Peristiwa

Isu Mundurnya Bu Risma dari PDIP dan Kursi Walikota Surabaya, warga kini Galau

2.4K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
03:47
03 FEB 2014
Penulis

Penulis Ira Oemar mencatat di kompasiana bahwa, kalau Jakarta diramaikan dengan pemberitaan pengunduran diri Gita Wirjawan, Surabaya diguncang issu pengunduran diri Walikota yang mereka cintai : Ibu Tri Rismaharini. Memang berita tersebut belum bisa dipastikan kebenarannya. Bu Risma saat ditanya soal itu hanya menjawab : “Nanti dilihat, nanti saya akan ngomong, nanti nunggu ya”. Risma mengaku sedang sakit tenggorokan, butuh istirahat “Nanti ada waktunya saya bicara. Tunggu saya sembuh, ya”, katanya.

Issu itu santer setelah anggota DPRD Jatim, Saleh Ismail Mukadar, menerima pesan BBM yang mengabarkan Bu Risma akan mundur dari jabatannya. Kabar itu didapat Saleh dari orang terdekat Risma, yang enggan diungkap siapa orangnya. Ibu Risma memang tidak hadir saat pelantikan Wisnu Sakti Buana sebagai Wakil Walikota Surabaya, Jumat 24 Januari lalu. Wisnu menggantikan Bambang Dwi Hartono (BDH) yang mengundurkan diri karena maju dalam Pilgub Jatim Agustus 2013. Risma dikabarkan tidak setuju dengan terpilihnya Whisnu. Ketidakhadiran Bu Risma berlanjut, selama lima hari ia tidak masuk kantor sehingga Wisnu sulit menemuinya.

Bu Risma sendiri menegaskan bahwa dirinya tidak ada persoalan pribadi dengan Wisnu. Risma hanya mempersoalkan proses pemilihan Wawali Surabaya yang dinilai tak sesuai prosedur. “Saya minta itu sesuai prosedur. Jangan sampai masyarakat menggugat karena itu akan menjadi beban kita semua” demikian penjelasan Risma. Risma menerima laporan adanya kejanggalan dalam penandatangan kelengkapan berkas calon Wawali sebagaimana diminta Kemendagri. (Baca DISINI)

Saleh Mukadar mengakui bahwa memang hubungan Risma dan Wisnu sudah sejak lama tak harmonis. Diduga Risma tak suka pada Wisnu karena Wisnu pernah terlibat pelengseran Risma saat baru beberapa bulan menjadi Walikota Surabaya. “Semua sudah tahu kalau tidak harmonis. Mereka sangat berseberangan”, kata Saleh. Menyikapi issu mundurnya Risma, Saleh menegaskan bahwa Risma tidak boleh mundur meski menghadapi kondisi apa pun di pemerintahannya. Kalaupun Risma ingin mundur, harus mendapat persetujuan PDIP selaku partai pengusung. “Yang jelas, PDIP tidak akan mengizinkannya. Kami berharap Risma bertahan” tegas Saleh. Begitu pun Ketua DPRD Surabaya Muhammad Machmud, menyatakan tidak akan memberi persetujuan bila Risma mengajukan surat pengunduran diri.

Di Jakarta, Ketua DPP PDIP, Maruarar Sirait tak mau berkomentar soal issu pengunduran diri Risma karena DPP PDIP akan mempelajari terlebih dulu kebenaran issu itu. Maruarar mengaku tak tahu kabar Risma sakit. Ia tak mau berkomentar tentang ketidakcocokan antara Risma dan Wisnu, karena partai masih akan mempelajari persoalan yang sebenarnya.

1391326992394313824

Tak jarang dalam peristiwa kebakaran, Bu Risma membantu PMK turun langsung membantu upaya pemadaman. Seperti gambar di atas ketika Bu Risma menarik selang PMK di lokasi kebakaran di Ketintang (foto : www.siaga.co)

“DOSA POLITIK” WISNU TERHADAP RISMA

Sebenarnya sejak November 2013, sudah muncul polemik terkait penetapan wakil wali kota pengganti Bambang DH. Resistensi atas pencalonan Wisnu Sakti Buana justru datang dari kader PDIP sendiri. Padahal, Wisnu adalah ketua DPC PDIP Surabaya. Mantan ketua tim relawan pemenangan pasangan Risma–BDH pada Pilwali 2010, Mat Mochtar, menolak Wisnu karena dinilai Wisnu sebelumnya pernah berupaya melengserkan Risma dari kursi wali kota. Waktu itu, tepat 3 tahun lalu, Januari 2011, Wisnu Sakti Buana yang juga wakil ketua DPRD bersekongkol dengan Ketua DPRD Kota Surabaya saat itu, Wishnu Wardhana (Fraksi Demokrat) untuk menggelar hak angket demi memakzulkan Risma. Menurut Mat Mochtar, Wisnu Sakti Buana mencatut nama Ketua Umum DPP PDIP Megawati dalam upayanya melengserkan Risma. Itulah dosa politik Wisnu yang dianggap kesalahan fatal.

Menurutnya, tanpa Wawali roda pemerintahan di Surabaya tetap berjalan. Namun jika Risma dan Wisnu dipaksakan berdampingan, Mat Mochtar yakin akan ada ketidakharmonisan. Mochtar membandingkan dengan masa Bambang DH menjadi Walikota yang pernah juga tanpa didampingi Wawali – sepeninggal Soenarto Soemoprawiro pada 2002, BDH naik menggantikan sebagai Walikota dan tidak diadakan pemilihan Wawali sampai akhir masa jabatan 2005 – dan saat itu tidak ada masalah. Disamping itu, pencalonan Wisnu dinilai mencederai amanah rakyat. Sebab pada Pilwali 2010 yang dipilih rakyat secara langsung adalah pasangan Risma – BDH, bukan Risma – WSB.

SEJAK AWAL RISMA SETENGAH HATI DIDUKUNG PDIP SURABAYA
Sejak awal proses majunya Risma menjadi cawali dari PDIP memang kontroversial dan sempat mengundang protes bahkan demo penolakan lebih dari 2/3 PAC PDIP. Padahal, majunya Risma menjadi cawali bukan atas keinginan Risma mencari restu partai. Birokrat tulen ini bukanlah seorang yang memiliki ambisi pada jabatan politik. Ia seorang pekerja keras yang berusaha melakukan yang terbaik bagi kotanya. Saat itu popularitas Risma di kalangan warga Surabaya memang cukup tinggi. Risma kemudian dipinang oleh sesepuh PDIP, Soetjipto (Mantan Sekjen PDIP dan mantan Wakil Ketua MPR, orang yang dikenal dekat dengan Mega). Risma mau dengan syarat dukungan dari warga Surabaya sekurangnya mencapai 35%. Ternyata, survey menunjukkan bahwa dukungan pada Risma telah melampaui, maka Risma pun bersedia dipinang untuk “dijodohkan” dengan Bambang DH.

Sebagian warga Surabaya saat itu sebenarnya sudah mencurigai sikap PDIP yang tiba-tiba memaksakan menggandeng Risma, padahal sebelumnya BDH masih ngotot ingin maju. Bahkan beberapa bulan sebelumnya di Surabaya sudah beredar poster dan spanduk bergambar Saleh Ismail Mukadar dan Bambang DH sebagai Cawali dan Cawawali dengan slogan SBY (Saleh Bambang Yes!) kemudian SaBaR (Saleh Bambang Rek). Warga mengkhawatirkan jika Risma hanya dimanfaatkan popularitasnya untuk meraih dukungan pemilih. Bahkan ada yang curiga Risma bakal diturunkan di tengah jalan, sehingga BDH bisa naik kembali, menggantikan Risma. Maklumlah Risma bukan orang politik dan sama sekali tak berafiliasi pada parpol, mengingat Risma seorang PNS.

Penolakan terhadap Risma terus bergulir dan membuat internal PDIP memanas. Sikap antipati kepada Risma disampaikan perwakilan PAC DPC PDIP Kota Surabaya. Dari 31 PAC, 19 PAC menolak paket Risma-BDH lantaran Risma bukan kader partai. Padahal sebelumnya, PDIP melalui Rakercabsus telah merekomendasikan Saleh Ismail Mukadar, Bambang DH dan Wisnu Sakti Buana. “19 PAC menolak. Banyak kader partai yang berkualitas, kenapa harus mendukung orang yang bukan berasal kader partai ini”, kata Sri Hono Yularko, Ketua PAC Semampir saat jumpa pers di Posko Relawan SaBaR pada Senin (8/2/2010)
13913273491455048399

Aksi 22 PAC PDIP menolak rekomendasi DPP PDIP atas pencalonan Risma dan Bambang (foto : news.detik.com)

Jumat, 19 Maret 2010, dalam silahturahmi bersama Saleh Ismail Mukadar di RM Taman Sari, arus bawah PDIP Surabaya tetap ngotot menolak Risma bahkan muncul ancaman kabur dari partai. 22 Pengurus Anak Cabang (PAC) PDIP meneriakkan yel-yel penolakan Risma-BDH karena tidak sesuai mekanisme partai. Massa juga mengancam tidak akan menggunakan hak pilihnya dalam Pilwali 2 Juni 2010 dan siap mundur dari PDIP bila partai tetap mempertahankan pencalonan Risma-BDH. Pencalonan Risma dinilai telah melukai kader PDIP bahkan muncul opsi melayangkan mosi tidak percaya kepada DPP PDIP yang telah memberikan rekomendasi cawali kepada Risma.

Akhirnya pencalonan Risma–BDH tetap dilaksanakan. Berkat dukungan warga Surabaya, pasangan Risma-BDH memenangi pilwali 2 Juni 2010, dengan perolehan 358.187 suara atau 38,53%. Pasangan itu dilantik pada 28 September 2010. Baru 4 bulan menjabat, Ketua DPRD Kota Surabaya saat itu, Whisnu Wardhana menginisiasi penurunan Risma melalui hak angket. Alasannya karena Risma menerbitkan Peraturan Walikota Surabaya (Perwali) No. 56/2010 tentang Perhitungan Nilai Sewa Reklame dan Perwali No. 57 tentang Perhitungan Nilai Sewa Reklame Terbatas di Kawasan Khusus Kota Surabaya yang menaikkan pajak reklame menjadi 25%. Walikota dinilai tidak melibatkan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait dalam membahas maupun menyusun Perwali. Ironisnya : upaya pelengseran Risma itu didukung Fraksi PDIP di DPRD Surabaya.

Rapat Paripurna DRPD Surabaya pada 31 Januari 2011, merekomendasikan pelengseran Tri Rismaharini sebagai Walikota Surabaya kepada Mahkamah Agung. Keputusan pemakzulan itu didukung oleh 6 dari 7 fraksi di DPRD Surabaya, termasuk Fraksi PDIP yang mengusung Risma. Hanya fraksi PKS yang menolak pemakzulan dengan alasan belum cukup bukti dan data.

Risma harus pasang badan sendiri saat diperiksa Pansus Hak Angket karena Fraksi PDIP termasuk didalamnya

Kini, selama hampir 3,5 tahun Risma memimpin Surabaya, ia telah membuktikan berhasil menjadi “IBU” bagi warga Surabaya, yang dicintai rakyatnya dan didukung program-programnya. Di masa kepemimpinannya Surabaya menjadi lebih asri, hijau dan segar. Banyak taman kota dibangun dengan tema-tema khas, termasuk pemugaran taman Bungkul dengan konsep all-in-one entertainment park. Beberapa tempat yang dulunya mati sekarang tiap malam dipenuhi dengan warga Surabaya. Risma juga membangun pedestrian bagi pejalan kaki dengan konsep modern di sepanjang jalan Basuki Rahmat yang dilanjutkan hingga jalan Tunjungan, Blauran dan Panglima Sudirman. Di bawah kepemimpinan Risma, Kota Surabaya meraih 3x piala Adipura (tahun 2011, 2012, 2013) kategori kota metropolitan. Pada Juli 2012, Risma membawa Surabaya menjadi kota terbaik se-Asia Pasifik atas keberhasilan pemerintah kota dan partisipasi rakyat dalam mengelola lingkungan. Pada Oktober 2013, Kota Surabaya memperoleh penghargaan tingkat Asia-Pasifik yaitu Future Government Awards 2013 di 2 bidang sekaligus yaitu data center dan inklusi digital menyisihkan 800 kota di seluruh Asia-Pasifik. Belum lagi keberhasilannya menutup beberapa lokalisasi prostitusi dan mengubahnya menjadi pusat-pusat usaha warga. Sesuatu yang bagi kepala daerah lain impossible dilakukan tanpa mengundang konflik horisontal antar kelompok warga.

Entah bagaimana tinjauannya dari hukum tata negara, seorang Kepala Daerah dan Wakilnya yang dipilih langsung oleh rakyat, jika salah satu mengundurkan diri atau berhalangan tetap, termasuk meninggal dunia, apakah boleh parpol pengusungnya secara sepihak mengajukan calon pengganti tanpa berdiskusi dan mempertimbangkan aspirasi pejabat yang sudah menjabat? Bolehkah pemilihan langsung oleh rakyat digantikan oleh pemilihan di DPRD yang bisa menjadi politik transaksional tanpa bisa dikontrol oleh rakyat termasuk oleh pejabat yang telah dipilih rakyat? Mungkin para pakar Hukum tata Negara bisa mengkajinya, bila perlu mengajukan uji materi kepada MK, agar mandat rakyat tidak dengan semena-mena dicederai oleh parpol.

Tak salah jika kini Risma merasa tak nyaman ketika dipaksa berjodoh dengan Wisnu, orang yang pernah mencoba memakzulkannya. Bukankah Bu Risma juga manusia yang punya hak bicara dan berpendapat? Mengatur dan mengendalikan kota sebesar Surabaya dibutuhkan team work yang kompak dan satu visi. Akan sangat riskan jika keberadaan wawali justru beda visi dengan walikota.


Salah satu hasil perjuangan Risma yang bagi kepala daerah lain nyaris impossible dilakukan (foto : screenshoot koran radar Surabaya)

Salah besar jika PDIP mengira Risma adalah sosok yang bakal merasa berhutang budi pada partai pengusungnya, sebab bukan Risma yang mengemis meminta dukungan untuk dijadikan Walikota. Risma bukan tipe yang akan sowan ke rumah Ketua Umum Partai, mencium tangannya demi meminta restu. Risma terbukti berani melawan sikap Fraksi PDIP, jika ia yakin apa yang dilakukannya berpihak pada kepentingan warga dan kota Surabaya. Selama ini, Risma konsisten menunjukkan independensinya sebagai BUKAN orang parpol. Risma tak pernah terlihat ikut dalam acara-acara resmi partai apalagi mengenakan jas dan atribut partai berlambang banteng moncong putih itu. Terbiasa menjadi PNS puluhan tahun, menjadi abdi masyarakat dan bukan abdi parpol.

Karena itu, jika seandainya rumor mundurnya Risma kelak terbukti benar – semoga saja jangan pernah terjadi – maka PDIP telah bertaruh sangat besar. Demi mempertahankan anak Soetjipto, Risma terpaksa lepas. Meski Risma tak jadi mundur, masih perlu dilihat apakah Wisnu bisa sejalan dengan Risma atau justru jadi penghalang bagi kerja Risma. Maka, tak ada salahnya jika warga Surabaya yang ingin Surabaya lebih baik di bawah kepemimpinan Bu Risma, mencoba “menyeret” Risma keluar dari dominasi parpol. Kenapa tidak pada Pilwali 2015 Risma diusung menjadi Cawali independen? Masih ada waktu 1,5 tahun bagi warga Surabaya untuk bahu membahu, membentuk komunitas dukungan, mengumpulkan dana swadaya – misalnya 1000 perak sehari – untuk mengkampanyekan Bu Risma. Kampanye ala Bu Risma, yang tidak suka narsis memajang wajahnya. Bukan dengan memasang spanduk dan baliho besar-besar, bukan menempel stiker di tembok-tembok jalanan atau memaku poster di pepohonan, tapi dengan kerja-kerja nyata dan menyapa warga. Bagimana warga Surabaya, siap mengusung Cawali indepen? (Ira Oemar/KCM)

Terbaru
Kerusuhan di Tanjung Balai Bukti Hilangnya Kultur Toleransi

Rimanews - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Djan Faridz mengaku prihatin dan sangat menyayangkan terjadinya tragedi kerusuhan pembakaran rumah dan tempat ibadah etnis tertentu di Tanjung Balai, Sumatera Utara, Sabtu (30/7). Menurut Djan, kerusuhan tersebut menjadi bukti bagi hilangnya budaya toleransi.

"Peristiwa ini disebabkan masyarakat telah kehilangan kultur toleransi antar umat beragama," kata Djan Faridz dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Minggu (31/7/2016).

Tragedi kerusuhan yang awalnya dipicu oleh protes seorang warga etnis tertentu atas berkumandangnya adzan di masjid yang berada di depan rumahnya menyebabkan ketersinggungan dan kemarahan umat Islam yang berujung terjadi peristiwa pembakaran rumah dan vihara.

Menurut dia, Islam yang ada di Nusantara telah memiliki kultur panggilan adzan dikumandangkan lewat pengeras suara. Adzan bagi umat Islam bukan sekedar panggilan sholat tapi juga syiar suci atas nama Allah, sangat menggugah batin umat Islam.

Oleh karena itu, menggugatnya atau melarangnya berarti mengusik batin keyakinan umat Islam. "Jangan ada orang yang memancing di air keruh menyangkut soal SARA. Karena dampak kerusakan sosialnya amat parah, baik secara fisik maupun secara psikologis," katanya mengingatkan.

Ia pun berharap adanya saling memahami kultur dan tradisi agama masing-masing guna mencegah terjadinya kesalahpahaman dan kesewenang-wenangan antar umat beragama. 

"Setiap agama memiliki tatacara ibadah dengan kultur yang berbeda. Di sinilah letak pemahaman untuk toleransi antar umat beragama. Jika ini dipahami maka peristiwa di Tanjungbalai tidak akan terjadi. Kerusuhan di Tanjungbalai jika tidak disikapi dengan serius, hati-hati dan cepat, baik oleh aparat, pemerintah dan tokoh agama, maka akan bisa meluas menjadi konflik ras dan gejolak kebencian atas etnis tertentu. Ini justru resonansinya akan jauh lebih berbahaya bagi keutuhan NKRI," jelas Djan.

Sebagai Ketua Umum Partai Islam, PPP menghimbau untuk menjaga keutuhan dan persatuan dalam masyarakat, maka diperlukan sikap saling menghormati dan saling menghargai, sehingga gesekan-gesekan yang dapat menimbulkan pertikaian dapat dihindari.

"Masyarakat juga dituntut untuk saling menjaga hak dan kewajiban diantara mereka antara yang satu dengan yang lainnya," katanya.

Sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945 pasal 29 ayat 2 disebutkan bahwa "Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu".

Ia mencontohkan, bahwa toleransi dan penghormatan pada kultur agama sangat besar di Indonesia dibandingkan dengan negara-negara lain, dimana negara memberikan hari libur nasional bagi hari-hari besar agama-agama yang ada di Indonesia.

"Oleh karenanya, kita sebagai warga negara sudah sepatutnya menjunjung tinggi sikap saling toleransi antar umat beragama dan saling menghormati antar hak dan kewajiban termasuk kultur dan tradisi agama yang ada diantara kita demi keutuhan negara. Adanya dalil adagium toleransi dalam Islam yakni, "Lakum dinukum waliyadin". Bagimu agamamu dan bagi kami agama kami," ucapnya.

Djan juga mengajak umat Islam agar tidak cepat terprovokasi, reaktif serta anarkis yang melampaui kewenangan aparat. "Marilah kita tampilkan wajah Islam yang ramah, santun dan penuh kasih sayang sebagaimana contoh yang ditunjukkan Rasulullah SAW dalam kehidupan beragama dan bernegara di Madinah, karena Islam Rahmatan lil alamin," ujar Djan.

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Djan Faridz mengaku prihatin dan sangat menyayangkan ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-31T03:59:29+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160731/295535/Kerusuhan-di-Tanjung-Balai-Bukti-Hilangnya-Kultur-Toleransi
Tokoh NU Kiai Mas Subadar Wafat, PBNU Imbau Shalat Ghaib

Rimanews - Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Kiai Haji Mas Subadar meninggal dunia pada usia 74 tahun pada Sabtu (30/7/2016) malam di kediamannya, Pasuruan, Jawa Timur. Berkaitan dengan kabar duka tersebut, PBNU menginstruksikan kepada seluruh pengurus wilayah dan cabang Nahdlatul Ulama agar menyelenggarakan shalat ghaib untuk mendoakan almarhum.

"Pengurus Besar Nahdlatul Ulama menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya KH Mas Subadar, Rais Syuriyah PBNU," demikian surat instruksi dari PBNU yang ditandatangani oleh Ketua Umum, KH Said Aqil Siroj, di Jakarta.

Menurut keterangan laman resmi NU, almarhum yang juga merupakan pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Ulum di Pasuruan itu adalah tokoh yang sering ditunjuk sebagai juru bicara para kiai karena dikenal mempunyai tutur kata halus dan argumentatif.

KH Mas Subadar sudah menjadi anak yatim pada usia tiga bulan dan belajar mengaji ilmu lainnya di Pesantren Lirboyo, Kediri. Pada usia 25 tahun, namanya sudah mulai dikenal di kalangan pengurus petinggi NU saat menjabat sebagai ketua Gerakan Pemuda Anshor di tempat kelahirannya.

Setelah sempat tidak aktif beberapa tahun, KH Mas Subadar terpilih menjadi Rois Syuriyah NU Cabang Pasuran pada 1980 yang kemudian diteruskan menjadi Wakil Rais Syuriyah NU Jawa Timur.

Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Kiai Haji Mas Subadar meninggal dunia pada usia 74 ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-31T02:01:50+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160731/295533/Tokoh-NU-Kiai-Mas-Subadar-Wafat-PBNU-Imbau-Shalat-Ghaib
BPJS Bogor Gelar Pemeriksaan Kanker Rahim

Rimanews - BPJS Kesehatan Cabang Bogor, Jawa Barat bekerjasama dengan Dinas Kesehatan setempat menyelenggaraan deteksi dini pemeriksaan kanker servik atau leher rahim kepada 12.000 kaum perempuan.

"Ini merupakan program responsif, preventif deteksi dini kanker leher rahim dengan melakukan pemeriksaan IVA dan 'Papsmear' kepada para perempuan yang ada di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor," kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Utama Bogor Mahat Kusumadi di Bogor, Sabtu (30/7/2016).

IVA adalah inspeksi visual dengan asam asetat, sedangkan Papsmear adalah Pap smear adalah suatu pemeriksaan kesehatan wanita dengan mengambil sedikit lendir leher rahim melalui proses tertentu serta pemeriksaan dibawah mikroskop akan diperiksa perubahan sel-sel permukaan leher rahim.

Ia mengatakan, sasaran program ini ditujukan untuk IVA sebanyak 12.000 perempuan dan 300 papsmear. Kegiatan pemeriksaan dilangsungkan di seluruh Puskesmas di wilayah Kota Bogor, sedangkan wilayah Kabupaten Bogor dilaksanakan di Laboratorium Sito dan Kimia Farma.

"Program ini merupakan bakti sosial BPJS Kesehatan yang secara serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia dimulai sejak Jumat (29/7) kemarin," katanya.

Menurutnya, program tersebut ditujukan untuk menurunkan angka kanker leher rahim yang 34,4 persen menjadi penyebab kematian perempuan di Indonesia. Yang menjadi persoalan, minimnya kesadaran kaum perempuan memeriksakan sejak dini agar tidak memasuki stadium lanjut.

"Kebanyakan masyarakat kita datang ke rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya dalam kondisi sudah stadiun lanjut, sehingga peluang kesembuhan menjadi kecil," ujarnya.

Melalui program ini, lanjut Mamat, BPJS Kesehatan mendorong agar masyarakat memeriksakan dirinya sejak dini, agar resiko kematian dari kanker tersebut dapat diminimalisir.

