam menambahkan, saat ditangkap petugas di kediamannya, ditemukan sejumlah dokumen berkas pendaftaran formulir BPJS.

"Beberapa berkas ditemukan, seperti satu bundel berkas pendaftaran BPJS, satu bundel kuitansi pembayaran, dua buah Kartu Peserta BPJS palsu serta empat Lembar blanko BPJS hasil print melalui email.

Polres Cimahi sendiri saat ini masih menelusuri adanya keterlibatan pihak lainnya, untuk mengungkap hal ini.

"Kita menelusuri adanya keterlibatan pihak lain, selain tersangka AS. Sejauh ini masih satu orang tersangka," pungkasnya.

Polda Jawa Barat bergerak cepat mengusut kasus dugaan pemalsuan kartu Badan Penyelenggara Jaminan ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-25T14:16:20+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160725/294297/Polisi-Tetapkan-Satu-Tersangka-Pemalsu-Kartu-BPJS-Kesehatan
Ahok: Waspadai Pemalsuan Pelat Kendaraan

Rimanews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menilai penerapan sistem ganjil genap tidak akan dapat mengurangi jumlah kendaraan di wilayah ibukota karena ada kemungkinan pemalsuan pelat nomor oleh pemilik kendaraan. 

"Saya perkirakan sistem ganjil genap itu paling-paling hanya bisa mengurangi jumlah kendaraan sekitar 20 persen saja, tidak akan maksimal atau bahkan mencapai 80 persen," kata Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (25/07/2016). 

Meskipun demikian, dia menyatakan sistem ganjil genap harus diterapkan sambil menunggu pemberlakuan sistem jalan berbayar elektronik atau Electronic Road Pricing (ERP) di wilayah ibukota. 

"Sebentar lagi kami akan melakukan uji coba sistem ganjil genap. Jadi, kami serahkan saja pelaksanaan uji coba ganjil genap itu kepada pihak kepolisian. Diharapkan uji coba itu dapat berjalan lancar," ujar Ahok. 

Mantan Bupati Belitung Timur itu mengungkapkan selama masa uji coba sistem ganjil genap, sanksi yang akan diberikan kepada para pelanggar hanya berupa sanksi teguran. 

"Selama masa uji coba, kami hanya memberikan sanksi berupa teguran saja. Tapi nantinya, setelah selesai masa uji coba, kami akan berikan sanksi terberat, yaitu sanksi pidana apabila terbukti melakukan pemalsuan pelat nomor kendaraan," ungkap Ahok. 

Seperti diketahui, masa uji coba sistem ganjil genap akan dimulai dari 27 Juli hingga 26 Agustus 2016. Setelah uji coba selesai, kebijakan ganjil genap tersebut baru akan diberlakukan secara efektif mulai 30 Agustus 2016.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menilai penerapan sistem ganjil genap tidak akan ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-25T14:04:48+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160725/294295/Ahok-Waspadai-Pemalsuan-Pelat-Kendaraan
Polda Metro Tangkap Begal Pembunuh Prajurit TNI

Rimanews - Petugas Polda Metro Jaya menangkap seorang pria berinisial AK alias Wawan bin Asman Rasidi (28) diduga begal yang menewaskan anggota TNI-Angkatan Laut (AL) Letnan Kolonel (Letkol) Anton Budiono.

"Kejadian pencurian dengan kekerasan pada Sabtu 23 April 2016 sekitar pukul 05.30 WIB di lampu merah Patung Tani Menteng Jakarta Pusat," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Awi Setiyono di Jakarta Senin (25/07/2016).

Awi menjelaskan kejadian berawal saat tersangka AK mengendarai motor bernomor polisi B-6148-PJD memepet dan menendang sepeda motor yang dikemudikan korban Letkol Anton Budiono Karena hilang kendali, korban menabrak trotoar pembatas jalan dan terpental akibatnya terjadi benturan keras pada bagian kepala sehingga anggota TNI-AL tersebut mengeluarkan darah pada hidung dan mulut.

Korban diduga tewas di lokasi kejadian, sedangkan tersangka menghentikan sepeda motor dan berpura-pura menolong namun mengambil tas warna hitam milik Letkol Anton yang berisi senjata api merk "FEGARMI", telepon selular dan dompet.

Selanjutnya, petugas Unit 3 Subdirektorat Reserse Mobil Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pimpinan Ajun Komisaris Polisi Pius Ponggeng menyelidiki kasus pencurian dengan kekerasan tersebut.

Hasil penelusuran, polisi meringkus tersangka AK yang bersembunyi di atap rumah pamannya Edy di Palmerah Jakarta barat pada Jumat (22/7) pukul 00.05 WIB.

Pengakuan tersangka menjual senjata api milik Letkol Anton kepada Erik melalui seorang perantara bernama Budi yang masuk daftar pencarian orang (DPO) seharga Rp3 juta.

Kemudian petugas memperoleh informasi Erik berada di taman yang menjadi lokasi tongkrongan di sekitar Kota Bambu Selatan Palmerah Jakarta Barat pada Minggu (24/7) pukul 00.00 WiB.

Petugas sempat mengejar Erik namun pelaku melarikan diri ke arah tempat yang gelap namun terdengar benda terjatuh berupa senjata api merk FEGARMI kaliber 9,9 milimeter dengan magazen berisi enam butir peluru tajam.

Dari hasil penyidikan, polisi menyita barang bukti satu unit motor, selembar KTP milik AK (Ade Kurniawan), satu tas milik korban, selembar KTP, SIM C, Kartu Tanda Anggota (KTA), SIM TNI, surat izin penggunaan senjata api atas nama Anton Budiono, selembar NPWP dan satu kartu smart parker milik korban.

Ada juga satu ATM BCA milik korban, selembar kwitansi, satu sepeda motor B-6869-UYD, selembara KTP atas nama Sonia Pamela, satu telepon selular korban, sepucuk senjata api merk FEGARMI dan enam butir peluru tajam milik Letkol Anton Budiono.

Petugas Polda Metro Jaya menangkap seorang pria berinisial AK alias Wawan bin Asman Rasidi (28) ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-25T12:58:40+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160725/294273/Polda-Metro-Tangkap-Begal-Pembunuh-Prajurit-TNI
PSK Timur Tengah Marak Lagi di Puncak

Rimanews - Berulang kali dirazia, pekerja seks komersial (PSK) asing di kawasan Puncak, masih tetap beroperasi. PSK asing asal Timur Tengah yang sering disebut Magribi mematok harga fantastis sekali kencan. Sasarannya adalah pria hidung belang asal Timur Tengah juga.

"Ada mucikari yang memasok. Sudah dideportasi ke negara asalnya, beberapa bulan kemudian, datang lagi," ujar Kepala Imigrasi Bogor, baru-baru ini.

Para PSK yang kebanyakan berasal dari Timur Tengah itu mematok tarif bervariasi, mulai dari Rp6-10 juta sekali kencan.

Kehadiran wanita berhidung mancung dan berkulit kuning itu karena kawasan Puncak menjadi salah satu lokasi tempat berlibur wisatawan asal Timur Tengah dan para imigran.

"Terakhir, akhir 2015 lalu. Kami operasi itu dapat delapan orang, sama mucikarinya empat orang. Langsung kami serahkan ke Direktorat lalu dideportasi ke negara asal," katanya.

PSK asing yang biasa disebut Magribi ini, punya berbagai modus dan strategi dalam menjajakan tubuhnya.

Mulai dari tempat tinggal yang sangat tersembunyi, sistem pemesanan, hingga strategi saat bertransaksi.

Menurut Herman, saat ini Magribi tinggal terpisah, di sebuah vila yang disediakan oleh penyedia jasanya.

"Dulu kan disatukan dalam satu rumah tapi karena sering kena razia, sekarang tinggalnya berpencar," katanya.

Untuk memesan Magribi kata Herman, konsumen berkomunikasi lewat handphone dengan mucikari.

Kemudian konsumen bertemu mucikari untuk di lokasi yang sudah disepakati.

Aparat kerap kesulitan menangkap PSK asing ini, sebab mereka dilindungi jaringan yang cukup rapi.

"Misal sudah deal, dari rumah pakai mobil, terus di tengah jalan ganti lagi mobil lagi terakhir pakai ojek," katanya.

Umur para PSK itu rata-rata masih muda, antara 20-25 tahun. Namun, karena perawakan mereka tinggi besar, sehingga sepintas usia mereka sudah tua.

"Yang dibawah 20 tahun juga ada," katanya.

Perempuan ini sengaja didatangkan untuk melayani warga Timur Tengah juga yang sedang berlibur di Puncak.

"Rata-rata wajahnya memang cantik, tapi lebih dari itu mereka juga tenaganya kuat," ujarnya.

 

Berulang kali dirazia, pekerja seks komersial (PSK) asing di kawasan Puncak, masih tetap ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-25T10:15:20+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160725/294203/PSK-Timur-Tengah-Marak-Lagi-di-Puncak
Polisi Ringkus Pembobol Kantor di Tanjung Barat

Rimanews - Gerombolan perampok berhasil diamankan polisi gabungan Unit Kriminal Umum dan Reserse Mobile Polres Jakarta Pusat.

Perampok yang terdiri dari enam orang itu sebelumnya berhasil membobol gedung kantor PT. Ayudi Persada di Jalan Raya Tanjung Barat No. 161, Jakarta Selatan.

"Telah terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang dilakukan oleh pelaku yang diduga berjumlah enam orang," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Awi Setiyono di Jakarta, Senin (25/07/2016).

Awal kejadian ketika Kamis (7/07/2016) pukul 07.00 seorang petugas penjaga kantor bernama I Wayan Artha sedang berjaga. Para gerombolan tersebut datang dan langsung melompati pagar kantor tersebut.

Wayan langsung dilumpuhkan oleh kawanan perampok tersebut.

"Tiba-tiba datang pelaku dengan cara melompati pagar kantor, lalu melumpuhkan korban denga cara menganiaya, mengikat korban dengan tali dan lakban," jelasnya

Setelah mengikat korban, kawanan ini lalu masuk ke dalam kantor, membobol brangkas dan membawa uang tunai sebesar Rp90 Juta.

"Pelaku kemudian mencongkel pintu dan merusak brangkas dan pelaku berhasil membawa uang tunai sebesar Rp90.534.000 milik PT. Ayudi Persada," kata Awi.

Tidak hanya itu, uang milik korban sebesar Rp10 juta pun ludes diambil pelaku.

Baca juga: Rampok Gondol Uang Perusahaan Tanpa Jejak, Polisi Linglung ‎

Pelaku berhasil ditangkap di Tambun, Bekasi. Dari hasil penangkapan pada Sabtu lalu, (23/07/2016), polisi berhasil mengamankan empat dari enam tersangka perampokan.

Mereka terdiri dari AM (46), AFB (23), AA (31), W (22).

Barang bukti yang didapat berupa satu buah tablet, satu buah linggis, satu buah golok dan dua buah obeng.

Gerombolan perampok berhasil diamankan polisi gabungan Unit Kriminal Umum dan Reserse Mobile Polres ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-25T09:33:32+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160725/294187/Polisi-Ringkus-Pembobol-Kantor-di-Tanjung-Barat
Polisi Tembak Kaki Begal Bersenjata Api

Rimanews - Polres Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan menembak kaki Fau (26), seorang begal yang meresahkan masyarakat di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Petanang, akhir pekan lalu.

Kepala Unit Pidana Umum Polres Lubuklinggau Iptu Hendrawan di Lubuklinggau, Senin mengatakan satu orang pelaku lagi berhasil lolos masuk hutan saat petugas tiba di lapangan.

Ia mengatakan, begal itu ditangkap saat tengah menunggu korbannya bersama rekannya yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO).

Saat mau ditangkap, Fau terpaksa ditembak, karena mencoba melawan petugas dengan mengeluarkan senjata api rakitan.

Sebelumnya polisi mendapat informasi dari masyarakat yang pernah menjadi korban begal, sehingga petugas langsung ke lokasi dan terlihat ada dua orang yang mencurigakan kebetulan di lokasi sering terjadi tindak pidana.

Tim Buser yang dipimpin Kanit Pidum Iptu Hendrawan sampai lokasi langsung mendatangi kedua orang tak dikenal duduk dipinggir jalan diduga menunggu korbannya.

Fau sempat mengeluarkan senjata api laras pendek rakitan untuk melawan petugas, karena berbahaya polisi langsung melepaskan tembakan di bagian kakinya, sedangkan temannya berhasil kabur.

Saat itu polisi berhasil mengamankan sepucuk senjata api rakitan berikut dua peluru organik dan satu bila pisau, sedangkan dalam senjata api itu ada empat peluru yang siap ditembakkan.

Tersangka saat ini telah diamankan di Mapolres Lubuklinggau untuk dilakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut, terutama asal senjata api rakitan.

"Tersangka akan kita kenakan pasal 1 dan 2 Undang-Undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 karena tanpa hak menyimpan, menguasai senpi dan pisau serta ancam kurangan penjara lima tahun keatas," katanya.

"Kepada seluruh masyarakat diimbau untuk kerja sama apabila melihat orang mencurigakan segera laporkan ke polisi, terlebih pelaku sudah sering meresahkan masyarakat dengan pencurian dan kekerasan serta tindak pidana lainnya," tuturnya.

