Teknologi

Viber gratiskan biaya telepon ke tujuh negara dilarang Trump

2K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
09:47
31 JAN 2017
Editor
Febrianto
Sumber
Antara

Rimanews - Rakuten, pemilik aplikasi Viber, mengumumkan mereka menggratiskan panggilan telepon antara Amerika Serikat dan tujuh negara yang terkena dampak kebijakan terbaru Presiden Donald Trump.

“Viber selalu berkomitmen untuk menyambungkan orang secara bebas dan aman kapan pun dan di mana pun. Dengan situasi sekarang, kami merasa harus membuat pengguna kami tetap dekat walau terpisah jarak,” CEO Viber, Michael Shmilov, seperti dikutip dari Antaranews, hari ini.

Tak lama setelah dilantik sebagai presiden Amerika, Trump menandatangani larangan bagi warga negara dari Irak, Iran, Suriah, Yaman, Somalia, Sudan dan Libya. Perintah Trump disebutkan selama 90 hari sejak ditandatangani, pemerintah AS akan membatasi pemberian visa bagi 7 warga negara tersebut.

Dilansir dari laman Phone Arena, panggilan dari tujuh negara yang dilarang Trump, menuju Amerika pun bebas biaya.

Dunia teknologi digital membantu para imigran menghadapi situasi tersebut. Selain panggilan telepon gratis, marketplace akomodasi Airbnb juga menyediakan tempat tinggal sementara untuk orang-orang yang terkena kebijakan imigrasi tersebut.

KATA KUNCI : , , , ,
Terbaru
2 Juni 2017 | 12:59
Nokia terbaru pakai Android O?
30 Mei 2017 | 18:35
Mengenang 5 fitur ponsel jadul
Teknologi