BPJS Kesehatan Cabang Bogor, Jawa Barat bekerjasama dengan Dinas Kesehatan setempat menyelenggaraan ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-31T01:13:23+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160731/295532/BPJS-Bogor-Gelar-Pemeriksaan-Kanker-Rahim
Sakit Asma Tak Kunjung Sembuh, Hasan Tewas Gantung Diri

Rimanews - Hasan (57), warga Desa Sebubus, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, mengakhiri hidupnya menggantung diri dengan seutas tali diduga karena sakit asma yang berkelanjutan.

"Sekitar pukul 09.30 WIB kita mendapat laporan dari warga ada kasus bunuh diri dan kita langsung ke TKP," ujar KSPK Polsek Paloh, Aiptu Wasli saat dihubungi di Sambas, Kalimantan Barat, Sabtu (30/07/2016).

Wasli menjelaskan korban ditemukan cucunya sudah tidak bernyawa sekitar setengah jam sebelumnya.

"Ia tinggal sendiri. Menurut keluarga cucunya memang keseharian sering ke rumah kakeknya. Tadi pagi cucunya kaget melihat sang kakek sudah tidak bernyawa dengan tali di leher," tuturnya.

Dikatakan Wasli berdasarkan informasi yang digali pihaknya kepada keluarga, pelaku bunuh diri mungkin karena sudah tidak tahan menahan penyakit asma.

"Dugaan berat memang karena sakit asma terlalu lama dia jadi nekat bunuh diri," terangya.

Diceritakannya, setelah berada di TKP korban langsung diamankan dan divisum. Berdasarkan hasil visum paparnya tidak ditemukan ada tindakan kekerasan yang mengarah pada pembunuhan.

"Hasil visum ini murni bunuh diri. Pelaku bunuh diri setelah divisum kita serahkan kepada pihak keluarga dan sore oleh pihak keluarga sudah dimakamkan," kata dia.

Adanya kasus bunuh diri dan partisipasi masyarakat segera melaporkan ke pihak berwajib dan tanpa mengganggu pelaku dan TKP ia sangat mengapresiasi.

"Saat ini masyarakat sudah paham dan cepat melapor. Ini tentu memudahkan kita dalam mengatasi masalah dan penyidikan. Ke depan harapan kita apapun masalahnya segara melapor ke pihak kita," katanya.

Hasan (57), warga Desa Sebubus, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, mengakhiri hidupnya menggantung ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-30T21:51:04+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160731/295520/Sakit-Asma-Tak-Kunjung-Sembuh-Hasan-Tewas-Gantung-Diri
Presiden Jokowi: MTQ Harus Mampu Membumikan Al Quran

Rimanews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin agar penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional XXVI di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) mampu membumikan Al Quran.

"MTQ Nasional harus mampu membumikan Al Quran sehingga lebih mudah dipahami dan dilaksanakan oleh masyarakat kita," kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan dalam acara pembukaan MTQ Tingkat Nasional ke-26 yang dilangsungkan di Astaka Utama Islamic Centre, Mataram, Sabtu (31/07/2016) malam.

Presiden menyatakan memiliki harapan yang besar bahwa MTQ yang telah membudaya di tengah masyarakat di Tanah Air selain berkembang dari segi syiar dan kualitas penyelenggaraannya juga dapat mewarnai wajah umat Islam dan bangsa Indonesia.

Menurut dia, tujuan dan makna kegiatan MTQ bukan sekadar prestasi yang utama.

"Namun yang lebih utama lagi adalah syiar dan dakwah tentang bagaimana membumikan Al-Quran," katanya.

Mantan Gubernur DKI itu ingin agar Al Quran dijadikan sebagai nafas, sebagai pegangan hidup yang hakiki, dan sebagai kepribadian masyarakat Muslim di Tanah Air.

Ia menyayangkan sekarang ini masih banyak orang mudah mencela, mudah mengumpat, mudah merendahkan orang lain, mudah mengejek, mudah menjelek-jelekkan orang lain, bahkan sopan santun pun diabaikan.

"Ungkapan pedas, ujaran kebencian yang asal bunyi bertebaran luar biasa khususnya di ranah media sosial. Ungkapan tersebut semakin menghebat saat terjadi konstetasi politik seperti pemilihan gubernur, pemilihan bupati, pemilihan walikota, pemilihan presiden, serta pemilihan anggota legislatif," katanya.

Kandidat lain, kata Presiden, tidak lagi dilihat sebagai sahabat, teman, atau mitra melainkan dianggap sebagai musuh yang harus dihabisi.

"Selain itu saya berharap agar hakikat makna dan tujuan MTQ kita pegang tegung sehingga Al-Quran benar-benar kita resapi, kita hayati, kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari," katanya.

Sebab, kata Presiden, saat seseorang menggaungkan A -Quran maka sebenarnya sedang mengagungkan nilai-nilai kemanusiaan, nilai-nilai kesalehan sosial, nilai-nilai yang mengutamakan pembelaan pada yang lemah, fakir, dan miskin bukan nilai-nilai keserakahan seperti mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya.

Pada kesempatan itu, Presiden memberikan sambutan dan pemukulan gendeng beleg sebagai tanda peresmian Pembukaan MTQ Tingkat Nasional XXVI Tahun 2016.

Setelah pemukulan gendeng beleg oleh Presiden juga disajikan atraksi 26 penabuh gendang beleg.

Pejabat yang mendampingi Presiden pada acara itu yakni Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Gubernur NTB TGB Zainul Majdi.

Pembukaan MTQ Nasional dan Konferensi Islam Internasional Washatiyah itu juga dihadiri 30 duta besar dari negara sahabat, terutama dari negara-negara Timur Tengah dan para gubernur dan bupati/wali kota dari berbagai provinsi di Tanah Air.

Acara tersebut juga disaksikan sekitar 5.000 orang dari para kafilah, termasuk masyarakat NTB.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin agar penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-30T22:24:47+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160730/295524/Presiden-Jokowi-MTQ-Harus-Mampu-Membumikan-Al-Quran
Ledakan Bom di Aceh Lukai Dua Bocah

Rimanews - Ledakan diduga dari bom peluru pelontar terjadi di Desa Meutulang, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, Sabtu (30/7/2016) sehingga menyebabkkan dua bocah luka-luka.

Kapolres Aceh Barat AKBP Teguh Priyambodo Nugroho melalui Kapolsek Kaway XVI Iptu Ismail mengatakan dalam peristiwa ini dua orang korban merupakan anak-anak terluka terkena serpihan bom jenis LGM (peluru pelontar).

"Bom itu sejenis LGM, kemungkinan sisa konflik yang ditemukan anak-anak dalam sungai, kemungkinan mereka melempar benda itu ke batu lalu meledak dengan jarak sekitar empat meter, itu terlihat dari kondisi luka korban,"katanya.

Bocah tersebut yakni Samsuar (12) dan Fahrul Alam (16), keduanya mengalami luka-luka di bagian wajah dan kaki. Beruntung saat kejadian banyak saksi mata yang segera memberi pertolongan dan melarikan korban ke rumah saki pada pukul 15.10 WIB.

Kedua bocah yang masih duduk di bangku sekolah Kelas II MTsN itu menemukan bom LGM dalam sungai saat sedang mandi sambil mencari ikan di sungai.

Melihat benda dalam air itu salah satu dari anak ini mengambil dan mengangkatnya ke darat karena penasaran dengan bentuk dan warnanya mereka mencoba memukul-mukul dengan batu dan terakhir dilempar dengan keras ke sebuah batu besar sehingga meledak.

"Saat kejadian saya berjarak sekitar 400 meter dari TKP, kemudian begitu terdengar suara ledakan kami ke sungai dan melihat dua orang anak itu sudah jatuh, kondisinya macam terkena serpihan," kata Riko salah seorang mahasiswa UTU yang sedang mengikuti kuliah kerja nyata (KKN) di desa setempat.

Menurut keterangan pihak medis RSU Cut Nyak Dhien Meulaboh bahwa korban masih tersadar saat diberi perawatan di ruang Unit Gawat Darurat (UGD).

Ledakan diduga dari bom peluru pelontar terjadi di Desa Meutulang, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-30T22:00:30+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160730/295522/Ledakan-Bom-di-Aceh-Lukai-Dua-Bocah
Menag: MTQ Ini Mirip Cara Wali dalam Berdakwah Lewat Tilawah

Rimanews - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional XXVI Mataram, Nusa Tenggara Barat melestarikan jenis dakwah budaya sebagaimana telah dicontohkan oleh Walisongo.

"MTQ ini mirip cara wali dalam berdakwah lewat tilawah," kata Lukman dalam acara pembukaan MTQN XXVI Mataram, Sabtu (30/07/2016).

Menurut dia, berdakwah bisa dengan berbagai cara selama itu baik termasuk lewat seni baca Al quran.

Lukman mengatakan MTQN saat ini telah berkembang. Salah satu tolok ukurnya kategori lomba sudah semakin banyak atau tidak hanya cabang tilawah.

Dari semula kategori tilawah, kini sudah ada tujuh cabang. Keragaman cabang MTQN itu berkembang untuk kategori selain tilawah, di antaranya hafalan Al Quran, tafsir Al Quran, penulisan makalah ilmiah Al Quran, khat ayat Al Quran, syarhil Quran dan fahmil Quran.

Dari pengembangan kategori, kata Lukman, dapat semakin mendekatkan umat kepada Al Quran. Dengan begitu, umat Islam akan semakin memahami Al Quran yang berisi ajaran Islam dengan kasih sayangnya atau "rahmatan lil'alamin".

"Rahmat memiliki makna kedamaian dan kemakmuran. Inilah seharusnya Indonesia menuju 'baldatun toyyibun wa rabbun ghafur' yang bisa terwujud jika kita bisa melakukan revolusi mental dalam memaknai rahmat," kata dia.

Pengembangan lain dari MTQN kali ini adalah penerapan teknologi informasi e-MTQ yang meningkatkan transparansi perlombaan tilawatil quran tingkat nasional.

"Mari kita jadikan MTQ mulia yang membawa Al quran sebagai penyejuk yamg menenteramkan," kata dia.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional XXVI Mataram, ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-30T21:34:38+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160730/295516/Menag-MTQ-Ini-Mirip-Cara-Wali-dalam-Berdakwah-Lewat-Tilawah
Jokowi Berharap Universitas Islam Internasional Jadi Sumber Ilmu

Rimanews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan sudah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) pendirian Universitas Islam Internasional, dengan harapan universitas itu akan menjadi sumber ilmu, sumber kajian Islam, sumber cahaya moral Islam, dan benteng bagi tegaknya nilai-nilai Islam yang berkeseimbangan, Islam yang toleran, dan Islam yang egaliter.

"Oleh sebab itu saya sudah mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) tentang pendirian Universitas Islam Internasional," kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan dalam acara Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional ke-26 di Astaka Utama Islamic Centre, Kota Mataram, NTB, Sabtu (30/7/2016) malam.

Pada kesempatan itu, Presiden mengatakan sudah saatnya menjadikan Indonesia sebagai sumber pemikiran Islam dan sumber pembelajaran Islam di dunia.

"Sudah saatnya Indonesia menjadi sumber pemikiran Islam dunia, menjadi sumber pembelajaran Islam dunia, negara lain harus juga melihat dan belajar Islam di Indonesia," ucap Presiden. 

Hal itu, menurut Presiden, karena Islam di Indonesia sudah seperti resep obat yang paten yakni Islam washatiyah, Islam yang moderat.Sedangkan, kata dia, kalau dilihat negara-negara lain masih mencari-cari formula Islam yang ideal.

Presiden juga berharap MTQ Nasional mampu menyejukkan hati masyarakat sebagaimana hati yang melafalkan Al-Quran. "Kita pun ingin kehidupan berbangsa dan bernegara juga sejuk damai dan indah," katanya.

Menghadapi tantangan ke depan yang semakin sulit, Presiden mengajak seluruh pihak untuk menjaga kebersamaan dalam berbangsa dan bernegara sekaligus menjaga optimisme.

"Jadikan MTQ Nasional dan Konferensi Islam Internasional Washatiyah sebagai stimulan untuk meningkatkan penghayatan, kecintaan, dan pengamalan ajaran Islam yang rakhmatan lil alamin," katanya.

Setelah rampung memberikan sambutan, Presiden memukul gendeng beleg sebagai tanda peresmian Pembukaan MTQ Tingkat Nasional XXVI Tahun 2016.

Pembukaan MTQ Nasional dan Konferensi Islam Internasional Washatiyah itu juga dihadiri 30 duta besar dari negara sahabat, terutama dari negara-negara Timur Tengah dan para gubernur dan bupati/wali kota dari berbagai provinsi di Tanah Air.

Acara tersebut juga disaksikan sekitar 5.000 orang dari para kafilah, termasuk masyarakat NTB.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan sudah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) pendirian ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-30T21:31:15+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160730/295515/Jokowi-Berharap-Universitas-Islam-Internasional-Jadi-Sumber-Ilmu
Wapres JK Sesalkan Rusuh di Tanjungbalai

Rimanews - Wakil Presiden Jusuf Kalla menyesalkan kerusuhan berbau suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) di Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara pada Jumat (29/07/2016) malam.

Usai meresmikan markas PMI Sumut di Medan, Sabtu, Wapres mengatakan, seharusnya semua pihak dapat menahan diri dan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian dan pemerintah daerah setempat untuk menyelesaikan sengketa yang terjadi.

"Kita sangat menyesalkan terjadinya insiden itu. Semua pihak harus menahan diri. Biar aparat dan pemerintah dan pemerintah daerah menanganinya dengan baik," katanya.

Wapres menekankan, pemerintah akan melakukan pemeriksaan hukum terhadap pihak-pihak yang bersalah dalam kerusuhan tersebut.

Dalam kesempatan itu ia juga mengimbau semua pihak untuk menjaga dan menahan diri karena semua persoalan jika diselesaikan dengan kepala dingin, tidak akan menimbulkan permasalahan yang berlarut-larut.

"Kalau memang ada masalah, kita harus bisa menyampaikannya dengan baik. Jadi tidak akan menimbulkan kesalahpahaman. Ya, sama-sama baiklah," katanya.

Sebelumnya, terjadi kerusuhan berbau SARA di Kota Tanjungbalai yang diduga karena adanya keberatan dari seorang etnis Tionghoa atas volume azan yang dikumandangkan di salah satu masjid.

Tanpa diduga, informasi itu cepat menyebar dan berujung pada kerusuhan yang berbau SARA. Perisitiwa itu menyebabkan sembilan rumah ibadah milik umat Buddha dirusak massa.

Wakil Presiden Jusuf Kalla menyesalkan kerusuhan berbau suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-30T20:05:19+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160730/295511/Wapres-JK-Sesalkan-Rusuh-di-Tanjungbalai
Anggota TNI Dampingi Petugas PLN Tagih Tunggakan Listrik

Rimanews - Petugas TNI dari Kodim 0826 Pamekasan, Jawa Timur, kini melakukan pendampingan kepada petugas PLN menagih tunggakan pembayaran rekening listrik di wilayah itu karena banyak pelanggan yang menunggak dan tidak membayar tagihan tepat waktu.

"Pendampingan ini kami lakukan atas permintaan pihak PLN dengan tujuan mengantisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi di lapangan," kata Komandan Kodim 0826 Pamekasan Letkol Arm Mawardi di Pamekasan, Sabtu (30/07/2016).

Pendampingan oleh aparat TNI ini dilakukan di semua kecamatan yang tersebar di 178 desa dan 11 kelurahan di Kabupaten Pamekasan.

Petugas PLN meminta bantuan personel TNI karena jumlah tunggakan tagihan rekening listrik di Pamekasan tergolong tinggi.

Selain itu, sebagian masyarakat masih ada yang belum kooperatif, sehingga apabila petugas mengambil kebijakan seperti mencabut sambungan aliran listrik, mereka justru melakukan perlawanan.

Kasus ini pernah terjadi di Desa Bangkes, Kecamatan Kadur Pamekasan pada September 2015.

Saat itu, tutur Dandim, petugas PLN melakukan penagihan tunggakan pembayaran rekening listrik kepada sejumlah pelanggan yang ada di Desa Bangkes, Kecamatan Kadur.

Karena pelanggan tidak mau membayar, petugas hendak mencabut sambungan listrik pada KWH meter yang terpasang di rumah pelanggan.

"Tapi justru petugas PLN yang diserbu massa," katanya, menuturkan.

Beruntung, sambung Dandim, saat itu aparat desa setempat bergerak cepat, menghubungi petugas keamanan dari mapolsek dan Posramil Kadur, sehingga bentrok massa bisa dicegah.

Berdasarkan data yang dirilis PLN Area Pamekasan yang membawahi empat kabupaten di Pulau Madura itu, jumlah tunggakan pelanggan listrik di empat kabupaten itu mencapai Rp17,7 miliar. Angka ini meningkat dibanding awal tahun 2015 yang hanya Rp14 miliar.

Dari jumlah itu, tunggakan untuk pelanggan PLN di Kabupaten Pamekasan sebesar Rp1,7 miliar.

Salah satu desa yang terdata pelanggannya banyak menungguk ialah di Desa Bangkes, Kecamatan Kadur, Pamekasan.

"Makanya, kemarin Babinsa Posramil Kadur mendampingi petugas PLN melakukan penagihan di sana. Demikian juga dengan koramil-koramil lainnya yang ada tunggakan pembayaran rekening listriknya," tutur Dandim.

Di desa ini terdata sebanyak 72 orang pelanggan menunggak membayar tagihan rekening listrik, dan setelah dilakukan penagihan oleh petugas bersama aparat TNI, sebanyak 38 orang pelanggan membayar saat itu juga.

"Sisanya akan membayar kemudian, karena mereka berdalih tidak punya uang. Tapi kami sarankan agar sebaiknya dicicil, jika mereka memang belum punya uang dan cara itu disetujui oleh petugas," kata Babinsa yang melakukan pendampingan pada petugas PLN, Serda Moljai.

Menurut petugas lapangan PLN Rayon Pamekasan Sudarisman, yang menjadi kendala sebagian pelanggan PLN di Desa Bangkes, Kecamatan Kadur itu membayar tepat waktu, karena selama ini mereka terbiasa membayar setiap empat bulan sekali.

"Dulu kemungkinan ada yang menalangi, tapi sekarang sudah tidak ada. Tapi dalam kegiatan penagihan yang kami lakukan bersama Babinsa itu telah kami sampaikan, bahwa tidak ada sistem pembayaran empat bulan sekali. Pembayaran tagihan rekening listrik, sebulan sekali," katanya.

Petugas TNI dari Kodim 0826 Pamekasan, Jawa Timur, kini melakukan pendampingan kepada petugas PLN ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-30T19:29:02+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160730/295507/Anggota-TNI-Dampingi-Petugas-PLN-Tagih-Tunggakan-Listrik
Banjir, Petani Anyer Rugi Rp5,5 Miliar

Rimanews - Petani di 10 desa Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, Banten, menderita kerugian sekitar Rp5,5 miliar setelah tanaman padi seluas 92 hektare di wilayah tersebut terendam banjir.

"Kerugian itu total Rp5,5 miliar jika biaya produksi rata-rata Rp6 juta per hektare dengan kerusakan tanaman padi seluas 92 hektare," kata Kepala Seksi Tanaman Pangan Dinas Pertanian, kehutanan dan peternakan (Distanhutbunak) Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana, di Anyer, Banten, Sabtu (30/07/2016).

Banjir menggenangi sekitar 135 hektare sawah di Kecamatan Anyer.

Namun, setelah petugas melakukan pendataan dan pemantauan di lapangan, 92 hektare tanaman padi dilaporkan rusak karena terendam selama dua hari terakhir.

Kebanyakan tanaman padi yang rusak itu usia tanam antara 20-35 hari dan dilaporkan gagal panen.

"Semua tanaman padi yang terkena banjir itu milik 40 kelompok tani," katanya.

Menurut dia, mereka petani yang diterjang banjir tersebut berada di Desa Tanjung Manis, Sindang Karya, Grogol dan Cikoneng.

Pemerintah daerah akan mengusulkan bantuan benih agar petani bisa kembali melakukan pecepatan tanam.

Ia berharap bantuan benih itu dapat direalisasikan Agustus mendatang guna mendukung produksi swasembada pangan tersebut.

"Kami minta petani tetap bersabar atas musibah itu," ujarnya.

Nurdin (55), seorang petani Desa Sindang Karya Kecamatan Anyer, mengatakan, sawahnya seluas satu hektar dinyatakan gagal panen setelah terkena bencana banjir.

"Semua batang padi mati dan membusuk akibat terendam banjir selama tiga hari," ujarnya.

Sejumlah petani Desa Cikoneng, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang mengatakan bahwa mereka mendesak pemerintah daerah memberikan bantuan benih maupun pupuk kepada petani sehingga dapat direalisasikan gerakan percepatan tanam,terlebih saat ini curah hujan relatif tinggi.

Penyaluran bantuan benih dan pupuk itu tentu cukup meringankan beban ekonomi petani.

"Kami berharap bantuan benih dan pupuk dapat direalisasikan sehingga bisa tanam pada Agustus mendatang," kata Ahmadin (45) seorang petani Desa Cikoneng Kecamatan Anyer Kabupaten Serang.

Petani di 10 desa Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, Banten, menderita kerugian sekitar Rp5,5 ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-30T17:54:13+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160730/295502/Banjir-Petani-Anyer-Rugi-Rp5-5-Miliar-
Pemuka Agama Imbau Warga Tak Terprovokasi Kerusuhan Tanjungbalai

Rimanews - Pemuka agama di Sumatera Utara mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi pascakerusuhan di Tanjungbalai.

"Semua pemuka agama yang tergabung dalam FKUB (Forum Komunikasi Umat Beragama) sudah langsung berkoordinasi pascakerusuhan Tanjungbalai yang menyebabkan sejumlah vihara dibakar dan dirusak," ujar Ketua FKUB Sumut, Martua Simanjuntak, saat dihubungi melalui telepon di Medan, Sabtu (30/07/2016).

Dia mengatakan, kerusuhan bermula dari keberatan seorang etnis Tionghoa dengan suara adzan yang berkumandang dari Masjid Al Makshun di Jalan Karya Kel TB Kota I Kec Tj Balai Selatan Kota Tanjungbalai.

Martua menyebutkan, dia dan sejumlah pemuka agama, Sabtu pagi sedang menuju ke Tanjungbalai .

"Setelah berkoordinasi dan menginstruksikan pengurus FKUB yang ada di Tanjungbalai untuk menenangkan umat, maka saya dan sejumlah pengurus lainnya menuju Tanjungbalai," ujarnya.

Laporan awal, ujar Martua, kerusuhan itu bukanlah dari SARA, di mana bermula dari adanya keberatan seorang warga soal suara kumandang adzan.

Keberatan itu sebelumnya sudah dibicarakan pada Jumat, 29 Juli usai shalat Isya atau sekitar pukul 20.00 WIB di rumah warga yang keberatan dan dibicarakan sampai ke kantor polsek setempat.

Namun, sekitar pukul 23.00 WIB terjadi amuk massa yang disebutkan berasal dari warga masyarakat yang berada di sekitar kawasan tersebut.

"FKUB meminta semua umat tetap tenang dan menyerahkan penanganan kasus itu oleh pihak yang berwenang," ucapnya.

Martua menegaskan, selama ini kerukunan umat beragama di Tanjungbalai cukup bagus.

Oleh karena itu, kata dia, kasus itu harus ditangani secepatnya agar tidak terjadi dan meluas ke agama lain.

Sebelumnya Kabid Humas Polda Sumut Kombes Polisi Rina Sari Ginting, mengatakan personel termasuk tambahan dari polres lainnya serta Satuan Brimob yang bermarkas di Tebing Tinggi sudah diturunkan ke Tanjungbalai untuk mengendalikan situasi.

Pemuka agama di Sumatera Utara mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-30T14:43:09+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160730/295490/Pemuka-Agama-Imbau-Warga-Tak-Terprovokasi-Kerusuhan-Tanjungbalai
Sopir Tronton Maut Cianjur Selamat Usai Terjepit Selama 2 Jam

Rimanewsi - Sopir truk tronton maut yang menewaskan 10 orang di Jalan Raya Sukabumi-Cianjur, Jawa Barat selamat meski terjepit selama dua jam.

Arif (35), warga Tangerang, langsung dilarikan ke RSUD Cianjur guna mendapatkan pertolongan medis karena menderita luka berat. Petugas kesulitan mengeluarkan tubuh Arif sehingga menurunkan alat berat karena kabin truk yang berhenti setelah menghantam rumah warga merangsek ke dalam dan nyaris rata dengan bagian bak belakang.

