Software

Ingin hidup lebih bahagia? Tinggalkan Facebook

16.7K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
06:35
26 DES 2016
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Rimanews

Rimanews - Penggunaan media sosial seperti Facebook ternyata dapat memberikan dampak negatif bagi kesehatan dan kepuasan seseorang terhadap kehidupannya. Hasil penelitian terbaru menunjukkan, tidak menggunakan Facebook justru akan membuat seseorang lebih bahagia.

Bahkan perubahan kecil sekalipun, seperti tidak melihat pemberitahuan selama beberapa hari atau mengurangi interaksi dengan media sosial akan membuat seseorang merasa lebih bersyukur.

Penelitian yang dimuat dalam jurnal "Cyberpsychology, Behavior, and Social Networking" menunjukkan, para pengguna Facebook dapat terkena penyakit yang disebut "Facebook envy" (kecemburuan Facebook) akibat terlalu sering menggunakannya, seperti dikutip dari Tech Times hari ini. 

Penyakit tersebut biasanya timbul ketika seseorang merasa kehidupan orang lain lebih bahagia setelah melihat foto jalan-jalan, kendaraan atau bahkan pasangan mereka.

Studi ini dilakukan di Universitas Copenhagen dengan 1.095 subjek. Separuh subjek diminta untuk berhenti bermain Facebook sementara yang lain harus tetap menggunakannya seperti biasa.

Setelah diamati, subjek yang tidak menggunakan media sosial selama sepekan merasa lebih bersyukur dengan kehidupan mereka dan merasa lebih sehat daripada mereka yang tetap menghabiskan waktu dengan menatap layar.

"Jutaan jam dihabiskan pengguna Facebook setiap harinya. Kita memang lebih mudah terhubung daripada sebelumnya, tapi apakah hal itu memberikan dampak baik pada kesehatan kita? Menurut studi terbaru, jawabannya tidak. Faktanya, kegunaan utama Facebook seperti untuk berkomunikasi, memperoleh informasi tentang orang lain, dan hiburan memberikan pengaruh negatif bagi kesehatan kita dalam beberapa dimensi," menurut penelitian tersebut.

Alasan lain yang menyebabkan Facebook membuat seseorang tidak bahagia adalah karena mereka dapat mengubah identitas online dengan mudah dan membuatnya tampak lebih baik dari yang sebenarnya terjadi di dunia nyata. Selain itu, cerita yang dipilih seseorang untuk dibagikan dan disembunyikan juga membentuk gambaran tidak realistis tentang kehidupannya.

Terbaru
23 Februari 2017 | 23:02
WhatsApp kloning fitur Snapchat
23 Februari 2017 | 21:04
WhatsApp pasang fitur status video
14 Februari 2017 | 11:18
Satelit Telkom 3S meluncur rabu subuh
13 Februari 2017 | 22:02
Telkom siap luncurkan satelit 3S
9 Februari 2017 | 13:09
Zuckerberg abaikan tuntutan mundur
9 Februari 2017 | 10:31
LINE kembangkan fasilitas chatbot
3 Februari 2017 | 20:00
Tip proteksi ponsel dari penyadapan
25 Januari 2017 | 11:20
Instagram aktifkan fitur live video
Berita Terkait
10 Februari 2017 | 06:30
Facebook keluarkan kebijakan baru ...
9 Februari 2017 | 13:09
Zuckerberg abaikan tuntutan mundur