Readup

Mengajarkan anak untuk mencintai Allah

REPORTED BY: Dhuha Hadiansyah

Mengajarkan anak untuk mencintai Allah "A child miseducated is a child lost." - John F. Kennedy

Setiap orangtua pasti mendambakan anak yang tidak hanya baik di mata manusia, tapi juga baik di mata Tuhannya. Hal penting yang harus diperhatikan dalam mengajarkan agama terhadap anak yaitu dengan mengenalkannya pada aqidah atau keyakinan dan kecintaannya terhadap Allah.

Untuk meraih hal tersebut, banyak orangtua memercayakannya kepada guru les, atau dengan memberikan pelajaran tambahan. Padahal, sesungguhnya contoh nyata dari orangtua itu sendiri merupakan pelajaran penting yang harus didapatkan oleh sang anak.

Berikut adalah beberapa hal yang harus dilakukan oleh orangtua untuk menumbuhkan kecintaan sang anak kepada Tuhan dikutip dari buku Parent-Child Relations yang ditulis oleh Hisham Altalib, Abdulhamid Abusulayman, dan Omar Altalib (2013):

Ajari anak untuk mencintai Alquran

Mencintai Alquran merupakan salah satu poin penting untuk menumbuhkan kecintaan seorang anak kepada Allah. Mengenalkan Alquran melalui pengenalan huruf hijaiyyah hingga membaca dan mengartikan ayat-ayat pendek adalah cara yang umum diberikan. Namun, Kesalahan yang sering dilakukan oleh kebanyakan orangtua ialah mereka lebih banyak menakuti anak-anak dengan ayat Alquran yang berisi tentang kisah Neraka dan isinya ketimbang menyebutkan cinta kasih Tuhan, menyenutkan berbagai hukuman dan  jika ia melanggar perintah Tuhan. Sehingga, anak tumbuh dalam ketakutan dan ancaman. Maka, yang perlu diperhatikan dalam hal ini adalah pemilihan ayat al Quran yang akan disampaikan. Ada baiknya kita mengenalkan ayat Alquran yang menjelaskan cinta kasih Tuhan terhadap hambanya, sebelum akhirnya membahas hukum dan konsekuensi atas setiap kesalahan yang dilakukan.

Ajari anak untuk selalu mengingat Allah dengan cara beribadah

Untuk menumbuhkan kecintaan anak terhadap Allah, kita juga harus menanamkan kebiasaan untuk selalu mengingat Tuhan dalam situasi apa pun. Hal kecil yang bisa ditanamkan oleh orangtua sebagai pembiasaan yaitu dengan mengajak putra-putrinya berdoa ketika akan memulai makan, tidur, dan belajar. Menjalankan shalat 5 waktu, dan lain sebagainya. Tanamkanlah pada diri anak-anak bahwa dengan mengingat Tuhan maka Tuhan pun akan selalu mengingat kita dalam keadaan apapun.

Ajarkan anak cara bertaubat

Tidak ada yang salah dengan mengajarkan anak bertaubat. Seorang anak harus memahami bahwa melanggar perintah Allah tidaklah sama dengan melakukan kesalahan terhadap sesama manusia. Mengakui kesalahan pada Tuhannya tidak hanya cukup dengan mengatakan ‘maaf’ kemudian melupakannya. Ada tata cara untuk mengakui kesalahan tersebut yaitu dengan cara bertaubat. Yaitu dengan memohon ampun melalui doa lirih ketika beibadah.

Mengenalkan  kisah hidup para nabi sebagai sumber inspirasi

Dongeng sebelum tidur bisa dijadikan media untuk mengenalkan kisah hidup para nabi yang bisa dijadikan sumber inspirasi bagi anak-anak. Melalui kisah para nabi, diharapkan anak memiliki teladan yang baik bagi hidupnya. Sang anak bisa mengambil hikmah dari setiap kisah masalalu sebagai pelajaran bagi hidup mereka dimasa mendatang.

Mengajarkan anak tentang sopan-santun

Hal yang paling mendasar dalam mendidik anak yaitu dengan mengajarkan mereka mengenai sopan santun. Seorang anak harus mengerti bahwa setiap hal yang ia lakukan harus disertai dengan aturan. Mulailah dengan yang paling sederhana yaitu mengucapkan ‘tolong’ ketika membutuhkan bantuan, dan mengucapkan ‘terimakasih’ kepada yang membantunya. Menghormati orang yang lebih tua, cara berpakaian yang sopan, dan lain sebagainya.

Dari semua hal yang disebutkan diatas, hal yang paling utama yang harus dilaukan orangtua dalam mendidik anak ialah memberikan contoh nyata. Seorang anak akan benar-benar memahami arti dan tujuan dari ibadah yang sesungguhnya  jika ia menyaksikan secara langsung orangtuanya mempraktikan hal tersebut. 

Penulis: Rizki Dewi Apriliani, mahasiswi UIN Jakarta.

Dua amalan utama di bulan Muharam
Menjadikan Indonesia kiblat maritim dunia
4 golongan yang dicintai Allah
Menyatukan Soksi Golkar dengan Munas
Sektor ini raup Rp1.500 triliun per tahun, Anda tertarik?
Fetching news ...