"Kami cukup kesulitan untuk mengeluarkan tubuh sopir yang terjepit bagian kabin yang merangsek ke bagian dalam. Bagian depan truk nyaris tidak berbentuk dan tubuh sopir terjepit di bagian tengah, sehingga kami menggunakan alat berat dan mobil derek untuk membuka bagian kabin," kata Kapolres Cianjur, AKBP Asep Guntur Rahayu, di Cianjur, Sabtu (30/07/2016).

Setelah berusaha selama dua jam lebih, petugas dibantu warga sekitar akhirnya berhasil mengeluarkan tubuh sopir yang mengalami luka robek di sekujur tubuhnya. Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Cianjur untuk mendapatkan pertolongan medis.

Sementara hingga siang menjelang ratusan warga dan pengguna jalan masih memadati tempat kejadian untuk melihat apa yang telah terjadi atau hanya sekedar mengambil foto lokasi, sehingga menyebabkan antrean panjang kendaraan dari kedua arah tidak bergerak selama beberapa menit.

Sedangkan puluhan petugas dan sejumlah alat berat serta mobil derek masih berupaya untuk membersihkan lokasi dari kendaraan dan puing-puing bangunan yang berserakan, untuk memastikan tidak ada korban yang tertimpa bangunan.

Seperti diberitakan untuk kesekian kalinya kecelakaan di Jalur Maut Gekbrong terjadi dan menewaskan puluhan orang, bahkan dua tahun yang lalu hal yang hampir sama menyebabkan 18 orang tewas di jalur tersebut, dimana sebagian besar kecelakaan terjadi akibat rem blong.

Kontur jalan dari arah Sukabumi yang menurun tajam dan panjang, diduga penyebab rem kendaraan besar seperti truk dan bus kerap tidak berfungsi, tidak adanya lokasi buangan atau area penyelamat di sepanjang jalur tersebut membuat sopir kehilangan kendali saat terjadi rem blong.

i - Sopir truk tronton maut yang menewaskan 10 orang di Jalan Raya Sukabumi-Cianjur, Jawa Barat ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-30T14:17:48+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160730/295487/Sopir-Tronton-Maut-Cianjur-Selamat-Usai-Terjepit-Selama-2-Jam
BPBD: Tambang Emas Ilegal Gunung Aseupan Picu Longsor Banten

Rimanews - Setelah maraknya pembalakkan liar di Gunung Aseupan dan Gunung Pabeasan, kini muncul aktivitas ilegal pertambangan emas di kedua gunung tersebut.

Pertambangan emas diduga mulai marak sejak beberapa bulan terakhir dan menambah kerusakan ekosistem alam di dua gunung yang masuk dalam wilayah Taman Hutan Raya (Tahura) Banten itu

"Selain itu disinyalir banyaknya penambangan liar di lokasi pegunungan, sehingga zona resapan air juga berkurang," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banten, Sumawijaya, Sabtu (30/07/2016).

Menurut Sumawijaya, aksi pembalakkan liar dan pertambangan emas ilegal diduga menjadi salah satu penyebab terjadinya longsor dan banjir bandang di Kabupaten Serang dan Kabupaten Pandeglang.

Pandangan BPBD ini diamini Direktur NGO Lentera Dimas. Menurut dia, maraknya pembalakkan liar dan penambangan ilegal di kawasan itu juga berdampak negatif terhadap perkembangan pariwisata pantai Banten yang sudah terkenal selama ini. 

"dampak dari pembiaran tersebut  telah mengakibatkan tanah longsor dan banjir lumpur di sebagian kawasan wisata Pantai Carita. Dalam Peristiwa itu, dikabarkan empat orang meninggal dalam satu mobil karena terjebak banjir," papar dia. 

Setelah maraknya pembalakkan liar di Gunung Aseupan dan Gunung Pabeasan, kini muncul aktivitas ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-30T09:07:04+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160730/295464/BPBD-Tambang-Emas-Ilegal-Gunung-Aseupan-Picu-Longsor-Banten
Freddy Budiman Tinggalkan Kesan Tersendiri Bagi Kiai Pendampingnya

Rimanews - Eksekusi hukuman mati "jilid III" terhadap terpidana kasus narkoba Freddy Budiman telah dilaksanakan di Lapangan Tembak Tunggal Panaluan, Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, pada hari Jumat (29/7), pukul 00.46 WIB.

Koordinator Kerohanian Islam Lembaga Pemasyarakatan Se-Nusakambangan K.H. Hasan Makarim yang mendapat surat penugasan dari Kejaksaan Agung untuk memberi pendampingan terhadap Freddy Budiman mengaku memiliki kesan tersendiri terhadap Freddy Budiman karena saat baru kembali ke Nusakambangan, terpidana mati kasus narkoba yang selama hidupnya pernah mendekam di 16 lapas itu menemuinya untuk meminta nasihat.

Menurut dia, Freddy Budiman saat menjelang eksekusi tampak tegar. "Dia mengaku sudah siap dieksekusi. Dia bilang alhamdulillah karena sebentar lagi akan bertemu Allah SWT," katanya, Jumat (29/7/2016).

Bahkan saat keluarganya datang, kata dia, Freddy sungkem kepada ibunya sembari meminta ampun karena selama ini telah merepotkan.

Menurut dia, Freddy juga berpesan kepada anak-anaknya untuk rajin salat dan menjauhi narkoba. Terkait pembinaan bagi empat terpidana mati muslim lainnya yang akan dieksekusi, Hasan mengatakan hal itu dilakukan seperti biasa.

"Seperti biasanya, selama pendampingan, saya tidak pernah bicarakan kematian. Saya berikan zikir, doa, dan penguatan mental," katanya.

Saat menjelang malam eksekusi, kata dia, Freddy bersama tiga terpidana mati yang beragama Islam itu menjalankan puasa Daud dan makan kurma setelah berbuka.

Selanjutnya, keempat terpidana mati itu mengenakan pakaian warna putih yang dibawa Hasan dan diberi wewangian. "Freddy kemudian berpamitan, bahkan berpelukan dengan petugas lapas sembari meminta maaf. Dia juga bilang, Insya Allah sebentar lagi saya bertemu Allah SWT," ungkapnya.

Menurut dia, Freddy dan tiga terpidana mati lainnya tampak tegar saat menunggu petugas yang akan membawa mereka ke Lapangan Tembak Tunggal Panaluan untuk menjalani eksekusi.

Akan tetapi saat penjemputan, kata dia, hanya Freddy yang dibawa petugas menuju lokasi eksekusi sedangkan tiga orang lainnya tetap di ruang isolasi Lapas Batu karena eksekusi terhadap mereka ditunda.

Disinggung mengenai pesan terakhir Freddy, dia mengatakan terpidana mati itu minta dimakamkan di Surabaya dan minta agar jenazahnya dipakaikan kain ihram yang pernah dipakai keluarganya saat ibadah haji dan umroh.

"Kami sudah laksanakan permintaan Freddy dengan memakaikan tiga helai kain ihram pada jenazahnya," kata Hasan.

Sementara Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Cilacap, Ajun Komisaris Besar Polisi Edy Santosa mengaku sempat bertemu dengan Freddy Budiman setelah terpidana mati kasus narkoba itu berada di Lapas Batu, Pulau Nusakambangan.

"Dia tampak tegar meskipun badannya agak kurusan. Dia bilang, jangan lupakan salat," katanya.

Eksekusi hukuman mati "jilid III" terhadap terpidana kasus narkoba Freddy Budiman telah ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-30T02:59:33+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160730/295435/Freddy-Budiman-Tinggalkan-Kesan-Tersendiri-Bagi-Kiai-Pendampingnya
Relokasi Pengungsi Sinabung Ricuh Tewaskan Warga

Rimanews - Seorang warga tewas akibat kericuhan yang terjadi pada Jumat (29/7) saat pelaksanaan Program Tahap II Relokasi Pengungsi Erupsi Gunung Sinabung di Desa Lingga, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting di Medan, Jumat (29/7/2016) malam, mengatakan, kerusuhan diawali pembakaran alat berat dan tenda pos polisi, di Desa Lingga yang menjadi lahan relokasi tahap kedua.

Peristiwa itu berawal ketika pengembang yang akan membangun rumah bagi pengungsi membongkar pagar untuk membangun tempat relokasi bagi pengungsi dari Desa Gurukinayan dan Desa Berastepu.

Setelah itu, Sekretaris Desa Lingga Lotta Sinulingga datang ke pos polisi sambil memprotes pembongkaran pagar yang dibangun warga setempat.

Tidak lama kemudian, datang warga Desa Lingga berjumlah sekitar 150 orang melakukan pemblokiran jalan yang berada di depan pos polisi sehingga menyebabkan terjadinya kemacetan total.

Menjelang sore hari, warga membuka blokade jalan sambil menuju lokasi pagar yang telah dibongkar untuk dipasangan kembali. Kemudian, sekitar pukul 17.30 WIB, datang lagi puluhan wanita yang kembali mempertanyakan alasan pembongkaran pagar tersebut. Mengaku tidak mendapatkan alasan yang tepat, kaum wanita tersebut melaporkannya kepada laki-laki yang ada di desa itu.

Sekitar pukul 18.00 WIB, datang ratusan warga menuju pos polisi sambil meneriakkan kalimat yang berisi ancaman. Melihat kedatangan warga tersebut, 15 personel polisi yang berada di lokasi berupaya menyelamatkan diri sambil meminta bantuan ke Polres Karo.

Sebelum personel bantuan itu datang, warga telah membakar pos polisi dan alat berat yang ada di lokasi sehingga menimbulkan kerusakan yang cukup parah.

Personel Polres Karo yang tiba di lokasi langsung meminta bantuan Dinas Pemadam Kebakaran setempat untuk memadamkan yang melanda pos polisi dan alat berat tersebut.

Untuk mengetahui pelaku pembakaran tersebut, polisi menangkap lima warga yakni ES, JS, NS, MS, dan JS yang dibawa untuk diperiksa di Satuan Reskrim Polres Karo.

Disebabkan adanya warga yang ditangkap, ratusan warga Desa Lingga mendatangi Mapolres Karo pada Jumat malam sambil melempari kantor penegak hukum tersebut. Lemparan Mapolres Karo dengan batu itu kemudian dibalas dengan tembakan peringatan dan gas air agar warga yang melakukan tindakan anarkis menghentikan aksinya dan membubarkan diri.

Setelah warga bubar, diketahui adanya seorang warga yang meninggal dunia yang identitasnya belum diketahui tetapi diperkirakan berusia sekitar 40 tahun. Pihak kepolisian masih menyiagakan personel sekitar 200 orang di Mapolres Karo untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Seorang warga tewas akibat kericuhan yang terjadi pada Jumat (29/7) saat pelaksanaan Program Tahap ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-30T03:25:30+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160730/295436/Relokasi-Pengungsi-Sinabung-Ricuh-Tewaskan-Warga
Tabrak Polisi, FA Ditangkap di Warung Kopi

Rimanews - Pengendara sepeda motor yang menabrak Brigadir Aris Prasetyo saat razia mengantisipasi balap liar di jalan raya depan kuburan Ngadisimo Kota Kediri, Sabtu (16/7) malam, akhirnya ditahan aparat Kepolisian Resor Kediri Kota, Jawa Timur.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota AKP Edy Purwanto mengemukakan, pengendara yang ditangkap berinisial FA (20), warga Kelurahan Tempurejo, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.

"Kami peroleh keterangan dengan Honda GL Max warna hijau, tapi nomor polisi belum diketahui. Kami koordinaasi dengan reskrim lakukan lidik hal tersebut," katanya saat gelar perkara penangkapan tersangka di Mapolres Kediri Kota, Jumat (29/7/2016).

Ia menambahkan, seiring dengan waktu ada beberapa informasi yang masuk, dan setelah dikembangkan ternyata mengarah ke terangka. Ia ditangkap pada Jumat dini hari di sebuah warung kopi di daerah kresek, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.

Polisi sempat agak kesulitan menangkap pelaku, sebab dari rekaman kamera pengintai tidak terlalu jelas. Namun, dari pemeriksaan awal, kepada petugas, pelaku mengakui telah menabrak Brigadir Aris Prasetyo saat malam razia tersebut.

Ia pun mengaku mengaku tidak mabuk saat menabrak polisi. Ia merasa takut, karena saat itu tidak mengenakan helm serta tidak membawa SIM, sehingga nekat kabur ketika ada pemeriksaan petugas.

"Yang bersangkutan ini tahu ada razia, namun langsung tancap gas tidak mau dihentikan, sehingga anggota mengalami kecelakaan," ujarnya.

Sementara itu, FA mengaku menyesal telah menabrak anggota anggota Satlantas Polres Kediri Kota tersebut. Ia pun merasa tidak nyaman sekaligus takut menyerahkan diri, hingga akhirnya ia ditangkap polisi atas kasus itu.

"Saya menyesal sekaligus takut saat itu. Saya sadar dan salah, tapi saat itu saya takut," ucapnya, lirih.

Polisi berencana menjerat yang bersangkutan dengan Pasal 311 ayat (4), Pasal 312 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, sebab perbuatannya dianggap membahayakan nyawa orang lain dan mengakibatkan luka berat. Ia terancam dihukum pidana 10 tahun penjara dan denda maksimal Rp200 juta.

Selain menahan yang bersangkutan, polisi juga menyita barang bukti berupa sepeda motor Honda GL Max 125 dengan nomor polisi AG-4557-GT lengkap dengan STNK, satu jaket berwarna hitam, satu celan panjang, satu baju berwarna hitam, satu telepon seluler, serta kartu tanda penduduk (KTP).

Pascainsiden tersebut, Satlantas Polres Kediri Kota juga intensif mengadakan razia. Selama satu pekan, polisi telah menilang sebanyak 400 kendaraan. Dalam razia tersebut, selain karena tidak mengenakan perlengkapan kendaraan, juga mengenakan kendaraan yang tidak sesuai denga spesifikasinya.

Untuk kendaraan yang tidak sesuai dengan spesifikasinya, salah satunya knalpot, setelah menjalani proses sidang diharuskan mengembalikan kendaraan sesuai dengan perlengkapan dasarnya.

Pengendara sepeda motor yang menabrak Brigadir Aris Prasetyo saat razia mengantisipasi balap liar ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-30T01:51:50+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160730/295434/Tabrak-Polisi-FA-Ditangkap-di-Warung-Kopi
Pelajar SMA Tewas Saat Pawai MTQ, Keluarga Histeris

Rimanews - Pelajar kelas XII SMAN 2 Mataram, Baiq Ananda Sari Ramdani (17), tewas akibat tertimpa ranting pohon saat mengikuti Pawai Taaruf Musabaqah Tilawatil Quran Nasional di Lapangan Sangkareang, ibu kota Nusa Tenggara Barat.

Kapolsek Mataram Kompol Taufik kepada wartawan, Jumat (29/7/2016), mengatakan, Sari begitu sapaan bagi Baiq Ananda, tewas sesaat setelah tertimpa ranting pohon besar di pinggir Utara Lapangan Sangkareang, Kota Mataram.

"Saat itu korban bersama teman-teman satu sekolahnya menunggu dimulainya pawai taaruf. Namun tiba-tiba angin kencang datang, membuat ranting pohon di sana jatuh hingga menimpa korban yang sedang di bawahnya," kata Taufik.

Hal itu mengakibatkan korban tidak sadarkan diri hingga kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Kota Mataram pada pukul 15.38 WITA, menggunakan mobil ambulans PMI.

"Sesampainya di rumah sakit, korban dinyatakan sudah tidak bernyawa lagi, korban meninggal diduga akibat benturan keras ranting pohon yang menghantam dahinya," ujar mantan Kasat Sabhara Polres Mataram ini.

Keluarga korban yang mengetahui hal itu pun, menangis histeris hingga terkulai lemas. Sari adalah warga Lingkungan Irigasi, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram.

"Pihak keluarga sudah menerima dengan ikhlas bahwa insiden ini murni kecelakaan akibat faktor alam, tapi kami dari pihak kepolisian akan tetap mendalami, mungkin ada faktor penyebab lain," kata Taufik.

Pelajar kelas XII SMAN 2 Mataram, Baiq Ananda Sari Ramdani (17), tewas akibat tertimpa ranting ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-29T22:59:01+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160729/295428/Pelajar-SMA-Tewas-Saat-Pawai-MTQ-Keluarga-Histeris
Haris Azhar Beberkan Alasan Bongkar Curhatan Freddy Budiman

Rimanews - Koordinator Komisi Untuk Orang Hilang Dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Haris Azhar mengungkapkan alasan membongkar curhatan Freedy Budiman kepada dirinya sebelum terpidana mati itu meregang nyawa di tangan regu tembak semalam.

Haris mengungkapkan, jika dibongkar saat terjadi hiruk pikuk Pilpres 2014 serta konflik 'Cicak vs Buaya jilid III' akan membuat publik tak akan memberi perhatian kepada fakta-fakta yang didapat dari Freddy Budiman.

"Kenapa baru sekarang bicara? Klo saya luncurkan ketika Freddy Budiman masih hidup tidak akan memperhatikan juga. Secara alur kalau kita telusuri makan waktu 4-5 bulan. Saya ketemu Freddy di tengah kampanye yang panas. Bicara sama SBY gak ada gunanya. Kita tunggu rezim politik apa yang terpilih," ujar Haris di Kantor KontraS, Jakarta Pusat, Jumat (29/7/2016).

Setelah Presiden Jokowi secara resmi terpilih, Haris juga menilai akan banyak intevensi dari pihak-pihak berkepentingan yang punya kuasa untuk meredam fakta dari Freddy.

"Gak lama itu rame KPK soal BW dikrimnalkan. Dan jujur ada jarak antara KontraS dengan polisi maupun Jokowi. Kita juga tidak mau gegabah. Ada pihak yang kita sebut institusi yang cukup punya kekuatan politik, punya uang, UU dan senjata efeknya akan besar," jelasnya.

"Jadi kita lihat dulu apakah Jokowi punya tangan, kaki dan kekuatan untuk kontrol ini," sambung Haris.

Saat itu, ia juga berhubungan dengan pejabat mengenai fakta Freddy. Namun pejabat bersangkutan tak bisa berbuat banyak atas fakta dari Freddy itu.

"Saya sering diskusikan Bahkan sempat sampaikan kepada petinggi. Tapi tadi sore beliau telpon saya namanya tidak disebut. Beliau tidak mau disebut. Dia tidak mempresentasikan kewenagan untuk ditindaklanjuti," imbuh Haris.

"Jadi efek sampingnya besar kalau kita ngomong. Dan akhirnya kita tidak punya keyakinan ini sehingga tidak mungkin sekadar melempar," pungkas Haris. 

 Koordinator Komisi Untuk Orang Hilang Dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Haris Azhar ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-29T21:52:32+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160729/295424/Haris-Azhar-Beberkan-Alasan-Bongkar-Curhatan-Freddy-Budiman
Puluhan PSK Biak Sakit Sipilis

Rimanews - Tim medis Puskesmas Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua mengindikasikan 80 persen dari 70 pekerja seks komersial (PSK) yang beroperasi di kawasan dempo dalam Biak mengidap penyakit kelamin.

"Hasil pemeriksaan tahun 2015 penyakit diderita PSK di antara penyakit kelamin sipilis, gonorhea (GO) atau penyakit kencing nanah hingga ada yang positif terjangkit HIV," kata Kepala Puskesmas Biak Rewang Naftali di Biak, Jumat (29/07/2016).

Rewang mengatakan, untuk menyikapi hasil pemeriksaan kesehatan para PSK pihak Puskesmas Biak Kota tengah melakukan pemeriksaan rutin setiap bulan untuk memberikan pengobatan.

Obat yang diberikan selama pelayanan kesehatan PSK, berupa obat antibiotik, vitamin serta obat lain untuk membantu penyembuhan penyakit para pekerja seks komersial.

"Saya harapkan bagi pengunjung tempat lokalisasi PSK diminta berhati-hati melakukan transaksi seks karena dapat membahayakan bagi kesehatan 'tamu' yang berkunjung," imbuh Rewang.

Berdasarkan data penyebab kasus HIV/AIDS dari jumlah keseluruhan 1.670 kasus, 90 persen disebabkan hubungan seksual.

Tim medis Puskesmas Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua mengindikasikan 80 persen dari 70 ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-29T15:34:47+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160729/295361/Puluhan-PSK-Biak-Sakit-Sipilis
29 Juli 2016 | 20:53
Puluhan PSK Biak Sakit Sipilis
Balita Empat Tahun Tenggelam di Kolam

Rimanews - Seorang balita tewas tenggelam di sebuah kolam sedalam satu meter di Kampung Cigoong RT 01 RW 02, Desa Sirnajati, Cibarusahm Kabupaten Bekasi. 

"Korban saat ditemukan sudah meninggal dunia, kolamnya kolam biasa penampungan air," kata Kasubag Humas Polresta Kabupaten, AKP Endang Longla, Jumat (29/07/2016).

Insiden itu, kata Endang, terjadi kemarin. "Korban tak bisa berenang setelah turun ke dasar kolam. Pasalnya, kedalaman kolam yang berada di samping rumah korban itu setinggi 1 meter. Letak kolam itu bersampingan dengan rumah korban," jelasnya.

Orangtua korban, kata Endang tidak mengetahui, korban turun ke kolam.

Polisi masih menyelidiki kasus tewasnya balita berkoordinasi dengan Polsek Cibarusah.

Seorang balita tewas tenggelam di sebuah kolam sedalam satu meter di Kampung Cigoong RT 01 RW 02, ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-29T18:19:26+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160729/295407/Balita-Empat-Tahun-Tenggelam-di-Kolam-
Warga Lereng Merapi Temukan Cobek Raksasa

Rimanews - Warga lereng Gunung Merapi di Dusun Trasan, Desa Bringin Srumbung Kabupaten Magelang, Jawa Tengah menemukan benda mirip cobek ukuran raksasa saat menggali tanah untuk pembuatan septictank.

"Kemarin (28/7) sekitar pukul 11.30 WIB kami sedang menggali tanah dengan linggis, tiba-tiba ujung linggis menyentuh batu, dan saya terus menggalinya lalu menemukan cobek besar ini," kata Maryono (58) di Magelang, Jumat (29/07/2016).

Kabar temuan benda yang diduga peninggalan zaman kuno tersebut segera menyebar kepada warga lainnya sehingga mereka, termasuk aparat kepolisian, berdatangan ke pekarangan rumah Rohmadi itu untuk menyaksikan temuan tersebut.

Temuan cobek raksasa tersebut telah diangkat dari kedalaman tanah sekitar dua meter dengan menggunakan "crane" kecil, milik seorang tetangga yang membuka bengkel tak jauh dari tempat itu.

Cobek itu berdiameter 115 centimeter, tebal bibir delapan centimeter, sedangkan ukuran diameter bagian dalam 98 centimeter, dengan ketinggian 50 centimeter, dan kedalaman lubang cobek sekitar 10 centimeter.

Beberapa batu juga ditemukan di dekat cobek itu, dengan ukuran panjang 26 centimeter, lebar 10 centimeter, dan tebal 11 centimeter.

Seorang pekerja lainnya, Daryoto (55) menyatakan petugas kepolisian sudah mendatangi tempat temuan cobek raksasa tersebut.

Rohmadi menyatakan akan menjadikan temuan itu sebagai hiasan pekarangan rumahnya.

"Silakan kalau pemerintah mau mengambil, tetapi ada ganti ruginya," ucapnya.

Dia mengatakan tempat itu sebelumnya berupa kebun dengan posisi tanah yang lebih tinggi dengan ditumbuhi pepohonan. Oleh karena akan dibangun rumah, kemudian tanahnya diratakan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemerintah Kabupaten Magelang Edy Susanto menyatakan belum mendapatkan laporan terkait dengan temuan tersebut.

Akan tetapi, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait lainnya untuk penanganan lebih lanjut atas temuan itu.

Warga lereng Gunung Merapi di Dusun Trasan, Desa Bringin Srumbung Kabupaten Magelang, Jawa Tengah ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-29T17:30:59+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160729/295398/Warga-Lereng-Merapi-Temukan-Cobek-Raksasa
Gempa Guncang Bolaang Mongondow Selatan

Rimanews - Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara (Sulut) diguncang gempa berkekuatan 5,4 Skala Richter, pukul 15:29 Wita.

