Readup

Mizan luncurkan Seri Teroka di ajang AICIS

REPORTED BY: Dhuha Hadiansyah

Mizan luncurkan Seri Teroka di ajang AICIS

Penerbit Mizan meluncurkan Seri Teroka, yakni sebuah program Mizan yang menerbitkan karya para cendekiawan muda dari hasil tesis atau disertasi terpilih dengan tema seputar Islam dan Indonesia.

Tahun 2018 ini Seri Teroka menerbitkan 3 judul  yaitu:

1. Labelisasi dan Kredibilitas Periwayat Kufah: Kajian al Jarh wa at-Ta'dil dengan pendekatan Sosiohistoris karya Novizal Wendry

2. Ekonomi-Politik Salafisme di Pedesaan Jawa karya Krismono

3. Metode Tafsir Esoeklektik: Sebuah Pendekatan Tafsir Integratif dalam Memahami Kandungan Batin Al-Quran karya Kerwanto

Program Teroka yang digagas Mizan ini mendapatkan apresiasi dari sejumlah penulis dan  akademisi, karena dianggap menjadi salah satu ikhtiar untuk mengawal marwah keilmuan Islam, yakni dengan menjaga tradisi menulis dan riset.

“Pasar raya keilmuan Islam di Indonesia beberapa tahun ini mulai menunjukkan tanda-tanda kelesuan, terutama sejak teknologi masuk ke dalam jantung kehidupan umat, dan mulai bangkitnya fenomena Islam transnasional yang getol memproduksi Islam populer. Adalah PTKI (perguruan tinggi keagamaan Islam, red) dan Mizan yang masih konsisten mengawal marwah keilmuan Islam itu,” kata Aksin Wijaya, direktur Pascasarjana IAIN Ponorogo, Jawa Timur, di Palu, Rabu (19/09/2019).

Mizan meluncurkan program tersebut di sela-sela acara AICIS (International Conference on Islamic Studies), yang merupakan perhelatan-akademik tahunan terbesar yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama.

Konferensi ini menggelar serangkaian diskusi tentang studi-studi Islam dari pebagai aspek, yang melibatkan para pakar dari tanah air dan mancanegara. Melalui AICIS, perkembangan-mutakhir penelitian di lembaga-lembaga tinggi Islam dapat dibagi, didiskusikan, dan disebarluaskan.

Melalui acara tersebut, para sarjana pengkaji Islam diharapkan dapat menjalin pertukaran ide dan mengembangkan jaringan serta kerja sama, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional.

Konferensi-tahunan ke-18 kali ini diselenggarakan di Institut Agama Islam Negeri (IAIN Palu) pada 17-20 September 2018, dengan tema “Islam dan Dunia Global: Teks, Pengetahuan dan Praktik” .

Selain meluncurkan Seri Teroka, dalam acara itu, Mizan juga menggelar diskusi buku Islam Tuhan, Islam Manusia karya Dr Haidar Bagir.

“Mizan mengawal secara akademis dengan menyeleksi dan menerbitkan karya-karya ilmiah akademik melalui program Teroka, agar para intelektual muslim Indonesia mampu dan aktif menjelajahi belantara keilmuan yang kini mulai menunjukkan tanda-tanda kelesuan itu,” jelas Aksin

Sementara itu, Abad Badruzzaman, Wakil Rektor III IAIN Tulungagung, mengatakan bahwa program Teroka ini sangat bermanfaat bagi mereka yang mempunyai minat tinggi terhadap dunia literasi. Menurutnya, karya-karya terbaik dalam bidang literasi berhak untuk terbit dalam bentuk buku atau produk setara lainnya. Hanya saja tidak semua pegiat literasi dan riset memiliki kesempatan atau kemampuan untuk menerbitkan hasil karyanya.

“Seri Teroka besutan Penerbit Mizan merupakan salah-satu jalan bagi para pegiat literasi dan riset untuk menerbitkan hasil karya mereka. Di mata saya, Penerbit Mizan memang tidak pernah kering ide dan inovasinya dalam mengembangkan ide serta gagasan menjadi sebuah karya akademik yang membanggakan,” kata Abad.

Kubu Jokowi klaim paling sedikit langgar aturan kampanye
Siapa pelanggar kampanye terbanyak? Ini kata Bawaslu
Bukan hanya barang, Cina juga bikin Kota Paris versi KW
3 bulan kampanye Pemilu, Bawaslu catat 192 ribu pelanggaran
\
Palestina jadi isu penting agenda diplomasi Parlemen
Penyebab korupsi menurut ahli filsafat Islam
Tanggapi #Sandiwara Uno, PAN: TKN sebaiknya fokus pada kebijakan dan program
Fahri Hamzah setuju pembentukan Pansus KTP elektronik
PDI: BPN pindah ke Jateng justru membangunkan banteng tidur
Sandi dituding playing victim, BPN: Jangan langsung tuduh
Fitnah Jokowi PKI, BPN minta La Nyalla diproses polisi
Momen kampanye, pengamat ragu DPR segera revisi UU perkawinan
PDIP minta Anies siaga hadapi bencana
Aktivis tunggu Prabowo minta maaf ke umat Islam
Fetching news ...