Polres Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan menembak kaki Fau (26), seorang begal yang meresahkan ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-25T06:38:11+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160725/294137/Polisi-Tembak-Kaki-Begal-Bersenjata-Api
Polisi Tangkap 2 Orang Terkait Upal, Uang Jutaan Rupiah Diamankan

Rimanews - Tim khusus "Paniki" Polresta Manado, SulawesI Utara, meringkus dua tersangka kasus uang palsu di kota itu.

Kabid Humas Polda Sulawesi Utara (Sulut) AKBP Wilson Damanik di Manado, Minggu (25/07/2016), mengatakan, kedua pelaku yang diamankan itu masing-masing HM alias Haris dan RAG alias Iwan.

"Tersangka diamankan pada Minggu dini hari sekitar pukul 03.00 WITA. Selain kedua tersangka polisi juga mengamankan uang jutaan rupiah pecahan Rp50 ribu," kata Damanik.

Wilson Damanik mengatakan, tertangkapnya pelaku uang palsu itu berawal dari informasi diperoleh polisi yang mencurigai HM pembuat dan pengedar uang palsu.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan untuk mengetahui tempat tinggal dan tempat penyimpan uang palsu yang dibuat oleh pelaku.

Dari hasil penyelidikan tim berhasil menemukan rumah yang menjadi tempat tinggal, sementara pelaku di Kelurahan Singkil I Lingkungan VII Manado.

Pada Sabtu (23/7) tim "Paniki" bergerak di lokasi tersebut dan menyita barang bukti yang disimpan pelaku di kamarnya dan diletakkan di bawah kasur sebanyak 59 lembar kertas uang palsu yang belum digunting.

Satu lembar tercetak tiga buah pecahan Rp50 ribu dan totalnya sekitar Rp8,8 juta. Polisi kemudian melakukan pengejaran terhadap pelaku dan menangkap HM.

Pada saat tersebut polisi menyita uang Rp200 ribu dari tangan pelaku, yang diduga uang itu hasil dari penukaran uang palsu.

Kemudian dikembangkan dan diamankan barang bukti lain yang disimpan pelaku di atas lemari kayu tempat sebuah cuci mobil uang pecahan Rp50 ribu dengan total Rp6,5 juta.

Dari bahan dan keterangan yang diperolah polisi, turut juga dalam penyebaran dan pembuat uang palsu RAG alias Iwan.

Kemudian pelaku Iwan diamankan dikediamanya yang bertempat di Kelurahan Ternate Baru Kecamantan Singkil, Manado.

Keterangan yang diperoleh dari tersangka HM bahwa uang palsu tersebut ditukarkan atau dibelanjakan di warung-warung kecil yang berada pada sejumlah daerah di Sulut.

Seperti di seputar Kota Manado, Kota Tomohon, Tondano, Kabupaten Minahasa, Minahasa Utara dan Bolaang Mongondow Selatan.

Tim khusus "Paniki" Polresta Manado, SulawesI Utara, meringkus dua tersangka kasus uang ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-24T21:56:54+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160725/294128/Polisi-Tangkap-2-Orang-Terkait-Upal-Uang-Jutaan-Rupiah-Diamankan
Kriminalitas di Gorontalo Meningkat, Polisi Perketat Peredaran Miras

Rimanews - Kapolda Gorontalo Brigadir Jenderal Polisi Hengkie Kaluara, memerintahkan jajarannya di tingkat polres menekan peredaran minuman keras.

"Peredaran minuman keras di wilayah Gorontalo telah luar biasa berdampak negatif pada situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, " ujar Kapolda Gorontalo, Minggu (24/07/2016).

Menurutnya, selama ini banyak kasus kriminalitas yang terjadi di wilayah Gorontalo berawal setelah pelaku mengonsumsi minuman keras.

"Kasus yang sering terjadi karena pelaku minum minuman keras antara lain penganiayaan, pembunuhan dan pencabulan atau pelecehan seksual. Oleh sebab itu, polres dan jajarannya harus menekan peredaran minuman keras di masing-masing wilayah," kata Hengkie.

Kapolda Gorontalo juga memerintahkan agar Polres jajaran memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal.

Ia meminta kepolisian terus melakukan operasi dan razia terhadap pembeli, penjual, agen, dan distributor minuman keras di Gorontalo.

"Dalam penyelesaikan masalah harus melakukan langkah-langkah kepolisian yang profesional dengan tetap mengacu pada hukum," kata Kapolda.

Ia meminta pembinaan rohani dan mental polisi ditingkatkan, supaya mempunyai motivasi kerja yang tinggi, berdisiplin, bertanggung jawab, dan berperilaku sesuai dengan etika yang baik.

"Polres bersama jajaranya harus melaksanakan program prioritas Kapolri yatu Profesional, Modern dan Terpercaya (Promoter) secara baik dan maksimal," ujarnya.

Kapolda Gorontalo Brigadir Jenderal Polisi Hengkie Kaluara, memerintahkan jajarannya di tingkat ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-24T21:31:23+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160725/294123/Kriminalitas-di-Gorontalo-Meningkat-Polisi-Perketat-Peredaran-Miras
Pesta Sabu, Pak Kades Digelandang Polisi

Rimanews - Kepala Desa Putri Puyu Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, diringkus jajaran Polres Bengkalis saat sedang berpesta sabu di Desa Senggoro Kabupaten Bengkalis, Riau.

Penangkapan Kades Putri Puyu yang berinisial SHL (40) tersebut bersama dua lainnya yang berinisial TMZ (27) yang merupakan warga Jalan Pembangunan Kecamatan Selat Panjang- Meranti, dan ZNL (38) merupakan Karyawan RAPP warga Bengkalis, pada Sabtu (23/7) sekitar pukul 13.00 wib.

Kapolres Bengkalis AKBP Ino Harianto, membenarkan penangkapan Kades Putri Puyu Kabupaten Kepulauan Meranti bersama 2 rekannya.

"Awalnya kita mendapatkan informasi adanya pesta sabu, setelah mendapatkan informasi, sekitar pukul 13.00 tim langsung melakukan penggerebekan dan didapati ketiga tersangka sedang berpesta sabu," kata Kapolres Bengkalis, Ino Harianto, Minggu (24/07/2016).

Dari penangkapan tersebut, kepolisian berhasil mengamankan paket narkotika jenis sabu dengan berat kotor 0,5 gram, satu buah kaca fanbo berisi sabu sisa pakai, bong, sendok sabu dan 4 unit handphone.

"Saat ini, ketiganya sedang dilakukan pemeriksaan di Satnarkoba," kata Kapolres Bengkalis.

Kepala Desa Putri Puyu Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, diringkus jajaran ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-24T19:19:45+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160724/294117/Pesta-Sabu-Pak-Kades-Digelandang-Polisi
Petani Sawit Jadi Korban Salah Tembak Polisi

Rimanews - Seorang petani kelapa sawit di Kabupaten Muarojambi kritis di ruang ICU Rumah Sakit Bhayangkara Jambi. Idam Khalid (26) warga Keluruahan Tangkit Lama, Kabupaten Muarojambi itu menjadi korban peluru nyasar anggota polisi yang hendak menangkap pencuri kayu.

Idam kini masih terbaring dalam kondisi kritis di ruangan ICU RS Bhayangkara Polda Jambi, akibat terkena tembakan di bagian kepala.

"Saat itu korban hendak pergi mengambil sawit menggunakan mobil truknya dan kemudian korban terkena tembakan oleh anggota polisi dan langsung dibawa ke Jambi dan kami menyusul karena mendapatkan kabar bahwa korban tertembak," kata Sulistio (30), kerabat korban, Minggu (24/07/2016). 

Kabid Humas Polda Jambi AKBP Kuswahyudi Tresnadi memberikan  keterangan berbeda. Menurut Kuswahyudi, polisi menembak pelaku pembalakan liar di daerah Tangkit berinisial I. Polisi terpaksa mengeluarkan tembakan karena mencoba melawan saat akan ditangkap.

Kuswahyudi menambahkan, pagi tadi polisi berhasil mengungkap pencurian kayu di wilayah Muarojambi. Turut diamankan, tiga mobil truk pengangkut kayu ilegal.

"Pemiliknya dilumpuhkan dengan tembakan berinisial I karena menyerang anggota polisi dengan golok," kata AKBP Kuswahyudi Tresnadi kepada wartawan.

Sementara itu Kapolda Jambi bersama dengan pejabat Polda lainnnya juga sudah terlihat dan melihat korban yang dirawat di rumah sakit RS Bhayangkara Jambi.

Seorang petani kelapa sawit di Kabupaten Muarojambi kritis di ruang ICU Rumah Sakit Bhayangkara ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-24T17:23:22+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160724/294106/Petani-Sawit-Jadi-Korban-Salah-Tembak-Polisi
Tepergok Hendak Pecah Kaca Mobil, Saleh Sekarat Dihajar Warga

Rimanews - Soleh (24) babak belur dihajar warga Pakulonan Barat, Kelapa Dua, Tangerang, setelah tepergok hendak memecahkan kaca mobil untuk melakukan pencurian.

Kasubbag Humas Polres Kota Tangerang Selatan (Tangsel), AKP Mansuri mengatakan, saat itu Soleh sedang berjalan di kawasan Ruko Fluorite Gading Serpong, lalu menghampiri sebuah mobil.

"Pelaku lalu mengeluarkan senter dan mulai menyenteri kaca mobil sambil melihat ke dalam, " kata Mansuri seperti dilansir laman Humas Polda Metro Jaya, Minggu (24/07/2016).

Aksi Soleh itu dipergoki satpam ruko. "Saat ditanya apa yang sedang dilakukan, pelaku melarikan diri," kata AKP Mansuri.

Hendak kabur dengan motor Honda Beat  hitam bernomor B 6872 WXH, Soleh sudah keburu dicegat oleh satpam dan beberapa warga sekitar yang ikut mengejar.

Soleh pun menjadi bulan-bulanan massa yang marah, sebelum akhirnya diamankan polisi.  "Pelaku masih kami periksa,"  kata AKP Mansuri.

Soleh (24) babak belur dihajar warga Pakulonan Barat, Kelapa Dua, Tangerang, setelah tepergok ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-24T15:29:51+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160724/294103/Tepergok-Hendak-Pecah-Kaca-Mobil-Saleh-Sekarat-Dihajar-Warga
Seorang Dokter Laporkan Ancaman Pembunuhan

Rimanews - Seorang dokter di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, Dwi Hartadi, diancam akan dibunuh oleh orang tidak dikenal melalui pesan singkat. Teror tersebut diduga berlatar belakang permasalahan tanah.

Herman, kuasa hukum Dwi Hartadi, di Tanjungpinang, Minggu, mengatakan SMS bernada ancaman itu diterima kliennya kemarin, dan langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian.

"Ancaman itu ditujukan untuk Dwi dan keluarganya. Pengancam melayangkan SMS dengan kalimat yang mengerikan, akan menghabisi Dwi dan keluarganya dengan mudah bagaikan menepuk nyamuk," katanya, Minggu (25/07/2016).

Ia mengatakan, ada beberapa kata kunci yang dapat memperkuat dugaan SMS itu berhubungan dengan permasalahan tanah yakni harta yang direbut dan dilindungi anggota militer.

Harta yang dimaksud pengirim SMS diduga berhubungan dengan tanah. Baru-baru ini beberapa anggota militer membantu menengahi sengketa tanah antara Hartanto alias Cuncun dan Dwi.

Beberapa oknum militer hadir saat Dwi bertemu dan menjelaskan kepada Edison yang mengatasnamakan Hartanto untuk menengahi konflik tanah seluas enam hektare di Desa Malang Rapat, Bintan,agar tidak meluas.

Oknum-oknum tentara itu hadir berdasarkan permintaan Dwi karena pada pertemuan sebelumnya kelompok Hartanto membawa oknum provos militer. Anggota militer itu dihadirkan setelah rapat di Koramil Kijang, tidak membuahkan hasil meski sejumlah pihak dilibatkan.

"SMS itu ditanggapi serius oleh Dwi, karena saat ini sedang hangat-hangatnya mengurusi permasalahan tanah itu," katanya.

Herman mengemukakan, tanah tersebut milik Mustaqim, pemilik PT Korindo. Dwi pernah bekerja di perusahaan tersebut sehingga dikenal dengan nama Dokter Korindo. MUstaqim adalah mantan pimpinan Dwi di Korindo.

"Sejauh ini tidak ada masalah yang dihadapi klien saya, selain permasalahan tanah yang saat ini dikuasai oleh orang yang tidak berhak menduduki tanah tersebut," ujarnya.

Herman menjelaskan Dwi membantu Said Ismed, yang mendapat kuasa dari Mustaqim untuk menguruskan tanah tersebut. Ismed sudah melaporkan kasus tanah itu kepada pihak kepolisian.

Laporan itu terkait dugaan pemalsuan surat tanah.

Selama mengikuti permasalahan itu, Herman membenarkan banyak kejanggalan pada surat milik lawan kliennya. Jika diteliti lebih mendalam pada surat kemilikan tanah milik lawan Mustaqim, ditemukan pemilik tanah usia di bawah 10 tahun sudah menggarap tanah.

Ada pula fakta pada keterangan surat tersebut bahwa orang yang belum lahir menggarap lahan tersebut. Selain itu, pada peta surat tanah dengan luas tanah tidak sama. Sebagian surat menggunakan materai, sebagian lagi pakai logo Kepri. Wilayah ini di tahun 1989 belum menjadi provinsi.