"Lokasi gempa pada 0.04 LS dan 123.48 BT atau 63 kilometer Bolaang Mongondow Selatan dengan kedalaman 127 kilometer," kata Kepala Stasiun Geofisika Manado Robert Owen Wahyu di Manado, Jumat (29/07/2016)

Gempa tersebut, kata dia, tidak berpotensi tsunami karena dikategorikan gempa dalam.

"Tsunami berpotensi terjadi bila kekuatan gempa di atas tujuh skala richter dan dangkal," katanya.

Hingga kini, lanjutnya, belum dilaporkan terjadi kerusakan pascagempa yang ditimbulkan.

Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara (Sulut) diguncang gempa berkekuatan 5,4 Skala ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-29T17:29:22+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160729/295397/Gempa-Guncang-Bolaang-Mongondow-Selatan
Garuda Gagal Mendarat di Pekanbaru

Rimanews - Pesawat Garuda Indonesia GA-170 dari Bandara Soekarno Hatta Jakarta tujuan Pekanbaru Riau terpaksa dialihkan ke Bandara Internasional Hang Nadim Batam akibat cuaca buruk di bandara tujuan.

"Iya, pesawat itu mendarat di Batam pukul 08.35 WIB dan terbang menuju Pekanbaru pukul 09.20 WIB setelah cuaca bandara tujuan membaik," kata Kepala Bagian Umum Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso di Batam, Jumat (29/07/2016).

Pesawat Boeing 737-800NG tersebut, mengangkut sebanyak 121 orang. Pesawat sempat berputar-putar diatas Pekanbaru untuk mencoba mendarat namun akhirnya pilot memilih mendaratkan pesawat di Hang Nadim.

"Selama di Batam penumpang tetap di dalam pesawat. Setelah beberapa saat menunggu akhirnya mendapat konfirmasi bahwa cuaca bandara tujuan membaik sehingga pesawat bisa diterbangkan," kata dia.

Suwarso mengatakan, hingga saat ini hanya ada satu pesawat Garuda Indonesia tersebut yang dialihkan ke Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

"Hingga saat ini hanya satu penerbangan itu saja dialihkan ke Batam. Penerbangan Batam-Pekanbaru dan sebaliknya juga masih sesuai jadwal," kata Suwarso.

Meskipun cuaca di sekitar Hang Nadim Batam pada Jumat pagi sempat diselimuti awan tebal, namun masih memungkinkan bagi pesawat mendarat dengan baik.

"Pagi sempat mendung pekat dan gelap. Namun hujan tidak jadi turun dan kini cuaca dan jarak pandang kembali normal seperti biasa," kata dia.

Bandara Internasional Hang Nadim yang memiliki landas pacu hingga 4,025 kilometer dan dilengkapi perangkat canggih untuk pendaratan membuat bandara tersebut menjadi pilihan pengalihan penerbangan jika bandara sekitar mengalami cuaca buruk.

Beberapa kali pesawat berbadan lebar tujuan Singapura juga dialihkan ke Batam saat Bandara Internasional Changi tidak memungkinkan untuk pendartan.

Pesawat Garuda Indonesia GA-170 dari Bandara Soekarno Hatta Jakarta tujuan Pekanbaru Riau terpaksa ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-29T13:26:52+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160729/295328/Garuda-Gagal-Mendarat-di-Pekanbaru
29 Juli 2016 | 13:31
Garuda Gagal Mendarat di Pekanbaru
PLN Dumai Padamkan Listrik di 41 Kawasan Industri

Rimanews - PT PLN akan kembali mematikan listrik bergiliran di 41 lokasi kawasan industri, Sultan Syarif Kasim dan Perwira, Kota Dumai, Provinsi Riau, mulai pukul 18.00 hingga 24.00 WIB, Jumat ini (29/07/2016).

Pelaksana Harian Manager PLN Rayon Dumai Kota Nuril Azwar menyebutkan, pemadaman listrik ini karena akan dilakukan pemeliharaan dan perbaikan tiga sub penyulang pada gardu induk.

"Karena ketidaksiapan beberapa unit pembangkit, maka kami kembali melakukan pemadaman listrik berdurasi dua jam di beberapa lokasi," kata Nuril.

Dijelaskannya, pemadaman listrik yang akan terdampak pada ribuan rumah pelanggan dan sejumlah pabrik pada Jumat ini dilakukan secara bergilir dengan tiga sesi berdurasi dua jam.

Pemadaman dimulai pukul 18.00-20.00 WIB di subpenyulang industri pelabuhan untuk PT Dumai Pari Cipta, PT Metito, Pelindo, PT Kreasi, PT Smart, PT Sawitindo, PT IBP, Edible Oil, Dumai Bulk Station, PT Sarpindo Graha dan PT Holcim.

Pada pukul 20.00-22.00 WIB, pemadaman dilanjutkan di kawasan Sultan Syarif Kasim, meliputi, Jalan SSK, Hangtuah, Ksatria, Yos Sudarso, Kompleks Adpel, Air Bersih, Hayam Wuruk, Datuk Laksamana, Tenaga, Imam Bonjol, Teratai, Jenderal Sudirman, Sutomo, Merdeka, Merdeka Baru, Bintan, Kartini, Takari dan Jalan Sukajadi.

Selanjutnya, pemadaman pada pukul 22.00-24.00 WIB akan dialami pelanggan di Jalan Raya Bukit Timah, Komplek BTN Taman Mitra, Perum BDB, Jalan Kompi, Perwira, Pomroy, Perum Villa, TVRI, Indosat, Bangun Jenawi dan Jalan Ujung Tanjung.

"Pemadaman ini sudah dimulai sejak Rabu (27/7) dan Kamis (28/7) kemarin dengan total lebih dari 100 lokasi tersebar di lima belas subpenyulang di wilayah kerja," ungkap dia.

Ia berharap masyarakat pelanggan agar dapat memaklumi pemadaman ini meskipun tidak nyaman dalam melakukan aktivitas sehari hari.

Data PLN Rayon Dumai Kota mencatat 53 ribu pelanggan nonsubsidi dimulai dari daya 1.300 volt amper hingga 12 mega watt, ditambah 28 ribu pelanggan bersubsidi pengguna daya 450 VA dan 900 VA.

PT PLN akan kembali mematikan listrik bergiliran di 41 lokasi kawasan industri, Sultan Syarif Kasim ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-29T12:44:45+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160729/295312/PLN-Dumai-Padamkan-Listrik-di-41-Kawasan-Industri
Ambulans Pembawa Jenazah Terpidana Mati Tinggalkan Nusakambangan

Rimanews - Sebanyak empat ambulans yang membawa jenazah terpidana mati meninggalkan Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (29/7/2016) dinihari pascapelaksanaan eksekusi hukuman mati.

Dari pantauan di Dermaga Wijayapura, Cilacap, empat mobil ambulans pembawa peti yang berisi jenazah para terpidana mati tampak meninggalkan tempat penyeberangan khusus lembaga pemasyarakatan Pulau Nusakambangan itu pada pukul 04.30 WIB.

Setiap ambulans yang meninggalkan Dermaga Wijayapura dikawal satu mobil pengawalan dari Unit Patroli Jalan Raya Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Jawa Tengah.

Secara berurutan, ambulans pertama yang keluar meninggalkan dermaga terlihat kosong disusul ambulans pembawa jenazah Gajetan Acena Seck Osmane dengan tujuan Rumah Sakit St.Carolus, Jakarta Pusat.

Selanjutnya, ambulans pembawa jenazah Humprey Ejike dengan tujuan Krematorium Eka Pralaya, Desa Kaliori, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Disusul ambulans pembawa jenazah Freddy Budiman yang akan menuju makam Bharatu Sedayu, Surabaya, Jawa Timur, dan ambulans pembawa jenazah Michael Titus Igweh menuju Rumah Sakit PGI Cikini, Jakarta Pusat.

Terpidana mati Merri Utami yang batal dieksekusi dikabarkan dibawa kembali ke Lembaga Pemasyarakatan Wanita, Tangerang, Banten, namun mobil yang membawa perempuan itu tidak diketahui secara pasti kapan akan keluar dari Pulau Nusakambangan.

Eksekusi hukuman mati "Jilid III" telah dilaksanakan di Lapangan Tembak Tunggal Panaluan, Pulau Nusakambangan, pada hari Jumat (29/7), pukul 00.46 WIB, terhadap empat terpidana kasus narkoba.

Empat terpidana mati yang dieksekusi terdiri atas Freddy Budiman (warga negara Indonesia), Michael Titus Igweh (Nigeria), Humprey Ejike (Nigeria), dan Gajetan Acena Seck Osmane (Senegal).

Jenazah Freddy Budiman rencananya akan dimakamkan di Surabaya yang merupakan kampung halamannya, jenazah Michael Titus Igweh dan Gajetan Acena Seck Osmane akan dipulangkan ke negara asal mereka setelah disemayamkan di Jakarta, dan Humprey Ejike dikremasi di Krematorium Eka Pralaya, Banyumas.

Sebanyak empat ambulans yang membawa jenazah terpidana mati meninggalkan Pulau Nusakambangan, ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-29T05:12:54+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160729/295207/Ambulans-Pembawa-Jenazah-Terpidana-Mati-Tinggalkan-Nusakambangan
Dua Kali Ajukan PK, Titus Igweh Akhirnya Dieksekusi Mati

Rimanews - Perjuangan terpidana mati narkoba asal Nigeria, Michael Titus Igweh, kandas setelah dua kali permohonan Peninjauan Kembali (PK)nya ditolak oleh Mahkamah Agung (MA) hingga akhirnya dieksekusi di LP Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah pada Jumat (29/7) dinihari.

Kepastian dieksekusinya Igweh itu disampaikan oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (JAM Pidum) Noor Rochmad yang tengah berada di Nusakambangan, Cilacap.

Igweh dieksekusi mati bersama tiga terpidana mati lainnya, Freddy Budiman (WNI), Seck Osmani (Senegal) dan Humprey Eijeke (Nigeria).

"Sudah dieksekusi pukul 00.45 WIB, 4 orang masing-masing, Freddy, Humprey alias Doctor, Seck Osmane dan Michael Titus," kata JAM Pidum.

Michael Titus dijerat hukuman mati terkait kepemilikan heroin seberat 5,8 kilogram. Pada 2011, dirinya pernah mengajukan PK namun ditolak.

Tidak putus asa, ia yang dipenjara di LP Nusakambangan kembali mengajukan PK pada Januari 2016 yang persidangannya digelar di PN Tangerang, Banten, namun kembali ditolak.

Alasan pengajuan PK kedua itu, terkait dengan vonis hukuman mati hanya berdasarkan keterangan dua saksi yang sudah meninggal, Marlena dan Izuchkwu Okolaja.

Ia juga mengklaim selama pemeriksaan saat ditangkap oleh kepolisian, mendapatkan intimidasi untuk mengakui kepemilikan barang haram itu.

Keluarga Michael Titus Igweh salah satu terpidana mati yang masuk dalam daftar eksekusi Jilid III menyatakan keberatan kepada pemerintah atas rencana eksekusi pada Jumat (29/7) dini hari.

"Saya sebagai pihak keluarga merasa keberatan terhadap eksekusi yang dilakukan Pemerintah Indonesia, Bapak Jokowi, tanpa pemberitahuan kepada keluarga dan lawyer kami. Saat ini kami mengajukan Peninjauan Kembali dan lagi berjalan," kata Nila yang merupakan kakak ipar Michael Titus, di Dermaga Wijaya Pura Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (28/7).

Kaka ipar Michael menyebutkan bahwa saat ini istri Michael Titus dalam perjalanan dari Afrika.

Perjuangan terpidana mati narkoba asal Nigeria, Michael Titus Igweh, kandas setelah dua kali ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-29T04:41:21+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160729/295205/Dua-Kali-Ajukan-PK-Titus-Igweh-Akhirnya-Dieksekusi-Mati
Akhir Perjalanan Bandar Narkoba Humprey Ejike

Rimanews - Humprey Ejike, warga negara Nigeria yang baru dieksekusi mati di LP Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah pada Jumat (29/7) pukul 00.45 WIB, merupakan bandar narkoba yang tidak pernah kapok.

Meski sudah berada di balik jeruji besi, masih mampu mengendalikan peredaran narkoba hingga ditangkap oleh Badan Narkotika Nasional (BNN).

Awal perjalanan kejahatannya, saat ditangkap di Depok, Jawa Barat pada 2003 karena kedapatan memiliki 1,7 kilogram heroin. Dirinya tidak seorang diri, bersama rekannya yang dikenal dengan nama Doktor atau Koko.

Penangkapan terhadap Ejike itu di salah satu restoran di Depok, tidak tanggung-tanggung nilai heroin yang dimilikinya itu, mencapai Rp8 miliar.

Namun ia tidak kapok juga, meski sudah ditahan, melakukan kembali aksi mengedarkan barang haram dan ditangkap oleh BNN pada November 2012.

Dari portal hukumanmati.web.id, berdasarkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum, bahwa terdakwa Humprey Ejike alias Doctor dengan tanpa hak dan melawan hukum mengimpor, mengekspor, menawarkan untuk dijual mengeluarkan, menjual, menyerahkan, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, atau menukar narkotika Golongan I, berupa narkotika jenis heroin.

Terdapat informasi dari masyarakat bahwa Restoran Recon sering menjadi tempat transaksi narkotika, khususnya heroin, dan ditemukan lima kaos kaki yang masing-masing berisi heroin dengan berat bruto keseluruhannya 1,7 kilogram. Terdakwa menyimpan heroin tersebut di dalam kasur "spring bad" di kamar tidurnya dengan maksud untuk dijual.

Terdakwa didakwa dengan bentuk dakwaan subsidair, dakwaan primair melanggar Pasal 82 ayat (1) sub.a Undang-Undang RepubIik Indonesia No. 22 Tahun 1997 tentang Narkotika, dakwaan subsidair melanggar Pasal 78 ayat (1) sub. b Undang-Undang RepubIik Indonesia No. 22 Tahun 1997 tentang Narkotika.

Terdakwa dituntut dengan Pasal 82 ayat (1) a UU No. 22 Tahun 1997 tantang Narkotika sebagaimana telah diuraikan dalam dakwaan primair dan menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana mati.

Putusan Pengadilan Negeri No. 2152/Pid.B/2003/PN.Jkt.Pst, divonis hukuman mati, Putusan Pengadilan Tinggi No. 76/Pid/2004/PT.DKI: tetap dihukum mati. Putusan Mahkamah Agung No. 1715 K/Pid/2004: menolak permohonan kasasi dari pemohon kasasi/terdakwa, selanjutnya putusan Peninjauan Kembali No. 18 PK/Pid/2007: ditolak kembali.

 

Humprey Ejike, warga negara Nigeria yang baru dieksekusi mati di LP Nusakambangan, Cilacap, Jawa ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-29T03:42:28+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160729/295203/Akhir-Perjalanan-Bandar-Narkoba-Humprey-Ejike
Hanya Empat Terpidana Mati yang Dieksekusi

Rimanews - Sebanyak empat orang dieksekusi di Lapangan Tembak Tunggal Panaluan, Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jumat sekitar pukul 01.46 WIB. Empat orang yang menjalani eksekusi tersebut, adalah Freddy Budiman (WNI), Seck Osmani (Senegal), Humprey Eijeke (Nigeria), dan Michael Titus (Nigeria).

Sebelumnya dikabarkan bahwa eksekusi hukuman mati terhadap sejumlah terpidana mati telah dilaksanakan di lokasi tersebut.

Berdasarkan informasi di Nusakambangan, eksekusi telah dilaksanakan pada pukul 00.45 WIB setelah sempat tertunda karena tenda roboh akibat hujan lebat disertai angin kencang.

"Tadi pukul 00.45 WIB," katanya tanpa menyebutkan jumlah terpidana mati yang dieksekusi.

Jaksa Agung H.M. Prasetyo menyebutkan ada 14 terpidana mati kasus narkoba yang akan menjalani eksekusi "Jilid III".

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa 14 terpidana mati kasus narkoba yang masuk dalam daftar eksekusi "Jilid III" terdiri dari Freddy Budiman (warga negara Indonesia), Merri Utami (Indonesia), Zulfiqar Ali (Pakistan), Gurdip Singh (India), Onkonkwo Nonso Kingsley (Nigeria), Obina Nwajagu (Nigeria), Michael Titus Igweh (Nigeria), Ozias Sibanda (Zimbabwe), Federik Luttar (Zimbabwe), Humprey Ejike (Nih, Eugene Ape (Nigeria), Gajetan Acena Seck Osmane (Nigeria), Pujo Lestari (Indonesia), dan Agus Hadi (Indonesia).

Sebanyak empat orang dieksekusi di Lapangan Tembak Tunggal Panaluan, Pulau Nusakambangan, Cilacap, ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-29T02:46:48+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160729/295202/Hanya-Empat-Terpidana-Mati-yang-Dieksekusi
Eksekusi Mati Tahap III Sudah Dilaksanakan

Rimanews - Eksekusi hukuman mati terhadap sejumlah terpidana mati dikabarkan telah dilaksanakan di Lapangan Tembak Tunggal Panaluan, Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Jumat dini hari.

Berdasarkan informasi di Nusakambangan menyebutkan eksekusi telah dilaksanakan pada pukul 00.45 WIB setelah sempat tertunda karena tenda roboh akibat hujan lebat disertai angin kencang.

"Tadi pukul 00.45 WIB," katanya tanpa menyebutkan jumlah terpidana mati yang dieksekusi.

Akan tetapi hingga pukul 01.10 WIB, belum ada informasi resmi apakah eksekusi hukuman mati itu telah dilaksanakan atau belum dan apakah eksekusi tersebut dilaksanakan terhadap seluruh terpidana yang masuk dalam daftar eksekusi "Jilid III" ataukah terjadi pengurangan seperti saat eksekusi "Jilid II".

Sebelumnya, Jaksa Agung H.M. Prasetyo menyebutkan ada 14 terpidana mati kasus narkoba yang akan menjalani eksekusi "Jilid III".

Berdasarkan informasi yang dihimpun, 14 terpidana mati kasus narkoba yang masuk dalam daftar eksekusi "Jilid III" terdiri atas Freddy Budiman (warga negara Indonesia), Merri Utami (Indonesia), Zulfiqar Ali (Pakistan), Gurdip Singh (India), Onkonkwo Nonso Kingsley (Nigeria), Obina Nwajagu (Nigeria), Michael Titus Igweh (Nigeria), Ozias Sibanda (Zimbabwe), Federik Luttar (Zimbabwe), Humprey Ejike (Nih, Eugene Ape (Nigeria), Gajetan Acena Seck Osmane (Nigeria), Pujo Lestari (Indonesia), dan Agus Hadi (Indonesia).

Eksekusi hukuman mati terhadap sejumlah terpidana mati dikabarkan telah dilaksanakan di Lapangan ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-29T01:32:25+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160729/295198/Eksekusi-Mati-Tahap-III-Sudah-Dilaksanakan
Ahok Tambah CCTV Awasi Plat Ganjil-genap

Rimanews - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menambah jumlah kamera pengawas atau closed circuit television (CCTV) untuk mempermudah pengawasan penerapan kebijakan kendaraan berplat nomor ganjil dan genap.

"Untuk membantu tugas kepolisian dalam melakukan pengawasan ganjil genap, kami akan memperbanyak jumlah CCTV. Jadi, pengawasannya lebih mudah," kata Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (28/7/2016).

Selama masa uji coba, menurut dia, sanksi yang diberikan kepada pengendara mobil yang plat nomornya tidak sesuai dengan tanggal ganjil atau genap hanya berupa teguran saja.

"Tapi setelah masa uji coba selesai, pelanggar akan dikenakan sanksi tilang dan denda. Sanksi yang paling berat akan diberikan kepada pengendara yang memalsukan nomor plat, yaitu sanksi pidana," ujar Basuki.

Masa uji coba sistem ganjil genap dimulai dari 27 Juli hingga 26 Agustus 2016. Setelah uji coba selesai, kebijakan ganjil genap tersebut baru akan diberlakukan secara efektif mulai 30 Agustus 2016.

Waktu pemberlakuan kebijakan itu, yakni setiap Senin sampai Jumat pukul 07.00 hingga 10.00 WIB dan 16.00 hingga 20.00 WIB. Ganjil genap tidak berlaku pada hari Sabtu dan Minggu serta hari libur nasional.

Kendaraan dengan nomor plat ganjil beroperasi pada tanggal ganjil, sedangkan kendaraan dengan nomor plat genap beroperasi pada tanggal genap. Adapun penentuan ganjil genap adalah pada angka terakhir nomor polisi kendaraan dan angka nol dianggap genap.

Ruas jalan yang diberlakukan kebijakan ganjil genap adalah ruas jalan yang sebelumnya diterapkan kebijakan 3-in-1, yaitu Jalan Merdeka Barat-Jalan MH Thamrin-Jalan Jenderal Sudirman-Jalan Sisingamangaraja dan sebagian Jalan Gatot Subroto (simpang Kuningan hingga Gerbang pemuda).

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menambah jumlah kamera pengawas atau closed circuit ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-29T01:11:23+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160729/295197/Ahok-Tambah-CCTV-Awasi-Plat-Ganjil-genap
Jelang Eksekusi Mati, Jampidum Menuju Nusakambangan

Rimanews - Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum), Noor Rachmat menuju Pulau Nusakambangan menjelang eksekusi mati Tahap III yang akan dilaksanakan di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah pada Jumat dinihari (29/7/2016).

Noor Rachmat datang bersama rombongan tiba di dermaga Wijaya Pura, Cilacap pada Kamis (28/7/2016) malam sekitar pukul 22.45 WIB dengan menggunakan bus dan tampak terlihat duduk dibelakang sopir.

Bus yang membawa rombongan termasuk Jampidum tersebut dikawal dengan mobil patroli menuju dermaga Wijaya Pura.

Saat ini, situasi di sekitar dermaga Wijaya Pura terlihat banyak warga sekitar yang berdatangan untuk melihat situasi yang terjadi.

Sebanyak 14 terpidana yang akan menjalani eksekusi tersebut adalah narapidana kasus narkoba diantaranya adalah Freddy Budiman, Merry Utami dan Zulfiqar Ali.

Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum), Noor Rachmat menuju Pulau Nusakambangan menjelang eksekusi ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-28T23:56:55+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160729/295193/Jelang-Eksekusi-Mati-Jampidum-Menuju-Nusakambangan
Eksekusi Mati Tahap III, Jenazah Merry Utami Akan Dibawa Kuasa Hukum

Rimanews - Jenazah Merry Utami rencananya akan dibawa oleh kuasa hukumnya ke suatu tempat untuk dimakamkan bersama keluarganya usai dilakukannya hukuman mati atau eksekusi di Nusakambangan, Jawa Tengah.

Arinta Dea dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Masyarakat yang menjadi salah satu kuasa hukum dari terpidana mati Merry Utami yang akan dieksekusi bersama 13 terpidana lainnya pada Jumat dinihari (29/7).

"Kami akan membawa jenazahnya ibu Merry Utami bersamanya dengan anaknya ibu Devi serta Romo Antonius yang akan dibawa ke suatu tempat untuk dimakamkan," kata Arinta di dermaga Wijaya Pura, Cilacap, Kamis (24/7/2016) malam.

Namun Arinta tidak menyebutkan tempat atau kota dimana jenazah Merry Utami akan dimakamkan seusai dieksekusi di Lapangan Limus Buntu, Pulau Nusakambangan.

Sementara itu ada beredar kabar akan dibawa jenazahnya ke Desa Bogorejo RT. 13 RW. 03 Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Jenazah Merry Utami rencananya akan dibawa oleh kuasa hukumnya ke suatu tempat untuk dimakamkan ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-28T23:46:58+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160728/295192/Eksekusi-Mati-Tahap-III-Jenazah-Merry-Utami-Akan-Dibawa-Kuasa-Hukum
Kuasa Hukum Terpidana Mati: Semua Berjalan Senyap!

Rimanews - Kuasa hukum terpidana mati warga negara Nigeria Humprey Ejike, Ricky Gunawan mengatakan bahwa proses eksekusi berjalan tidak transparan karena sejak Senin pagi pihaknya menunggu kepastian dari Kejagung.

