Teknologi

Facebook keluarkan kebijakan baru anti-diskriminasi

2.6K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
06:30
10 FEB 2017
Ilustrasi
Editor
Dhuha Hadiansyah
Sumber
Antara

Rimanews - Facebook mengeluarkan kebijakan baru untuk mencegah unggahan para pemasang iklan yang mendiskriminasi orang lain berdasarkan atribut personal seperti ras, teknik, warna kulit, kewarganegaraan, agama, umur, jenis kelamin, orientasi seksual, identitas gender, status lingkungan, disabilitas dan kondisi medis maupun genetik. 

Dilansir dari The Verge, kebijakan baru tersebut untuk mengedukasi pemasang iklan terhadap kesadaran anti-diskriminasi. Selain itu, Facebook tidak akan mengizinkan pengiklan memasang pasar spesifik ras tertentu serta tidak mengizinkan pengguna untuk mengidentifikasi ras.

Tetapi, perusahaan dapat menggunakan penanda tertentu untuk kelompok pengguna berdasarkan topik seperti konten yang mereka suka, halaman yang mereka suka, atau bahasa yang mereka sukai. Perusahaan dapat memakai dasar tersebut untuk target iklan mereka.

Dengan kebijakan tersebut, Facebook mengumumkan akan menggunakan mesin untuk mengidentifikasi iklan yang menawarkan perumahan, pekerjaan dan kredit, yang para pengiklannya berusaha tidak memasukkan orang Afrika-Amerika, Asia-Amerika dan Hispanic.

KATA KUNCI : ,
Terbaru
23 Februari 2017 | 23:02
WhatsApp kloning fitur Snapchat
23 Februari 2017 | 21:04
WhatsApp pasang fitur status video
16 Februari 2017 | 07:00
Nokia jadul seri 3310 kembali dirilis
15 Februari 2017 | 14:09
Nokia kembali meluncurkan Nokia 3310
14 Februari 2017 | 11:18
Satelit Telkom 3S meluncur rabu subuh
13 Februari 2017 | 22:02
Telkom siap luncurkan satelit 3S
11 Februari 2017 | 06:30
Tip memaksimalkan kamera ponsel
10 Februari 2017 | 16:09
Vivo fokus garap ponsel untuk swafoto
10 Februari 2017 | 06:30
Facebook keluarkan kebijakan baru ...
9 Februari 2017 | 13:09
Zuckerberg abaikan tuntutan mundur
9 Februari 2017 | 10:31
LINE kembangkan fasilitas chatbot
3 Februari 2017 | 20:00
Tip proteksi ponsel dari penyadapan
2 Februari 2017 | 20:49
Penjualan mobil RRC terus menanjak
1 Februari 2017 | 23:05
Rolls-Royce Phantom tutup pabrik
Berita Terkait
9 Februari 2017 | 13:09
Zuckerberg abaikan tuntutan mundur