Advert

Lembong: Investasi di Indonesia Kalah dari Vietnam

554
DILIHAT
/
0
SHARE
/
07:44
24 AGS 2016
Kepala BKPM, Thomas Lembong (kiri)
Reporter
Davi Harjoto
Sumber
Reuters

Rimanews - Investasi langsung perusahaan-perusahaan dari luar negeri dan dalam negeri diperkirakan akan tumbuh lebih lambat tahun ini, kata Kepala BKPM Thomas Lembong.

Dalam catatannya, Indonesia kalah dari Vietnam dalam kompetisi regional untuk menarik dana investasi.

"Kami harus mengakui ada kecenderungan di mana Vietnam telah bekerja keras dalam 8-9 tahun terakhir sehingga menjadi magnet investasi. Indonesia harus mengejar ketinggalan," kata Lembong dalam pernyataan di Istana, usai rapat kabinet terbatas dengan Presiden Joko Widodo, kemarin.

Dia memperkirakan, total investasi langsung dari investor asing dan lokal kemungkinan akan tumbuh 12-14% per tahun pada tahun 2016, tapi tidak termasuk investasi di sektor perbankan, minyak dan gas. 

Tahun lalu, investasi langsung asing ke Indonesia mencapai US$ 29,3 miliar, dan investasi perusahaan lokal Rp 17,95 triliun, yang sebagian besar ditanam di sektor transportasi, telekomunikasi, listrik dan pertambangan.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia mencatat pertumbuhan 5,18% dalam dua tahun terakhir.Tapi pemerintah mengumumkan akan memangkas belanja hingga US$ 10 miliar pada bulan ini, sehingga memaksa Bank Indonesia memangkas proyeksi pertumbuhan tahun ini menjadi 4,9-5,3%.

Terbaru
19 Januari 2017 | 01:02
Petani tewas tersambar petir
19 Januari 2017 | 00:46
Pasal penodaan agama harus dihapus
19 Januari 2017 | 00:34
Bareskrim panggil Sylviana Murni
18 Januari 2017 | 19:18
Green Day rilis MV anti-Trump
18 Januari 2017 | 19:03
Gempa bumi 5,2 SR guncang Lebak
18 Januari 2017 | 14:43
Kapolri: hargai profesi Hansip
18 Januari 2017 | 14:32
FPI lukai hati rakyat Indonesia
Berita Terkait
11 Januari 2017 | 21:28
Mayoritas warga Vietnam sakit gigi