"Nah, dari Senin pagi itu sampai sekarang prosesnya tidak transparan, semua berjalan senyap. Tak ada kejelasan," kata Ricky Gunawan di Jakarta, Kamis (28/7/2016) malam.

Yang ada, kata dia, pihak keluarga diminta untuk bersiap-siap malam ini. "Tahun lalu kita juga mendampingi, ada briefing di malam sebelumnya," tegasnya.

Kejaksaan Agung, lajut dia, meminta keluarga terpidana mati untuk siap-siap pada Kamis (28/7) malam. "Yang ada hanya diberitahukan kepada keluarga, 'Nanti siap-siap ya', dan saya juga 'standby' sampai malam," ucap Ricky.

Ia mengaku soal kepastian pelaksanaan eksekusi sendiri dirinya tidak tahu karena Kejagung sendiri belum menyampaikan secara pasti kendati terpidana mati sudah berada di LP Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Diketahui, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan hukuman mati kepada Humphrey pada 2003 atas kepemilikan heroin seberat 1,7 kilogram.

Di dalam penjara, Humprey tetap menjalankan usaha dagang narkoba hingga Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali menangkapnya pada tahun 2012.

Kuasa hukum terpidana mati warga negara Nigeria Humprey Ejike, Ricky Gunawan mengatakan bahwa ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-28T23:32:06+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160728/295191/Kuasa-Hukum-Terpidana-Mati-Semua-Berjalan-Senyap-
Ayah Angkat Mendikbud Muhadjir Tutup Usia

Rimanews - Ayah angkat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Salim Prajoto, yang selama ini tinggal di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, wafat dalam usia 87 tahun.

Salim Prajoto sendiri merupakan guru Muhadjir saat menempuh pendidikan di Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) Madiun pada tahun 1968.

Putra sulung Salim Prajoto, Agus Romadhan, Kamis mengatakan, ayahnya wafat pada Kamis (28/7/2016) di rumah duka di Desa Jomblang, Kecamatan Takeran, Magetan.

"Bapak (Salim) memiliki hubungan yang dekat dengan Mas Muhadjir. Hubungan mereka sudah seperti bapak dengan anak," ujar Agus kepada wartawan.

Ia menjelaskan bahwa selama bersekolah di PGAN, menteri yang baru dilantik Presiden Joko Widodo untuk menggantikan Anies Baswedan tersebut sering tidur di rumahnya yang ada di Jomblang.

"Dia (Muhajjir) dulu sering sekali tidur di rumah. Pokoknya Bapak (Salim) dengan Mas Muhadjir sangat dekat," kata dia.

Selain itu, Salim Pradjoto sendiri merupakan orang tua kandung dari Prof Bambang Widagdo, guru besar Universitas Muhammadiyah Malang. Hubungan Bambang dengan Muhadjir seperti adik dan kakak.

"Selama menjabat sebagai Rektor Universitas Muhamaddiyah Malang, Mas Muhadjir juga sering berkunjung ke rumah ini," kata dia.

Hingga kini pihak keluarga almarhum belum mendapat kepastian kabar apakah Menteri Muhadjir atau perwakilan keluarganya akan datang ke Magetan. Setelah dishalatkan, Salim Prajoto dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat.

Rektor Universitas Muhammad Malang Prof Muhadjir dilantik Presiden Jokowi menjadi Menteri Pendidikan Nasional pada Rabu (27/7). Ia menggantikan Mendikbud sebelumnya, Anies Baswedan.

Ayah angkat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Salim Prajoto, yang selama ini ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-28T23:20:07+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160728/295190/Ayah-Angkat-Mendikbud-Muhadjir-Tutup-Usia
Istri Korban Sandera Mengaku Pusing Ditelepon Kelompok Abu Sayyaf

Rimanews - Dian  Megawati, istri korban sandera kelompok Al Habsy mengaku pusing usai menerima telepon dari penyandara empat WNI ABK kapal tunda Charlie itu.

"Tapi kali ini, saya diberi kesempatan berbicara dengan suami saya (Ismail) dan beberapa sandera. Besok (Jumat) baru saya akan menyampaikan ke wartawan, karena hari ini saya sedikit pusing," kata Megawati, di Samarinda, Kamis (28/7/2016), tanpa merinci isi pembicaraan itu.

Pihak penyandera kembali mengontak lewat telefon kepada istri Ismail ini setelah beberapa hari lalu, percakapan lewat telefon sudah terjadi di antara mereka dengan inti hal tuntutan uang tebusan.

Kelompok Al Habsy adalah salah satu faksi Abu Sayyaf, kelompok separatis di Filipina selatan. "Hari ini (Kamis), saya kembali dihubungi orang yang mengaku dari kelompok Al Habsy," ujar Megawati.

"Pada intinya sama dengan komunikasi sebelumnya, uang tebusan yang mereka minta sebesar 250 juta peso atau sekitar Rp69 miliar. Mereka tidak memberi tenggak waktum tetapi seperti sebelumnya orang yang mengaku dari kelompok Al Habsy itu meminta agar uang tebusan secepatnya diberikan," tuturnya.

Sebelumnya yakni pada Selasa (26/7) dan Rabu (27/7) kelompok Al Habsyi Misaya, salah satu faksi kelompok bersenjata Filipina Abu Sayyaf, mengancam akan membunuh empat WNI ABK kapal tunda Charles, jika tuntutan uang tebusan mereka tidak dipenuhi perusahaan.

"Saya dihubungi oleh orang yang mengaku dari kelompok Al Habsy Misaya, mengancam akan membunuh kru kapal tunda Charles satu per satu jika tuntutan uang tebusan mereka tidak dipenuhi," ujar Dian Megawati.

Ia mengaku pertama kali ditelepon oleh orang yang mengaku dari kelompok Al Habsy pada Selasa (26/7) sekitar pukul 17. 47 WITA.

Dian  Megawati, istri korban sandera kelompok Al Habsy mengaku pusing usai menerima telepon ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-28T23:01:10+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160728/295189/Istri-Korban-Sandera-Mengaku-Pusing-Ditelepon-Kelompok-Abu-Sayyaf
Ahok Klaim Uji Coba Ganjil Genap Berjalan Lancar

Rimanews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menilai pelaksanaan uji coba kebijakan ganjil genap pada hari pertama di beberapa ruas jalan protokol di ibu kota berjalan dengan baik.

"Para petugas di lapangan juga aktif melakukan sosialisasi," kata Basuki di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (28/07/2016).

Pria yang  sehari-hari akrab disapa Ahok itu, mengakui masih ada mobil-mobil dengan plat nomor akhir genap yang melintas di kawasan uji coba ganjil genap, namun petugas juga terus melakukan sosialisasi.

"Mungkin karena sanksinya hanya teguran, tapi besok-besok pasti ada sanksi tegas," ujar Ahok.

Masa uji coba sistem ganjil genap dimulai dari 27 Juli hingga 26 Agustus 2016. Setelah uji coba selesai, kebijakan ganjil genap akan diberlakukan secara efektif mulai 30 Agustus 2016 setiap Senin sampai Jumat pukul 07.00 hingga 10.00 WIB dan 16.00 hingga 20.00 WIB. Ganjil genap tidak berlaku pada hari Sabtu dan Minggu serta hari Libur Nasional.

Kendaraan dengan nomor plat ganjil beroperasi pada tanggal ganjil, sedangkan kendaraan dengan nomor plat genap beroperasi pada tanggal genap. Adapun penentuan ganjil genap adalah pada angka terakhir nomor polisi kendaraan dan angka nol dianggap genap.

Ruas jalan yang diberlakukan kebijakan ganjil genap adalah ruas jalan yang sebelumnya diterapkan kebijakan 3-in-1, yaitu Jalan Merdeka Barat-Jalan MH Thamrin-Jalan Jenderal Sudirman-Jalan Sisingamangaraja dan sebagian Jalan Gatot Subroto (simpang Kuningan hingga Gerbang pemuda).

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menilai pelaksanaan uji coba kebijakan ganjil genap ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-28T12:18:20+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160728/295062/Ahok-Klaim-Uji-Coba-Ganjil-Genap-Berjalan-Lancar
Nelayan Makassar Demo terkait Reklamasi Pantai Losari

Rimanews - Ratusan nelayan yang bermukim di kawasan Reklamasi Pantai Losari Barat Central Poin of Indonesia (CPI) melakukan unjukrasa di depan kantor Pengadilan Negeri Tata Usaha Negara (PTUN) Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (28/07/2016).

Dalam aksinya mereka menuntut Hakim PTUN Makassar yang diketuai Teddy Romiady menjatuhkan putusan secara objektif pada sengketa perkara reklamasi di daerah setempat.

"Kami berharap putusan hakim ini bisa memberikan keputusan yang seadil-adilnya dan berpihak kepada rakyat kecil, bukan pada penguasa dan pengusaha," harap Syamsuddin salah seorang nelayan dalam aksi itu.

Demosntran juga meminta agar putusan tersebut dapat membela rakyat kecil, sebab selama reklamasi berlangsung mata pencarian mereka sangat berkurang apalagi jalur masuk ke TPI Lelong tertutup timbunan tanah dan kapal besar tidak bisa masuk membongkar ikan.

Koordinator Aliansi Selamatkan Pesisir (ASP) Makassar sebagai pengugat reklamasi tersebut Muhammad Al Amin menyatakan pihaknya tetap otimisitis putusan hakim akan berpihak kepada nelayan.

"Kami tetap optimis sidang yang sementara berlangsung ini akan memutuskan perkara secara adil dan objektif berdasarkan hasil persidangan sebelumnya tergugat tidak mampu menujukkan dokumen penting yang diminta majelis hakim," paparnya di sela-sela aksi tersebut.

Para demonstran sebelumnya membawa poster dan spanduk terkait penolakan reklamasi di kawasan CPI yang dilakukan PT Yasmin Bumi Asri. Seluas 157 hektare.

Namun belakangan reklamasi itu dikelola penuh PT Ciputra grup dengan mendapatkan izin dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan pada 2013 sebagai tergugat pada perkara sengketa itu.

Pihak penggugat yakni ASP yang tergabung dari puluhan lembaga swadaya masyarakat sipil tetap konsisten mengawal perkara tersbut sekaitan dengan pelanggaran pemberian izin Amdal dan zonasi penataan ruang dan pulau-pulua kecil reklamasi yang saat ini sidangnya sedang berlangsung.

Berdasarkan pantauan unjukrasa di depan kantor PTUN Makassar sempat terjadi ketegangan sebab aparat kepolisian melarang demonstran melakukan orasi. Namun berhasil ditenangkan aparat karena menyampaikan sidang sementara berlangsung agar tidak menggangu acara sidang.

Sebelumnya Majelis Hakim PTUN Makassar Teddy Romiady telah melakukan peninjauan reklamasi yang diperkarakan pada Jumat, 22 April 2016 untuk melihat kondisi di lapangan.

Teddy pada kesempatan itu mengitari lokasi reklamasi dengan meninjau batas-batas reklamasi CPI dan pihak PT GMTD selaku pengelola kawasan Tanjung Bunga juga merupakan lokasi reklamasi.

Peninjauan tapal batas wilayah reklamasi di kawasan laut yang diberikan tapal batas yang disengketakan termasuk izin reklamasi yang dimaksud.

Ratusan nelayan yang bermukim di kawasan Reklamasi Pantai Losari Barat Central Poin of Indonesia ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-28T11:34:26+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160728/295041/Nelayan-Makassar-Demo-terkait-Reklamasi-Pantai-Losari
Ambulans Bawa Peti Jenazah Masuki Nusakambangan

Rimanews - Sebanyak delapan unit mobil ambulans yang membawa peti jenazah sudah dibawa menuju Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, pagi ini sekira pukul 06.00 WIB.

Mobil ambulans yang tiba, dikawal satu unit mobil patroli polisi menuju Dermaga Wijayapura dan antre untuk masuk kapal feri menuju Nusakambangan.

Sebelumnya, Jaksa Agung HM Prasetyo mengatakan 14 terpidana mati yang akan dieksekusi itu sudah diisolasi di Lapas Nusakambangan.

Ia menyatakan saat ini tengah mempersiapkan tahap akhir karena pihak keluarga terpidana sudah dikumpulkan, bahkan Kedutaan Besar negara asing sudah diberi tahu.

Saat ini, dirinya sedang menunggu perkembangan akhir dari pelaksanaan eksekusi mati.

"Semua sudah pada posisi masing-masing, baik itu petugas keamanan dari kepolisian maupun keluarga sudah diberi tahu," katanya.

Ia sudah mendapatkan informasi dari Menteri Luar Negeri (Menlu) beberapa hari lalu bahwa kedutaan besar yang warganya akan dieksekusi mati jilid III sudah diberi notifikasi.

Sebanyak delapan unit mobil ambulans yang membawa peti jenazah sudah dibawa menuju Lembaga ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-28T06:49:58+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160728/294974/Ambulans-Bawa-Peti-Jenazah-Masuki-Nusakambangan
Korban Banjir dan Longsor Anyer Butuh Air Bersih

Rimanews - Korban banjir dan tanah longsor di Kabupaten Serang, Banten, kini membutuhkan air bersih guna keperluan mandi, cuci, kakus (MCK). Pasalnya rumah korban banjir masih belum bisa digunakan secara maksimal meskipun banjir mulai surut.

"Air bersih cukup. Kalau untuk minum saja sudah cukup. Kalau untuk mandi, minimal dua mobil tangki kita siapkan," kata Sumawijaya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banten, Kamis (28/07/2016).

Namun, untuk keperluan mandi, warga harus mengantri dan masih dianggap kurang bila sudah keperluan mencuci atau pun kakus.

Selain itu, sedikitnya enam sekolahan menjadi korban keganasan banjir bandang dan tanah longsor di Kecamatan Mancak dan Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang, Banten.

"Ada SMA, Madrasah, SD, ada sekitar 6 sekolah yang terendam," tegasnya.

Pria paruh baya berkacamata dan beruban ini pun mengatakan bahwa ratusan relawan dari berbagai lapisan masyarakat telah turun tangan membantu para korban.

"Satgas kita 10, kalau kabupaten ada 30 orang untuk BPBD. Tapi di dalam bencana, kita sudah siapkan desa tangguh dan (desa) siaga bencana, masing-masing desa ada 40 orang kader. Ada dari kepolisian dan TNI, ada juga (peguron) TTKDH," tegasnya.

Korban banjir dan tanah longsor di Kabupaten Serang, Banten, kini membutuhkan air bersih guna ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-28T06:38:08+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160728/294971/Korban-Banjir-dan-Longsor-Anyer-Butuh-Air-Bersih
Ahok dan Ketua MPR Bakal Nonton Film 3 Srikandi

Rimanews - Produser film Raam Punjabi mengungkapkan bahwa film terbarunya yang mengangkat cerita sejarah olahraga nasional, 3 Srikandi, akan ditonton oleh sejumlah pejabat. Salah satunya adalah Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama atau akrab disapa Ahok dan Ketua MPR, Zulkifli Hasan.

"Beliau (Ahok) langsung memesan gedung untuk menonton bareng dengan timnya dan anak-anak sekolah," ujar Raam Punjabi, dalam temu media peluncuran film 3 Srikandi, di Jakarta, Rabu (27/7/2016).

"Kami juga mengadakan audiensi dengan Pak Zulkifli Hasan, Ketua MPR, beliau akan hadir dan juga akan mengadakan nobar," sambung dia.

Selain dua pejabat yang berniat mengadakan nonton bareng tersebut, Raam mengatakan akan memboyong film beserta pemain dan sutradara untuk bertemu Gubernur Jawa Timur.

"Kami juga akan mengadakan audiensi kalau rekan-rekan pemain dan sutradara bisa menyediakan waktu lebih panjang ke Pak Soekarwo di Jawa Timur karena mbak Lilies aslinya dari sana, dan kami akan ke sana dalam waktu dekat," ujar dia.

Tidak hanya itu, bos perusahaan perfilman Multivision Plus itu juga berencana bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, minggu depan, untuk melakukan audensi.

"Mudah-mudahan ini akan menciptakan suatu hype yang tinggi di mana beliau juga menyempatkan diri hadir di Jakarta untuk menonton premier film Soekarno, jadi keterlibatan beliau untuk memajukan industri film andilnya besar," pungkas dia.

Produser film Raam Punjabi mengungkapkan bahwa film terbarunya yang mengangkat cerita sejarah ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-28T03:38:35+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160728/294961/Ahok-dan-Ketua-MPR-Bakal-Nonton-Film-3-Srikandi
Mayat Mahasiswi Hilang Ditemukan Tinggal Tulang Belulang di Batam

Rimanews - Tulang belulang diduga jasat Lia Arzalina (21) seorang Mahasiswi Ibnu Sina Batam yang dilaporkan hilang pada 3 Juli 2016 ditemukan di Kawasan Bumi Perkemahan Kabil, Rabu (27/7) pagi.

"Di TKP berdekatan dengan jasad tersebut ada tas, dompet, helm, dan KTP diduga milik korban. Ciri-cirinya sama seperti yang dilaporkan. Jadi diduga kuat itu Lia (Arzalina)," kata Kapolsek Nongsa Batam, Kompol Safrudin Dalimunthe di Batam, Rabu (27/7/2016).

Kapolsek mengatakan, jasad tersebut pertama kali ditemukan oleh masyarakat yang tengah mencari tumbuh-tumbuhan kemudian dilaporkan ke Polsek Nongsa.

"Setelah kami datang ke TKP dan melihat barang-barang tidak jauh dari jasad tersebut hampir dipastikan itu wanita yang dilaporkan hilang pada 3 Juli lalu. Untuk memastikan, jasad dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Batam untuk outopsi," terangnya.

Hasil olah TKP sementara, polisi menemukan kaca mata dengan bingkai warna hitam tidak jauh dari jasad yang sudah tinggal tulang belulang tersebut. Selain itu juga ditemukan tas wanita warna coklat yang berisi KTP, satu buah linggis warna biru, satu buah helm dan sepasang sendal warna ungu.

Saat ditemukan, jasad itu masih mengenakan baju lengan panjang warna biru dan celana panjang warna cream sama yang dikenakan saat diantar menuju halte bus di Batuaji oleh orangtuanya.

"Untuk penanganan selanjutnya oleh Polresta Barelang. Yang jelas kami menyampaikan apa yang ditemukan di TKP," kata Safrudin.

Pada Rabu sore, sejumlah keluarga termasuk ibu korban datang ke Rumah Sakit Bhyangkara Polda Kepri di Batubesar, Batam untuk melihat langsung jasad tersebut.

Namun, hingga Rabu malam, jasad wanita muda tersebut belum boleh dibawa pulang oleh pihak keluarga ke Sagulung Baru untuk kemudian segera dimakamkan karena proses outopsi masih terus berlangsung.

Agung, salah satu kerabat korban saat berada di RS Bhayangkara Polda Kepri menyatakan pada 18 Juli telepon gengam korban masih aktif. "Saya kirim pesan melalui WA masih masuk dan dibaca, namun tidak ada balasan. Hanya dibaca saja," ujarnya.

Tulang belulang diduga jasat Lia Arzalina (21) seorang Mahasiswi Ibnu Sina Batam yang dilaporkan ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-28T01:52:53+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160728/294958/Mayat-Mahasiswi-Hilang-Ditemukan-Tinggal-Tulang-Belulang-di-Batam
Hari Pertama Pemberlakuan Ganjil-Genap, Jumlah Kendaraan Turun 20%

Rimanews - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memperkirakan pada hari pertama pemberlakuan mobil berpelat nomor ganjil-genap menurunkan jumlah kendaraan sekitar 20 persen.

"Prediksi berkurang sekitar 20 persen khususnya kendaraan pribadi berpelat nomor kendaraan genap," kata Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakkan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Budiyanto, di Jakarta, Rabu (27/07/2016).

Budiyanto menyebutkan, prediksi itu berdasarkan pantauan jumlah kendaraan di Jalan Sudirman-MH Thamrin dan Jalan Gatot Subroto.

Budiyanto menambahkan, jumlah kendaraan berpelat nomor genap cenderung lebih sedikit dibanding nomor ganjil pada hari pertama pemberlakuan aturan itu sesuai tanggal ganjil.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta mencatat jumlah kendaraan yang melintasi jalur tersebut mencapai 22.000 unit per hari sebelum diberlakukan pembatasan kendaraan pelat nomor ganjil-genap.

Saat hari pertama pemberlakuan pelat nomor ganjil-genap mencapai 17.400 mobil yang melewati jalur itu.

Pada Rabu (27/7), Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengujicobakan pembatasan kendaraan berpelat nopol ganjil-genap dengan diawali pelat mobil ganjil yang dapat memasuki kawasan tersebut.

Ketika petugas menemukan kendaraan berpelat nomor genap maka akan diarahkan menghindari jalur kawasan pembatasan saat uji coba hari pertama.

Polda Metro Jaya akan mengerahkan sekitar 150 personel pada empat lokasi lampu lalin yang memasuki kawasan ganjil-genap.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya mensosialisasikan kebijakan nopol kendaraan ganjil-genap pada 28 Juni-26 Juli 2016.

Selanjutnya diujicobakan pada 27 Juli-26 Agustus 2016 dan penerapannya mulai 27 Agustus 2016 hingga ERP siap diberlakukan.

Metode pelaksanaan kendaraan bernomor polisi ganjil beroperasi pada tanggal ganjil dan nomor polisi genap pada tanggal genap.

Pembatasan kendaraan untuk mobil dan motor tersebut pada pukul 07.00 WIB-10.00 WIB dan 16.00 WIB-20.00 WIB.

Berdasarkan peraturan gubernur, kendaraan yang tidak kena kebijakan itu yakni kendaraan presiden, wakil presiden, pejabat negara, angkutan umum berpelat kuning, pemadam kebakaran dan truk angkutan barang.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memperkirakan pada hari pertama pemberlakuan mobil berpelat ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-27T21:48:29+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160728/294939/Hari-Pertama-Pemberlakuan-Ganjil-Genap-Jumlah-Kendaraan-Turun-20-
Serda Ilman Tewas Tertembak di Poso, Ini Kronologinya

Rimanews - Mabes Polri membenarkan adanya insiden salah lirik sasaran oleh anggota Brimob Satgas Tinombala yang menewaskan Serda Muhammad Ilman dari Satgas I Intelijen Tinombala, Rabu (27/7/2016). Serda Ilman tewas tertembak saat sedang bertugas mencari senjata kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT).

Insiden tersebut bermula saat anggota intel satgas Tinombala yang dipimpin Kapten Inf Khalef dengan jumlah 7 orang (5 personil intel dan 2 orang masyarakat) menaiki goa yang berada di belakang kampung Desa Towu naik melalui tangga Tower XL Towu, di jalan Trans Sulawesi, sekitar pkl 11.00 WITA.

Kemudian setelah sampai di TKP, dua personil Kapten inf Khalef bersama Serda Ilman, melakukan penggalian disekitar TKP. Sedangkan 3 personil lainnya bersama 2 orang masyarakat memasuki gowa untuk menindak lanjuti info adanya penimbunan senjata api disekitar gowa dibelakang tower XL Desa Towu.

Namun pada saat melakukan penggalian dan pencarian senjata anggota satgas intel tersebut, tiba-tiba diberondong tembakan dari atas goa dengan jarak kira-kira 20 meter oleh satu Tim anggota Brimob pos sekat Towu.

Mendengar suara tembakan itu, ke 5 anggota satgas intel tersebut kemudian tiarap sambil berteriak "Kami dari anggota satgas Tinombala TIM 1". Akan tetapi teriakan itu tidak didengar hingga menyebabkan Serda Ilman meninggal dunia di TKP dengan luka tembak di kepala bagian belakang.

Kemudian, setelah melihat ke 7 orang tersebut dalam kondisi tiarap dan tidak melakukan perlawanan, semua anggota Brimob tersebut mendekat dan melakukan penodongan dengan senjata laras panjang terhadap anggota satgas intel. Anggota satgas intel itu kemudian menjelaskan kepada anggota pos Brimob tersebut bahwa mereka juga anggota satgas Tinombala dari TIM 1.