"Ada surat keterangan tanah yang terbit tahun 1989, tetapi tertulis Provinsi Kepulauan Riau. Padahal Kepri ditetapkan sebagai provinsi tahun 2002. Ditemukan pula tahun 1989 ditulis Kecamatan Gunung Kijang, padahal saat itu masih Kecamatan Bintan Timur," katanya. 

Surat-surat itu menerangkan bahwa lahan tersebut dibeli oleh seorang pengusaha bernama Hartanto alias Acun dan M Ardian dari Hasim, Aisyah, Salama dan Sumini. Tetapi pada 1 Juli 2016 dalam rapat mediasi di kantor desa setempat, Hasim mengaku tidak pernah membuat dan menandatangani surat-surat itu.

Kemudian pada malam harinya, Hasim, Aisya, Salama dan Sumini tinggal satu rumah dan sempat diintervensi oleh sejumlah orang untuk mencabut surat pengakuan itu. Akhirnya, permintaan itu dipenuhinya.

"Kemudian Hasim melaporkan permasalahan itu kepada kades dan membuat surat pengakuan diintervensi oleh pihak itu," katanya.

Selain surat keterangan tanah yang ditemukan banyak kejanggalan, juga ditemukan tiga sertifikat atas nama Tengku Amelia, Kristina Harahap dan Rasman BMUE. Ketiga sertifikat hak milik itu tidak terdaftar di BPN.

Ketiga surat itu dipalsukan oleh Tanjung. Tanjung sudah mengakuinya melalui surat pernyataan.

"Hasim, Aisyah, Salama dan Sumini sudah mengakui menjual lahan itu kepada Mustaqim tahun 1983. Tanah milik Mustaqim itu telah bersertifikat hak milik dan terdaftar di BPN," ujarnya.

Herman mengatakan, permasalahan tanah milik kliennya semakin rumit lantaran dikuasai oleh Ardian dan Hartanto. Bahkan di atas lahan itu sudah didirikan pondok dan pembatas lahan.

Upaya mediasi gagal dilakukan lantaran Edison, orang yang mengatasnamakan Ardian dan Hartanto bertahan di lokasi tanah itu. Pada bulan Juli terjadi perang mulut antara klien Herman dengan Edison.

"Saat pertama datang ke sana, ada oknum provos korem. Jadi kami laporkan permasalahan ini ke korem, kemudian Koramil Kijang membantu menyelesaikan masalah ini," katanya.

Seorang dokter di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, Dwi Hartadi, diancam akan dibunuh ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-24T15:01:21+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160724/294101/Seorang-Dokter-Laporkan-Ancaman-Pembunuhan
Banjir di China, 114 Orang Tewas

Rimanews - Banjir akibat hujan deras di Provinsi Hebei, China, menyebabkan 114 orang tewas dan 111 lainnya hilang.

Seperti dilansir Xinhua, bencana itu juga membuat otoritas lokal harus mengevakuasi  hampir 310.000 orang. Banjir dan tanah longsor akibat hujan deras juga meruntuhkan 52.900 rumah dan menyebabkan 155.000 lainnya rusak. 

Lebih dari 700.000 hektare lahan pertanian juga rusak dan menimbulkan kerugian ekonomi hingga 16 miliar yuan atau sekitar 2,4 miliar dolar AS.

Desa Daxian di Kota Xingtai merupakan daerah paling parah terdampak bencana. Sedikitnya delapan warga desa tewas dan satu hilang akibat kejadian itu.

"Saya dengar orang berteriak 'banjir' sekitar pukul 02.30. Saya membangunkan istri dan anak saya dan bergegas keluar rumah. Seketika itu juga genangan air tingginya sudah di atas pinggul saya," kata Zhang Erqiang, seorang warga.

"Istri saya dan saya panik dan kami memanjat pohon, dan tetap berada di sana sampai beberapa jam sampai tim penolong tiba pada pagi hari," kata Zhang.

"Tapi anak perempuan dan laki saya hanyut, dan jasad mereka baru saja ditemukan," katanya berlinang air mata.

Hanya puluhan warga desa yang tinggal untuk mengawasi desa sementara warga lainnya mengungsi ke tempat penampungan terdekat atau rumah kerabat di tempat lain.

Jingxing County, yang berada di bagian barat provinsi, curah hujannya rata-rata 545,4 mm dalam 19 jam antara Selasa pukul 01.00 sampai Rabu pukul 08.00, melampaui jumlah yang diterima oleh daerah itu sepanjang 2015.

Aliran listrik mati, jaringan komunikasi terganggu sementara infrastruktur dan jalan di seluruh Jingxing ditutup akibat banjir.

Di Desa Renma, Ren Jingmin sedang membersihkan rumahnya. Sofa, tempat tidur dan furnitur lainnya basah. Tembok dinding rumahnya retak.

"Listrik mati sebelum pelantang suara desa selesai menyiarkan pengumuman. Dan tak lama kemudian banjir menenggelamkan tempat tidur saya," kata warga desa lainnya, Zhang Yechao.

Banjir akibat hujan deras di Provinsi Hebei, China, menyebabkan 114 orang tewas dan 111 lainnya ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-24T14:27:40+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160724/294099/Banjir-di-China-114-Orang-Tewas-
24 Juli 2016 | 14:31
Banjir di China, 114 Orang Tewas
Napi Tanjungbalai Kendalikan Peredaran Narkoba di Karimun

Rimanews - Peredaran narkoba jenis sabu-sabu di Karimun diketahui  dilakukan oleh seorang narapidana yang tengah menjalani masa hukuman di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjungbalai Karimun.

Hal itu diketahui setelah Ya (26), seorang kurir sabu ditangkap jajaran Polres Karimun, 19 Juli malam sekitar pukul 20.30 WIB di perumahan Taman Anggrek dengan barang bukti sabu seberat 4,5 gram senilai Rp5 juta.

Saat ditangkap, Ya mengaku mendapatkan barang haram itu dari seseorang berinisial A yang saat ini berstatus daftar pencarian orang (DPO) Polres Karimun.

A mengaku kepada Ya bahwa sabu tersebut berasal dari seorang napi di Rutan Karimun. Sayangnya, Ya mengaku tidak kenal dengan napi yang disebut A itu.

Begitu juga dengan cara keduanya berhubungan, apakah melalui jaringan telepon seluler atau A datang membesuk ke rutan, Ya mengaku tidak tahu.

“A bilang barang (sabu) ini dari seorang napi di rutan tapi saya tidak kenal,” ujar Ya saat Polres Karimun menggelar konfrensi pers, Sabtu (23/7/2016).

Kapolres Karimun, AKBP Armaini mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kebenaran pengakuan tersangka Ya. Armaini juga mengaku pihaknya telah mengantongi identitas A, sindikat jaringan kasus tersangka Ya tersebut dan saat ini masih melakukan pengejaran.

“Semuanya masih akan kami selidiki, pengakuan Ya, keberadaan A, untuk A, identitasnya sudah kami kantongi,” pungkas Armaini.

Peredaran narkoba jenis sabu-sabu di Karimun diketahui  dilakukan oleh seorang narapidana yang ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-24T12:19:14+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160724/294092/Napi-Tanjungbalai-Kendalikan-Peredaran-Narkoba-di-Karimun
Polisi Hentikan Aksi Jambret Kakak Beradik

Rimanews - Aksi penjambretan yang dilakukan kakak-adik, Rahwana Prakasa (21) dan MSA (16) terhenti sudah setelah Aparat Unit IV Subdit Jatanras Dit Reskrimum Polda Metro Jaya menangkap keduanya.

Kasubdit Jatanras Dit Reskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Hendy F Kurniawan, menjelaskan, pelaku melakukan aksi kejahatannya di gang Musholah Al-Ikhlas, Tapos, Depok, Sabtu (23/07/2016).

"Kami melakukan penangkapan terhadap dua pelaku yang kini sudah jadi tersangka. Pelaku merupakan saudara kandung," tutur Hendy, kepada wartawan, Minggu (24/07/2016).

Hendy mengungkapkan, insiden penjambretan itu berawal saat korban, anak dari Lailatul Hasanah (41) sedang menggunakan handphone (HP) di tempat kejadian perkara (TKP).

Secara tiba-tiba ada dua orang laki-laki mengendarai sepeda motor jenis Suzuki Spin berwarna pink kombinasi berwarna biru tanpa nomor polisi.

Para pelaku berpura-pura menanyakan alamat orang yang bernama Reges. Lalu, korban menunjuk alamat orang yang dimaksud tersebut.

"Bersamaan dengan itu, tersangka langsung mengeluarkan senjata tajam jenis celurit dan menodongkan ke arah korban sambil memaksa mengambil satu unit handphone jenis Samsung," tuturnya.

Orangtua korban akhirnya membuat laporan polisi di Polda Metro Jaya. Dia disangkakan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan.

Aparat kepolisian kemudian melakukan penangkapan, dan menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor jenis Suzuki Spin berwarna pink kombinasi biru, satu buah kunci kontak, dua unit handphone, dan sebuah senjata tajam jenis celurit.

Aksi penjambretan yang dilakukan kakak-adik, Rahwana Prakasa (21) dan MSA (16) terhenti sudah ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-24T09:28:28+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160724/294070/Polisi-Hentikan-Aksi-Jambret-Kakak-Beradik-
Polisi Cokok Komplotan Pencuri Perangkat Wifi

Rimanews - Polres Trenggalek, Jawa Timur meringkus enam anggota komplotan pencuri perangkat pancar ulang (repeater) handy talky dan wifi di wilayah pesisir Watulimo.

"Kasus ini terungkap setelah ada laporan dari pihak Perhutani dan warga yang kehilangan sejumlah perangkat repeater penguat sinyal HT dan wifi di sejumlah pegunungan," kata Kapolsek Watulimo AKP Saiful Rohman di Trenggalek, Sabtu (23/07/2016) malam.

Dari laporan itu, kata Saiful, tim buru sergap melakukan unit reserse Polsek Watulimo dan Polres Trenggalek melakukan penyelidikan ke sejumlah lokasi.

Hasilnya, kata dia, setelah hampir sepekan dilakukan pengintaian tim buru sergap berhasil memergoki enam pemuda yang tengah membongkat perangkat repeater di salah satu lokasi pemancar ulang di Watulimo.

Di antara pelaku yang berhasil dibekuk petugas masing-masing berinisial BS (33), CS (22), DDS (26) yang merupakan warga asli daerah Watulimo.

Sementara tiga lainnya diidentifikasi dengan inisial FAS (21), YS (18) dan MS (39) yang semuanya berasal dari Kabupaten Tulungagung.

"Otak pencurian dari komplotan ini adalah BS yang berprofesi sebagai satpam di salah satu bendungan di Tulungagung," kata Saiful.

Selain menangkap enam pelaku yang kini ditetapkan sebagai tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti terdiri dari perangkat pancar ulang atau repeater wifi, pancar ulang HT, kabel serta sejumlah peralatan yang digunakan mencuri.

Para pelaku mengaku beraksi dengan modus operandi merobohkan antena perangkat dan menggasak seluruh peralatan yang terpasang.

"Pengakuan tersangka BS maupun lainnya sebagian barang dijual ke penadah dan sebagian lagi digunakan untuk menjalankan bisnis internet RTRW sendiri," ujarnya.

Saiful mengatakan, keenam tersangka dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Polres Trenggalek, Jawa Timur meringkus enam anggota komplotan pencuri perangkat pancar ulang ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-24T06:47:09+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160724/294049/Polisi-Cokok-Komplotan-Pencuri-Perangkat-Wifi
Pembunuh Jebolan Lapas Nusakambangan Dibekuk

Rimanews - Tersangka pembunuhan di Jalan PM Noor Banjarmasin Barat, Supian alias Yupi (40) yang juga residivis jebolan dari Lapas Nusa Kambangan berhasil ditangkap di Muara Teweh, Kalimantan Tengah.

"Yupi kami tangkap berkat adanya informasi dan hasil penyelidikan yang dilakukan anggota di lapangan," kata Kapolsekta Banjarmasin Barat AKP Dese Yulianti di Banjarmasin, Sabtu (23/07/2016).

Ia mengatakan penangkapan Yupi dilakukan oleh tim gabungan Polsek Banjarmasin Barat dan Polresta Banjarmasin.

Yupi ditangkap pada Jumat (22/7) dini hari di Muara Teweh karena diduga membunuh Wahyuddin (37), warga Jalan PM Noor Gang Nurudin Banjarmasin Barat.

"Motif pembunuhan dari kasus ini diketahui pelaku tersinggung karena diteriaki 'perempuan' oleh korban," tutur mantan Kasat Lantas Polres Banjar itu.

Kapolsekta Banjarmasin Barat terus mengatakan pelaku ini terpaksa ditembak karena berusaha lari dan melawan petugas saat hendak dilakukan penangkapan.

Pelaku Yupi dikenal cukup lincah untuk menghindari kejaran polisi dan selalu berpindah-pindah dari persembunyiannya, saat tertangkap dia bekerja sebagai tukang parkir di kawasan Kota Muara Teweh.

"Saat ini pelaku sudah diamankan di Polsekta Banjarmasin Barat guna menjalani proses hukum atas perbuatannya melakukan pembunuhan," ujarnya.

Hasil penyidikan sementara pelaku yang juga warga Barito Ilir Gang Ubur-ubur, kawasan Trisakti Banjarmasin itu akan dijerat dengan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan.

