Advert

Lembong: Investasi di Indonesia Kalah dari Vietnam

605
DILIHAT
/
0
SHARE
/
07:44
24 AGS 2016
Kepala BKPM, Thomas Lembong (kiri)
Reporter
Davi Harjoto
Sumber
Reuters

Rimanews - Investasi langsung perusahaan-perusahaan dari luar negeri dan dalam negeri diperkirakan akan tumbuh lebih lambat tahun ini, kata Kepala BKPM Thomas Lembong.

Dalam catatannya, Indonesia kalah dari Vietnam dalam kompetisi regional untuk menarik dana investasi.

"Kami harus mengakui ada kecenderungan di mana Vietnam telah bekerja keras dalam 8-9 tahun terakhir sehingga menjadi magnet investasi. Indonesia harus mengejar ketinggalan," kata Lembong dalam pernyataan di Istana, usai rapat kabinet terbatas dengan Presiden Joko Widodo, kemarin.

Dia memperkirakan, total investasi langsung dari investor asing dan lokal kemungkinan akan tumbuh 12-14% per tahun pada tahun 2016, tapi tidak termasuk investasi di sektor perbankan, minyak dan gas. 

Tahun lalu, investasi langsung asing ke Indonesia mencapai US$ 29,3 miliar, dan investasi perusahaan lokal Rp 17,95 triliun, yang sebagian besar ditanam di sektor transportasi, telekomunikasi, listrik dan pertambangan.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia mencatat pertumbuhan 5,18% dalam dua tahun terakhir.Tapi pemerintah mengumumkan akan memangkas belanja hingga US$ 10 miliar pada bulan ini, sehingga memaksa Bank Indonesia memangkas proyeksi pertumbuhan tahun ini menjadi 4,9-5,3%.

Terbaru
29 Maret 2017 | 10:25
Suasana Bali berangsur ramai
29 Maret 2017 | 08:50
"Ada ketakutan, Ahok bebas"
29 Maret 2017 | 05:37
Kamboja larang ekspor ASI
29 Maret 2017 | 02:46
Putus cinta, pemuda bunuh diri