Meski sudah mengaku anggota satgas intel, mereka tetap disuruh membuka baju dan dirampas senjatanya dan anggota Brimob tersebut meninggalkan mereka begitu saja. Sementera itu korban kemudian diangkat dan dibawa oleh anggota satgas ke jalan raya. Mereka menghentikan mobil truk untuk  membawa korban ke Desa Tokorondo yang kemudian dijemput oleh mobil ambulan dari Yonif 714 untuk selanjutnya dievakuasi ke Rs.Poso.

Adapun 5 personil satgas intel tersebut :

1. Kpt Inf Khalef dr Sanda Kopassus
2. Serma Agus Den Intel Dam 7
3. Serda Erwin Sanda Kopassus
4. Pratu Marfil Sanda Kopassus
5. Serda ilman MD

Mabes Polri membenarkan adanya insiden salah lirik sasaran oleh anggota Brimob Satgas Tinombala ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-27T22:59:41+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160727/294948/Serda-Ilman-Tewas-Tertembak-di-Poso-Ini-Kronologinya
Insiden Salah Tembak, Polri: Sudah Dipanggil dengan Bahasa Sandi

Rimanews - Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar belum mengetahui secara rinci insiden salah lirik sasaran yang menewaskan Serda Muhammad Ilman anggota Satgas Intelijen Tinombala. Serda Ilman tewas tertembak saat sedang bertugas mencari senjata kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT).

"Yang korban dari Satgas Intel yang mengepung dari Satgas Tinombala gabungan Polri dan TNI. Sudah dipanggil dengan bahasa sandi tapi tidak menjawab," kata Boy ketika dikonfirmasi wartawan, Rabu (27/7/2016).

Boy mengatakan, saat ini Tim Propam Mabes Polri dan Kepala Korps Brimob Polri, Irjen Murad Ismail telah berangkat ke Poso, Sulawesi Tengah, untuk memimpin pemeriksaan terhadap anggota Brimob Satgas Tinombala terkait peristiwa tersebut.

"Ya benar, insiden salah lirik sasaran terjadi, saat ini tim Propam dan Kakorbrimob diberangkatkan untuk pimpin pemeriksaan terhadap anggota Brimob Satgas tinombala terkait peristiwa tersebut," kata Boy.

Berdasarkan informasi, korban saat itu bersama tim Satgas 1 Intelijen yang dipimpin oleh Kapten Inf Khalef bersama tiga anggota lainnya serta dua masyarakat menindaklanjuti adanya temuan penimbunan senjata disekitar Tower Desa Towu, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Poso.

Insiden salah sasaran terjadi sekitar pukul 12.30 WITA. Korban Serda Ilman diketahui meninggal dunia di tempat kejadian perkara karena mendapat luka tembak di bagian kepala.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar belum mengetahui secara rinci insiden salah ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-27T22:11:16+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160727/294944/Insiden-Salah-Tembak-Polri-Sudah-Dipanggil-dengan-Bahasa-Sandi
Insiden Salah Tembak, Propam Polri dan Kakorbrimob Berangkat ke Poso

Rimanews - Mabes Polri membenarkan adanya insiden salah lirik sasaran oleh anggota Brimob Satgas Tinombala yang menewaskan Serda Muhammad Ilman dari Satgas I Intelijen Tinombala, Rabu (27/7/2016). Saat ini Kepala Korps Brimob Mabes Polri, Irjen Murad Ismail dan Tim Propam berangkat ke Poso, Sulawesi Tengah.

"Ya benar, insiden salah lirik sasaran terjadi, saat ini tim Propam dan Kakorbrimob diberangkatkan untuk pimpin pemeriksaan terhadap anggota Brimob Satgas tinombala terkait peristiwa tersebut," kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Boy Rafli Amar melalui pesan singkat, Rabu (27/7/2016).

Boy mengatakan, Kapolda Sulteng, Brigjen Rudy Sufahriadi terus melakukan koordinasi dengan Danrem 132/Tadulako Palu. "Kapolda Sulteng dan Danrem Sulteng terus laksanakan koordinasi, situasi tetap terkendali," tandas Boy.

Berdasarkan informasi, bahwa korban bersama tim Satgas 1 Intelijen yang dipimpin oleh Kapten Khalef bersama tiga anggota lainnya serta dua masyarakat menindaklanjuti adanya temuan penimbunan senjata disekitar Tower Desa Towu, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Poso.

Insiden penembakan tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 WITA. Serda Ilman diketahui meninggal dunia di tempat kejadian perkara karena mendapat luka tembak di bagian kepala.

Mabes Polri membenarkan adanya insiden salah lirik sasaran oleh anggota Brimob Satgas Tinombala ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-27T21:53:21+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160727/294941/Insiden-Salah-Tembak-Propam-Polri-dan-Kakorbrimob-Berangkat-ke-Poso
Gawat, Manokwari Jadi Tempat Budidaya Ganja

Rimanews - Peredaran ganja di Papua Barat sudah sangat merasahkan para orang tua karena barang teresebut sudah sampai di kalangan anak-anak usia SMP. Wilayah Manokwari disinyalir menjadi tempat budidaya tanaman haram tersebut.

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Papua Barat Napoleon Fakdawer di Manokwari, Rabu (27/07/2016), mengatakan peredaran ganja sudah sangat meresahkan para orang tua. Sebab, peredaran barang berbahaya itu sudah sampai di kalangan anak-anak usia SMP.

"Di Manokwari ganja sudah lebih mudah didapat, karena proses budidaya sudah dilakukan di wilayah perkotaan Manokwari. Kita tidak perlu mendatangkan dari luar daerah, cukup cari di Manokwari saja," katanya.

Dari investigasi yang dilakukan, ia menemukan sedikitnya delapan lokasi budidaya ganja. Para pelaku memanfaatkan pot sebagai media penanaman.

Dia menyebutkan, penelusuran akan terus dilakukan. Sejauh ini penelusuran baru dilakukan di wilayah perkotaan, dan dia menduga budidaya pun terjadi di wilayah pinggiran kota.

"Mereka rata-rata adalah para pemain lama di dunia peredaran narkoba. Mereka mencoba peruntungan baru dari bisnis budidaya ganja," katanya lagi.

Napoleon menjelaskan Lembaga Perlindungan Anak Papua Barat baru terbentuk sekitar dua bulan lalu. Saat ini, pihaknya sedang fokus untuk mengumpulkan data baik mengenai peredaran ganja, kasus kekerasan, hingga prostitusi yang melibatkan anak di bawah umur.

Bagi dia, ketersediaan data yang valid penting agar pihaknya bisa menentukan langkah yang tepat dalam program perlindungan anak.

Terkait budidaya ganja di daerah tersebut, ia telah menyampaikan informasi tersebut kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) Papua Barat Kepolisian setempat. Ia berharap, kedua lembaga tersebut segera merespon melalui proses penindakan.

Dia menjelaskan, anak-anak Papua Barat kini tengah diperhadapkan dengan sejumlah ancaman. Selain kekerasan, mereka pun terancamm oleh praktek prostitusi liar, narkoba dan penyalahgunaan lem aibon yang dapat merenggut masa depan.

"Ini bukan hanya terjadi di Papua Barat dan ini persoalan serius yang harus dihadapi semua pihak. Kita tidak boleh berpangku tangan dan menyerahkan seluruh persoalan kepada pemerintah," katanya.

Peredaran ganja di Papua Barat sudah sangat merasahkan para orang tua karena barang teresebut sudah ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-27T21:31:14+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160727/294937/Gawat-Manokwari-Jadi-Tempat-Budidaya-Ganja
Berkicau SARA di Twitter, Aktivis Walhi Wayan Gendo Dikecam

Rimanews - Aktivis Wahana Lingkungan Hidup Wayan Gendo Suardana dikecam pengguna jagad maya setelah menulis pernyataan berbau SARA di jejaring Twitter. Tanda pagar #WalhiPecatGendoSARA bahkan sempat menjadi trending topic.

Keriuhan ini bermula, saat aktivis Bali yang getol menolak reklamasi Teluk Benoa ini berkicau ditujukan kepada seseorang yang diduga anggota DPR dari PDI Perjuangan Adian Napitupulu. Gendo menilai Adian cukup dekat Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

"Ah muncul lagi akun2 bot asuhan pembina pos pemeras rakyat si napitufulus sok bela2 susi. tunjukin muka jelek mu nyet," tulis Gendo di Twitter pribadinya @gendovara.

Cuitan itu sontak menyebar dan menuai kecaman pengguna sosial media Twitter dan Facebook karena kicauan Gendo dianggap menyudutkan suku bangsa tertentu. Tak lama berselang muncullah hashtag #WalhiPecatgendoSARA.

Tak hanya itu, akhiran "nyet" di cuitan Gendo juga disayangkan banyak pengguna sosial media. Gendo dianggap tidak berpendidikan sehingga berbicara kasar dan menyamakan manusia dengan binatang. 

"Berani #WALHIpecatgendoSARA. Buktikan walhi. Hrs tegas supaya jangan rusak nama kalian," tulis pemilik akun ‏@ahmadyuslizar.

Pemilik akun ‏@ParhusipBoy juga menyuarakan hal yang sama. "Tidak Ada Tempat Untuk Rasisme @WWF_ID @GreenpeaceID @walhinasional #WALHIpecatgendoSARA.

Hingga saat ini belum ada tanggapan daru Gendo terkait protes itu.

Aktivis Wahana Lingkungan Hidup Wayan Gendo Suardana dikecam pengguna jagad maya setelah menulis ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-27T21:25:05+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160727/294936/Berkicau-SARA-di-Twitter-Aktivis-Walhi-Wayan-Gendo-Dikecam
Razia Truk Sembarangan, Petugas Dishub Bekasi Dihukum Push Up

Rimanews - Tindakan petugas dinas perhubungan Kota Bekasi merazia truk dan mobil bak terbuka kerap menimbulkan kemacetan. Pasalnya, razia dilakukan secara sembarangan. Seringkali petugas dishub menghentikan truk secara mendadak.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi pun berang melihat petugas dishub yang menghentikan kendaraan yang melintas di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi. 

Dia turun dan memarahi petugas dishub. Bahkan, dia menghukum belasan petugas dengan hukuman push up.

"Saya sudah ingatkan kepada jajaran Dishub agar tidak asal memberhentikan kendaraan yang melintas. Apalagi, tidak ada keterlibatan kepolisian, ini sudah menyalahi aturan," kata Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi, Rabu (27/07/2016).

Seharusnya, kata Rahmat, petugas Dishub bekerja mengatur lalu lintas, mengurai kemacetan. Bukannya menghentikan kendaraan yang sedang melintas. Apalagi, posisinya berada di Jalan Ahmad Yani, yang merupakan jalur protocol. 

"Makanya saya ingin petugas ini harus diawasi terus," ujarnya.

Rahmat juga meminta Kepala Dishub Yayan Yuliana menindak petugas yang kedapatan merazia kendaraan sembarangan tanpa aturan. 

"Setidaknya razia Dishub itu harus ada pihak kepolisian sebagai mitra," imbuhnya.

Tindakan petugas dinas perhubungan Kota Bekasi merazia truk dan mobil bak terbuka kerap menimbulkan ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-27T15:33:38+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160727/294871/Razia-Truk-Sembarangan-Petugas-Dishub-Bekasi-Dihukum-Push-Up
Fasilitas Terbatas, Wajar TNI Tertibkan Rumah Dinas

Rimanews - Penertiban terhadap 38 rumah dinas yang ada di komplek perumahan angkatan darat (KPAD) oleh Kodam III/Siliwangi dalam waktu dekat, harus didukung oleh masyarakat demi kebutuhan saran yang memadahi bagi prajurit TNI Angkatan Darat.

Menyikapi adanya penolakan dari sejumlah warga, Pengamat Militer dan Kepolisian dari Pusat Studi Politik dan Keamanan (PSPK) Unpad, Muradi menilai, rumah dinas milik TNI AD yang ditempati bukan oleh anggota TNI AD aktif, menjadi kewenangan pihak TNI untuk menertibkannya.

"Saya kira itu sah saja, dan menjadi kewenangan lembaga tersebut (TNI-AD-red). Penolakan oleh sebagian warga dianggap wajar, namun juga jangan dijadikan alasan untuk bertahan," jelas Muradi ditemui di Kampus Unpad, Rabu (27/07/2016).

Muradi menganggap penertiban rumah dinas TNI yang ditempati warga sipil adalah hal yang wajar. Sebab, menurut Muradi, hingga kini fasilitas bagi prajurit TNI masih terbatas. 

"Ya kita memahami jika ribuan prajurit TNI masih tinggal di tempat yang belum memadahi. Dengan menertibkan rumah dinas yang bukan ditempati oleh TNI aktif, sedikit mengurangi penyediaan sarana perumahan bagi prajurit TNI. terlebih lagi ada peraturan rumah dinas hanya diperuntukan bagi prajurit aktif atau purnawirawan yang diberikan hak tinggal oleh kesatuannya, bukan oleh orang sipil," terangnya.

Dengan penolakan oleh warga, Muradi menyarankan, seharusnya Kodam III/Siliwangi melakukan pendekatan bekerjasama dengan pemerintah daerah dalam hal ini pemkot Bandung untuk mencari solusi terbaik bagi penertiban rumah di KPAD ini.

"Kalau memungkinkan masih ada waktu bisa melakukan pendekatan bersama Pemkot Bandung, mencari solusi agar jalan keluar terbaik bisa diambil, seperti dengan mengganti lahan di KPAD dengan luas yang sama di tempat baru bisa menjadi solusi. Tapi pasti membutuhkan waktu yang lama," papar Muradi.

Meski pelaksanaan penertiban rumah dinas KPAD belum jelas waktu  pelaksanaannya, Muradi berharap personil TNI lebih mengedapankan soft power daripada harus hard power.

"Keterlibatan hingga seribu personel untuk penertiban itu sah-sah saja sesuai protap (prosedur tetap) yang dimiliki TNI, tetapi saya mengingatkan agar pelaksanaan dilakukan dengan soft power dan menjunjung tinggi nilai HAM," pungkasnya.

Penertiban terhadap 38 rumah dinas yang ada di komplek perumahan angkatan darat (KPAD) oleh Kodam ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-27T10:36:26+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160727/294761/Fasilitas-Terbatas-Wajar-TNI-Tertibkan-Rumah-Dinas-
Pemkab Sumenep Jemput Korban Kapal Tenggelam

Rimanews - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menjemput dan selanjutnya mengawal pemulangan jenazah Rusida, korban kapal tenggelam di Perairan Johor, Malaysia.

"Sejumlah staf kami yang ditugaskan untuk menjemput dan mengawal pemulangan jenazah korban sudah berangkat. Mereka langsung ke Bandara Juanda di Sidoarjo," kata Kepala Disnakertrans Sumenep Koesman Hadi di Sumenep, Rabu (27/07/2016).

Rusida, warga Desa Angkatan, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, tercatat meninggal dunia di Malaysia pada Sabtu (23/07/2016) malam sebagaimana surat keterangan dari Konsulat Jenderal RI (KJRI) Johor Bahru tertanggal 26 Juli 2016.

Korban merupakan salah satu korban meninggal dunia dalam kasus tenggelamnya kapal penumpang di Perairan Johor, Malaysia, beberapa hari lalu.

Sesuai hasil koordinasi yang dilakukan Disnakertrans Sumenep dengan pihak terkait di Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Kependudukan Jawa Timur, korban diduga tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal yang bekerja di Malaysia.

"Pada Selasa siang, kami berhasil menghubungi kerabat korban di Pulau Kangean melalui telepon dan ternyata ada perwakilan kerabat korban yang langsung ke Kecamatan Kota," kata Koesman.

Ia menjelaskan, pihaknya memang menawarkan kepada kerabat korban untuk ikut menjemput jenazah korban ke Bandara Juanda.

"Kerabat korban tiba di Kecamatan Kota pada Selasa malam. Saat ini, staf kami dan kerabat korban sudah dalam perjalanan ke Bandara Juanda," ujarnya.

Sesuai surat keterangan dari Konsulat Jenderal RI (KJRI) Johor Bahru tertanggal 26 Juli 2016, jenazah korban akan dibawa dari Kuala Lumpur ke Jakarta dengan pesawat terbang pada Rabu siang sekitar pukul 12.10 WIB dan selanjutnya dibawa ke Surabaya, juga dengan pesawat terbang pada Rabu malam sekitar pukul 20.00 WIB.

"Pemulangan jenazah korban dari Surabaya ke Sumenep dengan menggunakan mobil ambulans dan selanjutnya ke Pulau Kangean dengan perahu/kapal. Kalau berjalan lancar, jenazah korban diperkirakan tiba di Sumenep menjelang dini hari," kata Koesman.

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menjemput dan ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-27T09:51:30+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160727/294744/Pemkab-Sumenep-Jemput-Korban-Kapal-Tenggelam-
Mobil Pelat Akhiran Genap Masih Melintas di Kawasan HI

Rimanews - Pelaksanaan uji coba kebijakan ganjil genap pelat nomor kendaraan yang dimulai Rabu ini di Jalan MH Thamrin, tepatnya di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta Pusat berlangsung lancar.

Berdasarkan pantauan, kendaraan roda empat yang melintas dari Jalan Jenderal Sudirman menuju Jalan MH Thamrin terlihat ramai seperti hari-hari biasanya, namun tidak terjadi kemacetan.

Begitu pun sebaliknya, mobil-mobil yang melintas dari arah Jalan MH Thamrin menuju arah Jalan Jenderal Sudirman juga terlihat ramai dan tidak terjadi penumpukan kendaraan.

Sementara itu, terlihat sejumlah petugas dari Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta melakukan pengaturan lalu lintas sekaligus pengawasan terhadap mobil-mobil yang melintas di kawasan itu.

Pengawasan tidak hanya dilakukan oleh petugas dari Dishubtrans DKI Jakarta, tetapi juga personel dari Ditlantas Polda Metro Jaya. Sejumlah petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pun turut mengatur lalu lintas di kawasan tersebut.

Sementara itu, terlihat masih cukup banyak kendaraan dengan angka pelat nomor akhir genap yang melintas di Kawasan Bundaran HI meskipun hari ini tanggal 27 atau ganjil. Belum ada penindakan tegas dari para petugas.

Pengawasan masih dilakukan secara manual dengan melihat satu per satu mobil yang lewat dan petugas memberikan selebaran sosialisasi kepada para pengemudi mobil yang menggunakan plat nomor akhir genap.

Pada Rabu ini, Ditlantas Polda Metro Jaya bekerja sama dengan Dishubtrans DKI Jakarta mulai melakukan uji coba kebijakan ganjil genap di kawasan Thamrin, Sudirman, Kuningan dan Gatot Subroto.

Pelaksanaan uji coba dilakukan mulai 27 Juli hingga 26 Agustus 2016, setiap Senin hingga Jumat pukul 07.00 hingga 10.00 WIB dan pukul 16.00 hingga 20.00 WIB. Kebijakan ganjil genap tidak diberlakukan pada Sabtu dan Minggu serta hari libur nasional. 

Pelaksanaan uji coba kebijakan ganjil genap pelat nomor kendaraan yang dimulai Rabu ini di Jalan MH ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-27T08:48:39+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160727/294723/Mobil-Pelat-Akhiran-Genap-Masih-Melintas-di-Kawasan-HI
Korban Banjir: Baju Sama Buku Basah, Kalau Beli Lagi Gak Ada Uangnya

Rimanews - Kantor pemerintahan dan sekolah terpaksa diliburkan karena diterjang banjir bandang dan longsor yang menimpa sejumlah wilayah di Kabupaten Serang dan Kabupaten Pandeglang pada Senin 25 Juli 2016.

"Dari kemarin gak sekolah, baju sama bukunya basah. Kalau beli lagi gak ada uangnya," kata Wahyu (12), murid kelas 6 SDN Teluk Naga Satu, saat ditemui di rumahnya, Rabu (27/07/2016).

Lantaran bajunya kotor dan basah, dirinya masih mengenakan pakaian yang sama sejak Senin. Sedangkan buku pelajaran miliknya, ia jemur di pelataran rumahnya.

Baik Wahyu maupun keluarganya memilih tetap tinggal di rumah sambil menjaga dan membersihkan barang-barang miliknya. Sesekali sebagai anak seusianya, Wahyu ikut bermain bersama teman-temannya dan membolak-balikkan buku agar cepat kering dan bisa dipergunakan kembali untuk belajar.

"Dari pada gak sekolah, ikut bantu ibu bersihin rumah," tegas sang bocah.

Tak jauh berbeda dengan siswa di SDN Teluk Naga Satu, kantor Kelurahan Anyar dan SDN 4 Anyar, Kampung Garung, Desa Anyar, Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang yang sebelumnya terendam banjir setinggi dua meter dan kini telah surut mencapai 70 cm masih diliburkan.

"Ini banjir parah, biasanya kalau hujan, cuma ada genangan doang. Udah hutan gunung gundul, terus banyak tanah ketutup pabrik sama selokannya jadi sempit diganti sama pabrik," kata Didin Saefudin, warga setempat.

Sedangkan Rano Karno selaku Gubernur Banten mengaku akan membantu mengurus seluruh dokumen sekolah, kelahiran, akta tanah dan lainnya yang hilang ataupun rusak karena banjir dan tanah longsor tersebut.

"Kita akan bantu rumah dan dokument yang ada, saya sudah perintahkan Kesbanglinmaspol untuk tangani itu," kata Rano Karno, di Kota Serang.

Dirinya pun mengaku baik secara pribadi maupun secara instansi pemerintahan telah berusaha meringankan beban korban banjir bandang di Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Serang.

"Ke rumah duka, ada 4 orang meninggal, kita membantu kedukaan. Di Labuan kita membantu secara simbolis. Dari laporan yang kita dapat, kita dapat tanggulangi, kita ada bedah rumah dan Rumah Layak Huni (RLH)," tegasnya.

Kantor pemerintahan dan sekolah terpaksa diliburkan karena diterjang banjir bandang dan longsor ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-27T08:36:08+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160727/294722/Korban-Banjir-Baju-Sama-Buku-Basah-Kalau-Beli-Lagi-Gak-Ada-Uangnya
Awal Pemberlakuan Ganjil Genap, Petugas Bagikan Brosur

Rimanews - Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta mulai melakukan ujicoba kebijakan pengendalian lalu lintas ganjil genap hari ini. Kebijakan ini hanya sementara sebelum diberlakukannya sistem jalan berbayar atau Enterprise Resource Planning (ERP) diterapkan.

Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan, tahapan penerapan ganjil genap ini yakni minggu pertama pembagian brosur kepada pengendara mekanisme pemberlakuan, pengawasan, mekanis hingga sanksi apabila melanggar. Minggu kedua kita teguran secara lisan dan minggu ketiga teguran secara tertulis.

"Hari ini kami lakukan sosialisasi dengan pembagian brosur kepada pengendara yang melintas," kata Andri, di Monas, seperti yang dikutip dari laman beritajakarta.com, Rabu (27/07/2016).

Ujicoba ini dilakukan mulai tanggal 27 Juli hingga 26 Agustus dan selanjutnya pemberlakuan mulai dilakukan tanggal 30 Agustus 2016 mendatang dan akan dilakukan penegakan hukum oleh Kepolisian.

"Implementasi penerapan ganjil genap akan dilakukan 30 Agustus 2016 mendatang," tandasnya.

Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta mulai melakukan ujicoba kebijakan pengendalian lalu ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-27T08:02:24+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160727/294715/Awal-Pemberlakuan-Ganjil-Genap-Petugas-Bagikan-Brosur
Gempa 3,9 Skala Richter Guncang Sumba Timur

Rimanews - Gempa bumi berkekuatan 3,9 skala Richter mengguncang wilayah Kabupaten Sumba Timur Nusa Tenggara Timur, Rabu pukul 06.32 WITA.

"Gempa berkekuatan 3,9 SR itu terjadi di Kabupaten Sumba Timur, Pulau Sumba," kata Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas 1 Kupang, Sumawan.

Dari data yang dilaporkan, gempa berkekuatan 3,9 SR yang tak berpotensi tsunami itu berada di lokasi 10.01 Lintang Selatan (LS) dan 120.84 Bujur Timur (BT). 

Dari radar yang dibaca di Stasiun Geofisika Kelas 1 Kupang, terdata pusat gempa terjadi di 55 kilometer tenggara Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur.