Tersangka pembunuhan di Jalan PM Noor Banjarmasin Barat, Supian alias Yupi (40) yang juga residivis ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-23T22:10:35+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160724/294026/Pembunuh-Jebolan-Lapas-Nusakambangan-Dibekuk
Kasus Kekerasan Anak di Tulungagung Meningkat

Rimanews - Kepolisian Resor Tulungagung, Jawa Timur, mengingatkan potensi peningkatan kasus kekerasan anak yang mengacu perbandingan data pada 2015 dan 2016.

"Ada tren peningkatan karena kasus periode Januari-Juli 2016 ini sepertiga lebih banyak dibandung tahun lalu," kata Kasat Reskrim Polres Tulungagung AKP Andria D Purnama di Tulungagung, Sabtu (23/07/2016).

Pada 2015, kata Andria, dalam kurun Januari hingga Juli tercatat ada sebanyak 16 kasus, sementara tahun ini dengan periode yang sama jumlah kasus kekerasan anak sudah mencapai 23 kasus.

Andria memperkirakan kasus serupa masih akan terus terjadi seiring berjalannya waktu hingga penghujung 2016.

"Ada banyak faktor yang mempengaruhi, salah satunya globalisasi informasi dan kemajuan teknologi yang berdampak langsung terhadap tumbuh-kembang anak," ujarnya.

Menurut Kasat Reskrim, arus informasi yang masuk ke anak harus disaring oleh orang tua, keluarga, maupun guru saat di sekolah.

Sebab kata dia, jika anak-anak salah pemanfaatan dalam pergaulan sangat mungkin bakal terjerumus ke hal yang negatif.

"Teknologi semakin canggih, jika tidak bisa mengontrolnya maka anak akan terpengaruh ke hal negatif," katanya.

Selain itu, kata Andria, kondisi ekonomi dan suasana dalam keluarga yang kurang harmonis juga dapat memicu anak frustasi.

Salah satu yang menjadi atensi Andria adalah fenomena anak yang ditinggal orang tuanya pergi ke luar negeri sebagai TKI, sehingga anak harus tinggal dengan kakek atau neneknya ternyata kurang perhatian dan pengawasan.

"Rata-rata yang melatarbelakangi kekerasan anak Tulungagung itu karena rumah tangga keluarganya hancur (broken home), sehingga tidak bisa memberikan perhatian dan opengawasan," ujarnya.

Andria merinci 23 kasus kekerasan anak yang ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Tulungagung selain menyangkut kekerasan seksual juga ada kasus penganiayaan, pencurian, penistaan dan lainnya.

Untuk menimalisisr kasus kekerasan anak tersebut, kata Andria, dibutuhkan kerjasama semua pihak, terutama keluarga.

"Namun, juga harus di dukung peran masyarakat di sekitar anak-anak yang mengalami 'broken home'. Karena kurang adanya pengawasan,anak yang mudah terpengaruh, mulai dari lingkungan, pergaulan dan lainnya," katanya.

Kepolisian Resor Tulungagung, Jawa Timur, mengingatkan potensi peningkatan kasus kekerasan anak ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-23T17:24:59+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160723/294007/Kasus-Kekerasan-Anak-di-Tulungagung-Meningkat
Polisi Buru Pelaku Perampokan Uang Tunai Senilai Rp6 Miliar

Rimanews - Petugas Polres Metro Jakarta Pusat memburu pelaku perampokan uang tunai senilai Rp6 miliar di Jalan Cideng Timur Gambir.

"Pelaku diduga dua orang," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Awi Setiyono di Jakarta, Sabtu.

Awi menuturkan kejadian berawal saat pegawai perusahaan penukaran mata uang Norman Ali (35) menumpang taksi dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju kantornya pada Jumat malam.

Korban menyimpan dua koper berisi 1,7 juta ringgit (sekitar Rp5,6 miliar) dan 200.00 yuan (mencapai Rp400 juta) di bagasi taksi.

Ketika di lokasi kejadian, sopir taksi Mamun turun dari mobil untuk membuka bagasi namun mendadak datang dua orang pelaku yang menumpang sepeda motor jenis matik dari arah belakang.

Salah satu pelaku langsung menodongkan senjata api ke arah pengemudi taksi, sedangkan seorang pelaku lainya mengambil koper yang berisi uang tunai tersebut.

Para pelaku melarikan diri dengan berputar di lampu merah Cideng Timur menuju Tanah Sereal Jakarta Barat.

Awi menyebutkan ciri pelaku yang membawa senjata api dengan tinggi badan mencapai 160 sentimeter, kekar dan mengenakan helm, sedangkan pelaku yang mengemudikan motor berbadan kurus.

Petugas Polres Metro Jakarta Pusat memburu pelaku perampokan uang tunai senilai Rp6 miliar di Jalan ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-23T15:10:28+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160723/293999/Polisi-Buru-Pelaku-Perampokan-Uang-Tunai-Senilai-Rp6-Miliar
Dua Pria Ngamuk di Diskotek Mangga Besar

Rimanews - Kepolisian Sektor Metro Taman Sari Resor Metro Jakarta Barat mengamankan dua pria perusak interior tempat hiburan malam Diskotek Crown, Mangga Besar.

Kapolsek Metro Taman Sari Polres Metro Jakarta Barat AKBP Nasriadi mengatakan, kedua pria tersebut bernama JP (41) dan HS(27).

Kejadian berawal ketika kedua pelaku bersama sejumlah temannya datang ke klub malam sambil marah-marah. Kemudian, pihak keamanan yang geram langsung mengeluarkan mereka dengan alasan mengganggu kenyamanan para pengunjung.

Tidak terima diusir, justru kedua pria itu malah mengamuk dan merusak sejumlah interior di halaman klub dengan menggunakan parang. Akibatnya, kaca pos parkir pintu keluar rusak parah.

Sementara pintu masuk gedung hancur akibat pukulan kedua pelaku. Sontak suasana klub langsung mencekam ketika para pelaku melakukan pengerusakan.

Tak lama kedua pelaku langsung kabur dengan menggunakan Toyota Harier hitam dengan bernomor B 1261 OF menuju ke arah diskotek Miles.

Setelah mendapatkan informasi polisi langsung bergerak cepat mengejar pelaku.

"Kedua pelaku langsung kami tangkap dan diamankan," ujar Nasriadi.

Saat proses pengamanan kedua pelaku mengamuk dan berteriak histeris. Mereka bahkan mengancam untuk memanggil teman-temannya yang juga berasal dari Indonesia Timur tersebut.

Kepolisian Sektor Metro Taman Sari Resor Metro Jakarta Barat mengamankan dua pria perusak interior ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-23T13:05:46+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160723/293990/-Dua-Pria-Ngamuk-di-Diskotek-Mangga-Besar
Pura-Pura Main Pokemon, Agus Curi Motor di Mall

Rimanews - Agus Kuncoro (33) kepergok petugas keamanan mall di Garut, Jawa Barat, sedang beraksi mencuri motor di tempat parkir. Kepada petugas, Agus berdalih sedang cari Pokemon. 

"Saat kejadian pencurian motor di mall, anggota Patroli yang melintas melihat ada kerumunan warga dan satpam mall setempat yang tengah mencari kendaraan yang hilang di parkiran," jelas Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Yusri Yunus, Sabtu (23/07/2016).

Pelaku Agus sempat membantah mencuri motor matic. "Pengakuannya lagi main game Pokemon Go," ujar Yusri.

Petugas tak percaya dan langsung membawa pelaku ke Mapolres Garut untuk dimintai keterangan.

"Barang bukti dari tangan pelaku yakni kunci letter T sebanyak dua buah, serta motor matic milik korban," pungkasnya.

Agus Kuncoro (33) kepergok petugas keamanan mall di Garut, Jawa Barat, sedang beraksi mencuri motor ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-23T11:50:54+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160723/293986/Pura-Pura-Main-Pokemon-Agus-Curi-Motor-di-Mall
Enam Kilogram Ganja Ditemukan di Mobil Travel

Rimanews - Polres Pasaman Barat, Sumatera Barat menyita enam kilogram ganja di jalan Jorong Lapu Nagari Parit, Kecamatan Koto Balingka. Ganja itu dibawa di mobil travel milik para pelaku.

"Kami juga mengamankan tiga pelaku, kemarin sore dan pelaku saat ini sudah diamankan di Polres Pasaman Barat," kata Kepala Polres Pasaman Barat, AKBP Djoko Ananto, Sabtu (23/07/2016).

Ketiga pelaku yakni, berinisial PD(23), warga Penyabungan Mandailing Natal Sumatera Utara. Selanjutnya, HR(20) dan DI (25), warga Sungai Aur Pasaman Barat.

Penangkapan ketiga pelaku berawal adanya informasi dari masyarakat dan berdasarkan penyeliidkan anggota opsnal Satuan Narkoba Polres Pasaman Barat.

Berdasarkan penyelidikan, polisi langsung menangkap PD di jalan Jorong Batang Lapu Nagari Parit Kecamatan Koto Balingka. PD dibekuk saat berada di atas mobil travel L300 Aek Mais nomor polisi B 7180 JI.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan daun ganja kering yang disimpan dalam dus warna coklat dilapis kantong plastik warna merah .

Dus itu diamankan dari dalam bagasi mobil travel. Kemudian dilakukan pengembangan dan berhasil diamankan dua orang pelaku lainnya yang menunggu di loket travel Aek Mais di pasar Ujung Gading dan Jorong lubuk Juangan Nagaru Sungai Aur.

Dari ketiga pelaku, polisi mengamankan barang bukti enam kilogram daun ganja, tiga buah telephon genggam merk Nokia dan uang tunai Rp 2.100.000.

Saat ini ketiga pelaku sedang menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Pasaman Barat.

 - Polres Pasaman Barat, Sumatera Barat menyita enam kilogram ganja di jalan Jorong Lapu ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-23T09:56:40+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160723/293978/-Enam-Kilogram-Ganja-Ditemukan-di-Mobil-Travel
Kriminal
'Nge-flay' Pakai Lem, Dua Perempuan Ditangkap

Rimanews - Tim Reaksi Cepat (TRC) Saribattang Dinas Sosial Makassar menangkap dua orang perempuan yang kedapatan sedang menghisap lem di Anjungan Pantai Losari Makassar.

"Menghisap lem 'Fox' adalah gaya baru para remaja untuk 'fly' dan ini lebih berbahaya daripada narkoba," ujar Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Makassar Mukhtar Tahir di Makassar, Rabu (27/07/2016).

Dua perempuan yang berusia sekitar 18 tahun itu diketahui berinisial IT dan MH. Keduanya kedapatan secara bergantian menghisap bau lem tersebut.

Mukhtar mengatakan penangkapan kedua perempuan muda itu merupakan hasil dari operasi penertiban Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

Kedua perempuan itu setelah dimintai keterangan oleh anggota Tim Reaksi Cepat Saribattang kemudian menyerahkan penanganan selanjutnya ke Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Makassar.

"Kami sebatas mengamankan dan mengorek keterangan serta identitasnya. Selanjutnya kami serahkan ke P2TP2A karena di sana sebagai tempat pemberdayaan perempuan dan anak," katanya.

Sepekan sebelumnya Tim Reaksi Cepat (TRC) Saribattang juga membawa tiga bocah belasan tahun yang kedapatan sedang asyik menghisap lem di sekitar Jalan AR Hakim.

Ketiga bocah itu diketahui berinisial AZ (10 tahun) bertempat tinggal di Jalan Rappokalling, MD (11 tahun) beralamat di Jalan Suangga, MA (11 tahun) beralamat di Jalan Suangga. Tiga sekawan itu merupakan murid kelas lima sekolah dasar yang sama.

Fenomena menghisap lem di Makassar mulai marak dalam tiga tahun terakhir. Banyak di antara mereka yang ditangkap polisi, apalagi ada remaja yang terlibat kejahatan jalanan berupa penjambretan maupun pembegalan.

Hampir semua remaja pelaku kejahatan jalanan di Makassar mengaku terlebih dulu menghisap lem sebelum melakukan aksi kejahatannya.

Tim Reaksi Cepat (TRC) Saribattang Dinas Sosial Makassar menangkap dua orang perempuan yang ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-28T04:50:42+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160728/294963/-Nge-flay-Pakai-Lem-Dua-Perempuan-Ditangkap
Buruh Bangunan di Karawang Tega Cabuli Bocah Kelas 3 SD

Rimanews - Seorang buruh bangunan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ditahan aparat kepolisian setempat karena melakukan aksi pencabulan terhadap anak di bawah umur yang baru duduk di kelas 3 sekolah dasar.

"Modus pelaku ialah dengan mengiming-imingi korban untuk diajak jajan. Kemudian pelaku mengajak korban berteduh, setelah itu pelaku langsung mencabuli korban," kata Kasatreskrim AKP Hairullah melalui penyidik PPA Polres Aiptu Asep Dhani, di Karawang, Rabu (27.07/2016).

Buruh bangunan bernama Sarwin, warga Dusun Buyut, Desa Gumulung Tonggoh, Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon, melakukan aksi pencabulan di bawah pohon mangga, dekat sebuah sekolah Perumahan Griya Indah, Desa Parungmulya, Kecamatan Ciampel, Karawang.

Dalam peristiwa yang terjadi pada 12 Juni 2016, korban berinisial EB berusia 10 tahun sedang bermain sepeda seorang diri dengan mengelilingi komplek perumahan yang lokasinya berdekatan dengan kerja pelaku dan juga rumah korban.

Saat bermain sepeda, korban melintas menggunakan sepeda di depan pelaku, dan pelaku langsung memanggil korban seraya mengajak meneduh. Tapi ajakan itu ditolak korban.