Terkait dengan kedalamannya, dia menjelaskan bahwa gempa berkekuatan 3,9 SR itu berada di kedalaman 10 kilometer di bawah permukaan laut.

NTT hampir secara keseluruhan akhir-akhir ini sering diguncang gempa. Namun, kata dia, tidak dalam skala yang besar.

Akan tetapi, intensitas dan lokasi gempanya dalam sehari bisa terjadi sebanyak tiga kali. Oleh karena itu, pihaknya mememinta masyarakat selalu mewaspadai akan hal tersebut.

Gempa yang terjadi akhir-akhir ini di NTT karena provinsi berbasis kepulauan itu masuk dalam sistem tektonik Indonesia.

"Jadi, jangan salah kalau gempa di NTT sering terjadi, baik di Pulau Timor, Pulau Alor, Sumba, Flores, maupun pulau lainnya di NTT," ujarnya.

Masyarakat juga dimintai untuk selalu mewaspadai gempa-gempa kecil yang terus-menerus terjadi di NTT.

Gempa bumi berkekuatan 3,9 skala Richter mengguncang wilayah Kabupaten Sumba Timur Nusa Tenggara ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-27T06:22:45+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160727/294693/Gempa-3-9-Skala-Richter-Guncang-Sumba-Timur
Peristiwa
Kerusuhan di Tanjung Balai Bukti Hilangnya Kultur Toleransi

Rimanews - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Djan Faridz mengaku prihatin dan sangat menyayangkan terjadinya tragedi kerusuhan pembakaran rumah dan tempat ibadah etnis tertentu di Tanjung Balai, Sumatera Utara, Sabtu (30/7). Menurut Djan, kerusuhan tersebut menjadi bukti bagi hilangnya budaya toleransi.

"Peristiwa ini disebabkan masyarakat telah kehilangan kultur toleransi antar umat beragama," kata Djan Faridz dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Minggu (31/7/2016).

Tragedi kerusuhan yang awalnya dipicu oleh protes seorang warga etnis tertentu atas berkumandangnya adzan di masjid yang berada di depan rumahnya menyebabkan ketersinggungan dan kemarahan umat Islam yang berujung terjadi peristiwa pembakaran rumah dan vihara.

Menurut dia, Islam yang ada di Nusantara telah memiliki kultur panggilan adzan dikumandangkan lewat pengeras suara. Adzan bagi umat Islam bukan sekedar panggilan sholat tapi juga syiar suci atas nama Allah, sangat menggugah batin umat Islam.

Oleh karena itu, menggugatnya atau melarangnya berarti mengusik batin keyakinan umat Islam. "Jangan ada orang yang memancing di air keruh menyangkut soal SARA. Karena dampak kerusakan sosialnya amat parah, baik secara fisik maupun secara psikologis," katanya mengingatkan.

Ia pun berharap adanya saling memahami kultur dan tradisi agama masing-masing guna mencegah terjadinya kesalahpahaman dan kesewenang-wenangan antar umat beragama. 

"Setiap agama memiliki tatacara ibadah dengan kultur yang berbeda. Di sinilah letak pemahaman untuk toleransi antar umat beragama. Jika ini dipahami maka peristiwa di Tanjungbalai tidak akan terjadi. Kerusuhan di Tanjungbalai jika tidak disikapi dengan serius, hati-hati dan cepat, baik oleh aparat, pemerintah dan tokoh agama, maka akan bisa meluas menjadi konflik ras dan gejolak kebencian atas etnis tertentu. Ini justru resonansinya akan jauh lebih berbahaya bagi keutuhan NKRI," jelas Djan.

Sebagai Ketua Umum Partai Islam, PPP menghimbau untuk menjaga keutuhan dan persatuan dalam masyarakat, maka diperlukan sikap saling menghormati dan saling menghargai, sehingga gesekan-gesekan yang dapat menimbulkan pertikaian dapat dihindari.

"Masyarakat juga dituntut untuk saling menjaga hak dan kewajiban diantara mereka antara yang satu dengan yang lainnya," katanya.

Sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945 pasal 29 ayat 2 disebutkan bahwa "Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu".

Ia mencontohkan, bahwa toleransi dan penghormatan pada kultur agama sangat besar di Indonesia dibandingkan dengan negara-negara lain, dimana negara memberikan hari libur nasional bagi hari-hari besar agama-agama yang ada di Indonesia.

"Oleh karenanya, kita sebagai warga negara sudah sepatutnya menjunjung tinggi sikap saling toleransi antar umat beragama dan saling menghormati antar hak dan kewajiban termasuk kultur dan tradisi agama yang ada diantara kita demi keutuhan negara. Adanya dalil adagium toleransi dalam Islam yakni, "Lakum dinukum waliyadin". Bagimu agamamu dan bagi kami agama kami," ucapnya.

Djan juga mengajak umat Islam agar tidak cepat terprovokasi, reaktif serta anarkis yang melampaui kewenangan aparat. "Marilah kita tampilkan wajah Islam yang ramah, santun dan penuh kasih sayang sebagaimana contoh yang ditunjukkan Rasulullah SAW dalam kehidupan beragama dan bernegara di Madinah, karena Islam Rahmatan lil alamin," ujar Djan.

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Djan Faridz mengaku prihatin dan sangat menyayangkan ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-31T03:59:29+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160731/295535/Kerusuhan-di-Tanjung-Balai-Bukti-Hilangnya-Kultur-Toleransi
Tokoh NU Kiai Mas Subadar Wafat, PBNU Imbau Shalat Ghaib

Rimanews - Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Kiai Haji Mas Subadar meninggal dunia pada usia 74 tahun pada Sabtu (30/7/2016) malam di kediamannya, Pasuruan, Jawa Timur. Berkaitan dengan kabar duka tersebut, PBNU menginstruksikan kepada seluruh pengurus wilayah dan cabang Nahdlatul Ulama agar menyelenggarakan shalat ghaib untuk mendoakan almarhum.

"Pengurus Besar Nahdlatul Ulama menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya KH Mas Subadar, Rais Syuriyah PBNU," demikian surat instruksi dari PBNU yang ditandatangani oleh Ketua Umum, KH Said Aqil Siroj, di Jakarta.

Menurut keterangan laman resmi NU, almarhum yang juga merupakan pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Ulum di Pasuruan itu adalah tokoh yang sering ditunjuk sebagai juru bicara para kiai karena dikenal mempunyai tutur kata halus dan argumentatif.

KH Mas Subadar sudah menjadi anak yatim pada usia tiga bulan dan belajar mengaji ilmu lainnya di Pesantren Lirboyo, Kediri. Pada usia 25 tahun, namanya sudah mulai dikenal di kalangan pengurus petinggi NU saat menjabat sebagai ketua Gerakan Pemuda Anshor di tempat kelahirannya.

Setelah sempat tidak aktif beberapa tahun, KH Mas Subadar terpilih menjadi Rois Syuriyah NU Cabang Pasuran pada 1980 yang kemudian diteruskan menjadi Wakil Rais Syuriyah NU Jawa Timur.

Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Kiai Haji Mas Subadar meninggal dunia pada usia 74 ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-31T02:01:50+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160731/295533/Tokoh-NU-Kiai-Mas-Subadar-Wafat-PBNU-Imbau-Shalat-Ghaib
BPJS Bogor Gelar Pemeriksaan Kanker Rahim

Rimanews - BPJS Kesehatan Cabang Bogor, Jawa Barat bekerjasama dengan Dinas Kesehatan setempat menyelenggaraan deteksi dini pemeriksaan kanker servik atau leher rahim kepada 12.000 kaum perempuan.

"Ini merupakan program responsif, preventif deteksi dini kanker leher rahim dengan melakukan pemeriksaan IVA dan 'Papsmear' kepada para perempuan yang ada di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor," kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Utama Bogor Mahat Kusumadi di Bogor, Sabtu (30/7/2016).

IVA adalah inspeksi visual dengan asam asetat, sedangkan Papsmear adalah Pap smear adalah suatu pemeriksaan kesehatan wanita dengan mengambil sedikit lendir leher rahim melalui proses tertentu serta pemeriksaan dibawah mikroskop akan diperiksa perubahan sel-sel permukaan leher rahim.

Ia mengatakan, sasaran program ini ditujukan untuk IVA sebanyak 12.000 perempuan dan 300 papsmear. Kegiatan pemeriksaan dilangsungkan di seluruh Puskesmas di wilayah Kota Bogor, sedangkan wilayah Kabupaten Bogor dilaksanakan di Laboratorium Sito dan Kimia Farma.

"Program ini merupakan bakti sosial BPJS Kesehatan yang secara serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia dimulai sejak Jumat (29/7) kemarin," katanya.

Menurutnya, program tersebut ditujukan untuk menurunkan angka kanker leher rahim yang 34,4 persen menjadi penyebab kematian perempuan di Indonesia. Yang menjadi persoalan, minimnya kesadaran kaum perempuan memeriksakan sejak dini agar tidak memasuki stadium lanjut.

"Kebanyakan masyarakat kita datang ke rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya dalam kondisi sudah stadiun lanjut, sehingga peluang kesembuhan menjadi kecil," ujarnya.

Melalui program ini, lanjut Mamat, BPJS Kesehatan mendorong agar masyarakat memeriksakan dirinya sejak dini, agar resiko kematian dari kanker tersebut dapat diminimalisir.

BPJS Kesehatan Cabang Bogor, Jawa Barat bekerjasama dengan Dinas Kesehatan setempat menyelenggaraan ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-31T01:13:23+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160731/295532/BPJS-Bogor-Gelar-Pemeriksaan-Kanker-Rahim
Telah Launching Rimanews Android Apps
http://play.google.com/store/apps/details?id=adt.satuempat.rimanews&hl=en
hl=en
800
800
rimanews.com
600
60
2015-11-12T13:53:22+0700
http://rimanews.com/redirect?id_adv=48
Sakit Asma Tak Kunjung Sembuh, Hasan Tewas Gantung Diri

Rimanews - Hasan (57), warga Desa Sebubus, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, mengakhiri hidupnya menggantung diri dengan seutas tali diduga karena sakit asma yang berkelanjutan.

"Sekitar pukul 09.30 WIB kita mendapat laporan dari warga ada kasus bunuh diri dan kita langsung ke TKP," ujar KSPK Polsek Paloh, Aiptu Wasli saat dihubungi di Sambas, Kalimantan Barat, Sabtu (30/07/2016).

Wasli menjelaskan korban ditemukan cucunya sudah tidak bernyawa sekitar setengah jam sebelumnya.

"Ia tinggal sendiri. Menurut keluarga cucunya memang keseharian sering ke rumah kakeknya. Tadi pagi cucunya kaget melihat sang kakek sudah tidak bernyawa dengan tali di leher," tuturnya.

Dikatakan Wasli berdasarkan informasi yang digali pihaknya kepada keluarga, pelaku bunuh diri mungkin karena sudah tidak tahan menahan penyakit asma.

"Dugaan berat memang karena sakit asma terlalu lama dia jadi nekat bunuh diri," terangya.

Diceritakannya, setelah berada di TKP korban langsung diamankan dan divisum. Berdasarkan hasil visum paparnya tidak ditemukan ada tindakan kekerasan yang mengarah pada pembunuhan.

"Hasil visum ini murni bunuh diri. Pelaku bunuh diri setelah divisum kita serahkan kepada pihak keluarga dan sore oleh pihak keluarga sudah dimakamkan," kata dia.

Adanya kasus bunuh diri dan partisipasi masyarakat segera melaporkan ke pihak berwajib dan tanpa mengganggu pelaku dan TKP ia sangat mengapresiasi.

"Saat ini masyarakat sudah paham dan cepat melapor. Ini tentu memudahkan kita dalam mengatasi masalah dan penyidikan. Ke depan harapan kita apapun masalahnya segara melapor ke pihak kita," katanya.

Hasan (57), warga Desa Sebubus, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, mengakhiri hidupnya menggantung ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-30T21:51:04+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160731/295520/Sakit-Asma-Tak-Kunjung-Sembuh-Hasan-Tewas-Gantung-Diri
Ledakan Bom di Aceh Lukai Dua Bocah

Rimanews - Ledakan diduga dari bom peluru pelontar terjadi di Desa Meutulang, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, Sabtu (30/7/2016) sehingga menyebabkkan dua bocah luka-luka.

Kapolres Aceh Barat AKBP Teguh Priyambodo Nugroho melalui Kapolsek Kaway XVI Iptu Ismail mengatakan dalam peristiwa ini dua orang korban merupakan anak-anak terluka terkena serpihan bom jenis LGM (peluru pelontar).

"Bom itu sejenis LGM, kemungkinan sisa konflik yang ditemukan anak-anak dalam sungai, kemungkinan mereka melempar benda itu ke batu lalu meledak dengan jarak sekitar empat meter, itu terlihat dari kondisi luka korban,"katanya.

Bocah tersebut yakni Samsuar (12) dan Fahrul Alam (16), keduanya mengalami luka-luka di bagian wajah dan kaki. Beruntung saat kejadian banyak saksi mata yang segera memberi pertolongan dan melarikan korban ke rumah saki pada pukul 15.10 WIB.

Kedua bocah yang masih duduk di bangku sekolah Kelas II MTsN itu menemukan bom LGM dalam sungai saat sedang mandi sambil mencari ikan di sungai.

Melihat benda dalam air itu salah satu dari anak ini mengambil dan mengangkatnya ke darat karena penasaran dengan bentuk dan warnanya mereka mencoba memukul-mukul dengan batu dan terakhir dilempar dengan keras ke sebuah batu besar sehingga meledak.

"Saat kejadian saya berjarak sekitar 400 meter dari TKP, kemudian begitu terdengar suara ledakan kami ke sungai dan melihat dua orang anak itu sudah jatuh, kondisinya macam terkena serpihan," kata Riko salah seorang mahasiswa UTU yang sedang mengikuti kuliah kerja nyata (KKN) di desa setempat.

Menurut keterangan pihak medis RSU Cut Nyak Dhien Meulaboh bahwa korban masih tersadar saat diberi perawatan di ruang Unit Gawat Darurat (UGD).

Ledakan diduga dari bom peluru pelontar terjadi di Desa Meutulang, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-30T22:00:30+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160730/295522/Ledakan-Bom-di-Aceh-Lukai-Dua-Bocah
Presiden Jokowi: MTQ Harus Mampu Membumikan Al Quran

Rimanews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin agar penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional XXVI di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) mampu membumikan Al Quran.

"MTQ Nasional harus mampu membumikan Al Quran sehingga lebih mudah dipahami dan dilaksanakan oleh masyarakat kita," kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan dalam acara pembukaan MTQ Tingkat Nasional ke-26 yang dilangsungkan di Astaka Utama Islamic Centre, Mataram, Sabtu (31/07/2016) malam.

Presiden menyatakan memiliki harapan yang besar bahwa MTQ yang telah membudaya di tengah masyarakat di Tanah Air selain berkembang dari segi syiar dan kualitas penyelenggaraannya juga dapat mewarnai wajah umat Islam dan bangsa Indonesia.

Menurut dia, tujuan dan makna kegiatan MTQ bukan sekadar prestasi yang utama.

"Namun yang lebih utama lagi adalah syiar dan dakwah tentang bagaimana membumikan Al-Quran," katanya.

Mantan Gubernur DKI itu ingin agar Al Quran dijadikan sebagai nafas, sebagai pegangan hidup yang hakiki, dan sebagai kepribadian masyarakat Muslim di Tanah Air.

Ia menyayangkan sekarang ini masih banyak orang mudah mencela, mudah mengumpat, mudah merendahkan orang lain, mudah mengejek, mudah menjelek-jelekkan orang lain, bahkan sopan santun pun diabaikan.

"Ungkapan pedas, ujaran kebencian yang asal bunyi bertebaran luar biasa khususnya di ranah media sosial. Ungkapan tersebut semakin menghebat saat terjadi konstetasi politik seperti pemilihan gubernur, pemilihan bupati, pemilihan walikota, pemilihan presiden, serta pemilihan anggota legislatif," katanya.

Kandidat lain, kata Presiden, tidak lagi dilihat sebagai sahabat, teman, atau mitra melainkan dianggap sebagai musuh yang harus dihabisi.

"Selain itu saya berharap agar hakikat makna dan tujuan MTQ kita pegang tegung sehingga Al-Quran benar-benar kita resapi, kita hayati, kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari," katanya.

Sebab, kata Presiden, saat seseorang menggaungkan A -Quran maka sebenarnya sedang mengagungkan nilai-nilai kemanusiaan, nilai-nilai kesalehan sosial, nilai-nilai yang mengutamakan pembelaan pada yang lemah, fakir, dan miskin bukan nilai-nilai keserakahan seperti mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya.

Pada kesempatan itu, Presiden memberikan sambutan dan pemukulan gendeng beleg sebagai tanda peresmian Pembukaan MTQ Tingkat Nasional XXVI Tahun 2016.

Setelah pemukulan gendeng beleg oleh Presiden juga disajikan atraksi 26 penabuh gendang beleg.

Pejabat yang mendampingi Presiden pada acara itu yakni Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Gubernur NTB TGB Zainul Majdi.

Pembukaan MTQ Nasional dan Konferensi Islam Internasional Washatiyah itu juga dihadiri 30 duta besar dari negara sahabat, terutama dari negara-negara Timur Tengah dan para gubernur dan bupati/wali kota dari berbagai provinsi di Tanah Air.

Acara tersebut juga disaksikan sekitar 5.000 orang dari para kafilah, termasuk masyarakat NTB.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin agar penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-30T22:24:47+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160730/295524/Presiden-Jokowi-MTQ-Harus-Mampu-Membumikan-Al-Quran
Jokowi Berharap Universitas Islam Internasional Jadi Sumber Ilmu

Rimanews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan sudah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) pendirian Universitas Islam Internasional, dengan harapan universitas itu akan menjadi sumber ilmu, sumber kajian Islam, sumber cahaya moral Islam, dan benteng bagi tegaknya nilai-nilai Islam yang berkeseimbangan, Islam yang toleran, dan Islam yang egaliter.

"Oleh sebab itu saya sudah mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) tentang pendirian Universitas Islam Internasional," kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan dalam acara Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional ke-26 di Astaka Utama Islamic Centre, Kota Mataram, NTB, Sabtu (30/7/2016) malam.

Pada kesempatan itu, Presiden mengatakan sudah saatnya menjadikan Indonesia sebagai sumber pemikiran Islam dan sumber pembelajaran Islam di dunia.

"Sudah saatnya Indonesia menjadi sumber pemikiran Islam dunia, menjadi sumber pembelajaran Islam dunia, negara lain harus juga melihat dan belajar Islam di Indonesia," ucap Presiden. 

Hal itu, menurut Presiden, karena Islam di Indonesia sudah seperti resep obat yang paten yakni Islam washatiyah, Islam yang moderat.Sedangkan, kata dia, kalau dilihat negara-negara lain masih mencari-cari formula Islam yang ideal.

Presiden juga berharap MTQ Nasional mampu menyejukkan hati masyarakat sebagaimana hati yang melafalkan Al-Quran. "Kita pun ingin kehidupan berbangsa dan bernegara juga sejuk damai dan indah," katanya.

Menghadapi tantangan ke depan yang semakin sulit, Presiden mengajak seluruh pihak untuk menjaga kebersamaan dalam berbangsa dan bernegara sekaligus menjaga optimisme.

"Jadikan MTQ Nasional dan Konferensi Islam Internasional Washatiyah sebagai stimulan untuk meningkatkan penghayatan, kecintaan, dan pengamalan ajaran Islam yang rakhmatan lil alamin," katanya.

Setelah rampung memberikan sambutan, Presiden memukul gendeng beleg sebagai tanda peresmian Pembukaan MTQ Tingkat Nasional XXVI Tahun 2016.

Pembukaan MTQ Nasional dan Konferensi Islam Internasional Washatiyah itu juga dihadiri 30 duta besar dari negara sahabat, terutama dari negara-negara Timur Tengah dan para gubernur dan bupati/wali kota dari berbagai provinsi di Tanah Air.

Acara tersebut juga disaksikan sekitar 5.000 orang dari para kafilah, termasuk masyarakat NTB.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan sudah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) pendirian ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-30T21:31:15+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160730/295515/Jokowi-Berharap-Universitas-Islam-Internasional-Jadi-Sumber-Ilmu
Menag: MTQ Ini Mirip Cara Wali dalam Berdakwah Lewat Tilawah

Rimanews - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional XXVI Mataram, Nusa Tenggara Barat melestarikan jenis dakwah budaya sebagaimana telah dicontohkan oleh Walisongo.

"MTQ ini mirip cara wali dalam berdakwah lewat tilawah," kata Lukman dalam acara pembukaan MTQN XXVI Mataram, Sabtu (30/07/2016).

Menurut dia, berdakwah bisa dengan berbagai cara selama itu baik termasuk lewat seni baca Al quran.

Lukman mengatakan MTQN saat ini telah berkembang. Salah satu tolok ukurnya kategori lomba sudah semakin banyak atau tidak hanya cabang tilawah.

Dari semula kategori tilawah, kini sudah ada tujuh cabang. Keragaman cabang MTQN itu berkembang untuk kategori selain tilawah, di antaranya hafalan Al Quran, tafsir Al Quran, penulisan makalah ilmiah Al Quran, khat ayat Al Quran, syarhil Quran dan fahmil Quran.

Dari pengembangan kategori, kata Lukman, dapat semakin mendekatkan umat kepada Al Quran. Dengan begitu, umat Islam akan semakin memahami Al Quran yang berisi ajaran Islam dengan kasih sayangnya atau "rahmatan lil'alamin".

"Rahmat memiliki makna kedamaian dan kemakmuran. Inilah seharusnya Indonesia menuju 'baldatun toyyibun wa rabbun ghafur' yang bisa terwujud jika kita bisa melakukan revolusi mental dalam memaknai rahmat," kata dia.

Pengembangan lain dari MTQN kali ini adalah penerapan teknologi informasi e-MTQ yang meningkatkan transparansi perlombaan tilawatil quran tingkat nasional.

"Mari kita jadikan MTQ mulia yang membawa Al quran sebagai penyejuk yamg menenteramkan," kata dia.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional XXVI Mataram, ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-30T21:34:38+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160730/295516/Menag-MTQ-Ini-Mirip-Cara-Wali-dalam-Berdakwah-Lewat-Tilawah
Berita Terkait
Risma: SMK Itu Bukan Golongan yang Tersisih

Rimanews - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyayangkan masih banyaknya permohonan Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur mitra warga yang masuk ke meja kerjanya.

"Kami menyayangkan banyaknya warga yang memaksakan masuk ke SMA di pusat kota, padahal nilainya sangat rendah. Ada sekitar 2.000 permohonan mitra warga yang masuk ke meja saya," katanya di Surabaya, Kamis (07/07/2016).

Menurut dia, di luar negeri kalau nilai akademiknya dirasa kurang, mereka akan beralih ke sekolah vokasional (kejuruan). Fenomena maraknya warga yang memaksakan diri memasukkan anaknya ke SMA dikarenakan masih minimnya kesadaran akan potensi SMK.

"SMK justru punya keunggulan tersendiri," katanya.

Ia mengatakan lulusan SMK punya pilihan melanjutkan ke kuliah, tapi juga sudah siap bila langsung kerja. "Jadi, SMK itu bukan golongan yang tersisih," ujarnya.

Diketahui kuota mitra warga yang ditetapkan Dinas Pendidikan Surabaya hanya 5 persen dari total pagu sekolah. Pendaftaran jalur mitra warga, satu lokasi, dan inklusi dilakukan di sekolah yang dituju.

Jalur mitra warga khusus bagi warga Kota Surabaya. Salah satu syarat pendaftaran membawa kartu keluarga (KK) Surabaya, hingga surat keterangan miskin (SKM) yang masih berlaku.

Untuk jalur mitra warga, ada survei ke lapangan untuk mengecek kebenaran data kurang mampu. Setelah hasil data survei itu, pendaftar juga bakal diterima berdasarkan rangking hasil Ujian Nasional.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyayangkan masih banyaknya permohonan Pendaftaran Penerimaan ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-07T22:52:31+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160708/290938/Risma-SMK-Itu-Bukan-Golongan-yang-Tersisih
Pemudik Masih Menumpuk di Gerbang Tol Pandaan Surabaya

Rimanews - Arus balik Lebaran masih terasa di simpang empat pintu masuk jalan tol Pandaan, Surabaya. Kendaraan masih menumpuk sepanjang tiga kilometer di gerbang Tol.