Tidak lama kemudian, pelaku kembali membujuk korban dengan alasan mengajak korban untuk jajan, setelah mau akhirnya korban dibawa pelaku berteduh dibawah pohon.

Sesaat kemudian, korban langsung dipangku hingga akhirnya pelaku menciumi bibir korban dengan cara paksa dan menyuruh korban memegang kemaluan pelaku.

Aksi pelaku diketahui setelah ada orang yang melintas di jalan yang berdekatan dengan lokasi. Merasa curiga melihat pelaku menciumi dan memangku korban dengan cara memaksa, kejadian itu kemudian dilaporkan ke warga setempat.

"Awalnya pelaku membantah saat ditanyai warga tentang aksi bejadnya itu. Tapi berdasarkan bukti dan kesaksian saksi, akhirnya pelaku dapat diamankan setelah korbannya sendiri mengakuinya," kata dia. Asep Dhani.

Akibat perbuatannya, kini pelaku yang merupakan buruh bangunan ditahan di rumah tahanan Polres Karawang. Polisi menjerat pelaku dengan pasal 82 ayat 2 Undang Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Ancamannya kurangan penjara minimal lima tahun dan denda sebesar paling banyak Rp5 miliiar.

Seorang buruh bangunan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ditahan aparat kepolisian setempat karena ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-27T23:17:39+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160728/294950/Buruh-Bangunan-di-Karawang-Tega-Cabuli-Bocah-Kelas-3-SD
Berawal dari Telepon Nyasar, Deri tiduri ABG

Rimanews - Seorang ABG perempuan berusia 15 tahun berinisial MM diperkosa pemuda yang baru dikenalnya. Pelaku pemerkosaan bernama Deri Nuryanyo (20), warga Kampung Pokopen, Desa Tambun, Kabupaten Bekasi.

Kapolsek Tambun, Kompol Puji Hardi mengatakan, Deri ditangkap berdasarkan laporan orangtua MM ke Mapolsek Tambun. "Tersangka kami amankan tanpa perlawanan," kata Puji, Rabu (27/07/2016).

Kejadian pemerkosaan berawal, ketika korban menerima panggilan telepon nyasar. Deri sengaja menelepon nomor secara acak, dengan tujuan mencari mangsa.

MM, pun terjerat dan mulai sering berkomunikasi dengan Deri. "Akhirnya mereka janjian dan sampai pulang pagi," imbuhnya.

Pemerkosaan dilakukan Deri pada Senin (18/07). Empat hari kemudian, orangtua korban baru mengetahui anaknya diperkosa, setelah MM menceritakan semuanya. 

"Korban diinterograsi setelah pulang pagi usai bermalam dengan pelaku," jelasnya.

Tak terima anaknya ditiduri pelaku, orangtua korban, Ujang Maulana melaporkan Deri ke Polsek Tambun. 

Akibat perbuatannya, Deri dijerat Pasal 81 dan 82 UU No 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman penjara di atas lima tahun.

Seorang ABG perempuan berusia 15 tahun berinisial MM diperkosa pemuda yang baru dikenalnya. Pelaku ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-27T18:02:12+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160727/294906/Berawal-dari-Telepon-Nyasar-Deri-tiduri-ABG-
Telah Launching Rimanews Android Apps
http://play.google.com/store/apps/details?id=adt.satuempat.rimanews&hl=en
hl=en
800
800
rimanews.com
600
60
2015-11-12T13:53:22+0700
http://rimanews.com/redirect?id_adv=48
Kasus Pelecehan Seksual oleh Bekas Anggota Ormas Masuki Babak Baru

Rimanews - Kasus pelecehan seksual yang dilakukan dua oknum anggota Ormas terhadap seorang siswi Madrasah Aliyah (setingkat SMA) di Lamongan memasuki babak baru.

Dua saksi terlapor, yakni Muksin (40) dan Mahfudho (45) warga Paciran, Lamongan, Jawa Timur berpotensi ditetapkan sebagai tersangka, menyusul reka ulang yang dilakukan pada Kamis (9/6/2016). 

“Sampai hari ini, panggilan dua saksi terlapor, karena Jumat tgl 15 Juli mereka dipanggil tidak hadir. Minggu depan akan dilakukan gelar perkara. Kemungkinan setelah gelar perkara penetapan tersangka apabila unsur tindak pidananya terpenuhi,” kata kuasa hukum korban, Wellem Mintarja, kepada Rimanews, Rabu (27/07/2016) malam.

Proses hukum terkait peristiwa memilukan ini menurut Wellem cukup menyita tenaga karena berbagai kendala, terutama banyaknya kasus pencabulan dan perkosaan di unit PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak) Lamongan.

“Ini detik-detik terakhir proses hukumnya, karena memang kendala banyaknya perkara pencabulan dan pemerkosaan di unit PPA Lamongan, belum lagi Pilkades serentak se-kabupaten Lamongan, belum lagi piket pos jaga lebaran,” katanya.

Korban mengalami gangguan psikologis yang cukup berat. "Pemeriksaan psikologi oleh dokter kejiwaan polda jatim sudah, bahwa kondisi korban telah mengalami traumatik yang luar biasa," paparnya.

Kasus ini menghebohkan masyarakat Paciran karena Muksin dan Mahfudho ternyata pernah bergabung dengan Ormas keagamaan yang gemar melakukan razia. Muksin sempat ditahan karena kasus bentrok berdarah antara Ormas tersebut dan warga Dengok, Kecamatan Paciran pada Agustus 2013.

“Muksin dulu pernah dipenjara saat tawuran dengan warga Dengok,” tambah Ainur Rohman kerabat yang menjadi mendampingi korban.

Sebelumnya, pelecehan seksual dilakukan terhadap korban RA (16), siswi sebuah sekolah swasta di Paciran, pada Sabtu (16/4/2016) sekitar pukul 20.00 WIB.

Sudah dua bulan peristiwa ini dilaporkan Wellem Mintarja ke polisi. Akhirnya polisi mengembangkan penyelidikan dengan melakukan rekonstruksi.

Dalam reka ulang adegan tersebut diketahui, RA dipaksa Muksin membuka baju dan celananya untuk memperlihatkan payudara serta alat vitalnya.

Kepolisian Resort Lamongan unit PPA menggelar rekonstruksi kasus pencabulan dengan terlapor bernama Muksin, di Gunung Pendil Desa Paciran, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Kamis (09/06/2016).

Dalam reka ulang tersebut Korban yang berinisial RA bersama rekannya Andre berboncengan sepeda motor hendak memperbaiki laptop ke arah Desa Sendang, Kecamatan Paciran. Namun, mereka diberhentikan di tengah jalan oleh Mahfudho dan Muksin dengan alasan berduan di tempat sepi.

Muksin memaksa korban RA berboncengan dengan Mahfudho, sementara Andre dipaksa ikut bersamanya. Sampai di TKP, Andre bersama Mahfudho berdiam di sebuah gubuk, sementara korban diajak oleh Muksin ke sebuah tempat.

Muksin memaksa korban untuk membuka kerudungnya, menanggalkan kaos yang dipakai korban, dan terakhir memaksa membuka celana korban. Korban diancam akan dibawa ke kantor agama jika menolak. Korban yang ketakutan akhirnya menuruti keinginan pelaku.

Rimanews - Kasus pelecehan seksual yang dilakukan dua oknum anggota Ormas terhadap seorang siswi ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-27T21:52:26+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160727/294940/Kasus-Pelecehan-Seksual-oleh-Bekas-Anggota-Ormas-Masuki-Babak-Baru
Bareskrim Tangkap Dua Anggota Sindikat Narkoba Nigeria

Rimanews - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menangkap dua tersangka sindikat narkoba internasional asal Nigeria dan mengamankan 62 kilogram sabu jenis methamphetamine.

"Ada dua tersangka yang ditangkap. Keduanya kurir merangkap pengedar. Modusnya, sabu dimasukkan ke dalam filter udara alat berat," kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Dharma Pongrekun, di Jakarta, Rabu (27/07/2016).

Kasus ini berhasil diungkap berkat kerja sama Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri dengan Direktorat Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

Setelah pengintaian dua bulan, pada 18 Juli, penyidik Bareskrim mendapatkan informasi mengenai adanya pengiriman paket narkoba oleh sindikat narkoba jaringan Nigeria melalui Bandara Soekarno Hatta.

"Tim membututi 'transporter' yang membawa methamphetamine," tuturnya.

Pada 20 Juli, tim menangkap tersangka ZL dan MN saat keduanya hendak mengambil paket narkoba tersebut di Gerbang Tol Cibubur Utama.

Baik ZL (44, beralamat Citayam Depok) maupun MN (46, beralamat Bireun Aceh) berperan sebagai kurir dan pengedar narkoba.

"Keduanya ditangkap di Gerbang Tol Cibubur Utama Kilometer 14. Dari tersangka, kami menyita methamphetamine sebanyak 33,5 kilogram yang disimpan dalam empat buah filter udara alat berat," ungkapnya.

Dari hasil informasi kedua tersangka, pada 25 Juli, tim berhasil mengamankan kiriman paket 28,5 kilogram narkoba jenis methamphetamine di Bandara Soekarno Hatta.

Dharma berujar modus pada kiriman paket yang kedua sama, dimana dalam pengiriman ini paket narkoba disembunyikan dalam tiga filter udara alat berat dan satu bungkus sereal yang dikemas dalam dua buah peti kayu.

"Paket narkoba ini diketahui berasal dari Kamerun, lalu transit di Turki, baru menuju Cengkareng (Bandara Soetta)," ujarnya.

Dharma menambahkan sindikat ini dikendalikan oleh seorang WN Nigeria.

Dari informasi para tersangka, rencananya paket narkoba tersebut akan dibawa ke gudang di daerah Citayam, Depok, Jawa Barat.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat 2 Juncto dan Pasal 112 Ayat 2 Juncto Pasal 132 Ayat 1 UU Narkotika Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menangkap dua tersangka sindikat narkoba ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-27T17:14:28+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160727/294895/Bareskrim-Tangkap-Dua-Anggota-Sindikat-Narkoba-Nigeria
Ibu Rumah Tangga di Karawang Ini Edarkan 8 Paket Sabu Siap Edar

Rimanews - Polisi berhasil meringkus bandar narkoba jenis sabu di Karawang, Jawa Barat. Pelaku yang ternyata ibu rumah tangga tahun ini mengaku menjadi pengedar sabu dengan modal sebesar Rp22 juta.

Penangkapan perempuan berusia 37 tahun lulusan SMP tersebut saat petugas melakukan penyamaran sebagai pembeli.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, bahwa terungkapnya ibu rumah tangga menjadi pengedar narkoba, berkat informasi masyarakat.

"Penangkapan terhadap tersangka Sumyati alias Yati Binti Talim, warga Dusun Margasalam Rt.005/ 006 Ds. Karyamukti Kec. Lemahabang Kab. Karawang ini, karena yang bersangkutan dianggap meresahkan oleh tetangganya, sehingga kita sikapi laporan warga ini," jelas Yusri di Mapolda Jabar, Rabu (27/07/2016).

Penangkapan terhadap ibu rumah tangga ini, disertai barang bukti berupa 3 buah amplop yang di dalamnya terdapat 3 bungkus plastik bening besar berisi sabu. Serta 5 bungkus plastik bening berisikan sabu (total berat ± 20 gr ) dan 1 unit ponsel samsung warna hitam.

"Pelaku kita pancing pada Rabu tanggal 20 juli 2016 sekira pukul 09.00 di kediamannya. Total barang bukti sabu seberat 20 gram kita sita dikediaman ibu rumah tangga tersebut," jelasnya.

Dari keterangan ibu lulusan SMP ini, dirinya mendapatkan narkotika jenis sabu tersebut dari Yatna alias Danbil yang sudah tertangkap lebih dulu.

"Pemasoknya kita tangkap dulu, baru kita kembangkan ke pengedar dibawahnya," jelas Yusri.

Atas perbuatan pelaku, Sumyati dijerat dengan pasal 114 ayat (2) Sub Pasal 112 ayat (2) UU RI no.35 th 2009 tentang Narkotika.

Polisi berhasil meringkus bandar narkoba jenis sabu di Karawang, Jawa Barat. Pelaku yang ternyata ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-27T10:58:20+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160727/294775/Ibu-Rumah-Tangga-di-Karawang-Ini-Edarkan-8-Paket-Sabu-Siap-Edar
21 Warga India Ditangkap Petugas Imigrasi Bekasi

Rimanews - Puluhan warga negara India ditangkap petugas Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi di tempat tinggalnya di Apartemen Center Point, di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi. Mereka terpaksa diamankan setelah tak bisa menunjukan paspor dan dokumenn lainnya.

"Mereka ditangkap di apartemen yang diisi enam orang warga India," kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi, Is Edy Ekoputranto, Rabu (27/6/2016).

Penertiban warga asing pada Selasa (26/7/2016) tengah malam itu sebenarnya mengamankan sekitar 46 warga asing. Tapi hanya 21 warga India yang tak bisa menunjukan dokumen dan paspor. "Kalau yang lain masih menjalani pemeriksaan. Baru warga India yang terbukti," jelasnya.

Edi mengaku, dalam pemeriksaan 21 warga India itu mereka mengaku bila paspornya terbawa oleh orang lain.

"Pengakuan mereka paspornya dibawa oleh orang lain atau pihak ketiga. Mereka tiba lewat jalur resmi dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta sejak tiga pekan lalu," kata Edy.

Atas ketidakadaan dokumen, 21 WNA tersebut terbukti melanggar Pasal 122 huruf a UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Sebab mereka datang ke Indonesia menggunakan visa kunjungan wisata, padahal kedatangan mereka untuk mencari pekerjaan.

Puluhan warga negara India ditangkap petugas Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi di tempat tinggalnya ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-27T12:01:19+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160727/294802/21-Warga-India-Ditangkap-Petugas-Imigrasi-Bekasi
Calo TKI Berkeliaran di Kupang

Rimanews - Warga Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur mulai dilanda keresahan menyusul berkeliarannya para calo tenaga kerja yang berusaha merayu para gadis desa menjadi TKI di luar negeri.

"Kami harapkan aparat kepolisian serius melihat fenomena ini, karena membuat warga menjadi tidak nyaman apalagi bagi mereka yang punya anak gadis," kata Fransisco Ximenes, warga Kecamatan Kupang Timur saat berdialog dengan anggota DPD RI asal NTT Abraham Paul Liyanto di Kelurahan Oesao, Rabu (27/07/2016).

Ia mengatakan, para pencari tenaga kerja itu selalu mendatangi rumah-rumah penduduk lalu membujuk calon tenaga kerja agar bekerja di luar negeri. 

Para calo itu memilih wanita yang masih berusia di bawah umur sebagai calon TKI untuk dipekerjakan di luar negeri.

"Harus ada tindakan tegas dari kepolisian agar aksi para calo tenaga kerja itu tidak menimbulkan keresahan warga di wilayah ini," ujarnya.

Para calon tenaga kerja ditampung selama beberapa hari di rumah milik calo tenaga kerja tersebut di wilayah Oelamasi, tak jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Kupang.

Ia mengatakan, aksi para calo tenaga kerja ilegal itu harus dihentikan karena sangat meresahkan warga, karena proses rekrutmen dilakukan secara ilegal dan para pekerja tidak melalui proses pelatihanyang benar.

"Warga Kabupaten Kupang tidak menginginkan akan semakin banyak tenaga kerja asal NTT yang menjadi korban pembunuhan di Malaysia dan organ tubuhnya diambil para mafia pedagang organ tubuh manusia yang berkeliaran di Malaysia," katanya.

Anggota DPD RI, Abraham Paul Lianto mengatakan, prekrutmen tenaga kerja yang akan dipekerjakan keluar negeri harus dilakukan perusahan yang legal. Selain itu para tenaga kerja harus melalui proses pelatihan sebelum dikirim sebagai tenaga kerja ke luar negeri.

"Informasi tentang banyaknya calo-calo tenaga kerja yang berkeliaran di wilayah ini akan disampaikan kepada Kepolisian untuk ditangani secara serius," ujarnya.

Warga Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur mulai dilanda keresahan menyusul berkeliarannya para ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-27T12:39:07+0700
http://rimanews.com/nasional/kriminal/read/20160727/294816/Calo-TKI-Berkeliaran-di-Kupang
Berita Terkait
Wonderful Indonesia Sambar Dua Award di Sydney

Rimanews - Wonderful Indonesia lagi-lagi sukses memboyong dua penghargaan dari Travel Tourism Exhibition di Sydney, Australia. Kemenangan ini semakin lengkap setelah sebelumnya Wonderful Indonesia juga menyambar penghargaan The Most Beautiful Diving Destination di Taiwan. Dua penghargaan di Sydney itu terdiri dari kategori 'Best Innovative Stand' dan '10 sqm & Over.' "Wonderful Indonesia mendapatkan dua penghargaan dari Travel Tourism Exhibition di Sydney. Kita sukses mengalahkan Malaysia dan Thailand," terang I Gde Pitana, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenpar, Rabu (20/7).


Di Sydney, dua pesaing utama Indonesia, Malaysia dan Thailand dipaksa pulang dengan tangan kosong. Tak ada award yang bisa dibawa pulang ke negaranya.  Booth Thailand dan Malaysia selalu sepi. Sangat kontras bila dibandingkan dengan kepak sayap Wonderful Indonesia yang ikut memboyong penari dari Bandung World Ethnic dan Jember Fashion Carnaval. "Even ini sangat strategis bagi Indonesia, karena pasar Australia adalah pasar utama penyumbang jumlah wisman terbesar. Award ini bisa menjadikan tumpangan untuk mempopulerkan destinasi wisata Indonesia.," tambah I Gde Pitana.


Bagi Pitana, kompetisi dan awarding itu punya makna penting baik internal maupun eksternal. Ke dalam, akan meningkatkan kualitas dan kemampuan SDM dalam hospitality. Sementara ke luar, akan mendongkrak kredibilitas Indonesia di dunia internasional. Apalagi award itu diperoleh dengan cara-cara yang fair, betul-betul karena kualitas. "Kebanggaan dan prestasi itu bisa menularkan virus kompetisi internal kita, destinasi, pelaku bisnis, seniman, pemerhati, dan semua pihak yang concern di pariwisata. Semakin ketat kompetisi, semakin banyak karya yang bisa dipromosikan ke mancanegara," jelasnya.


Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA), Asnawi Bahar, memperkuat asumsi Pitana. Dengan brand equity yang kuat, Wonderful Indonesia diyakini akan mudah mendapatkan banyak manfaat. "Indonesia akan makin masuk consideration set para turis yang mau milih destinasi. Terutama bagi wisman yang belum punya awareness tinggi terhadap Indonesia," ujar Asnawi.


Hal lain yang bisa didapatkan, lanjut Asnawi, country branding pariwisata Indonesia akan menjadi makin tajam sesuai dengan kategori awards yang diperoleh. "Dampaknya bukan hanya pada jumlah turis dan kunjungan yang akan datang, tapi juga spending-nya ketika berada di Indonesia," tambah Asnawi.


Menteri Pariwisata Arief Yahya menyebut prestasi demi prestasi seperti ini akan semakin memperkuat branding Wonderful Indonesia di mancanegara. Semakin besar brand value pariwisata Indonesia itu, bukan hanya memiliki probabilitas kunjungan lebih banyak? Tetapi juga nilai atau harga satuan di destinasi itu semakin tinggi. "Karena itu reputasi itu penting, dan kemenangan-kemenangan seperti ini menjadi berarti," jelas Arief Yahya yang dipercaya Presiden Joko Widodo menjabat sebagai Menpar itu. (adv)

Wonderful Indonesia lagi-lagi sukses memboyong dua penghargaan dari Travel Tourism Exhibition di ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-20T11:41:11+0700
http://rimanews.com/gayahidup/travel/read/20160720/293304/Wonderful-Indonesia-Sambar-Dua-Award-di-Sydney
Wonderful Indonesia Tampil di The Travel Industry Exhibition 2016

Rimanews - Indonesia sudah menjadi negara favourit bagi outbond tourism Australia dua bulan berturut-turut, April dan Mei 2016. Itu tidak menyurutkan spirit untuk terus mempromosikan aneka paket wisata ke Indonesia. Bahkan, justru dibuat lebih gencar, menukik lebih dalam. Pada 18-19 Juli 2016 ini, Kemenpar mendorong industri untuk tampil lagi di pameran bertajuk The Travel Industry Exhibition 2016 di Luna Park, Milsons Point, Sydney. 

"Tidak boleh putus, justru harus lebih dalam mengena publik di Australia. Kalau dua bulan berturut-turut menjadi destinasi paling favourit, paling banyak dikunjungi warga Australia, berarti mereka semakin memahami Indonesia. Mereka mendapatkan informasi lebih banyak tentang keunikan dan tantangan objek wisata di tanah air. Kesempatan, diguyur lebih banyak lagi destinasi baru yang pas buat mereka," kata Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI di Jakarta. 

Bagi Australia, Bali adalah rumah kedua, jarak tempuhnya tidak jauh, waktu terbang juga tidak teramat lama. "Dan yang paling mengena adalah price competitiveness-nya sangat tinggi. Indonesia nomor 3 di dunia, menurut World Economic Forum. Dengan dolar yang sama, bisa menikmati lebih banyak dan lebih optimal di Indonesia, daripada di negara lain," ungkap Arief Yahya yang ahli ilmu marketing dan digital itu. 

Setelah menjadi keynote speaker dalam 2nd High Level Forum on China-ASEAN Production Capacity Cooperation yang di-host oleh Ambassador of China to ASEAN, HE Xu Bu di JW Martiot Hotel Jakarta 12 Juli 2016, Arief Yahya juga menyampaikan bahwa pariwisata sudah menjadi prioritas utama di Indonesia. Selain juga, infrastruktur, pangan, energi dan maritim, yang menjadi fokus Presiden Joko Widodo. Karena menggarap sektor pariwisata harus berkesinambungan, tidak boleh putus-nyambung. 

"The Travel Industry Exhibition 2016 adalah salah satu promosi yang memfasilitasi terjadinya kontak dan kontrak bisnis antara para seller dari Indonesia dan buyer dari Australia. Ini adalah usaha kami untuk menjaga ritme promosi kami yang tentunya sangat bermanfaat untuk Pariwisata kita, kami harus konsisten terus agar masuknya wisatawan Australia ke Indonesia terus terjaga," tambah Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenpar, I Gde Pitana.

Pitana menandaskan, kegiatan ini dilaksanakan dengan pra system appointments dan Table Top Exhibition. Juga dilengkapi dengan program seminar menampilkan diskusi panel dan simposium tentang topik-topik seperti e-pariwisata. "Pameran ini juga punya prestise yang baik, karena kegiatan ini didukung oleh AFTA Travel Accreditation Scheme (ATAS,Red) dan  Travel Grup Harian serta The Travel Industry Mentor Experience (TIME). Jadi jelas peluangnya terbuka lebar untuk kembali dapat mempromosikan destinasi kepariwisataan Indonesia secara lebih utuh dan variatif," ujar pria yang hobinya badminton itu.

Maka dari itu, media untuk mempromosikan Indonesia sudah disiapkan dengan matang oleh Kemenpar. Kemenpar menyewa lahan seluas 27 sqm dengan nomor A13-A15 yang akan diisi bersama dengan industri pariwisata. Industri yang akan ikut di perhelatan tersebut adalah, Harris Hotel Batam, PT Vital Idola Pesona T&T, Tanjung Pinang, PT Cahaya Duta Batam, PT Anugerah Indonesia, Tanjung Pinang, Hotel Aston Tanjung Pinang, Come2Indonesia, Bali, Puri Mas, Lombok, dan Jakarta Hotels Association.

"Sedangkan untuk pelaksanaannya, ini adalah keikutsertaan Kementerian yang ke-2 kalinya. Kami akan terus konsisten dan berusaha menjaga Indonesia akan tetap menjadi tempat yang dikunjungi nomer satu di negaranya," kata Pitana. 

Seperti diketahui, baru saja kabar manis datang ke Indonesia. Dalam kurun dua bulan berturut-turut --April-Mei 2016—masyarakat Australia terbanyak terbang ke Indonesia. Data terkini, bulan Mei 2016, yang dilansir ABS - Australia Bureau of Statistics menyebutkan tujuan utama dan peringkat pertama orang-orang Negeri Kanguru itu berwisata ke Indonesia. Yakni 108,5 ribu wisatawan Australia, naik 16,4% dari capaian tahun 2015 yang tercatat 92,8 ribu. Juga naik 1,3% dari bulan sebelumnya, April 2016 yang 106,6 ribu. 

Angka itu kembali mengalahkan New Zealand, yang dari waktu ke waktu selalu selalu menjadi nemenpati puncak tangga. Bulan Mei 2016, wisatawan Australia ke Selandia Baru itu tercatat 104,6 ribu. Bulan April 2019, juga kalah dengan capaian 99,4 ribu outbond Aussie ke Selandia Baru dibandingkan dengan Indonesia yang menembus 105,5 ribu wisman.

Memang, promosi Wonderful Indonesia di negara tetangga di sisi tenggara ini cukup gencar. Baik digital maupun non digital, seperti outdoor dengan membungkus tram di Melbourne yang melintas di Central Kota dan juga termasuk dengan melakoni pameran yang dilakukan Kemenpar dari setiap kegiatan. Selain promosi, sukses ini juga berkat deregulasi dengan Bebas Visa Kunjungan (BVK) untuk Australia. Bukan rahasia lagi, Promosi pariwisata dengan tema Bebas Visa Kunjungan, cukup efektif menggaet pasar Autralia. Indonesia sudah 169 negara bebas Visa masuk, awalnya hanya 15 negara, lalu menjadi 45 negara dan ditambah menjai 90 negara. Terakhir ditambah lagi maksimal 169 negara.. 

Capaian dua bulan terakhir ini cukup menaikkan confidence Kemenpar untuk mengeksplorasi lebih dalam pasar Australia. Destinasi mereka selama ini paling besar ke Bali.

Seperti diketahui, yang paling banyak mendapatkan benefit dari originasi turis Australia adalah Bali. Wisman Australia sudah familiar ke Bali. Nah, dengan industri pameran selain Bali yang hadir, Kemenpar juga menggenjot destinasi lain.  Kemenpar mengemas  7 dari 10 top destinasi itu memang dikemas untuk wisata bahari. Dan Australia ada turis yang lebih ke advanture dan bahari. Diantaranya, Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Mandalika, Wakatobi, Kepulauan Seribu dan Morotai. Wisata bahari oleh Menpar Arief Yahya dan tentunya oleh Kemenpar dibagi tiga besar. Pertama coastal zone atau wisata bentang pantai. Kedua, underwater atau wisata bawah laut. Ketiga, sea zone, wisata antar pulau yang biasa dilakukan dengan yacht, atau perahu pesiar.