"Dinas Perhubungan (Dishub) telah melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan panjang, yaitu dengan mempercepat pergantian lampu merah," kata Kepala Dishub Kabupaten Pasuruan, Heri Yitno, di Pasuruan, Senin (11/07/2016).

Pada masa mendatang, pihaknya telah merencanakan untuk membebaskan lahan pada titik simpang empat Taman Dayu Pandaan, sehingga pada titik tersebut bisa dilebarkan hingga empat lajur.

"Proses pembebasan lahan saat ini sudah berlangsung. Namun pembangunannya akan dilakukan pada akhir tahun 2016 atau awal 2017," kata Heri Yitno.

Kanit Patroli Polres Pasuruan, Iptu Gede Sukana menambahkan, kemacetan arus lalu lintas tersebut terjadi karena tingginya volume kendaraan.

"Untuk mengantisipasi pada ruas jalur tersebut, kami telah memasang barikade pada persimpangan jalan agar tidak digunakan untuk putar balik pengendara," ujarnya.

Meski terjadi kepadatan, lanjutnya, arus lalu lintas relatif lancar, namun pihaknya masih memasang barikade di jalur Purwodadi hingga Pandaan agar tidak digunakan untuk putar balik arah pengendara.

"Kemacetan arus lalu lintas dari Malang ini terjadi sejak di jalur Purwodadi-Purwosari. Setelah melewati simpang tiga Purwosari arus lalu lintas kembali menumpuk di kawasan Sukorejo hingga Pandaan," paparnya.

Seorang pengendara asal Surabaya, Slamet Wahyudi mengaku harus rela menghadapi kemacetan di jalur Malang-Pandaan sejauh 40 KM yang harus ditempuh sekitar tiga jam.

"Kendaraan berhenti lama mulai di Sukorejo karena ruas jalan yang sempit. Perjalanan dari Malang sampai Pandaan lebih dari tiga jam," tandasnya.

Arus balik Lebaran masih terasa di simpang empat pintu masuk jalan tol Pandaan, Surabaya. Kendaraan ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-11T08:04:59+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160711/291349/Pemudik-Masih-Menumpuk-di-Gerbang-Tol-Pandaan-Surabaya
Ribuan Pemudik Diberangkatkan dari PDIP

Rimanews - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan memberangkatkan 4.200  pemudik dari Lenteng Agung, Jakarta Selatan hari ini.

Mereka diberangkatkan langsung dengan 76 bus berukuran besar dengan titik tujuan Jawat Tengah, Jawa Timur, dan Sumatera.

"Kita doakan berangkat selamat, kembali dengan selamat, semoga berbahagia bertemu sanak famili di kampung halaman," ujar Ketua DPP PDI P Bidang Organisasi dan Pengkaderan, Djarot Saiful Hidayat saat melepas beberapa bus, Sabtu (2/07/2016).

Djarot yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI itu menjelaskan, tujuan dilakukannya program mudik gratis ini merupakan salah satu penerapan fungsi gotong royong oleh PDIP berdasarkan Pancasila.

"Dalam ideologi Pancasila, kita selalu terapkan fungsi-fungsi gotong royong untuk bantu orang apalagi banyak masyarakat yang sulit dapatkan tiket untuk mudik, untuk kembali ke daerah, kita bantu itu dan kegiatan ini rutin dilakukan tiap tahun," tuturnya.

Untuk tahun depan, PDIP akan kembali melakukan program ini dimana kereta api dan bus tetap dijadikan prioritas sebagai moda transportasi untuk mengangkut pemudik.

"‪Kita tetap utamakan moda KA dan bus tahun depan. Kita sounding lewat media massa untuk ajak masyarakat. Tidak ada syarat tertentu, enggak harus anggota PDIP, tapi tetap tergantung kemampuan kita sediakan seatnya," tukasnya.    

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan memberangkatkan 4.200  pemudik dari Lenteng Agung, ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-02T14:20:51+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160702/290275/Ribuan-Pemudik-Diberangkatkan-dari-PDIP
Kerusuhan di Tanjung Balai Bukti Hilangnya Kultur Toleransi

Rimanews - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Djan Faridz mengaku prihatin dan sangat menyayangkan terjadinya tragedi kerusuhan pembakaran rumah dan tempat ibadah etnis tertentu di Tanjung Balai, Sumatera Utara, Sabtu (30/7). Menurut Djan, kerusuhan tersebut menjadi bukti bagi hilangnya budaya toleransi.

"Peristiwa ini disebabkan masyarakat telah kehilangan kultur toleransi antar umat beragama," kata Djan Faridz dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Minggu (31/7/2016).

Tragedi kerusuhan yang awalnya dipicu oleh protes seorang warga etnis tertentu atas berkumandangnya adzan di masjid yang berada di depan rumahnya menyebabkan ketersinggungan dan kemarahan umat Islam yang berujung terjadi peristiwa pembakaran rumah dan vihara.

Menurut dia, Islam yang ada di Nusantara telah memiliki kultur panggilan adzan dikumandangkan lewat pengeras suara. Adzan bagi umat Islam bukan sekedar panggilan sholat tapi juga syiar suci atas nama Allah, sangat menggugah batin umat Islam.

Oleh karena itu, menggugatnya atau melarangnya berarti mengusik batin keyakinan umat Islam. "Jangan ada orang yang memancing di air keruh menyangkut soal SARA. Karena dampak kerusakan sosialnya amat parah, baik secara fisik maupun secara psikologis," katanya mengingatkan.

Ia pun berharap adanya saling memahami kultur dan tradisi agama masing-masing guna mencegah terjadinya kesalahpahaman dan kesewenang-wenangan antar umat beragama. 

"Setiap agama memiliki tatacara ibadah dengan kultur yang berbeda. Di sinilah letak pemahaman untuk toleransi antar umat beragama. Jika ini dipahami maka peristiwa di Tanjungbalai tidak akan terjadi. Kerusuhan di Tanjungbalai jika tidak disikapi dengan serius, hati-hati dan cepat, baik oleh aparat, pemerintah dan tokoh agama, maka akan bisa meluas menjadi konflik ras dan gejolak kebencian atas etnis tertentu. Ini justru resonansinya akan jauh lebih berbahaya bagi keutuhan NKRI," jelas Djan.

Sebagai Ketua Umum Partai Islam, PPP menghimbau untuk menjaga keutuhan dan persatuan dalam masyarakat, maka diperlukan sikap saling menghormati dan saling menghargai, sehingga gesekan-gesekan yang dapat menimbulkan pertikaian dapat dihindari.

"Masyarakat juga dituntut untuk saling menjaga hak dan kewajiban diantara mereka antara yang satu dengan yang lainnya," katanya.

Sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945 pasal 29 ayat 2 disebutkan bahwa "Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu".

Ia mencontohkan, bahwa toleransi dan penghormatan pada kultur agama sangat besar di Indonesia dibandingkan dengan negara-negara lain, dimana negara memberikan hari libur nasional bagi hari-hari besar agama-agama yang ada di Indonesia.

"Oleh karenanya, kita sebagai warga negara sudah sepatutnya menjunjung tinggi sikap saling toleransi antar umat beragama dan saling menghormati antar hak dan kewajiban termasuk kultur dan tradisi agama yang ada diantara kita demi keutuhan negara. Adanya dalil adagium toleransi dalam Islam yakni, "Lakum dinukum waliyadin". Bagimu agamamu dan bagi kami agama kami," ucapnya.

Djan juga mengajak umat Islam agar tidak cepat terprovokasi, reaktif serta anarkis yang melampaui kewenangan aparat. "Marilah kita tampilkan wajah Islam yang ramah, santun dan penuh kasih sayang sebagaimana contoh yang ditunjukkan Rasulullah SAW dalam kehidupan beragama dan bernegara di Madinah, karena Islam Rahmatan lil alamin," ujar Djan.

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Djan Faridz mengaku prihatin dan sangat menyayangkan ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-31T03:59:29+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160731/295535/Kerusuhan-di-Tanjung-Balai-Bukti-Hilangnya-Kultur-Toleransi
Tokoh NU Kiai Mas Subadar Wafat, PBNU Imbau Shalat Ghaib

Rimanews - Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Kiai Haji Mas Subadar meninggal dunia pada usia 74 tahun pada Sabtu (30/7/2016) malam di kediamannya, Pasuruan, Jawa Timur. Berkaitan dengan kabar duka tersebut, PBNU menginstruksikan kepada seluruh pengurus wilayah dan cabang Nahdlatul Ulama agar menyelenggarakan shalat ghaib untuk mendoakan almarhum.

"Pengurus Besar Nahdlatul Ulama menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya KH Mas Subadar, Rais Syuriyah PBNU," demikian surat instruksi dari PBNU yang ditandatangani oleh Ketua Umum, KH Said Aqil Siroj, di Jakarta.

Menurut keterangan laman resmi NU, almarhum yang juga merupakan pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Ulum di Pasuruan itu adalah tokoh yang sering ditunjuk sebagai juru bicara para kiai karena dikenal mempunyai tutur kata halus dan argumentatif.

KH Mas Subadar sudah menjadi anak yatim pada usia tiga bulan dan belajar mengaji ilmu lainnya di Pesantren Lirboyo, Kediri. Pada usia 25 tahun, namanya sudah mulai dikenal di kalangan pengurus petinggi NU saat menjabat sebagai ketua Gerakan Pemuda Anshor di tempat kelahirannya.

Setelah sempat tidak aktif beberapa tahun, KH Mas Subadar terpilih menjadi Rois Syuriyah NU Cabang Pasuran pada 1980 yang kemudian diteruskan menjadi Wakil Rais Syuriyah NU Jawa Timur.

Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Kiai Haji Mas Subadar meninggal dunia pada usia 74 ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-31T02:01:50+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160731/295533/Tokoh-NU-Kiai-Mas-Subadar-Wafat-PBNU-Imbau-Shalat-Ghaib
Menghindarkan Indonesia sebagai Pasar Teroris

Sudah bukan barang baru bila setiap kejadian aksi teror, ribuan bahkan jutaan informasi baik palsu maupun fakta dapat dilihat melalui internet.

Masyarakat yang terhubung dengan dunia maya dengan mudah menyantap suguhan aksi terorisme di berbagai perangkat digital yang mereka bawa.

Internet telah membuat informasi dan komunikasi menjadi semakin luas. Kabar di suatu tempat, hanya dalam hitungan detik telah menyebar ke berbagai belahan dunia.

Inilah salah satu media yang menarik bagi para teroris. Sebuah media yang mampu menjangkau seluruh pelosok dunia untuk menyebarkan pesannya.

Sementara terorisme menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti penggunaan kekerasan untuk menimbulkan ketakutan dalam usaha mencapai tujuan (terutama tujuan politik).

Dalam kajian, terorisme membutuhkan sejumlah syarat. Pertama membutuhkan media untuk menyampaikan pesan kekerasan yang mereka jalankan.

Pesan tersebut hanya akan sampai bila ada media yang mengkomunikasikan. Semakin luas media tersebut dapat diakses semakin menarik untuk digunakan.

Kedua, aksi terorisme membutuhkan penonton (publik). Pertunjukan teror tersebut dapat menjadi propaganda menyebarkan rasa takut kepada publik maupun untuk menginspirasi dan merekrut para teroris baru.

Kini untuk membenamkan ideologi teroris, tidak lagi membutuhkan tatap muka secara fisik. Cukup dengan menggunakan komunikasi melalui internet, maka seseorang dapat direkrut menjadi teroris.

Untuk itu, tidak salah bila kemudian internet menjadi teknologi yang populer digunakan oleh para teroris untuk menyampaikan pesannya.

Melalui internet, setiap orang dapat menyebarkan berbagai pemikirannya. Baik melalui teks maupun video. Baik melalui situs-situs maupun jejaring media sosial.

Tantangan Internet Tidak bisa dipungkiri, teknologi informasi dan komunikasi memiliki perkembangan yang sangat dramatis.

Sejak ditemukannya internet, kini teknologi tersebut digunakan hampir setengah populasi manusia dunia, Dalam laporan We Are Social bertajuk Digital in 2016, dari populasi dunia yang mencapai 7,4 miliar orang, terdapat 3,4 miliar pengguna internet di seluruh belahan dunia.

Di Indonesia dengan populasi 259 juta jiwa, terdapat sekitar 88,1 juta pengguna internet atau sekitar 30 persen. Laporan itu menyatakan pengguna internet aktif di Indonesia meningkat 15 persen dibandingkan Januari 2015 silam.

Hal itu didorong oleh penetrasi internet yang mencapai 34 persen, lebih tinggi dibandingkan tahun lalu yang sebesar 28 persen.

Data dari We Are Social tersebut juga menyampaikan orang Indonesia rata-rata menggunakan internet per harinya lewat PC atau tablet sekitar 4 jam 42 menit. Sementara waktu yang dihabiskan untuk surfing di ponsel lebih sedikit, yakni 3 jam 33 menit saja.

Sementara itu, pengguna aktif internet di Indonesia berbanding lurus dengan jumlah pengguna media social saat ini. Laporan menyatakan sekitar 79 juta pengguna aktif media sosial di Indonesia. Sementara itu, jumlah pengguna yang mengakses media sosial melalui perangkat mobile ada sekitar 66 juta.

Media-media sosial yang populer kini dijejali oleh jutaan orang diberbagai dunia yang saling terhubung, berkomunikasi secara virtual.

Facebook misalnya, pengguna aktifnya bertambah 60 juta per bulan dan telah melampaui 1,5 miliar pengguna di seluruh dunia.

Youtube, aplikasi berbagi video tersebut sejak 2013 menyatakan telah disesaki lebih dari satu miliar pengguna. Youtube menjadi medium yang sangat popular untuk memberikan tontonan.

Twitter, aplikasi berbagi pesan singkat juga merupakan sosial media yang populer di kalangan pemuda dan pengguna internet. Pengguna twitter diperkirakan mencapai 300 juta dan 50 juta penggunanya berasal dari Indonesia.

Seiring dengan pertumbuhan internet tersebut, maka tak heran bila Kasubdit Pengawasan dan Kontra Propaganda Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Kol (Inf) Dadang Hendrayudha mengatakan, jumlah laman yang berisi tentang terorisme terus meningkat dari tahun ke tahun.

Bila pada 1998 lalu teridentifikasi ada 12 website teroris, dan pada 2003, telah meningkat menjadi 2.650 website. Jumlah itu membengkak menjadi hampir 10 ribu website pada tahun 2014.

Meski pemerintah tidak tinggal diam dalam menghadapi propaganda teroris di dunia maya tersebut. Melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika pemblokiran website teroris dilaksanakan.

Begitu pula bekerjasama dengan sosial media seperti facebook, youtube maupun twitter untuk memblokir secara agresif materi-materi ekstremis.

Namun demikian, di dunia maya seperti mengamini ungkapan mati satu tumbuh seribu.

Masalah propaganda terorisme bukan hanya masalah Indonesia tapi juga masalah dunia. PBB juga memiliki perhatian yang sama terkait hal ini.

Industri di dunia internet pun hingga saat ini juga tidak memiliki jurus sakti yang mampu menghadang propaganda teroris 100 persen.

Seperti diungkapan Wakil Presiden Microsoft Corporation Stephen Crown saat bertemu Dewan Keamanan PBB, tidak ada senjata pamungkas untuk menghentikan pelaku teror menggunakan internet.

"Seandainya ada penyelesaian yang mantap, industri tentu telah memanfaatkannya," kata Crown dalam debat di Dewan Keamanan mengenai kontra-terorisme, Mei 2016 lalu.

Crown memaparkan contoh, dalam waktu 15 menit setelah serangan Paris tahun lalu, ada 7.500 "tweet"; dalam waktu dua pekan, ada satu juga orang yang melihat video di Internet dan memuji serangan tersebut.

Kesadaran Di tengah sulitnya mencegah propaganda teroris di dunia maya, maka upaya yang dapat dilaksanakan adalah meningkatkan kesadaran diri pada setiap individu masyarakat bahaya terorisme.

Anies Baswedan, saat masih menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengatakan senjata paling canggih dalam melawan ekstremisme adalah berpikir kritis (critical thingking).

Sebuah metoda,yang hingga kini justru tidak diajarkan di sekolah-sekolah di Indonesia. Padahal berpikir kritis akan menumbuhkan daya tangkal terhadap hal-hal yang berbau ekstrem.

Tidak tumbuhnya daya kritis membuat masyarakat mudah dikelabui. Tidak heran bila banyak masyarakat mudah percaya begitu saja informasi di dunia maya, bahkan turut serta menyebarkannya dengan sekali klik saja.

Tentu saja upaya pendidikan bukanlah program jangka pendek, namun memiliki tujuan jangka panjang.

Upaya-upaya kesadaran seperti internet sehat, agen perubahan informatika, aksi bela negara tentunya perlu didukung untuk menanamkan nilai-nilai pada masyarakat dalam menghadapi serbuan informasi.

Membangun kesadaraan positif dalam berinternet akan menghindarkan bangsa ini sebagai pasar para teroris.

Oleh: Muhammad Arief Iskandar

Sudah bukan barang baru bila setiap kejadian aksi teror, ribuan bahkan jutaan informasi baik palsu ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-31T06:33:58+0700
http://rimanews.com/nasional/keamanan/read/20160731/295538/Menghindarkan-Indonesia-sebagai-Pasar-Teroris
Foto Video
Indahnya Suasana Matahari Terbit di "Punthuk Mongkrong" Magelang

Rimanews - Wisatawan menikmati suasana matahari terbit di Punthuk Mongkrong, Giri Tengah, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (30/7/2016).

Dataran Tinggi yang terletak di perbukitan Menoreh tersebut menjadi tempat alternatif menikmati matahari terbit di sekitar kawasan Candi Borobudur. 
 

 

Wisatawan menikmati suasana matahari terbit di Punthuk Mongkrong, Giri Tengah, Borobudur, Magelang, ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-30T16:19:08+0700
http://rimanews.com/komunitas/fotovideo/read/20160731/10089/Indahnya-Suasana-Matahari-Terbit-di-Punthuk-Mongkrong-Magelang
Primata Terkecil Dunia Lahir di Taman Safari Indonesia

Rimanews - Bayi kembar Cotton-Top Tamarin yang baru lahir sebulan saat digendong induknya di kandang di Taman Safari Indonesia II Prigen, Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu (30/7/2016).

Cotton-Top Tamarin merupakan salah satu jenis primata terkecil di dunia dan satwa khas Amerika Selatan tersebut melahirkan dua ekor anak kembar.

Bayi kembar Cotton-Top Tamarin yang baru lahir sebulan saat digendong induknya di kandang di Taman ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-30T19:09:14+0700
http://rimanews.com/komunitas/fotovideo/read/20160730/10093/Primata-Terkecil-Dunia-Lahir-di-Taman-Safari-Indonesia
Presiden Jokowi Peringati Hari Keluarga Nasional di Kupang

Rimanews - Presiden Joko Widodo berbincang dengan seorang peserta saat peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-23 di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (30/7/2016).

Harganas tahun 2016 memperkenalkan empat konsep besar yaitu keluarga berkumpul, keluarga berinteraksi, kekuarga berdaya, dan keluarga peduli serta berbagi yang diharapkan menjadi momentum membangun karakter bangsa dan mewujudkan Indonesia sejahtera.

Presiden Joko Widodo berbincang dengan seorang peserta saat peringatan Hari Keluarga Nasional ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-30T18:56:39+0700
http://rimanews.com/komunitas/fotovideo/read/20160730/10091/Presiden-Jokowi-Peringati-Hari-Keluarga-Nasional-di-Kupang
Ahok Resmikan Taman Pandang Istana

Rimanews - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengamati prasasti ketika meresmikan Taman Pandang Istana di Silang Monas, Jakarta, Sabtu (30/7/2016).

Pembangun Taman Pandang Istana itu bertujuan sebagai sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan gagasan serta aspirasi melalui kegiatan kreatif dan kolaboratif.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengamati prasasti ketika meresmikan Taman Pandang ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-30T19:03:57+0700
http://rimanews.com/komunitas/fotovideo/read/20160730/10092/Ahok-Resmikan-Taman-Pandang-Istana
Inilah Suasana Pasca Kerusuhan di Tanjung Balai

Rimanews - Kondisi Vihara Tri Ratna yang rusak pasca kerusuhan yang terjadi, di Tanjung Balai, Sumatera Utara, Sabtu (30/7/2016).

Kerusuhan yang terjadi di Tanjung Balai pada Jumat (29/7/2016) menyebabkan sejumlah vihara dan kelenteng rusak.

Kondisi Vihara Tri Ratna yang rusak pasca kerusuhan yang terjadi, di Tanjung Balai, Sumatera Utara, ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-30T18:52:50+0700
http://rimanews.com/komunitas/fotovideo/read/20160730/10090/Inilah-Suasana-Pasca-Kerusuhan-di-Tanjung-Balai-
Sambaran Petir Saat Erupsi Gunung Sinabung

Rimanews - Petir menyambar ketika Gunung Sinabung Erupsi, tampak dari Desa Tiga Pancur, Karo, Sumatera Utara, Kamis (28/7/2016) malam.

Aktifitas Gunung Sinabung berstatus Awas (level IV) masih meningkat ditandai dengan erupsi dan lava pijar yang mengalir di Gunung Sinabung.

Petir menyambar ketika Gunung Sinabung Erupsi, tampak dari Desa Tiga Pancur, Karo, Sumatera Utara, ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-30T16:13:47+0700
http://rimanews.com/komunitas/fotovideo/read/20160730/10088/Sambaran-Petir-Saat-Erupsi-Gunung-Sinabung
Jusuf Kalla Hadiri Musyawarah Adat Batak 2016

Rimanews - Wakil Presiden Jusuf Kalla, menyampaikan sambutan pada Musyawarah Masyarakat Adat Batak 2016, di Simalungun, Parapat, Sumatera Utara, Sabtu (30/7/2016).

Musyawarah yang diikuti perwakilan marga-marga Batak tersebut untuk membahas tentang hukum adat, keberagaman dan kepemilikan atas tanah yang akan disampaikan kepada pemerintah pusat.

Wakil Presiden Jusuf Kalla, menyampaikan sambutan pada Musyawarah Masyarakat Adat Batak 2016, di ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-30T16:08:39+0700
http://rimanews.com/komunitas/fotovideo/read/20160730/10087/Jusuf-Kalla-Hadiri-Musyawarah-Adat-Batak-2016
Ratusan Aparat Gabungan Dikerahkan Dalam Penertiban Pasar Palu

Rimanews - Sejumlah personil Satpol PP membongkar lapak saat penertiban pasar Modern Manonda di Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (30/7/2016).

Pemerintah Kota Palu mengerahkan ratusan aparat gabungan Satpol PP, TNI dan Polisi untuk menertibkan sejumlah pasar dan pusat perbelanjaan termasuk ratusan pedagang yang menggelar dagangannya di jalanan dan menumpuk sampah yang mencemari lingkungan sekitar sehingga terkesan semrawut dan jorok. 
 

 

Sejumlah personil Satpol PP membongkar lapak saat penertiban pasar Modern Manonda di Palu, Sulawesi ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-30T16:04:28+0700
http://rimanews.com/komunitas/fotovideo/read/20160730/10086/Ratusan-Aparat-Gabungan-Dikerahkan-Dalam-Penertiban-Pasar-Palu
Melihat Pesan Kesehatan Nasional Dibalik Lukisan

Rimanews - Seorang pelukis menuntaskan lukisan tentang pesan kesehatan nasional lewat kanvas, Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu (30/7/2016).

Lukisan yang menggambarkan seorang anak kecil yang sedang bersin dan mengeluarkan cairan dari hidung akan mewarnai pameran lukisan di Hari Kesehatan Nasional pada November 2016 di Museum Kendari.

Seorang pelukis menuntaskan lukisan tentang pesan kesehatan nasional lewat kanvas, Kendari, ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-30T16:00:09+0700
http://rimanews.com/komunitas/fotovideo/read/20160730/10085/Melihat-Pesan-Kesehatan-Nasional-Dibalik-Lukisan