Indonesia sudah menjadi negara favourit bagi outbond tourism Australia dua bulan berturut-turut, ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-12T21:44:34+0700
http://rimanews.com/gayahidup/travel/read/20160712/291816/Wonderful-Indonesia-Tampil-di-The-Travel-Industry-Exhibition-2016
Dua Bulan Berturut-turut, Outbond Australia Terbesar ke Indonesia

Rimanews - Kabar ini bukan saja mengharukan, tetapi juga membuat jantung berdetak lebih keras! Outbond tourist Australia, dalam dua bulan berturut-turut -- April-Mei 2016 -- terbanyak terbang ke Indonesia. Data terkini, bulan Mei 2016, yang dilansir ABS - Australia Bureau of Statistics menyebutkan tujuan utama dan peringkat pertama orang-orang Negeri Kanguru itu berwisata ke Indonesia. Yakni 108,5 ribu wisatawan Australia, naik 16,4% dari capaian tahun 2015 yang tercatat 92,8 ribu. Juga naik 1,3% dari bulan sebelumnya, April 2016 yang 106,6 ribu.

Angka itu kembali mengalahkan New Zealand, yang dari waktu ke waktu selalu selalu menjadi nemenpati puncak tangga. Bulan Mei 2016, wisatawan Australia ke Selandia Baru itu tercatat 104,6 ribu. Bulan April 2019, juga kalah dengan capaian 99,4 ribu outbond Aussie ke Selandia Baru dibandingkan dengan Indonesia yang menembus 105,5 ribu wisman. "Dampak promosi Wonderful Indonesia ke Australia sudah semakin terasa!" ucap Menteri Pariwisata Arief Yahya di Jakarta.

Mantan Dirut PT Telkom Indonesia itu menyebut New Zealand secara geografis maupun psikologis sebenarnya lebih dekat dengan Australia. Sama-sama berada dalam satun benua. Pariwisata itu mirip dengan bisnis telekomunikasi dan transportasi, unsur proximity atau kedekatan, sangat menentukan. "Saya semakin optimis, branding Wonderful Indonesia makin kuat di originasi Australia," jelas Arief Yahya.

Memang, promosi Wonderful Indonesia di negara tetangga di sisi tenggara ini cukup gencar. Baik digital maupun non digital, seperti outdoor dengan membungkus tram di Melbourne yang melintas di Central Kota. Tram itu salah satu alat transportasi dalam kota yang paling populer di bekas ibu kota Australia sebelum pindah ke Canberra 1972 itu. "Selain promosi, sukses ini juga berkat deregulasi dengan Bebas Visa Kunjungan (BVK) untuk Australia," ungkap Arief Yahya.

Promosi pariwisata dengan tema Bebas Visa Kunjungan, cukup efektif menggaet pasar Autralia. Indonesia sudah 169 negara bebas Visa masuk, awalnya hanya 15 negara, lalu menjadi 45 negara dan ditambah menjai 90 negara. Terakhir ditambah lagi maksimal 169 negara. "International Openess ini sudah masuk dalam salah satu pilar yan dilihat oleh World Tour and Travel Competitiveness Index sebagai salah satu nilai ukur," lanjut Maketeer of The Year 2013 versi MarkPlus itu.

Artinya, mengapa visa fasilitation itu menjadi poin penting? Dan dinilai oleh WEF dan WTTC sebagai salah satu cara untuk mendatangkan wisman lebih banyak. "Saya selalu menggunakan angka, tanpa angka-angka saya tidak bisa mengukur. Jika tidak bisa mengukur sebenarnya saya tidak bisa mengatur? Karena itu angka adalah hal terpenting dalam management. Angka itu juga harus dikeluarkan oleh lembaga kredibel, berstandar dunia," ungkap Arief Yahya.

Capaian dua bulan terakhir ini cukup menaikkan confidence Menpar Arief Yahya untuk mengeksplorasi lebih dalam pasar Australia. Destinasi mereka selama ini paling besar ke Bali. "Ini momentum sekaligus untuk mempromosikan Bali and Beyond lebih gencar lagi, agar destinasi di sekitar Pulau Dewata juga ikut maju. Bali menjadi hub city, setelah menikmati Bali baru di distribusi ke luar Bali," kata dia.

Memang, tidak bisa dipungkiri, yang paling banyak mendapatkan benefit dari originasi turis Australia adalah Bali. Mereka sudah familiar ke Bali. "Karena itu destinasi lain, seperti Banyuwangi, Lombok, Wakatobi, Labuan Bajo, Bromo, termasuk Borobudur Jawa Tengah-DIY juga harus pintar-pintar berkolaborasi dengan industri di Bali, dan promosi menjemput bola di Bali," kata dia.

Karena itu Arief Yahya menyebut 10 Bali Baru juga secara simultan mulai diperkenalkan ke publik Australia. Apalagi 7 dari 10 top destinasi itu memang dikemas untuk wisata bahari. Dan Australia ada turis yang lebih ke advanture dan bahari. Diantaranya, Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Mandalika, Wakatobi, Kepulauan Seribu dan Morotai. "Kekuatan baharinya oke oke," jelasnya.

Wisata bahari oleh Menpar Arief Yahya dibagi tiga besar. Pertama coastal zone atau wisata bentang pantai. Kedua, underwater atau wisata bawah laut. Ketiga, sea zone, wisata antar pulau yang biasa dilakukan dengan yacht, atau perahu pesiar. "Turis Australia suka dengan tantangan di tepi pantai, dengan ombak dan surfing. Kita punya banyak spot baru, dari Banyuwangi, Mentawai dan Nias," katanya.

Asdep Asia Pasifik Vincensus Jemadu, menambahkan data itu terbaru, dan resmi dikeluarkan pemerintah Australia. "Untuk membandingkan data Mei dibandingkan dengan April digunakan Seasonally Adjusted Estimates ini artinya ada kenaikan yang disebabkan atas suatu inisiatif atau suatu kejadian di luar efek seasonal," kata Vincen yang didampingi deputi I Gde Pitana.

Kabar ini bukan saja mengharukan, tetapi juga membuat jantung berdetak lebih keras! Outbond tourist ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-12T09:21:50+0700
http://rimanews.com/gayahidup/travel/read/20160712/291606/Dua-Bulan-Berturut-turut-Outbond-Australia-Terbesar-ke-Indonesia-
Menpar Arief Yahya Tegaskan Kembali CEO Commitment Destinasi Sumbar

Rimanews - Ajang Launching Tour de Singkarak (TdS) 2016 di Balairung, Gedung Sapta Pesona, Medan Merdeka Barat rupanya dijadikan brainstorming Menpar Arief Yahya, 25 Juli 2016 lalu. Selain audience terheboh, terbanyak, terpenuh selama peluncuran event dihadiri Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, dan beberapa bupati di sana. Mantan Dirut Telkom itu juga paling lama berbicara di depan podium, sampai hampir 25 menit.

Tema pidato Menpar Arief Yahya juga tak lebih dari 20 persen bertema Tour de Singkarak 2016. Sisanya, menegaskan kembali komitmen dan keseriusan Kemenpar untuk mensupport para CEO mewujudkan sektor pariwisata sebagai pilihan prioritas di sana. Di event sport tourism itu pria asli Banyuwangi itu hanya memastikan bahwa 2017 Kemenpar akan mendukung event balap sepeda internasional itu. "Saya pastikan, 2017 Kemenpar akan mendukung kembali TdS ini," sebut Arief Yahya pendek.

Menpar mengingatkan kembali soal CEO Commitment untuk membangun kepariwisataan di Sumbar. Terutama Kawasan Mandeh di Kab Pesisir Selatan, yang sudah ditetapkan sebagai "Raja Ampat"-nya Sumatera. Dia mengibaratkan, jika seorang ingin berhati tenteram, damai, sukses, maka sudah betul dia sungguh-sungguh berusaha dan rajin berdoa kepada Tuhan. "Kalau Pak Gubernur tiap Minggu datang ke Kemenpar, mengurus pariwisatanya, saya yakin kawasan itu akan cepat menjadi destinasi kelas dunia," ujarnya.

Soal homestay, Arief Yahya mengalokasikan 1000 pondok wisata yang bisa dimiliki dan dikelola oleh masyarakat. Skemanya B to B, business to business, dengan skema pinjaman bank dengan uang muka 1%, bunga 5%, masa tenor 20 tahun, dengan hitungan cicilan sekitar Rp 800 ribu per bulan. Itu bisa dikompensasi cukup dengan 2 week end saja, Sabtu-Minggu. "Syaratnya, menggunakan arsitektur nusantara! Kalau di Sumbar ya dengan desain rumah begonjang," tutur Arief menjelaskan short term programme-nya.

Untuk middle term-nya, lanjut Arief, adalah menyiapkan lahan minimal 500 hektar untuk dibangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata. Dia mencontohkan seperti Tanjung Kelayang Belitung, KEK tercepat yang pernah ada dan satu-satunya kawasan pariwisata yang tiga bulan ditanda tangani Presiden Joko Widodo. "Tahap I KEK Tanjung Kelayang menyiapkan lahan 324 hektare, diteken Maret 2016, sudah mulai ground breaking untuk hotel bertaraf internasional bulan Agustus - September 2016," tutur dia.

Contoh lain adalah Badan Otoritas Pariwisata (BOP) Danau Toba Sumtera Utara. Ada tujuh bupati yang sudah kompak membangun pariwisata di Toba. "Kini sudah disiapkan 500 hektare untuk membangun amenitas, untuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata yang akan mendapatkan banyak insentif, baik pajak maupun fiskal," tandasnya.

Sedangkan soal long term-nya, Menpar Arief Yahya menyebut ada investor dari Middle East yang mulai tertarik dengan Mandeh. Jika mereka berinvestasi ke Sumbar, sudah hampir pasti mereka akan membawa pasar Timur Tengah ke sana. "Mandeh juga relatif dekat dari domestic market utama Jakarta. Penerbangan tidak lama, dan relatif murah dibandingkan dengan wisata bahari Raja Ampat," ungkapnya.

Tersirat, Menpar meminta kepada CEO di Sumbar untuk bergerak lebih cepat, membangun pariwisata di sana. "Pariwisata adalah cara yang paling cepat, paling mudah dan paling murah untuk mendapatkan devisa! Bedanya devisa yang dihasilkan dari pariwisata itu diambil di dalam negeri. Jadi, tidak ada pilihan yang lebih baik dan lebih cepat untuk mensejahterakan Sumbar, selain pariwisata," katanya. (adv)

Ajang Launching Tour de Singkarak (TdS) 2016 di Balairung, Gedung Sapta Pesona, Medan Merdeka Barat ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-27T09:36:05+0700
http://rimanews.com/gayahidup/travel/read/20160727/294740/Menpar-Arief-Yahya-Tegaskan-Kembali-CEO-Commitment-Destinasi-Sumbar
Menpar Arief Yahya Luncurkan TdS 2016 di Balairung Kemenpar Jakarta

Rimanews - Tour de Singkarak (TdS) 2016 akan kembali digelar pada 6-14 Agustus 2016. Ajang balap sepeda bertaraf internasional itu dijanjikan akan digelar lebih profesional dan disebut-sebut bakal menjadi TdS terakbar. Ada Rp 2,5 miliar total hadiah yang bakal diperebutkan 25 tim luar negeri dan lima tim Indonesia yang berlaga di edisi 2016 ini.

“Bisa dikatakan TdS 2016 akan jadi TdS paling spektakuler dari yang pernah ada. Selain jumlah hadiah yang dinaikkan, promosi di media internasional juga dilakukan. Nilainya hampir Rp10 miliar.Karena itu, news value TDS ini lebih dari Rp 150 miliar,” tutur Menpar Arief Yahya, di Balairung Soesilo Sudarman, Jakarta, baru-baru ini.

Mengapa dinaikkan? “Saya ini orang bisnis, saya tahu di mana ada gula, di situ pasti mengundang banyak semut. Ketika even ini dinaikkan hadiahnya, pasti banyak partisipan, pembalap baik nasional maupun internasional yang datang," sebut Arief Yahya dihadapan sekitar 1000 audience itu. Launching ini termasuk yang paling heboh, bersama homeband serba bisa Purwacaraka itu. Penyanyi Nola AB juga turut hadir dan menghibur di acara TdS itu.

Garapan yang lebih serius dan profesional ini memang sudah menjadi keniscayaan. Maklum, menurut data UCI (Union Cycliste Internationale, red), jumlah penonton Tour de Singkarak ada di posisi lima dunia. Nomor satunya, adalah Tour de France (Perancis) yakni 12 juta penonton. Runner up dipegang  Giro d'Italia (Italia) dengan 8 juta penonton. Nomor tiganya, Vuelta a Espana (Spanyol) 5 juta penonton. Urutan empat, dihuni Santos Tour Down Under (Australia) dengan 750.000 penonton. Dan nomor lima dunia, Tour de Singkarak (TDS) 550.000 penonton.

“Ini artinya TdS efektif sebagai sarana promosi dalam rangka meningkatkan kunjungan dan awareness wisatawan. Even ini juga memberikan direct impact dan media value yang tinggi,” kata Arief Yahya yang juga live streaming dari Gedung Sapta Pesona, Jalan Merdeka Barat itu. 

Karenanya penyelenggaraannya digarap sangat serius. Dijamin penuh warna. Selain dibantu pemerintah kabupaten/kota di masing-masing etape, untuk pertamakalinya TdS 2016 juga akan dimeriahkan festival kuliner di Padang. Agenda itu digelar 3-4 Agustus 2016. Selain itu, juga ada even city tour di Kota Bukittinggi.

Lantas mengapa taste makanan lokal ikut diangkat sebagai alat promosi dan diplomasi pariwisata? “Potensinya tidak kalah. Jenis makanan kita juga seabrek jumlahnya. Jadi kita giring orang jatuh cinta di makanan dulu, sebelum akhirnya mencintai destinasi pariwisata Indonesia. Kebetulan, waktu festival kuliner ini pas, karena pada tanggal 3-4 Agustus tim-tim dari luar negeri sampai di Sumatera Barat. Jadi kita curi kesempatan untuk mempromosikan kuliner ranah Minang,” terang mantan Dirut Telkom itu.

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, ikut buka suara. Setelah menikmati kuliner yang lezat, menurut dia, para peserta lomba akan langsung digiring menikmati pemandangan yang wow.  Etape Pesisir Selatan misalnya. Tahun ini, para rider akan disuguhi pemandangan lebih indah sebab garis start langsung dilakukan di Pantai Carocok. Inilah Maldives-nya Sumatera Barat. Dari mulai perairan, terumbu karang, hingga biota bawah lautnya, semua dijamin keren. Tak kalah dengan Maldives.

Panorama di etape Padangpariaman juga tak kalah dahsyatnya. Untuk pertamakalinya, para peserta akan digiring start di Pantai Tiram. Ada kuliner dan panorama bahari aduhai yang  bisa dinikmati di sana. “Intinya kita ingin mempromosikan wisata bahari di Sumbar,” ujar Gubernur Irwan Prayitno. TdS 2016 nantinya akan dikelola panitia yang lebih profesional.

Panitianya bekerja sama dengan tim teknis dari Malaysia yang juga anggota Union Cyclist International (UCI). “Teman-teman di Malaysia juga mempromosikan ini hingga ke Korea Selatan. Tahun lalu surveinya cuma sekali, tahun ini kita empat kali survei,” ujar Gubernur yang didampingi para bupati yang dilalui Tour de Singkarak itu.

Luasnya cakupan promosi tadi, diakui Irwan, membuat TdS sangat populer. Kontribusinya pun besar. Utamanya  bagi percepatan pertumbuhan kepariwisataan di Sumbar serta kabupaten/ kota yang ada di dalamnya. “Selama 8 tahun terakhir ini pembangunan infrastruktur, sarana prasarana, usaha dan fasilitas pariwisata di berbagai daerah di Sumbar mengalami peningkatan yang pesat. Demikian juga peningkatan arus kunjungan wisatawan. Di 2015, sudah ada 6,9 juta wisnus dan 78.274 wisman yang datang ke Sumbar. Target 2016 ini meningkat menjadi 7,4 juta wisnus dan 85 ribu wisman,” kata Irwan Prayitno.

Di edisi 2016 ini, akan ada 20 tim asing dari 25 negara ditambah 5 tim nasional yang akan bertarung habis-habisan memperebutkan total hadiah Rp 2,5 miliar. Dari 25 negara itu, sekitar 250 orang di antaranya adalah official. Sementara pebalapnya sekitar 120-an orang.

Tahun ini, etape pertama akan dilangsungkan di Danau Singkarak dan berakhir di Padang dengan total jarak tempuh 1.102,7 km dari total 8 etape. Etape TdS 2016 ini lebih sedikit dari sebelumnya, karena tidak ada etape solok selatan. (adv)

Tour de Singkarak (TdS) 2016 akan kembali digelar pada 6-14 Agustus 2016. Ajang balap sepeda ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-27T09:22:30+0700
http://rimanews.com/gayahidup/travel/read/20160727/294736/Menpar-Arief-Yahya-Luncurkan-TdS-2016-di-Balairung-Kemenpar-Jakarta
Lulung: Ahok Jilat Ludahnya Sendiri

Rimanews - Ketua DPW PPP DKI Abraham Lunggana (Lulung) angkat bicara perihal keputusan calon petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang memilih jalur partai politik sebagai kendaraan menuju Pilkada DKI.

Dia menilai, dengan keputusannya tersebut semakin menguatkan bukti bahwa Ahok bukan sosok pemimpin yang konsisten. Terlebih, Lulung masih ingat betul bagaimana sesumbarnya Ahok yang mencibir keberadaan Parpol hingga pada akhirnya menuruti kemauan relawan untuk maju di jalur independen.

"Dulu kan Ahok selalu menuduh Parpol banyak korupsi, mencaci maki, kok sekarang malah pilih jalur Parpol. Apa namanya kalau bukan menjilat ludah sendiri," ujar Lulung ketika dihubungi, Kamis (28/07/2016).

Dalam persoalan ini, Lulung menganggap penting jika Ahok bisa mengambil pembelajaran baru tentang konsistensi. Artinya ke depan, Ahok harus bisa menjaga sikap dengan banyak anggota DPRD DKI yang menjadi kader dari partai yang telah mendukungnya.

Selebihnya, Lulung akan menghargai keputusan Ahok dengan usungan tiga Parpol, yakni NasDem, Hanura, dan Golkar.

"Apresiasi saja tapi saya ingatkan saja ke Pak Ahok harus menjaga hubungan parpol yang mendukung dia terutama yang ada di DPRD, jangan lagi dia lagi bicara sembarangan ke DPRD DKI apalagi ke partai pendukungnya," tegasnya.

Seperti diketahui, setelah bergulat begitu lama dengan pengumpulan 1 juta KTP dan kebimbangan dengan dukungan tiga partai politik, semalam Ahok memutuskan untuk memilih maju Pilkada lewat kendaraan dukungan tiga Parpol tersebut.

"Jadi, sudah lah kita gunakan Parpol saja (untuk Pilkada)," kata Ahok di markas relawannya.

Relawan pendukungnya 'Teman Ahok' pun hanya bisa pasrah dengan keputusan Ahok. Soal pengumpulan KTP dikatakan Singgih Widiyastomo, salah satu pendiri Teman Ahok akan mengawal berjalannya pemungutan suara di TPS saat Pilkada berlangsung Februari 2017 mendatang.

Ketua DPW PPP DKI Abraham Lunggana (Lulung) angkat bicara perihal keputusan calon petahana Gubernur ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-28T07:30:59+0700
http://rimanews.com/nasional/politik/read/20160728/294981/Lulung-Ahok-Jilat-Ludahnya-Sendiri
Foto Video
Rekonstruksi dalam Persidangan Lanjutan Kasus "Kopi Maut Sianida"

Rimanews - Saksi yang juga sahabat Mirna, Hanie Juwita Boon (kanan), bersama sejumlah pegawai kafe Olivier mengikuti rekonstruksi kejadian kasus kematian Wayan Mirna Salihin dalam persidangan dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, Rabu (27/7/2016).

Kuasa hukum Jessica sempat mempertanyakan keberadaan sedotan yang dinilai merupakan salah satu fakta perjalanan sianida di kopi Mirna.

Saksi yang juga sahabat Mirna, Hanie Juwita Boon (kanan), bersama sejumlah pegawai kafe Olivier ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-28T07:38:43+0700
http://rimanews.com/komunitas/fotovideo/read/20160728/10024/Rekonstruksi-dalam-Persidangan-Lanjutan-Kasus-Kopi-Maut-Sianida-
KontraS Tolak Wiranto Sebagai Menkopolhukam

Rimanews - Aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (27/7/2016).

Dalam aksinya mereka menolak terpilihnya Ketua Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA) Wiranto sebagai Menteri Kordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) yang baru saja diumumkan oleh Presiden Joko Widodo pada hari ini, Rabu (27/7/2016). KontraS menilai Wiranto harus bertanggung jawab terhadap beberapa pelanggaran hak asasi manusia (HAM), seperti penyerangan kantor DPP Partai Demokrasi Indonesia pada 27 Juli 1996, tragedi Trisakti dan Semanggi, serta penculikan dan penghilangan aktivis.

Aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menggelar aksi unjuk rasa ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-28T07:24:35+0700
http://rimanews.com/komunitas/fotovideo/read/20160728/10022/KontraS-Tolak-Wiranto-Sebagai-Menkopolhukam
Ahok Putuskan Maju Melalui Jalur Parpol Pada Pilkada 2017

Rimanews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (tengah), perwakilan partai politik Nasdem, Hanura, dan Golkar, serta perwakilan dari Teman Ahok berfoto bersama saat Halal Bihalal di Markas Teman Ahok, Pejaten, Jakarta, Rabu (27/7/2016).

Gubernur yang akrab disapa Ahok itu memutuskan maju sebagai bakal calon Gubernur DKI Jakarta pada Pilkada 2017 melalui jalur partai politik.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (tengah), perwakilan partai politik Nasdem, Hanura, dan ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-28T07:20:37+0700
http://rimanews.com/komunitas/fotovideo/read/20160728/10021/Ahok-Putuskan-Maju-Melalui-Jalur-Parpol-Pada-Pilkada-2017
Indonesia Jalin Kerjasama Bilateral dengan Jepang

Rimanews - Presiden Joko Widodo (kiri) dan Presiden Asosiasi Jepang Indonesia Yasuo Fukuda (kanan) memberikan keterangan pers usai melakukan pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (27/7/2016).

Kunjungan mantan perdana menteri Jepang tersebut untuk meningkatkan hubungan perekonomian antara Jepang dan Indonesia.

Presiden Joko Widodo (kiri) dan Presiden Asosiasi Jepang Indonesia Yasuo Fukuda (kanan) memberikan ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-27T18:26:19+0700
http://rimanews.com/komunitas/fotovideo/read/20160727/10019/Indonesia-Jalin-Kerjasama-Bilateral-dengan-Jepang
Semarak Gelar Budaya Jogja 2016

Rimanews - Penari mengajak wisartawan mancanegara menarikan tari tayub saat acara Gelar Budaya Jogja 2016 di Taman Budaya Yogyakarta, Rabu (27/7/2016).

Pementasan berbagai kesenian rangkaian dari Gelar Budaya Jogja 2016 itu menjadi bentuk pelestarian dan pengenalan kesenian rakyat kepada masyarakat.

Penari mengajak wisartawan mancanegara menarikan tari tayub saat acara Gelar Budaya Jogja 2016 di ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-27T17:39:57+0700
http://rimanews.com/komunitas/fotovideo/read/20160727/10016/Semarak-Gelar-Budaya-Jogja-2016
Tolak Pabrik Semen, Warga Rembang Dirikan Tenda di Depan Istana

Rimanews - Anggota Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (27/7/2016).

Dalam aksinya mereka menolak pembangunan pabrik semen di Pegunungan Kendeng, Jawa Tengah karena dinilai berdampak buruk pada lingkungan dan masyarakat sekitar.

Anggota Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-27T18:10:13+0700
http://rimanews.com/komunitas/fotovideo/read/20160727/10017/Tolak-Pabrik-Semen-Warga-Rembang-Dirikan-Tenda-di-Depan-Istana
Tiba di Kemenkeu, Sri Mulyani Disambut Hangat Pegawai

Rimanews - Menteri Keuangan yang baru Sri Mulyani (tengah) disambut ratusan pegawai setibanya di gedung Kementerian Keuangan sebelum serah terima jabatan di Jakarta, Rabu (27/7/2016).

Bambang PS Brodjonegoro resmi menyerahkan kepemimpinan Kementerian Keuangan kepada Sri Mulyani setelah ditunjuk dan dilantik oleh Presiden Joko Widodo untuk menjadi Menteri Keuangan Periode 2016-2019.

Menteri Keuangan yang baru Sri Mulyani (tengah) disambut ratusan pegawai setibanya di gedung ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-27T18:17:35+0700
http://rimanews.com/komunitas/fotovideo/read/20160727/10018/Tiba-di-Kemenkeu-Sri-Mulyani-Disambut-Hangat-Pegawai
Inilah TPA Sampah Terbaik yang Diberi Penghargaan dari Wapres

Rimanews - Aktivitas dilokasi tempat pembuangan akhir sampah, Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (27/7/21016).

Wakil Presiden pada 22 Juli 2016 memberikan plakat penghargaan kepada Pemerintah Kota Kendari sebagai Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah terbaik nasional karena mampu mengelolah sampah sangat baik dan tetap mengaja penghijauan serta menjaga lingkungan hidup.

Aktivitas dilokasi tempat pembuangan akhir sampah, Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-27T18:31:24+0700
http://rimanews.com/komunitas/fotovideo/read/20160727/10020/Inilah-TPA-Sampah-Terbaik-yang-Diberi-Penghargaan-dari-Wapres
Polisi Ungkap Kasus Penggelapan Mobil Rental di Kediri

Rimanews - Polisi menunjukkan barang bukti berupa kunci mobil dan STNK berserta sejumlah tersangka saat gelar kasus penggelapan mobil rental di Mapolresta Kediri, Jawa Timur, Rabu (27/7/2016).

Polisi berhasil meringkus empat orang anggota komplotan spesialis penggelapan mobil rental yang diduga telah melakukan kejahatan serupa di beberapa daerah.

Polisi menunjukkan barang bukti berupa kunci mobil dan STNK berserta sejumlah tersangka saat gelar ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-27T15:25:02+0700
http://rimanews.com/komunitas/fotovideo/read/20160727/10012/Polisi-Ungkap-Kasus-Penggelapan-Mobil-Rental-di-Kediri